July 4, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 153

 

Late-Stage Soul Sprite

Selagi Bai Yunfei berusaha keras mencoba meningkatkan dirinya untuk mencapai seorang Soul Sprite tahap akhir, Ye Ting mencoba untuk memperkuat kekuatannya sebagai seorang Soul Ancestor. Sedangkan di kediaman Liu, Liu Kun saat ini sedang menunggu dan menerima seorang tamu yang tak terduga.

Zhao Xiluo.

Dia sebelumnya mweupakan penduduk kota Gaoyi. Tapi sepuluh tahun yang lalu, pemuda berdarah panas ini menghilang tanpa jejak. Dan sekarang, dia kembali secara diam-diam dalam suatu malam. Yang terpenting, dia menggunjungi Liu di malam yang sama!

Akan tetapi yang membuat Liu Kun terkejut adalah kekuatannya yang mencapai Soul Ancestor tahap menengah!

Dalam waktu sepuluh tahun yang singkat, dari seorang Soul Warrior menjadi seorang Soul Ancestor tahap menengah. Pencapaian seperti ini bisa dianggap sebagai salah satu jenius di kota Gaoyi. Ini mustahil – kecuali dia bertemu dengan keajaiban.

“Sepertinya keluarga Zhao akan menjadi orang terakhir di kota Gaoyi! Liu akan bergantung pada Wood School untuk melindungi diri, tapi Ye…”

Dengan menghentikan renungannya, Liu Kun tersenyum pada Zhao Xiluo yang meminum teh dengan tenang. “Sudah sepuluh tahun sejak terakhir kali kita bertemu, keponakan Zhao. Kamu pemuda yang luar biasa. Dari yang aku lihat, sepertinya orang tua seperti kami harus menundukkan kepala kami karena malu dan harus segera pensiun, haha….”

“Tidak, tidak paman Liu. Di mata generasi senior, kami akan selalu menjadi generasi muda,” Zhao Xiluo meletakkan cangkir tehnya dengan sopan. “Saya hanya berharap bisa fokus pada cultivation saya dan tidak mengelola keperluan keluarga saya. Saya bisa mendapatkan ijin untuk meninggalkan sekolah dari Master dan kembali ke rumah untuk memastikan orang tua saya baik-baik saja. Dalam waktu dekat ini, saya harus pergi lagi.”

“Oh? Jadi kamu menghaniskan sepanjang waktu untuk melakukan cultivation di sekolah? Sekolah mana, kalau aku boleh tahu….?”

“Sepuluh tahun lalu saat saya meninggalkan rumah secara tiba-tiba, saya diselamatkan oleh guru saya dari bahaya. Beliau mengangkat saya sebagi murid dan membantu saya masuk dalam Water School. Ini semua karena guru saya yang hebat hingga saya mendapatkan prestasi yang saya miliki hari ini. Saya sudah mengatakan pada ayah, keluarga Zhao akan berdiri dengan Water School.” Zhao Xiluo tersenyum saat dia merespon Liu Kun sembari memberikan jawaban yang Liu Kun inginkan.

“Ah, jadi itu Water School!” Liu Kun berkata dengan kagum. Tapi kemudian wajahnya terlihat bingung, “Eh? Zhao akan berdiri dengan Water School? Bagaimana dengan Beast Taming School?”

“Mereka telah pergi. Dan mereka tidak akan kembali. Saya juga akan mengatasi permasalahan dengan keluarga Ye.”

“Oh, lalu….” Liu Kun mengernyitkan alisnya, “Kalau begitu keponakan Zhao, untuk apa kau datang ke rumahku hari ini…?”

“Haha, paman Liu, apakah paman sudah lupa? Saya telah mengatakan bahwa saya adalah murid di Water School. Water dan Wood memiliki hubungan yang baik satu sama lain…”

“Apa kenapa – Wood School? Keponakan Zhao, apa maksudmu berkata seperti itu…”

Zhao Xiluo menganggukkan kepalanya dengan tersenyum, “Benar, saya datang kemari untuk mengantikan Liu Pingxiong menyerahkan sebuah surat. Saya pergi ke Wood School dan bertemu dengan Liu Pingxiong yang saat ini sedang bekerja keras melakukan cultivating. Dia ingin saya memberikan sebuah surat ke rumah.

Dari cincin interspasialnya, Zhao Xiluo mengeluarkan sebuah surat dan menyerahkannya pada Liu Kun.

Dengan tangan gemetar dan jantung yang berdegup kencang Liu Kun menatap Zhao Xiluo dengan ramah. “Aneh sekali melihat keponakan Zhao berteman dengan Ping’er. Ini hal yang langka.”

“Ya. Dunia ini sangat luas, tapi saya rasa keadaan seperti ini seraing terjadi. Awalnya saat saya melihat liu Pingxiong di Water School, saya sangat  terkejut bahkan untuk mengatakan sesuatu.”

Liu Kun bisa lebih tenang setelah dia tahu bahwa Zhao Xiluo merupakan seorang murid dari Water School. Mulai hari ini Zhao dan Liu tidak akan menjadi musuh. Dia sangat mengagumi Zhao Xiluo sekarang dan sangat ingin berteman dengan Zhao.

