June 3, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 138

 

Rest

Ekspresi Zhao Xing saat ini tidak hanya jelek–ekspresinya sangat mengerikan.

Berbeda dengan keluarga Ye, suasana aula keluarga Zhao jauh lebih suram. Samar-samar dua bayangan terlihat sedang duduk di aula; mereka adalah kepala keluarga Zhao, Zhao Xing dan tuan Li Chen dari Beast Taming School.

Dari senja hingga tengah malam, mereka berdua meminum secangkir demi secangakir teh selama mereka menunggu orang-orang mereka kembali setelah menculik Ye Tianming dan mendapatkan burung Quickshade. Tapi mereka tidak pernah kembali. Zhao Xing sendiri terus melihat keluar dengan cemas, Li Chen sendiri tidak lagi tenang dan ekspresi di wajahnya mengeras. Bahkan saat dia membelai kucing ekor tiga itu, kecepatan saat dia melakukannya lebih cepat dari sebelumnya seolah mengekspresikan rasa sebal dalam pikirannya.

“Tuan Li, ini sudah…. cukup lama, kenapa mereka masih belum kembali? Mungkinkah terjadi sesuatu? Mungkinkah Ye sudah melakukan sesuatu diam-diam?” Zhao Xing tidak bisa lagi menahan diri dan menatap Li Chen untuk bertanya.

“Apa yang kamu cemaskan? Mereka sedang berada di jalan sekarang. Anda adalah kepala keluarga dan anda tidak sabaran. Pah! Keluargamu tidak bisa membantu….” kata Li Chen dengan acuh tak acuh saat dia meliriknya. Meski demikian, orang lain bisa melihat bahwa ekspresi wajahnya tidak setenang sebelumnya.

Wajah Zhao Xing memerah karena marah, tapi dia bisa menjaga lidahnya dalam mulut dan menatap pintu masuk aula dalam diam.

Kemudian-suara langkah kaki mendekat terdengar dari aula, membuat wajah Zhao Xing mencerah. Akan tetapi, saat dia melihat wajah orang yang datang bukanlah orang sebelumnya pergi, tatapan cemas terlihat di wajahnya lagi. Sebelum mereka memberi hormat, Zhao Xing bertanya dengan terburu-buru, “Bagaimana? Apa kalian menemukan penjaga Zhao dan yang lainnya?”

“Tuan, kami datang untuk melapor, tanda-tanda pertarungan terlihat di pinggiran kota dekat bukit, tapi tidak ada jejak penjaga Zhao yang terlihat. Selain itu….kami kehilangan komunikasi dengan orang-orang yang mengawasi mereka diam-diam. Persembunyian mereka saat ini tidak diketahui…”

Mereka yang memberikan laporan telah meninggalkan aula setelah memberikan laporan, diikuti dengan Zhao Xing tumbang dari kursinya dengan keadaan bingung. Kalau hanya Zhao Chuan yang hilang, mungkin itu karena dia masih mengejar Ye Tianming. Tapi jika orang yang ditugaskan untuk mengawasi Zhao Chuan  juga menghilang, maka artinya sesuatu telah terjadi pada mereka semua… “Tapi, tapi bagaimana bisa…? Orang kepercayaan kita mengatakan bahwa hanya ada dua pemuda yang melakukan perjalanan dengan Ye Tianming. Ye mengirimkan beberapa orang setelah Zhao Chuan yang  mengejar Ye Tianming pergi, artinya ada lebih dari cukup waktu baginya untuk menculik Ye Tianming sebelum sesuatu terjadi. Jadi kenapa….”

Semakin Zhao Xing memikirkannya, dia semakin gelisah. Karena semuanya selain Zhao Chuan adalah dari Beast Taming School, Zhao Xing baru akan membuka mulutnya untuk bertanya pada Chen Li apa yang terjadi saat Li Chen melakukan gerakan kecil. Dengan mengulurkan tangan kanannya, sebuah bayangan hitam kecil tiba-tiba melesat dari pintu masuk ke telapak tangannya, memperlihatkan bayangan seekor tikus hitam kecil.

Tikus itu menatap Li Chen dengan mata merah kecilnya lalu menjerit dan mendekat serta berhenti di tangannya.

