May 5, 2017

Terror Infinity – Volume 8 / Chapter 6.2

 

Zheng langsung terbatuk. Dia tidak bisa merasakan niat membunuh dari Jie lagi, perasaan yang Jie berikan terasa alami dan sejuk, seolah-olah ia bisa menghadapi kematian dengan senyum. Selain itu, aroma rokok yang familiar itu membuat kepalan tangan Zheng berhenti di tempat.

Jie mengeluarkan sebatang rokok dengan tangan gemetar. Darah di jari-jarinya juga mengenai rokok itu. Dia melepaskannya lalu rokok itu melayang ke arah Zheng. “Rasa ini hanya dapat ditukar dari dewa, kau tidak dapat membelinya di dunia manapun.”

Kata-kata yang sama juga diucapkan ketika Zheng pertama kali memasuki dunia ini. Selama Resident Evil saat semua orang berisiko tewas dan terinfeksi, ketika mereka bertarung bersama, Jie juga memberikan rokok yang sama.

Zheng meraih rokok kemudian menyulutnya dengan Red Flame nya. Dia menghisap dengan dalam. Saat asap memasuki paru-parunya, ini adalah rasa dari persaudaraan dan rekan.

“Semua orang meninggal di Nightmare on Elm Street, termasuk saya. Kemudian saya menjadi Guide non manusia ini. Jika bukan karena penciptaan dia yang tidak disengaja, saya mungkin tidak memiliki keberanian untuk hidup lagi.”

“Lalu satu demi satu film. Banyak pemula bergabung dan berjuang. Dewa melihat kelainan saya sebagai pemimpin dan Guide. Dia mulai meningkatkan kesulitan yang harus dihadapi tim kami. Seperti Resident Evil yang hanya memiliki tingkat kesulitan beberapa orang tapi kita nyaris tidak berhasil keluar di akhir. Ini tidak terjadi pada tim lain.”

Zheng menarik napas lambat. Dia diam-diam menatap wanita itu berjalan ke arahnya. Wajahnya mengalir dengan air mata tapi dia masih tampak begitu lembut, damai, dan sedikit kebahagiaan. Dia menggenggam tangan gemetar Jie.

“Film ilmiah adalah genre yang paling mudah, diikuti oleh fiksi ilmiah seperti Alien, lalu sihir, hantu kemudian supranatural. Yang benar-benar paling sulit adalah perang dalam fiksi ilmiah dan fenomena yang tidak bisa dijelaskan. Seri Final Destination ini memiliki genre yang sulit dijelaskan. Selain genre, episode serial juga menentukan kesulitan tersebut. Seperti Alien akan lebih mudah daripada Aliens dan Alien 3. Meskipun ada beberapa pengecualian.”

Suara Jie semakin lemah. Dia mengambil rokok dan berkata. “Kadang-kadang kecelakaan terjadi dalam sebuah film. Dewa akan secara acak mengubah plot. Ketika ini terjadi, itu hampir dipastikan sebuah tim akan lenyap. Bukankah ini kita jumpai di Alien? Tapi kau beruntung sudah membuka kendala genetik selama film itu. Itu sebabnya kita berhasil keluar.”

Jie tiba-tiba muntah seteguk darah dengan potongan-potongan kecil dari organnya. Nana mengambil saputangan dan menyeka mulutnya. Namun air mata di wajahnya tidak bisa dihentikan.

“Keberadaan saya melanggar aturan dewa sehingga aku sering dipaksa untuk mengambil tindakan. Kau mungkin tidak tahu ini, tetapi orang-orang seperti kau yang bisa mencapai tahap kedua, dewa menyalin gen mereka ke dalam tim Devil. Kau juga masih terus berkembang sehingga dewa tidak ingin ada yang menahanmu. Itu sebabnya ketika Lan menempatkanmu dalam bahaya selama film The Grudge, saya diperintahkan untuk membunuhnya.”

Jie menatap Nana. Dia tersenyum dan juga menggenggam tangannya erat-erat. “Saya dipaksa untuk melakukannya waktu itu tapi saya juga tidak berada di bawah kontrol penuh dewa, jadi saya mengirim pesan padamu untuk menyelamatkannya. Kemudian kau menghadapi pertempuran tim tepat setelah menyadari ini. Ini seharusnya tidak terjadi. Biasanya tim akan melalui beberapa film mudah untuk mendapatkan poin dan reward sebelum menghadapi pertempuran tim. Sehingga mereka bisa meningkatkan kekuatan, terutama bagi anggota yang sudah membuka kendala genetik. Tapi keberadaan saya membuat dewa terus meningkatkan kesulitan kita. Selain itu, kita dipaksa ke dalam seri Final Destination karena saya menyerang tim lain di film sebelumnya. Dan kita langsung menghadapi film seri kedua ini. Kita mungkin akan lenyap jika kita mellalui film ini seperti biasa.”

Selagi Jie berbicara, sebuah pesawat melintas di atas kota ini. Sebuah baut lepas dari mesin, lalu disusul yang lain.

