November 10, 2016

Terror Infinity – Volume 2 / Chapter 7.3

 

Mereka berlima terus maju. Secara bertahap, mereka tidak bisa melihat bahwa lorong ini dulunya adalah pesawat ruang angkasa. Semua sisi dipenuhi dengan sekresi, bahkan ada lubang besar di dinding. Lubang ini mengubah jalan dari ruang 3 menuju gudang 3 layaknya sebuah labirin.

Zheng tiba-tiba berkata sambil berjalan. "Aku benar-benar bingung. Aku sudah kehilangan arah sejak tikungan terakhir."

Jie tertawa. "Ya benar? Tempat ini tampak sama ke manapun kau pergi. Lendir menjijikkan ini ada di mana-mana. Kau ingin mencari arah di sini, itu akan menjadi..."

"Aku bisa." Kata Xuan. "Jika itu hanya merekonstruksi peta, serahkan padaku. Kita akan mencapai gudang 2 dengan mengikuti jalan ini. Tapi saya berpikir apakah itu tidak masalah langsung masuk ke sana..."

Zheng memotongnya. "Tidak masalah! Kita berlima di sini dan itu semua yang kita miliki. Jangan coba mengelabui mayoritas untuk setuju denganmu kemudian memaksa seseorang untuk menjadi umpan atau sesuatu. Kau tahu apa yang mereka sebut ketika mayoritas mengganggu minoritas? Itu fasisme! Sial, jika kau ingin menjadi umpan, aku akan langsung setuju, tapi jangan menggunakan hidup orang lain layaknya pakaian!"

Xuan menjawab dengan tenang. "Saya bisa jadi umpan, tetapi bisakah kau menjamin dapat segera membunuh ratu ketika dia muncul? Jika kau tidak ingin ada yang pergi periksa maka tentukan rencana lain."

Selagi ketegangan mereka berdua meninggi, Lan menyela sambil tersenyum. "Jangan terlalu serius. Sebenarnya aku tidak berpikir itu efektif mengirim seseorang untuk memeriksa terlebih dahulu . Alien itu cerdas, mereka terampil dalam menyelinap dan menyerang. Jika hanya dua orang berjalan bersama-sama, maka mereka akan menyerang salah satu yang terdekat dengan mereka. Tetapi jika mereka melihat satu orang berjalan di depan sementara empat orang berada di belakang dengan senjata api, mereka tidak akan keluar seperti idiot. Mereka mungkin akan menyelinap dan menyerang empat orang di belakang terlebih dahulu. Apa pendapat kalian tentang kesimpulan ini?"

Xuan menggigit jarinya dan berkata. "Pendapat anda benar...Apakah pikiran saya mulai menjadi kacau karena takut dan gugup? Kalau begitu...saya tidak akan berpendapat lagi. Saya yang akan memimpin jalan."

Zheng melihat ke Xuan, lalu menoleh ke Zero. "Zero, beberapa kali sebelumnya aku merasakan bahaya ketika bertemu alien. Aku ingat kau dan Kampa juga memiliki kemampuan untuk merasakan bahaya. Siapapun yang nanti merasakan bahaya pertama kali, tembak ke arah itu, ok?"

"Saya merasa dalam bahaya sekarang...seolah-olah sesuatu sedang menatap kita. Ini terasa dingin, seperti menganggap kita sebagai makanan. Perasaan ini mengerikan. Tahu mengapa Xuan semakin begitu cemas? Dia mungkin merasakan hal yang sama. Jujur, aku merasa sangat gelisah dan aku ingin mulai menembak ke semua arah."

Zheng melihat Xuan lagi. Pria ini masih tampak begitu emosi dan tenang, tetapi ketika Zheng melihat matanya dengan teliti, dia bisa melihat pergolakan dan ketakutan, emosi yang tidak akan muncul pada orang yang cerdas seperti dia.

Lima dari mereka telah mencapai ujung lorong. Di depan mereka adalah area terbuka yang luas. Lantai ditutupi sekresi alien. Selain itu, ada beberapa puluhan kandang besar. Sepertinya ini adalah gudang 2.

Zheng masih merenungkan kata-kata Zero. Tiba-tiba hatinya tegang, dan dia mengangkat kepalanya. Ada empat orang tidak sadarkan diri menggantung terbalik di langit-langit. Kedua pria paruh baya, pemuda dan wanita. Seluruh tubuh mereka ditutupi sekresi putih kecuali kepala mereka.

Xuan mendongak mengikuti Zheng, lalu segera berkata. "Zero! Tembak jatuh mereka! Tidak masalah jika kau membunuh mereka!"

Kemudian ia segera berpaling ke Zheng. "Apa misi kita? Membunuh semua alien! Pasti ada alien di dalamnya, jadi kita harus membunuh mereka sebelum ratu muncul! Kalau tidak, bahkan jika kita berhasil membunuh ratu, darahnya dapat menimbulkan korosi di pesawat. Jadi kita harus keluar dari tempat ini secepatnya setelah ratu mati. Tapi bagaimana jika alien dalam diri mereka tiba-tiba menetas? Apakah kita masih harus mengejar empat alien kecil itu?"

Zheng menyaksikan Zero mengangkat pistolnya dan menembak mereka. Dia mengangguk diam-diam. "Kau benar. Aku tidak bisa berkata apa-apa...Kita semua sedang kesusahan. Aku hanya akan menghemat tenaga untuk rekanku, jangan menganggapku keras kepala."

Xuan tersenyum, ia mengangkat kepalanya untuk melihat empat orang itu. Zero sudah menembak mati dua orang, dua lainnya akan menyusul. Lalu ia tiba-tiba teringat sesuatu dan wajahnya berubah. "Tunggu. Tunggu. Zero, semuanya, bergegas dan pergi dari tempat ini! Ini jebakan!"

Saat ia selesai, mereka merasa kaki mereka tenggelam. Seolah-olah seluruh lantai runtuh.

Xuan segera berteriak. "Tetap di tempat kalian, dengarkan aku! Gudang 1 tepat di bawah gudang 2. Keempat orang ini mungkin perangkap yang dibuat oleh ratu. Dia ingin kita untuk diam di tempat ini tanpa bergerak! Zero, cepat bunuh mereka. Ratu pasti ada di bawah kita. Lantai sudah berkarat. Semuanya…"

Sesaat Zero selesai menembak dua orang lainnya, lantai bawah mereka mengeluarkan suara kisi. Sebelum mereka dapat bereaksi, seluruh lantai runtuh.

Untungnya lapisan tebal sekresi itu menyelamatkan mereka. Meskipun mereka jatuh dari ketinggian sepuluh meter lebih, sekresi menghindari mereka dari cedera. Terutama Zero dan Zheng bisa langsung duduk.

Selagi Zheng duduk, ia langsung mulai menembak di atasnya. Dia bisa merasakan bahwa bahaya mendekat, dan sumber itu tepat di atasnya! Sejak awal film ini, ia merasakan bahaya beberapa kali, tapi tidak pernah sekuat saat ini.

Benar saja, bayangan besar jatuh dari langit-langit. Dengan ledakan keras, mendarat di depan mereka berlima. Saat Zheng melihat dengan teliti, itu adalah alien yang besar!

Ini tiga kali lebih besar dari alien normal, tujuh hingga delapan meter, dan lebih dari sepuluh meter panjangnya termasuk ekornya. Monster ini seperti kematian dalam mimpi buruk! Zheng bahkan tidak bisa melihat gerakannya sebelum ekornya menyambuk perutnya. Dengan sakit yang luar biasa, ia terpelanting lebih dari sepuluh meter.

Translator / Creator: isshh