“Ah, paman Liu, aku ingin menanyakan seseorang.” Setelah percakapan yang santai, Zhao Xiluo berkata lagi.

“Eh?” Liu Kun terkejut, “Seseorang siapa?”

“Beberapa hari yang lalu, apakah ada seorang pemuda bernama Bai Yunfei datang kemari?”

“Bagaimana kau tahu?” Liu Kun terkejut.

“Oh? Jadi dia datang? Apa dia menginap di rumahmu sebagai tamu? Atau mungkin dia masih di kota Gaoyi?” Mata Zhao Xiluo berbinar saat bertanya.

“Keponakan Zhao, bagaimana kamu tahu tentang Bai Yunfei? Selain itu, bagaimana kamu tahu dia datang ke Liu sebelumnya…?” Liu Kun bertanya dengan mengeryitkan alis.

“Haha, paman Liu, jangan salah paham. Saya mengetahuinya karena saya bertemu degan senior You Qingfeng dari Wood School saat perjalanan pulang. Beliau menyebut orang itu sebelumnya sehingga saya menanyakannya.”

Dengan lega, Liu Kun menjawab, “Ah, begitu. Kebetulan sekali. Tuan Bai datang siang ini untuk bertemu denganku. Dia masih di kota.”

“Benarkah? Apakah dia tamu di kediaman anda?”

Memikirkan itu, Liu Kun berkata, “Itu.. tidak juga. Dia datang dengan putra dari keluarga Ye, Ye Tianming. Dia saat ini tinggal bersama Ye.”

Baginya keadaan saat ini terasa sedikit dramatis.

“Ye?”

Zhao Xiluo terkejut, tapi ekspresi wajahnya tidak berubah. Denganterus bersikap sopan, Zhao Xiluo berdiri dan berkata pada Liu Kun. “Baiklah, junior ini akan undur diri terlebih dahullu. Saya akan berkunjung lagi lain hari.”

“Ah, baiklah. Kalau bisa tolong sampaikan pesan pada ayahmu apakah dia bisa minum teh denganku besoj. Sudah lama sekali sejak kami berdua berbincang.”

Cahaya matahari pertama melewati jendela-jendela dan menebarkan senja dalam ruangan. Di atas tempat tidur, Bai Yunfei mengedipkan matanya yang kelelahan.

Dengan duduk di atas tempat tidurnya, Bai Yunfei meletakkan kedua tangannya di pinggang dan merentangkannya. Rankaian suara retakan terdengar saat dia meregangkan sendi-sendi tubuhnya. Sebuah cahaya merah muncul di sekeliling tubuhnya, tapi kemudian dengan menghela napas panjang dengan Bai Yunfei yang puas, cahaya tersebut menghilang.

“Soul Sprite tahap akhir….ini benar-benar membutuhkan lebih dari keberuntungan untuk bisa mencapai tahap ini lebih awal dari yang diperkirakan! Perasaan ini bukan sekedar sedikit peningkatan soulpoint atau soulforce!” Bai Yunfei mengepalkan tinjunya puas dengan kekuatan yang mengalir dalam tubuhnya ini. Dengan banyaknya soulforce yang mengalir dalam tubuhnya, Bai Yunfei bisa mengetahui bahwa dia telah mencapi 4000 soulpoint untuk menjadi seorang Soul Sprite tahap akhir. Dia merasa jauh lebih kuat dari sebelumnya, tapu entah ini hanya ilusi atau tidak, dia tidak yakin.

Dengan mengambil dagger yang tergetak di samping tempat tidurnya, Bai Yunfei bisa melihat bahwa upgrade terakhir sukses daripada meledak karena gagal.

“Equipment Grade: Superior.”

“Upgrade Level: +10.”

“Attack: 147.”

“Attack tambahan: 97.”
“Efek tambahan untuk item +10: Saat dilemparkan, Speed dan attack power dari dagger akan meningkat 30%.”

“Upgrade Requirement: 64 Soulpoints.”

Dengan menimbang-nimbang dagger tersebut menggunakan tangannya, Bai Yunfei mengatakan sesuatu pada dirinya sendiri, “Ini sedikit lebih buruk dibandingkan Glacial Pricker dengan penambahan 30%, sehingga attack powernya setidaknya mencapai 300. Ini hampir setara dengan sebuah middle rare…”

Setelah menyimpan dagger tersebut, Bai Yunfei perlahan melihat langit cerah di luar jendela. “Ini adalah malam yang tenang. Sepertinya Zhao tidak datang untuk bertarung tadi malam? atau akankah mereka datang untuk balas dendam?”

Saat Bai Yunfei membuka pintu kamarnya, pelayan sudah menunggu diluar ruangannya lalu memberikan sebuah wadah dan sebuah handuk untuknya membersihkan diri. Dengan menerima benda-benda itu, Bai Yunfei membersihkan dirinya dan menyantap sarapannya sebelum seorang pelayan lain datang. “Tuan Bai, tuan ingin mengundang anda ke aula untuk mendiskusikan beberapa hal.”

“Ah, baiklah, aku akan kesana…”

Translator / Creator: andra