“Film seperti ini biasanya berakhir dengan lenyapnya satu tim. Hanya ini semua yang bisa saya lakukan, bro. Hati hati.”

Kepala Jie jatuh ke pelukan Nana. Rokok di tangannya meluncur dari jari-jarinya ke dalam darah.

“Tidak!”

Zheng berteriak. Dia tidak bisa menjaga air matanya lagi tapi sebelum ia mendekat ke Jie, ia memasuki keadaan setengah terjaga lagi. Dari samping ia terlihat melayang di atas tanah. partikel cahaya muncul dari tubuh Jie dan mengalir ke dirinya, seperti saat menukar enhancement.

“Mengunci posisi pemimpin untuk tim China. Memeriksa kendala genetik. Tahap kedua. Berevolusi satu tahap. Tahap kendala genetik saat ini adalah tahap 3. Fusion dimulai.”

Suara dewa tetap tegas seperti biasa. Tidak ada sedikitpun emosi. Tapi Zheng yang berada dalam keadaan setengah terjaga tidak bisa mendengar suaranya.

Mesin dari pesawat di atas mulai berasap. Pilot berusaha untuk mengendalikannya tetapi saat mesin tiba-tiba meledak, pesawat itu meluncur ke bawah, lurus ke arah bagian atas gedung televisi!

Zheng tidak tahu apa-apa yang terjadi di luar. Dia dipaksa untuk melayang di tempat sementara partikel memasuki tubuhnya. Tubuh Jie semakin samar saat semakin banyak partikel meninggalkannya. Akhirnya dia hilang. Nana ikut menghilang bersamanya. Dia memegang tangannya dengan senyuman sampai saat terakhir.

Zheng hampir bisa merasakan apa yang terjadi. Dia ingin mengatakan sesuatu tapi pada akhirnya ia terus tinggal di keadaan setengah terjaga. Tapi air mata tidak bisa berhenti mengalir dari matanya. Rokok di tangannya telah terbakar hingga ke jari-jarinya. Namun ia masih terus memegangnya.

Pesawat itu jatuh dengan kecepatan tinggi. Para penumpang di dalam berteriak, dan beberapa berdoa. Dilihat dari kecepatan ini, Zheng tidak akan bisa melarikan diri serangan kematian ini.

“Fusion lengkap. Memperoleh posisi pemimpin. Membuka kendala genetik tahap ketiga. Misi selesai untuk tim China.”

Suara dewa terdengar tepat sebelum pesawat itu jatuh ke gedung. Diikuti oleh sebuah ledakan.

Keadaan setengah terjaga yang sama. Ketika Zheng akhirnya membuka matanya, ia berdiri di dalam dimensi dewa. Bola cahaya yang familiar dan kegelapan di luar platform. Dua gadis itu berdiri di sana, Heng dan Honglu tergeletak di lantai. Jie dan Nana akhirnya menghilang.

Zheng menatap diam puntung rokok yang masih dia pegang dan mendesah. Dia memasukkannya ke dalam sakunya kemudian mulai mengatur informasi yang masuk ke kepalanya.

Posisi pemimpin bukan hanya sebuah judul. Pemimpin bisa dengan cepat mencari item yang bisa ditukar dalam sistem. Seperti Heng memiliki garis keturunan elf maka ini akan menunjukkan kepadanya kemampuan, senjata, dan magic terbaik untuk garis keturunan itu. Hal ini bisa mencegah mereka membuang poin dan reward sia-sia. Salah satu manfaat pemimpin untuk tim.

Kedua, pemimpin memiliki kekuatan untuk mengetahui film berikutnya. Kemudian mereka bisa mempersiapkan senjata yang cocok dan mempelajari plot lebih lanjut.

Ketiga, pemimpin memiliki akses informasi lebih banyak. Seperti Zheng baru saja menemukan ada total 17 tim. Tim dibagi berdasarkan daerah menurut benua di zaman kuno. Tim China mempunyai tanah terluas dan juga salah satu tim terbesar. Ada juga dua tim khusus. Dewa menyalin gen pemain berpotensi untuk membentuk tim Devil. Ini seharusnya adalah tim terkuat di antara semuanya. Tim ini digunakan untuk menguji lingkungan apa yang lebih cocok untuk evolusi.

Sedangkan tim satunya adalah setiap seseorang menjadi pemimpin, dewa akan bertanya apakah orang ini ingin bergabung dengan tim ini. Jadi itu berisi anggota terkuat dari setiap tim. Tentu saja, beberapa orang akan menolak untuk bergabung. Setiap anggota di tim ini telah memasuki mode berserk. Tim itu bernama tim Celestial. Ini juga dibentuk sebagai ujian untuk evolusi.

Semua pemain sangat sangat kecil di dunia ini. Mereka dipermainkan seperti seekor tikus laboratorium. Bahkan para pemimpin berjuang mati-matian hanya untuk bertahan hidup.

Zheng menyentuh sakunya yang berisi puntung rokok yang Jie berikan. Kemudian dewa bertanya apakah ia ingin bergabung dengan tim Celestial.

“Saya menolak.”

 

Translator / Creator: isshh