October 24, 2016

Terror Infinity – Volume 2 / Chapter 3.1

 

Zheng dan Lan berbaring di lantai. Mereka masih memegang satu sama lain. Pikiran mereka masih dipenuhi kecemasan dan ketakutan. Itu sebelum mereka mendengar langkah kaki dari sisi lain, sebelum kesadaran mereka kembali.

Tentu saja Zheng tidak akan berpikir itu keren dengan berbaring di lantai seperti ini, tapi dia benar-benar kelelahan. Sebenarnya dia ketakutan sejak dia datang ke ruang ini, takut bahwa rasa sakit akan datang lagi. Untungnya, ia hanya kelelahan saat ini dan tidak membuka batasan genetik. Jadi sepertinya itu bukan sesuatu yang bisa dibuka dengan mudah.

Xuan berjongkok di samping Zheng dan bertanya. "Bagaimana? Cedera? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih?"

Zheng menjawab dengan suara lemah. "Mungkin hanya kelelahan, tidak ada luka. Jika aku bisa beristirahat dengan baik...itu harusnya memakan waktu sekitar setengah jam."

Xuan tampak senang, orang setenang dia biasanya tidak mengekspresikan emosi tersebut kecuali itu adalah sesuatu yang benar-benar berharga. Dia berdiri dan berkata. "Sayang sekali kau tidak mendapatkan makanan dan air, jika tidak rencana saya akan berhasil. Sekarang kita perlu memikirkan rencana lain, tetapi itu tidak terlalu bermasalah, kita harus berinisiatif sekarang, kita bukan mangsa yang tanpa usaha untuk melindungi diri sendiri, kita setidaknya dapat melakukan perlawanan."

Kemudian Jie menggendong Zheng di punggungnya. Lan tidak menggunakan banyak energi selama perjalanan, dia hanya takut. Dia berdiri setelah istirahat sebentar dan mengikuti di belakang semua orang.

"Ini adalah ruang kontrol dari pesawat luar angkasa. Meski terlihat rumit, itu sebenarnya mirip dengan sistem kontrol stasiun peluncur roket. Sehingga mudah untuk menguasainya."

Ketujuh dari mereka duduk di ruang 27.  Xuan menjelaskan kepada mereka penggunaan kontrol dan tombol. Meskipun ia hanya memberi mereka penjelasan umum, tidak ada orang lain di ruangan ini bisa mengerti apa yang dia katakan. Tentu saja mereka masih bisa mengikuti beberapa perintah sederhana dan menekan beberapa tombol.

Zheng berpikir diam-diam, sistem yang rumit ini mungkin mudah bagi anda. Meskipun ia tidak benar-benar mengatakannya dengan keras. Bahkan ia sangat bersyukur bahwa ada pemula jenius seperti Xuan. Orang semacam ini sangat penting untuk tim.

Setelah Jie menurunkan Zheng, dia tiba-tiba berkata. "Sebenarnya aku membawa banyak makanan dan air. Jika kita membatasi porsi kita, itu seharusnya cukup untuk beberapa hari."

Xuan dan yang lain tampak bingung. Meskipun Jie mengatakan dengan kegembiraan. "Apakah itu cincin Na? Ada banyak makanan dan air di cincin, kan?"

Zheng mengangguk sambil tersenyum. Xuan segera bertanya tentang cincin Na dan ketika ia mengetahui bahwa itu adalah barang yang dibuat oleh Xiuzhen dan hasil pertukaran poin dengan Dewa, ia jadi bersemangat. Dia mengambil tangan Zheng dan mempelajari cincin. "Apakah itu benar-benar item dari Xiuzhen? Apakah itu benar-benar item dari Xiuzhen? Saya menduga benda ini ada dari dokumen bersejarah. Haha jadi mereka semua berasal dari dimensi ini! Jika saya bisa memecahkan rahasia teknologi ini, saya tidak bisa membayangkan berapa banyak kemajuan manusia yang bisa dicapai."

Xuan mengabaikan tatapan aneh dari semua orang, ia melanjutkannya dengan ekspresi tanpa semangat. "Apakah kalian tahu? Kami benar-benar menemukan beberapa item yang tidak dapat dijelaskan dengan teknologi kami. Mereka tidak lagi memiliki energi di dalamnya, kami tidak bisa mengaktifkan mereka dengan listrik atau jenis energi lainnya. Dari analisis bahan, kami menyimpulkan bahwa pernah ada sebuah peradaban maju. Tapi tahun-tahun kemunculan peradaban ini yang aneh. Benda ini ada sekitar lebih dari sepuluh ribu tahun yang lalu sampai seribu tahun yang lalu. Ada sebuah peradaban maju yang tersembunyi di dalam masyarakat kita dan kita tidak pernah menyadari hal itu, kalian pikir ini mungkin?"

