December 28, 2016

Terror Infinity – Volume 5 / Chapter 1.2

 

Lan dan yang lainnya tidak melihat ke para pemula. Mereka semua berbalik ke Zheng.

“Selama tim lain walau hanya sedikit lebih kuat dari kita, mereka akan ingin membunuh kita. Setelah mereka membunuh salah satu anggota kita, kita hanya bisa membunuh salah satu dari mereka kembali. Jika tidak kita semua mungkin akan terhapus pada akhir film. Siapa yang memiliki 2000 poin untuk cadangan untuk skor negatif? Jadi kita hanya bisa melawan balik…Setelah seseorang memulai perang, maka hanya satu tim yang dapat keluar hidup-hidup!”

Lima pemula bangkit dari lantai. Seorang wanita segera berteriak sambil menepuk-nepuk tubuhnya kemudian berlari ke sudut ruangan. Empat orang lainnya sedang membuat suara ribut. Ada empat pria dan satu wanita kali ini. Seorang pria brusia empat puluhan, botak dan berotot, seorang pria berusia tiga puluhan dengan kacamata, pemuda usia dua puluhan dengan wajah baby face, dan anak laki-laki berusia sekitar sebelas atau dua belas tahun.

Wanita itu sangat cantik dengan rambut hitam halus panjang, mengenakan gaun panjang seksi. Setinggi 1,7 meter. Jika bukan kerena ekspresi ketakutan, dia pasti cantik sekali.

Zheng mendesah sambil menatap para pemula, kemudian ia berpaling ke Lan. “Jelaskan situasi pada mereka…”

Lan juga mengangguk dengan senyum pahit, maka dia mulai menjelaskan tentang dimensi dewa dan peraturannya, termasuk kematian, enhancement, film horor. Setelah dia menerima pemberitahuan hadiah, dia mengangguk ke Zheng lagi.

Lima pemula tampak agak bingung. Terutama karena mereka berada di penjara, tidak ada cara untuk kabur. Zheng mengatakan kepada mereka dengan suara tenang. “Sama seperti apa yang dia katakan, kita sedang dalam film horor. Di sini, kalian bisa terluka dan mati. Kalian bahkan bisa mati dengan cara yang tak terbayangkan. Kalian seharusnya tahu jika pernah menonton film horor. Seperti terinfeksi oleh virus, atau tertusuk oleh Alien, atau tersedot kering oleh vampir, atau…dimakan oleh banyak kumbang pemakan daging!”

Lima pemula itu menggigil, bahkan Lan mencubit Zheng. “Ceritakan pekerjaan dan kemampuan kalian. Saya akan menentukan apakah kalian memiliki kualifikasi untuk bergabung dengan tim saya dengan kemampuan dan karakter kalian. Jika kalian tidak dapat menjadi anggota tim, maka saya akan memberikan kalian senjata dan seratus peluru magic, dan juga sebuah emas batang. Tentu saja, kalian tidak bisa pergi melebihi 5000 meter dari pria ini…”

Pria botak berotot tertawa. “Emas? Anda bercanda? Saya di penjara. Ini mungkin Wang itu mengkhianati saya. Berhenti dengan cerita anda, saya tidak akan percaya satu katapun. “Lalu ia meninju dinding dan meninggalkan bekas penyok di atasnya. Sepertinya dia punya kekuatan yang sesungguhnya.

Zheng dan yang lain menatapnya dengan dingin. Pria botak itu tiba-tiba menoleh ke wanita itu. Dia berjalan mendekatinya sambil tertawa kotor. “Sial. Bagaimana mereka bisa menempatkan saya dengan seorang wanita bersama-sama? Apakah mereka ingin aku bersenang-senang sebelum eksekusi? Akan kulakukan. Wanita ini mungkin di sini untuk membuat saya mengaku kan? Jika kau ingin tahu di mana heroin itu maka layani saya dengan baik. Haha…Ah!”

