March 31, 2017

Terror Infinity – Volume 7 / Chapter 7.3

 

Tidak ada kesempatan untuk menghindari serangan itu. Yinkong sangat luar biasa dengan pembunuhan. Tidak ada yang bisa merasakannya ketika dia bersembunyi. Mereka hanya bisa merasakan aura membunuh itu saat ia menyerang. Biasanya itu sudah terlambat. Kecepatan serangannya telah mencapai level yang berbeda setelah Shining enhancement.

Zheng menggerakan lengannya di antara pisau dan dadanya tanpa sadar. Pisau menusuk lengan dan ujung pisau masuk ke dadanya.

Meskipun pisau itu tidak terlalu panjang, dengan lengannya di tengahnya, itu hanya masuk ke dadanya sedalam setengah inci. Tapi apinya itu membuatnya menjerit kesakitan.

Pembakaran jiwa itu begitu mengerikan bahkan sampai Zheng tidak bisa menahan rasa sakit dan berteriak. Namun demikian, ia adalah seorang pejuang yang telah berjalan di ujung neraka beberapa kali. Jadi ketika Yinkong menggunakan tangan satunya untuk mengambil pisau lempar itu, Zheng menendang perutnya, mementalkan dia dan pisaunya bersama.

Reaksinya sangat cepat. Dengan sedikit darah yang keluar di sudut mulutnya, ia menggunakan tenaga dari tendangan itu dan melompat lebih jauh kembali ke jendela. Hanya dalam beberapa saat, ia menghilang di dalam kegelapan di luar.

Zheng tidak membuang-buang waktu. Dia langsung mengikuti ke jendela dan mengeluarkan semprotan hemostasis pada waktu yang bersamaan. Saat dia menyemprot cederanya beberapa kali, dua pisau lempar terbang ke arahnya. Tapi dia telah mengambil tindakan pencegahan kali ini. Dia mengeluarkan pisau progresif untuk memblokirnya. Lalu ia melompat keluar menggunakan teknik gerakan.

Itu sangat gelap di luar hotel. Ini adalah daerah kediaman dengan banyak apartemen. Jadi tempat itu terhubung oleh gang-gang.  Zheng melompat dari dinding ke atap. Dia memiliki pandangan yang jelas ke semua gang dari sini tapi tidak ada tanda-tanda keberadaan Yinkong. Seolah-olah dia menghilang dalam kegelapan ini.

Jika itu hanya kekuatan pertempuran jarak dekat, Zheng telah benar-benar melampaui semua orang di tim setelah peningkatan vampir terbarunya. Namun, teknik membunuhnya itu tidak sebanding dengan Yinkong ini. Kemampuan menembak Heng yang kuat. Strategi Honglu bukan sesuatu yang bisa ia tandingi. Pemindai jiwa milik Lan adalah salah satu kemampuan paling penting dari tim. Setiap anggota memiliki kemampuan yang tak tergantikan. Mereka hanya bisa bertahan hidup dengan bekerja sama sebagai sebuah tim. Semua orang menyadari hal ini.

Zheng mendesah. Dia awalnya berencana untuk membuat Yinkong pingsan. Berdasarkan kata-kata Jie, ketika ia membuat pingsan seseorang, maka orang tersebut akan sadar. Ini adalah kesempatan besar. Yinkong adalah ancaman yang terlalu besar. Kemampuan membunuhnya sangat sulit dihadapi bersamaan dengan datangnya serangan dari kematian. Dia merinding hanya dengan membayangkan bahwa seseorang mungkin akan menusuknya dari belakang setiap saat. Selain Yinkong, panah Heng juga adalah sebuah kekuatan yang harus diwaspadai.

Zheng mendesah lagi. Dia tahu itu sulit untuk menemukan seorang pembunuh di malam hari. Selanjutnya, mencari di area yang kompleks seperti ini adalah seperti mencari kematian. Siapa yang tahu jika ada pisau datang entah dari mana? Sangat disayangkan ia harus melewatkan kesempatan ini. Saat ia hendak kembali ke kamarnya, ia tiba-tiba merasakan perasaan bahaya. Dia merasa begitu dekat dengan kematian, seperti ada pemburu yang telah membidik ke dirinya.

Dua panah meluncur ke dirinya dari jarak yang tidak jauh. Kecepatannya sudah tinggi dari awal tetapi ketika panah kedua menghantam ekor panah yang pertama, kecepatannya meningkat lagi beberapa kali lipat. Zheng hanya punya sedikit waktu untuk bergerak sedikit sebelum panah menusuk dadanya. Panah itu menembus di antara paru-parunya dan hanya beberapa sentimeter dari tulang punggungnya. Panah itu kemudian mendorong Zheng terbang beberapa meter dan ia terjatuh dari atap ke gang tersebut.

Yinkong bersembunyi di daerah gelap dari gang itu sepanjang waktu. Dia tidak lari. Sebagai aturan umum untuk seorang pembunuh, mereka tidak boleh lari tepat setelah mencoba melakukan sebuah serangan. Karena itu benar-benar adalah situasi yang bisa membuat mereka paling mungkin tertangkap. Alasan Zheng tidak bisa menemukannya karena ia sedang mencari objek yang bergerak.

Ketika dia melihat Zheng jatuh, dia mulai bergerak ke arahnya. Tapi perangkat komunikasinya berdering segera sesudahnya. Honglu mengatakan melalui perangkat komunikasi. “Mundur. Dia sedang menunggu anda.”