“Jadi para peneliti terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama percaya item diciptakan oleh alien yang bersembunyi di peradaban kita. Saya kurang menyukai jenis analisis ini, menghubungkan setiap fenomena yang tidak dapat dijelaskan dengan alien. Sikap seperti ini dalam penelitian sangat tidak disukai. Kelompok lainnya berpikir benda ini diciptakan oleh mitos Xian atau Dewa. Meskipun ini sama-sama sulit untuk percaya, setidaknya orang-orang dari kelompok ini masih mencari petunjuk melalui reruntuhan. Selain itu mereka benar-benar menemukan beberapa bukti tidak langsung."

Xuan berdiri dan memandang semua orang. "Apakah kalian tahu apa artinya ini? Ini berarti kemajuan manusia tidak terbatas pada teknologi, meskipun teknologi semacam ini juga ilmu alam, tetapi mereka telah melanggar batas eksternal ilmu fisika. Ini adalah ilmu internal yang paling maju!"

Zero tiba-tiba berkata dengan nada dingin. "Ilmu eksternal dan ilmu internal, apakah ini ada hubungannya dengan situasi kita saat ini? Saya lebih suka memiliki makanan dan air dari cincin itu."

Xuan berkata dengan suara rendah pasrah. "Lupakan saja, Anda tidak akan memahaminya. Pokoknya, celah rahasia Xiuzhen akan menjadi langkah terbesar berikutnya bagi manusia setelah batasan genetik!"

Zheng dan Jie saling memandang dengan senyum pahit. Meskipun Xuan biasanya tenang dan rasional, dia masih saja seorang peneliti. Setelah ia bertemu dengan sesuatu yang menarik, dia akan lebih fanatik dari siapa pun. Sama halnya seperti saat ini, dia tidak akan melepaskan tangan Zheng.

Kata Zheng. "Karena kita memiliki cukup makanan dan air, apa rencana anda? Bahkan jika anda ingin meneliti Xiuzhen, anda akan perlu poin yang cukup untuk pertukaran. Itu akan memerlukanl puluhan ribu poin dan kita harus bertahan hidup untuk mendapatkan poin-poin itu."

Xuan akhirnya tenang. Dia melepaskan tangan Zheng dan duduk di kursi. "Karena kita memiliki cukup makanan dan air, maka saya memiliki dua rencana. Satu, kita memantau ruang, mencatat lokasi di mana alien muncul, maka ketika mereka terpisah, kita letakkan dinding baja untuk menjebak mereka satu per satu. Kemudian kita bisa menemukan jalan yang aman ke gudang senjata di ruang 17. Jalur ini seharusnya aman setelah semua alien terjebak. Setelah kita mendapatkan senjata, kita bisa mengandalkan Zheng untuk menghilangkan mereka satu per satu. Ini adalah satu-satunya cara kita melawan."

Jantung Zheng berdetak kencang. Dia benar-benar tidak ingin masuk ke pertempuran jarak dekat dengan monster-monster itu lagi. Dia langsung bertanya. "Apa rencana satunya? Anda memiliki dua rencana, kan?"

Xuan mendesah. "Rencana lain...Ada ruang hibernasi, manusia bisa tidur di sana dengan pengeluaran energi minimal. Kita bisa makan dengan cukup kemudian pergi tidur di sana. Perjalanan pulang sudah diatur di komputer pesawat luar angkasa ini. Kita akan kembali bersama alien."

Jie bertanya dengan kebingungan. "Kembali? Kembali ke mana?"

"Bumi! Bawa alien ke Bumi di dimensi ini! Biarkan pemerintah bumi melawan alien dengan tentara mereka! Maka kita bisa bertahan tanpa risiko...tentu saja, ada kemungkinan lain. Manusia dalam dimensi ini dimusnahkan oleh alien maka kita akan menghadapi alien jutaan atau bahkan tak terhitung jumlahnya. Dengan cara ini, kita dapat hidup selama beberapa tahun lagi kemudian mati."

Translator / Creator: isshh