March 11, 2017

Terror Infinity – Volume 7 / Chapter 1.2

 

“Sial. Biarkan aku tenang dan menghitung lagi. Astaga, itu benar-benar 13770 poin. Dari mana asalnya? Bukankah ini terlalu banyak?” Zheng telah kehilangan dirinya. Sepertinya ia benar-benar terkejut dengan poin dan reward ini.

Honglu menghabiskan kaki laba-laba itu, menyisakan tubuh dan kepalanya, lalu tertawa. “Itu tidak terlalu banyak, setidaknya kurang sekitar seribu poin dari tebakanku. Hehe. Tapi itu masih banyak. Jika saya tidak salah maka jumlah poin yang diberikan berdasarkan kesulitan film. Semakin sulit dan semakin besar kemungkinan kau untuk mati, semakin banyak poin yang akan diberikan. Mungkin begitu.” Lalu ia mengambil seekor cacing dari keranjang.

Kedua wanita yang ada tidak bisa melihat lurus ke arahnya lagi. Yinkong masih lebih baik tapi wajah Lan pucat dan dia terus memijat perutnya. Dia memaksa tersenyum dan berkata. “Tapi di film Alien itu lebih sulit daripada The Mummy, namun kami menerima poin dan reward yang lebih sedikit dari ini. Apakah itu karena pertarungan tim?”

Honglu telah menghabiskan cacing itu sekarang dan memasukan tangannya ke dalam keranjang lagi. Pandangan semua orang tertuju pada tangannya sampai ia mengambil sandwich dan alhirnya mereka menghela napas lega.

Kata Honglu. “Apakah kalian tidak merasa bahwa kita sangat beruntung selama pertarungan dengan tim India? Jujur, saya telah siap untuk mati di awal tapi kita bertahan dengan enam orang pada akhirnya. Kita sangat beruntung bisa mengalahkan mereka. Pikirkan tentang hal ini, mereka memiliki tim yang kuat. Pengguna kekuatan jiwa mereka bisa memantau seluruh medan perang dan mengendalikan anggota kita yang lemah. Kita berjuang di bawah radar mereka. Mereka memiliki informasi dari setiap langkah kita, setiap kata yang kita ucapkan, bahkan rencana kita. Mereka setidaknya tidak akan kalah bahkan jika mereka melawan tim yang lebih kuat dari kita.”

Saat itu, semua orang menyadari itu bukan sandwich biasa tapi penuh dengan kelabang.

“Pengguna kekuatan jiwa ini juga bisa bekerja sama dengan pengguna jarum sebagai pasangan yang tiada duanya. Kecuali tim lawan memiliki sesuatu seperti perisai defensif, mereka hanya bisa tetap berada di kejauhan dan membunuh semua orang. Itulah kekuatan dari sebuah tim. Kita tidak memiliki kekuatan selengkap itu dalam tim. Hal ini juga yang membuat saya bingung. Tim India memang kuat tapi tidak terlalu sangat kuat, jika tidak kita tidak akan bisa mengalahkan mereka. Tapi bagaimana cara mereka belajar untuk memilih enhancement salaing melengkapi seperti ini? Mengapa kita tidak melakukannya? Saya pikir tim kita kehilangan sesuatu atau seseorang yang membimbing kita tentang apa yang harus kita tingkatkan. Saya akan menyebut orang ini pemimpin.”

Honglu meletakkan tangannya ke dalam keranjang dan mengambil sekaleng cola. Hanya kaleng cola normal.

“Jadi untungnya kita bertahan seperti tim yang terorganisir dan memiliki kekuatan yang tepat untuk melawan mereka. Ini takdir yang membiarkan kita hidup atau kalian dapat menyebutnya keberuntungan. Kita harus bangga.”

Honglu meneguk dan menarik sehelai rambut. “Pengguna kekuatan jiwa terkuat mereka dimentahkan oleh seseorang dalam tim kita. Dan dilihat dari fakta bahwa dia tidak muncul sampai akhir, dia mungkin dibunuh. Kemudian Zero hampir tak terkalahkan di sebuah medan perang besar. Kenyataannya, keberadaan Zero yang membuat tim India mundur.”

“Kemudian dewa menentukan tim kita yang lebih lemah dan memberi kita Kitab Orang Mati. Oh benar, Zheng, apakah anda mengambil kitab itu dari film?” Tanya Honglu.

Zheng segera mengaktifkan cincinnya dan mengambil kitab itu. Kitab ini benar-benar keluar dari film bersamanya.

