November 18, 2016

Terror Infinity – Volume 3 / Chapter 1.1

 

Poin ketiga lebih mengejutkan daripada gabungan kedua poin lainnya. Semua orang menatap Xuan dengan penuh nafsu. Pada akhirnya, siapa saja yang mengalami teror seperti itu, tidak peduli betapa kecewanya dengan dunia nyata, orang ini akan terobsesi dengan dunia nyata dan tidak ingin tinggal untuk menderita tanpa akhir.

Zheng memandang Xuan dengan keraguan, lalu berkata dengan hati-hati. "Kau merencanakan terlalu jauh, aku curiga apakah kau merahasiakan sesuatu...Jadi, bagaimana kita bisa kembali ke dunia nyata?"

Xuan tersenyum tenang. "Saya tidak memaksa kalian untuk melakukan sesuatu, itu kebebasan kalian untuk memilih apakah ingin kembali...Jie, kau tidak pernah melihat kategori pertukaran ‘Hari’ dengan teliti, kan? Aku memeriksanya kemarin dan menemukan bahwa tidak hanya dapat menukar hari untuk hidup di dunia film sebelumnya, juga dapat kembali ke dunia nyata."

Jie menyeringai padanya. "Kami tidak perlu kau beritahu. Siapapun bisa kembali dengan 50.000 poin, apakah kau pikir kami memiliki poin itu? Apakah kau mencoba untuk menggoda kami atau apa?"

Xuan meliriknya dan berkata. "Apakah aku mengatakan bahwa kalian dapat kembali selamanya? Saat menukar hari-hari biasa, saya menemukan sebuah fungsi Record, itu menyimpan catatan Nightmare on Elm Street 1, Scream 2, Final Destination, Resident Evil, dan Alien, lima film ini. Selain film-film horor, ada juga dunia lain, dan itu adalah dunia nyata!"

Jie berubah pucat ketika mendengar nama-nama ini. Gumamnya. "Itu semua adalah film yang aku lewati, mengapa ada catatan itu? Bagaimana dengan catatan sebelumnya?"

Xuan menggeleng. "Tidak ada catatan apa pun sebelum itu. Dewa mungkin menghapusnya. Lagipula anda adalah satu-satunya di antara kita yang selamat melalui lima film. Ini bukan titik kunci. Kuncinya adalah anda dapat membuka dunia-dunia ini. Setelah anda membuka mereka, anda dapat pergi ke salah satu dari mereka, termasuk dunia nyata!"

"Anda menggunakan rank D reward untuk membuka sebuah dunia dalam catatan, maka anda dapat menukar hari untuk hidup di dunia itu, tetapi anda harus menghabiskan poin lima kali lebih banyak, iini yang harus anda bayar seharga 50 poin satu hari (10 poin satu hari di dunia sebelumnya yang mereka lalui). Untuk kembali ke dunia nyata sementara, anda perlu rank D reward dan banyak poin."

Semua orang terdiam. Jie sudah memberitahu mereka tentang langkanya rank reward. Jika Zheng tidak menukarkan Qi dan garis darah Vampirenya, maka ia tidak bisa selamat dari alien. Untuk sesuatu yang secara langsung berkaitan dengan hidup mereka, bagaimana bisa orang hanya menggunakannya begitu saja? Selain itu, tidak hanya memerlukan rank D reward, juga perlu banyak poin. Biaya yang terlalu tinggi hanya untuk kembali beberapa hari saja.

Xuan menggeleng karena mereka tetap dalam diam. "Saya tidak punya niat untuk membuat kalian membuang rank dan poin kalian. Untuk kembali sementara ke dunia nyata, setidaknya salah satu dari kita bisa kembali untuk hal yang sangat mendesak. Saya tidak tahu apakah kalian pernah berpikir tentang dunia ini. Aku punya dua hipotesis, satu adalah kesadaran kita dibawa ke sini dan tubuh kita masih di depan komputer. Kedua adalah tubuh kita dibawa ke sini bersama dengan kesadaran kita. Saya pikir kalian juga memperoleh sebuah info dari wanita kalian. Tidak peduli berapa lama kita tinggal di film horor, ketika kita kembali, hanya menghabiskan waktu sehari dalam dimensi ini. Dengan kata lain, Dewa dapat mengontrol ruang dan waktu. Ini adalah…"