Yinkong bertanya dengan suara kecil setelah diam sesaat. “Mengapa? Apakah dia tidak tertembak?”

“Heng bilang dia tidak mengnai bagian vital. Cederanya tampak parah tetapi hanya melukai otot-ototnya. Mungkin bahkan tidak merusak tulang-tulangnya. Meskipun kekuatan panah itu cukup untuk mendorongnya dari atap tetapi tidakkah anda merasa bahwa kecepatan jatuhnya terlalu lambat? Dia menggunakan teknik gerakan. Dia mencoba untuk bersikap realistis sehingga anda akan menghampirinya namun tubuhnya akan mengaktifkan mekanisme defensif tanpa sadar. Setelah jatuh dari tempat yang tinggi, tubuhnya menggunakan teknik gerakan tanpa dia berpikir. Jika anda mendekatinya, dia pasti akan menyerang anda. Ayo kita mundur. Hari ini hanyalah hari pertama. Kita masih memiliki banyak kesempatan.”

Yinkong menghembuskan napas. Dia memasukan pisaunya ke pinggang kemudian berbalik dan lari. Dengan kecepatannya, dia menghilang hanya dalam hitungan detik layaknya ia tidak pernah ada di sini.

Zheng hanya berbaring di sana tanpa bergerak. Sekitar sepuluh menit berlalu, ia duduk sambil menghela napas. Tubuhnya berlumuran darah dengan panah masih di dalam dadanya. Zheng mengertakkan giginya lalu menarik panah keluar. Darah menyembur keluar dari luka sampai ia menyemprotkan hemostasis di atasnya.

Panah dari Heng itu memaksanya untuk masuk ke modus berserk secara otomatis. Ditambah, dia sudah memperhatikan lingkungan sekitarnya, sehingga ia memiliki sedikit waktu untuk bereaksi. Dia memiliki dua pilihan pada saat itu, menggunakan lengannya untuk menangkis sama seperti ketika ia menahan pisau Yinkong. Dia masih akan tetap mengalami beberapa cedera tapi ia bisa melindungi sebagian besar tubuhnya. Lalu ia akan memiliki kesempatan untuk mengejar ke arah asal panah itu datang dan mungkin bisa menangkap Heng.

Pilihan lainnya adalah untuk membiarkan panah menembus tubuhnya dan membuatnya tampak seperti sedang terluka parah. Kemudian ia hanya perlu menunggu serangan dari Yinkong. Memberinya kesempatan lagi untuk melawan dia di jarak dekat dan ia yakin ia bisa membuatnya pingsan!

Namun, ia tahu rencana itu telah gagal ketika ia jatuh. Tubuhnya mengaktifkan teknik gerakan tanpa sadar. Dia lupa bahwa dia masih dalam modus berserk. Tubuh akan melakukan tindakan untuk melindungi diri. Jadi untuk mencegah cedera terlalu banyak akibat jatuh, tubuhnya mengaktifkan teknik ini. Zheng hanya bisa berharap bahwa tidak ada yang memperhatikan kelainan ini. Dia terus terbaring di sana dengan harapan yang sangat tipis. Sayangnya, Yinkong tidak pernah muncul lagi.

“Hoho, saya baru menyadari tim kami telah menjadi begitu kuat.”

Zheng tertawa getir. Lengan yang tertusuk oleh pisau itu begitu menyakitkan dan gatal, seperti ada banyak serangga merangkak di atasnya. Ketika dia tidak tahan lagi dan ingin menggaruknya, ia melihat luka itu sudah kering.

Pada saat Zheng kembali ke kamarnya dan menyalakan semua lampu, ia yakin luka itu mulai pulih sendiri. Dia menggerakan lengannya, meskipun cedera pada tulang lengannya tidak menghalangi gerakannya, tapi rasa sakit dan gatal itu juga terasa di tulangnya.

“Jadi itu sungguhan bahwa kau tidak akan mati dengan mudah asalkan jantung dan otak tidak mengalami kerusakan kritis dengan garis darah vampire Count.”

Zheng merasa terkejut. Ia masuk ke kamar mandi untuk memeriksa luka pada badannya pada sebuah cermin. Panah itu sangat kuat dan menyebabkan ledakan mikro saat beradu kontak. Luka di depan seukuran tiga koin tetapi juga mulai mengering di tepinya. Ini harusnya benar-benar sembuh besok dengan kecepatan seperti ini.

“Ini luar biasa. Berdasarkan apa yang dikatakan Jie, saya hanya bisa memanfaatkan sebuah bagian dari kekuatan darah ini. Tapi tingkat pemulihan itu sudah begitu kuat.”

Beberapa suara ketukan pintu terdengar saat ia sedang memeriksa lukanya. Ketika ia pergi untuk membuka pintu, ada wanita pirang dan sepuluh pria dengan pakaian yang tidak lazim, termasuk preman China dari sebelumnya. Ini mungkin adalah para pemimpin geng.

“Silahkan masuk.”

Zheng berjalan kembali ke meja tapi tiba-tiba ia merasa sangat lapar, ke tingkat yang sama seperti jika ia belum makan selama beberapa hari. Itu mungkin karena pemulihan membutuhkan makanan dalam jumlah besar. Meskipun ia tidak melihat ekspresi mengejutkan para preman ketika mereka melihat luka di punggungnya. Orang-orang ini hanya berdiri di pintu dan tidak berani untuk melangkah masuk.

 

Translator / Creator: isshh