Ekspresi wajah Li Chen mengeras dan semakin tidak enak dilihat. Bahkan tubuhnya mulai sedikit bergetar-dia mengirimkan tikus kecil ini untuk mengikuti Wu Sen sebelumnya. Sebagai seekor soulbeasr, tanpa kekuatan yang besar dia tidak mampu memberikan laporan secara terperinci tentang apa yang terjadi, tapi sebuah deskripsi bisa diperoleh darinya. Wu Sen dan lainnya telah terbunuh.

“Tuan Zhao, saya rasa rencana kita harus berubah…”

Dan sekarang, kita kembali ke kamar tamu mewah di utara kediaman keluarga Ye.

Dari atas tempat tidur luas dan kasur yang empuk, Bai yunfei terlihat menatap cincin di depannya dengan cemas.

Cincin interspasial ini adalah cincin interspasial yang khusus dipakai oleh orang-orang dari Beast Taming School. Jing Mingfeng mendapatkannya dari yang digunakan oleh Fang Hao dan Tai Ping, bisa dikatakan bahwa itu adalah ‘rampasan perang’ miliknya. Cincin ini dimodifikasi sehingga mereka hanya bisa membawa boneka soulbeast, sehingga mereka tidaklah berguna bagi Jing Mingfeng dan diberikan pada Bai Yunfei untuk disimpan.

“Kalau kak Hong Yin disini, aku bisa memberikan ini padanya. Tapi sekarang…. aku harus membawanya untuk sementara waktu. Cincin interspasial ini cukup aneh, aku tidak bisa menyimpannya dalam cincin interspasialku, artinya aku harus membawanya denganku. Tapi itu sangat merepotkan. Huh, kalau saja ada beberapa equipment yang bisa aku simpan dalan cincin itu juga……”

Dengan menggelengkan kepalanya, Bai Yunfei kemudian meletakkan semua cincinnya dalam sebuah tas sulam kemudian mengecek ‘barang jarahan perang’ miliknya; Beberapa cincin interspasial biasa, Heart Protecting Mirror dengan sebuah lubang besar dan kecil yang terlihat. Ada juga beberapa low-rare equipment; sebuah pisau untuk membelah semangka dan beberapa incomplete soul item serta uang.

“Sayang sekali golden shield telah hancur. Benda itu mungkin adalah sebuah middle rare equipment, huft….”

Dengan mengelompokkan item tersebut satu persatu, Bai Yunfei menyimpan semuanya tanpa mengupgrade mereka. Sebaliknya, bukannya duduk untuk melakukan cultivation, dia berbaring di tempat tidur dengan kedua tangannya menumpu kepalanya sehingga dia bisa istirahat dan memikirkan apa yang akan dilakukan kedepannya.

“Aku tidak meninggalkan bukti apapun, jadi Beast Taming School tidak akan tahu aku telah membunuh murid-murid mereka. Tapi tetap saja, aku kurang lebih sekrang bermusuhan dengan sekolah. Lebih baik aku berhati-hati dan tidak menunjukkan benda apapun sehinga tidak ada seorangpun dari Beast Taming School yang bisa melihatnya….”

Hal pertama yang muncul dalam pikirannya adalah Beast Taming School. Membunuh para penjinak itu adalah pekerjaan mudah, tapi Bai Yunfei tidak menjadi sangat angkuh saat dia meremehkan sekolah yang termasuk sepuluh sekolah terbaik dia dunia itu. Tanpa mengatakan bahwa dia bertemu dengan seorang Soul Ancestor seperti di kota Cuiliu atau mungkin Soul Exalt dari Beast Taming School, melindungi nyawanya akan sangat menyulitkan.

Disisi lain, Zhao tidak pernah berpikir untuk memperhatikannya. Zhao tidak tahu siapa dia, sehingga dia bisa tinggal di kota Gaoyi dengan nyaman selama empat hingga lima hari sebelum pergi. Entah itu pertarungan atau perjalanan, semua itu tergantung suasana hatinya.

“Hmm, aku harus pergi mengunjungi Liu…”

“Aku penasaran bagaimana dengan nona Xinyun. Hanya ada empat penjinak soulbeast saat itu, jadi mereka seharusnya sudah aman sekarang. Aku harap aku bisa bertemu dengan mereka lagi…”

Pada pagi hari berikutnya, Bai Yunfei berjalan keluar dari ruangannya saat dia melihat Jing Mingfeng dan Tianming telah menunggunya di halaman.