"Ini seperti dewa sungguhan!" Itulah satu-satunya kalimat Xuan untuk menggambarkan Dewa. Gumamnya. "Mungkin kalian tidak merasa bahwa ini terlalu penting, mampu mengendalikan ruang dan waktu, untuk menciptakan dunia yang independen dan makhluk hidup nyata, saya hanya bisa menggambarkannya sebagai dewa. Ini adalah hal penting yang ingin saya katakan. Jika hanya kesadaran kita di dunia ini, maka peningkatan tubuh dan segala sesuatunya hanya ilusi. Ini akan seperti permainan virtual reality. Demikian pula, tubuh kita akan masuk dalam keadaan vegetatif. Jika kita tidak mengkonfirmasi sesegera mungkin, maka tubuh kita mungkin akan hancur oleh orang lain."

"Tentu saja, jika tubuh kita dibawa ke sini juga...maka ini adalah dunia dewa nyata. Jika demikian maka semua peningkatan tambahan ini...mereka kemungkinan tak terbatas dari evolusi manusia! Kita hanya harus bertahan hidup, maka kita akan dapat menjadi dewa yang nyata!"

Zheng mengusap kepalanya. "Menjadi Dewa terlalu berlebihan, aku mengerti apa yang kau coba sampaikan. Jika tubuh kita berada di dunia ini, maka kita dapat melupakan segala sesuatu di dunia nyata sebelum kita memiliki poin untuk kembali. Kita hanya harus fokus untuk bertahan hidup. Tapi jika hanya kesadaran kita di sini, maka tidak ada yang dapat dibawa kembali ke dunia nyata, dan tubuh kita juga dalam bahaya."

Xuan menjentikkan jarinya. "Benar. Jadi saran saya adalah, kita pilih seseorang untuk kembali ke dunia nyata, bahkan jika itu hanya untuk satu hari dan mengkonfirmasi apakah tubuh kita juga dibawa ke sini. Ini adalah hal yang paling penting tentang kehidupan kita. Bagaimana pendapat kalian?"

Mereka semua setuju dengan Xuan. Namun Zheng mendesah. "Meskipun aku tidak memiliki alasan apapun atau bukti, tapi aku merasa bahwa ada jebakan dalam kata-katamu, seolah-olah itu menunggu kami untuk melompat ke dalamnya...Tidak, itu skema yang jelas, kau memberitahu segalanya kepada kami setiap saat, namun kami hanya bisa mengikuti rencanamu, maka kau berpikir aku yang harus mengemban misi ini?"

Xuan mengangguk, tapi Jie keberatan. "Hei, Xuan, mengapa Zheng harus menjadi orang yang menghabiskan poin itu? Jika bukan karena dia, kita semua sudah mati. Benar, Zheng, berapa banyak poin yang kau habiskan untuk perbaikan tubuh? Kita dapat menukar sesuatu untukmu bersama-sama sebagai kompensasi."

Zheng tersenyum ke arah Jie. "Itu tidak perlu, aku membunuh ratu dan mendapat 3000 poin. Aku masih memiliki banyak tersisa setelah pemulihan...Alasan mengapa aku yang harus kembali, itu karena aku satu-satunya yang meningkatkan Qi dan garis darah Vampire. Aku bisa mengkonfirmasi apakah kemampuan ini dapat dibawa kembali, dan pada saat yang sama, aku tidak perlu rank reward sebanyak kalian. Tapi kalian akan membutuhkan rank reward untuk meningkatkan diri."

Setelah diputuskan, Jie menyarankan semua orang membantu Zheng mendapatkan satu set peralatan. Tentu saja, ia masih harus menukar bagian mahal untuk dirinya sendiri. Mereka masih bisa memberikan dia rompi anti peluru, sepasang sepatu yang dapat mengurangi dampak saat jatuh, senapan mesin kecil, dan pisau progresif (Eva).

