February 9, 2017

Terror Infinity – Volume 6 / Chapter 1.3

 

Yinkong memeriksa cedera Zero dan berkata dengan tenang, “Jarum masuk antara paru-parunya. Itu tidak melukai paru-parunya dan jauh dari jantungnya…Hanya saja ada beberapa genangan darah di dadanya. Saya tidak bisa melakukan operasi dada di sini jadi dia akan merasakan nyeri di dada untuk beberapa hari ke depan. Meskipun seharusnya ini bukan masalah besar.” Yinkong memeriksa cedera Zero dan berkata dengan tenang.

Zheng mendesah. “Dibandingkan dengan cederanya, saya lebih khawatir denganmu…Bagaimana keadaanmu sekarang?”

Para pemula terkejut ketika Zheng dan yang lain kembali ke menara. Tengyi meninggal dan sisanya luka kritis. Ini membuat para pemula ketakutan. Lagipula ini adalah film pertama mereka.

Yinkong pulih sangat cepat. Dia mendapatkan kembali sebagian besar kemampuan mobilitasnya setelah mencapai menara tapi lengan yang digigit masih tidak bisa bergerak. Sebagai salah satu yang paling paham mengenai anatomi manusia, dia secara alami mengambil tugas memeriksa cedera Zero. Tentu saja, lukanya sendiri tampak lebih buruk lagi.

Yinkong menatap bahunya yang kehilangan sebagian besar masa otot. “Aku butuh air panas, jarum, benang, gunting, alkohol dan kain kasa. Saya ingat Mesir memiliki obat tradisional untuk luka fisik. Akan lebih baik jika kalian bisa mendapatkannya.”

Zheng mengambil napas dalam-dalam dan berkata, “Aku bertanya bagaimana dengan cederamu, bukan memerintahkanmu untuk memperbaiki semuanya sendiri! Kami akan membantumu mendapatkan semua alat untuk operasi. Jangan khawatirkan apapun. Misimu dan Zero sekarang adalah untuk beristirahat sampai kalian mendapatkan kembali kemampuan untuk bertarung!”

Yinkong terkejut. “Pembuluh darah dan tendon di bahu robek. Tulangnya mungkin retak. Tidak ada cara untuk memulihkan lengan ini dengan teknologi dari dunia ini, setidaknya tidak dalam beberapa dekade mendatang. Lengan ini tidak berguna sampai kita kembali.”

Semua orang terdiam. Terutama ketika mereka melihat tubuh Tengyi, mereka merasa putus asa. Zheng segera tersadar dan berteriak, “Tim India tidak jauh lebih baik. Ini adalah dunia film horor. Siapapun bisa mati di sini. Mungkin aku juga akan mati di tangan musuh atau monster. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah mencoba yang terbaik untuk hidup!”

Meskipun mereka masih merasa sedih, itu lebih baik daripada perasaan putus asa sebelumnya. Zheng berkata kepada O’Connell, “Kami tidak mengenal Kairo dengan baik. Tolong bantu kami membeli alat yang diperlukan untuk operasi. Heng dan Liang, pergi dengan O’Connell. Jangan lupa dengan persediaan makanan dan minuman juga.”

“Daging!” Tiba-tiba Yinkong berkata. “Daging memberikan energi. Beli daging lebih banyak.”

O’Connell membawa mereka berdua keluar menara. Evelyn merencanakan untuk pergi dengan mereka, tetapi Zheng menghentikannya. Ketika ia menyebutkan Imhotep, ia menghentikan keinginannya untuk ikut.

Setelah semuanya diatur, Honglu mengatakan, “Ceritakan apa yang terjadi. Aku sudah memperhatikan jam tangan. Sepuluh menit yang lalu, saya menerima pemberitahuan bahwa satu orang di tim kita tewas, dan kita kehilangan satu poin. Kemudian dua menit setelahnya, satu orang di tim lain tewas. Jadi skor kita saat ini adalah nol…Jangan melewatkan detail satupun.”

Zheng menyuruh dua pemula untuk pergi dengan O’Connell dengan sengaja. Jadi bahkan jika mereka terbunuh, kekuatan tim untuk bertarung masih ada. Meskipun mereka akan kehilangan dua poin, itu masih suatu pilihan yang lebih baik. Sebagai pemimpin tim ini, ia harus membuat pilihan…ini semua tampak begitu mirip dengan metode Xuan.

Dia ingin segera bicara dengan Honglu. Kemampuan analisa anak itu adalah apa yang paling dibutuhkan dalam situasi saat ini. Setelah Honglu mengajukan pertanyaan, ia menggambarkan pertarungan di museum. Terutama setiap detail dari musuh, kemungkinan kemampuan dan peran mereka, dan kekuatan destruktif manusia serigala ini.

Honglu berlutut dan memutar-mutar rambutnya. “Berdasarkan deskripsi anda, ada kemungkinan 70% bahwa pria raksasa berotot itu tewas. Kemungkinan lainnya adalah dokter eropa werewolf itu. Tentu saja saya lebih memilih dokter itu yang tewas…Lengan pria raksasa itu benar-benar pulih jadi dokter ini memiliki kemampuan medis yang tidak kita miliki.

“Mari kita menganalisis kekuatan bertarung mereka. Kemampuan pertempuran jarak dekat Arot berada di atas Yinkong…Jika anda melawan dia satu lawan satu, seberapa besar kemungkinan anda untuk menang?” Honglu bergumam.

Zheng berpikir sedikit. “Jika saya mengeluarkan seluruh tenaga, memasuki modus membuka kendala genetik dan semua kondisi lain yang dihitung…Saya mungkin menang, tapi hasil yang paling mungkin adalah kita berdua terluka. Kekuatan dan kecepatan werewolf lebih tinggi daripada modus berserk tahap kedua.”

“Apakah begitu? Lalu ada seorang biarawan India. Dia bisa memanggil ular berkepala dua, tetapi tingkat kekuatannya sepertinya tidak terlalu kuat. Setidaknya, kita bisa menghancurkan ular itu dengan peluru magic. Saya kira dia pasti menyembunyikan beberapa kekuatan. Mungkin kekuatan yang tidak dapat digunakan terlalu sering. Jadi dia mungkin tidak akan menggunakannya kecuali jika itu adalah satu-satunya pilihan. Ini adalah satu-satunya penjelasan tentang mengapa ia bisa menjadi pemimpin, bukan manusia serigala itu.

“Selain dua orang ini, saya paling khawatir dengan jarum itu. Ini menewaskan Tengyi dan melukai Zero. Penggunanya memiliki kemampuan tembak jarak jauh. Dia akan menjadi ancaman ketika kita melawan tim India…Ancaman terbesar adalah…

“Salah satu dari dua perempuan dapat menggunakan medan gaya defensif. Ini adalah kemampuan pendukung yang sangat kuat. Yang satunya…adalah ancaman terbesar kita, pengendali pikiran! Selama dia masih hidup, kita tidak akan mampu mengalahkan Tim India!”

Translator / Creator: isshh