Di tangan Jing Mingfeng terdapat sebuah item yang terlihat mirip sebuah dagger, tapi pada waktu yang bersamaan, benda itu tidak mirip. Dari dekat benda itu mirip dengan sebuah short blade, tapi disisi lain bentuknya mirip dengan sebuah sawtooth. Keanehan dari senjata ini sedang diamati oleh Jing Mingfeng dan Tianming tapi Bai Yunfei bisa memastikan bahwa itu adalah soul item yang mereka ambil dari Tai Ping.

“Bai Yunfei, kau sudah bangun? Aku baru saja akan membangunkanmu! Apa istirahatmu nyenyak semalam? Tidak ada masalah, bukan? Beritahu aku dan aku akan meminta pelayan untuk mengurusnya!” Tianming tersenyum saat dia melihat Bai Yunfei mendekatinya.

“Ah, ya, tidak ada masalah. Tadi malam sangat tenang.” Bai Yunfei menganggukkan kepalanya lalu menoleh untuk berbicara pada Jing Mingfeng. “Lebih baik tidak mengeluarkan item-item itu lagi. Apa kamu mau semua orang tahu kalau kita yang membunuh orang-orang dari Beast Taming School?”

“Haha, tenang, aku tahu.” Jing Mingfeng terkikik kemudian menyimpan kembali soul item dari mata takjub Tianming.

Setelah membersihkan wajah dan gigi, mereka bertiga pergi untuk sarapan. Untuk sopan santun, Bai Yunfei pergi menyapa Ye Ting dan memulai perbincangan selama beberapa lama. Segera setelah perbincangan mereka berakhir, dia meninggalkan rumah dan Tianming akan membawanya dan Jing Mingfeng berkeliling kota untuk membeli beberapa benda.

Bai Yunfei dan Jing Mingfeng tidak bisa menahan tawa mereka saat mereka melihat Tianming yang bersemangat saat menyusuri jalanan di kota. Kemanapun mereka pergi, Tianming akan menjelaskan panjang lebar tentang hal terbaik di tempat itu, dan tempat-tempat terbaik untuk melakukan sesuatu.

“Nah sekarang, Tianming, melihat kamu berbicara banyak tentang tempat-tempat ‘menyenangkan’ itu, kamu pasti sangat akrab dengan mereka. Luar biasa sekali kamu!” Jing Mingfeng menahan diri untuk menggodanya.

Tapi Tianming menganggap itu sebagai ‘pujian’. Dengan mengibaskan rambutnya ke belakang, Tianming berbicara dengan sombong, “Tentu saja! Sebuatanku di kota Gaoyi sebagai  ‘Duke of Play’ tidaklah sia sia…”

“Hm? ‘Duke of Play’? Apa itu?” Tanya Jing Mingfeng bingung.

“‘Duke of Play’ itu maksudnya aku, bukan sebuah benda!” Tianming menghentikan ucapannya seolah dia telah mengatakan sesuatu yang salah sesaat sebelum melanjutkan, “Aku tidak berkata bahwa aku tidak baik, aku mengatakan bahwa aku dikenal sebagai salah satu dari ‘Four Dukes’ di kota Gaoyi! ‘Duke of Play’ adalah nama panggilanku!”

“Four Dukes di Gaoyi? Apa itu?”

“Yang dimaksud adalah kami empat pangeran.” Jelas Tianming. “Di kota Gaoyi, ada keluarga Liu, Ye dan Zhao. Selain itu ada juga putra dari wali kota. Setiap orang dari kami memiliki sebutan masing-masing, seperti ‘Four Lords of the Capital’ di ibu kota.

“Tunggu, dimana ‘Four Lords of the Capital’ itu berasal?” Jing Mingfeng bertanya penasaran.

Keingintahuan Bai Yunfei terusik saat mendegar kata ‘ibu kota’. “Tianming,” katanya. “Apakah ‘Four Lords of the Capital’ ini juga termasuk anak-anak dari empat keluarga utama? Bisa kau jelaskan tentang itu?”

Translator / Creator: andra