Honglu mengangguk. “Ini adalah kekuatan terakhir penentu kemenangan kita, Kitab Orang Mati. Selanjutnya, seseorang dari tim kita benar-benar bisa membacanya. Saya harus mengatakan bahwa itu sangat beruntung.”

“Saya juga harus menyebutkan kebodohan tim India.” Honglu mengejek. “Mungkin aku tidak mengerti bagaimana orang asing berpikir atau apakah mereka benar-benar bodoh? Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak mengerahkan semuanya dalam pertarungan di awal. Jika mereka melakukannya dari awal, kita pasti sudah lenyap, meskipun mungkin akan mengorbankan beberpa anggota mereka. Dan sekarang? Bagaimana saya harus menjelaskan itu? Mereka tidak memiliki pemain penentu!”

Honglu mengerutkan kening. Setelah beberapa saat ia bertanya ke Zheng. “Apakah ada film gampang yang telah anda lalui? Oh dan bisakah anda tahu film apa berikutnya?”

Zheng berhenti sejenak. “Ini tidak mungkin mudah kan? Kami berada di ambang kematian beberapa kali. Jujur, jika tidak begitu dekat dengan kematian, aku tidak akan mencapai tahap kedua dari modus berserk. Untuk mengetahui film berikutnya, bagaimana mungkin?”

Honglu menjentikkan jarinya. “Bingo! Betul! Apakah kalian menyadari pakaian yang tim India kenakan? Hampir dari mereka semua menggunakan jubah yang cocok dengan gurun pasir. Mungkin itu sebuah kebetulan karena ada seorang Arab di sana tapi saya lebih percaya bahwa mereka tahu film apa berikutnya. Itu sebabnya mereka bisa membeli senjata dan enhancement yang cocok untuk setiap film. Jika begitu, maka mengapa kita tidak memiliki kemampuan seperti itu?”

“Analisis sederhana membuat saya percaya bahwa 1. kita tidak melakukan apapun. Layaknya ini adalah sebuah permainan, kita lupa untuk berbicara dengan beberapa NPC atau tidak mendapatkan item quest, atau tidak pergi ke tempat tertentu dan perkembangan game berhenti di tempat. Jadi dewa tidak mengaktifkan beberapa pilihan dan kita tidak bisa tahu film apa berikutnya. 2. Lan mengatakan bahwa pemimpin mereka melarikan diri di akhir pertempuran. Saya pikir seseorang yang telah mencapai tahap kedua dari modus berserk tidak akan begitu lemah mentalnya. Dia harusnya adalah seseorang yang memiliki keberanian untuk menghadapi kematian dan berjuang untuk hidupnya, namun ia melarikan diri. Aku hanya bisa percaya bahwa tim India lebih kuat dari kita hanya karena film yang mereka lalui lebih mudah dan bisa mendapatkan lebih banyak poin. Sementara kita harus berjuang untuk hidup dalam setiap film. Yang membuat kita lemah, tetapi juga memberi keberanian untuk melawan. Jadi pertanyaan saya adalah apa yang tidak kita lakukan? Mengapa kita harus berjuang begitu keras?”

Zheng melihat Lan dan juga menyadari tatapannya. Mereka berdua memikirkan satu nama, Jie. Satu-satunya yang bisa memberitahukan mereka sesuatu adalah Jie.

Honglu memandang Zheng dan tersenyum. “Aku akan menyerahkan itu pada anda. Pemimpin. Hoho, lagipula anda adalah pemimpin. Jadi aku akan menyerahkan masalah diplomasi kepada anda. Kita akan beralih ke topik berikutnya. Anda sudah memiliki begitu banyak poin dan reward kali ini, jadi apakah anda sudah memikirkan tentang apa yang harus ditukarkan?”

Zheng tersenyum. “Ini adalah yang paling saya inginkan sejak aku memasuki dunia ini. Saya berencana untuk membuat keturunan Vampire saya menjadi rank B jadi ini harusnya akan meningkatkan kapasitas energi darah saya sangat banyak. Saya belum memikirkan tentang enhancement lainnya. Apakah kau memiliki saran?”

“Beli peluncur rudal mini.” Dia tertawa. “Salah satu yang bisa menghancurkan semua kehidupan dalam radius satu kilometer. Aku telah memeriksanya, itu hanya 2000 poin. Murah dan kuat. Apa pendapat anda?”

Translator / Creator: isshh