Saat ia meraih gaun wanita itu, tangan dari belakang menyambar lehernya. Kemudian melemparkannya ke sudut.

Zheng berkata. “Paham. Pekerjaanmu adalah seorang kriminal. Kemampuan mengancam dan intimidasi…Mereka tidak berguna dalam tim kami. Dan kamu terlalu ofensif, saya tidak akan memberikan senjata apapun.”

Pria botak bangun sambil menggelengkan kepalanya. Dia meludahkan beberapa darah kemudian berteriak. “F*ck. Apakah kamu tahu siapa aku? Beraninya kau menyerang dari belakang? Saya akan menghajarmu…”

Yinkong yang berdiri di sana diam sepanjang waktu tiba-tiba berlari ke arahnya dan saat pria itu menunduk untuk melihatnya, ia merasakan sakit yang tiba-tiba pada kedua lengannya. Kedua tangannya terputus pada saat itu dan sebelum ia bisa menangis kesakitan, Zheng menebasnya dengan pisau kemudian ia jatuh ke lantai.

“Ah! Pembunuh! Para penjahat itu sedang membunuh orang…” Pria botak tidak bisa lagi menjaga wibawanya. Dia menangis dengan air mata berlinang. Setelah kedua lengan dan kakinya dipotong, ia berjuang di lantai dengan hanya tubuhnya. Darah dari anggota tubuhnya membasahi lantai.

Zheng mengeluarkan semprotan hemostasis dan perban lalu menghentikan pendarahannya. Kemudian ia berpaling ke empat pemula lain dan mengatakan kepada mereka dengan dingin. “Saya akan melakukan ini pada semua orang yang mengancam tim kami. Setelah ia berjarak lebih dari 5000 meter dari pria ini, dia akan dihapus oleh dewa. Jangan menguji kesabaran saya…”

Pria berkacamata segera berkata. “Nama saya Gao Hongliang (Liang). Saya seorang programmer komputer. Saya sangat yakin pada pemrograman. Ahem. Saya ingin bergabung dengan tim anda. Tidak, bahkan sebagai anggota percobaan juga ok. Saya tidak memiliki persyaratan, Anda bahkan tidak perlu memberikan saya senjata…” Zheng memotong pembicaraanya. Pria ini melangkah ke samping diam-diam seperti ia diperintahkan oleh bosnya.

Pemuda tersebut menggaruk kepalanya dan berkata. “Nama saya Zhang Heng. Saya seorang junior di perguruan tinggi. Saya juga sebagai cadangan untuk tim panahan Olimpiade. Saya mahir menggunakan busur komposit. Ketahanan saya juga cukup bagus. Hoho, saya bisa menjadi anggota tim?”

Anak laki-laki itu adalah yang paling aneh dari kelompok itu. Dia berdiri di dinding dan menggambar sesuatu di udara dengan jarinya. Setelah Heng selesai dengan perkenalannya, ia berpaling kepada mereka dan berkata dengan tenang. “Xiao Honglu. Dua belas tahun. Saat ini tinggal di sebuah lembaga neurologis sebagai subjek penelitian. Saya memiliki firasat kuat…saya percaya dengan kata-kata anda.”

Setelah mereka bertiga selesai memperkenalkan diri, semua orang berpaling ke wanita itu. Dia masih menatap pria botak dengan ketakutan. Ketika ia melihat semua orang melihat ke arahnya, ia berteriak. “Jangan, jangan tinggalkan aku sebdiri…Saya Qin Zhuiyu. Film, bintang film. Belum ada di antara kalian melihat film saya? Aku, aku unggul dalam…benar, saya berbakat di akting, dan nyanyianku juga bagus…Tolong jangan tinggalkan aku sendiri…”

Dia mulai menangis saat ia mengatakan ini. Lan mendekatinya dan memeluknya. Saat pria-pria sedang tersenyum pahit, pintu penjara dibuka.

 

 

Translator / Creator: isshh