Masing-masing dari mereka memberikan Zheng item, tapi pisau itu adalah yang paling mahal, lebih dari 600 poin. Itu adalah sesuatu yang belum ada di dunia nyata. Zheng lebih curiga ketika Xuan menyerahkan pisau kepadanya. Dia yakin Xuan sedang merencanakan sesuatu.

Mereka bertemu di ruangan Jie untuk makan malam. Bahan berharga dan langka dikombinasikan dengan kemampuan memasak Nana membuat mereka makan seperti binatang. Bahkan Xuan pun sama, dia benar-benar makan lebih brutal daripada orang lain.

Setelah makan malam, mereka sepakat untuk bertemu pada pukul 10:00 pagi besok dan mengantar Zheng pergi...Bahkan jika itu hanya sementara, akan kembali ke dunia nyata adalah sebuah keinginan yang bisa membuat mereka mengemis. Dibandingkan dengan teror, dunia biasa adalah surga.

Keesokan harinya pukul 10 pagi, semua orang berdiri diam di platform. Zheng berkomunikasi dengan Dewa dengan mata tertutup. Setelah beberapa saat, dia melihat cincinnya. Xuan bertanya. "Anda menukar sesuatu?"

"Ya, aku tukar satu meter kubik platinum. Keluargaku tidak kaya. Penghasilan orang tua saya hanya dari dana pensiun. Jika hal-hal ini dapat dibawa kembali ke dunia nyata, maka ini adalah yang paling bisa saya lakukan untuk mereka. Dan orang tua Lori menghabiskan banyak uang untuk penyakitnya, kondisi keuangan mereka tidak terlalu bagus...Karena kita harus menguji hal itu, aku bisa merasa lega di dunia ini jika mereka dapat hidup dengan baik."

Lori berdiri di samping Zheng, ketika ia mendengar tentang orangtuanya matanya berubah merah. Lan mengambil saputangan dan menyerahkannya kepadanya.

Zheng memegang tangan Lori kemudian memeriksa barangnya. Dia memasukan senapan mesin ringan, pisau, rompi, perban, semprotan hemostasis dan platinum di dalam cincin. Pada dasarnya ia membawa semua yang dia bisa, sekarang dia hanya perlu untuk mengkonfirmasi apakah hal-hal ini dapat dibawa kembali...dan itu termasuk Lori.

Ini juga salah satu alasan dia setuju. Dia ingin memastikan apakah Lori bisa kembali ke dunia nyata dan bukan hanya beberapa ilusi yang diciptakan oleh Dewa. Mimpi adalah baik tetapi dia akan bangun suatu hari nanti. Daripada menanamkan perasaannya kemudian sakit kemudian, lebih baik dia menghadapi masalah sekarang. Dia perlu tahu apakah semua ini hanya ilusi.

"Lalu...ayo pergi!"

Zheng menukar tiga puluh hari dari waktu di dunia nyata. Itu 1500 poin. Dia menggunakan 10 poin untuk platinum itu, dan meningkatkan kepadatan dan kecepetan reaksi ototnya sebesar 100 poin masing-masing. Jadi dia punya 660 poin tersisa.

Statistiknya saat ini adalah kecepatan reaksi 387, kepadatan otot 402, kecerdasan 187, kapasitas mental 232, vitalitas  sel 321, kekebalan tubuh 331. Sederhananya, dua statistik ditingkatkan sekitar empat kali lebih kuat dari orang normal.

Zheng memegang tangan Lori dengan erat, ia hampir tidak bisa mengendalikan kekuatannya. Setelah berkomunikasi dengan Dewa, ia akhirnya menukar waktu di dunia nyata.

Segala sesuatu di depannya berkelebat dengan cepat, kemudian ia jatuh ke dalam keadaan setengah sadar. Waktu berlalu, mungkin itu hanya sekejap mata atau mungkin itu butuh waktu yang sangat lama. Pada saat ia terbangun ia berdiri di dalam kantor. Ini adalah tempat ia bekerja di dunia nyata, dan di sampingnya...

Lori tersenyum dengan mata berkaca-kaca. Tangan mereka masih memegang satu sama lain.

Translator / Creator: isshh