June 12, 2017

Terror Infinity – Volume 9 / Chapter 7.1

 

Zheng perlahan-lahan membuka matanya. Dia bermandikan cahaya. Tubuhnya terasa menyakitkan dan gatal, benar-benar sensasi yang mengerikan. Namun, sensasi ini disertai dengan proses penyembuhan. Luka-lukanya sedang dipulihkan dalam kecepatan yang bisa terlihat mata. Sisi kanan tubuhnya hampir hilang semua. Tubuhnya tampak seperti hanya dua pertiga dari manusia utuh. Sepertiga sisanya sedang dibentuk ulang.

Zheng membuka matanya. Yang lainnya juga ada di dalam balok cahaya. Balok pada Lan bewarna ungu, berbeda dari yang lainnya, yang memiliki warna yang sama.

Pokoknya, berada di dimensi dewa berarti dia masih hidup. Honglu, Heng, dan ChengXiao sedang berbincang di lantai, Ran berdiri di belakang Honglu, sehingga tidak ada satupun dari kelompok itu meninggal, itu sangat beruntung.

Zheng menutup matanya dan menenggelamkan diri dalam sensasi cahaya itu. Meskipun itu masih menyakitkan dan gatal, dia merasa seolah-olah dia berada di surga.

Tidak lama kemudian, balok cahaya mulai meredup. Zheng adalah yang terakhir. Lori langsung melompat ke pelukannya sambil menangis. Pengalaman ini memberinya terlalu banyak ketakutan, takut berpisah dari Zheng, takut mati, dan takut Zheng mati dengan dia. Begitu banyak hal yang membebani dia untuk saat ini. Dia akhirnya bisa melepaskan perasaannya dengan air mata.

Zheng membelai rambutnya lalu memandang Lan. Dia tersenyum ke arahnya tanpa tanda-tanda kesedihan. Bahkan, dia tampak senang dan lega.

“Ok, ok. Kembali ke kamar jika kalian ingin bermesrahan. Atau apakah kalian ingin mengajarkan pelajaran pendidikan seks?” Honglu tertawa. Kemudian Ran menjitak kepalanya.

Zheng melepaskan Lori, yang memerah dan mendesah lega. “Saya takut kalian semua akan mati. Kita sangat beruntung semuanya masih hidup.”

Kata Honglu. “Kita memang beruntung kali ini. Apakah kau tidak mendengar informasi dari penyelesaian film ini? Kita menyelesaikan film terakhir dari seri itu, kesulitan tertinggi. Tidak akan ada lagi film Alien dan kita masing-masing memperoleh 5000 poin dan rank B reward. Apakah kau tidak merasa ini sangat beruntung? Ha ha.”

Zheng mengingat apa yang ia dengar sebelum ia pingsan. Ini adalah kejutan yang menyenangkan.

Honglu memutar-mutar rambutnya. “Kau tidak memberitahu kami tentang ini. Bukankah kita sangat beruntung bisa bertahan di kesulitan tertinggi dari seri ini? Apakah kau tidak tahu bahwa menyelesaikan seri ini memberikan poin dan rank reward?”

Zheng menggelengkan kepalanya dengan senyum pahit. “Aku benar-benar tidak tahu. Saya dapat mengetahui tentang banyak hal dari dewa tetapi itu tidak akan memberitahukan apa-apa mengenai misi. Pikirkan tentang hal ini, jika kita tahu tentang misi tambahan ini dan cara untuk menyelesaikan mereka, kita akan dapat berkembang begitu pesat. Kita bisa terus menyelesaikan misi tambahan di setiap film dan itu akan menjadi seperti farming dalam sebuag game MMO.”

Zheng berjalan di bawah bola cahaya. Dia menutup matanya dan terhubung dengan sistem. Dia memiliki 6300 poin dan rank B reward. Jumlah poin itu melebihi apa yang diharapkannya. Reward itu cukup untuk mengimbangi horor yang mereka alami.

Kelompok ini memanfaatkan waktu untuk istirahat seperti biasa. Semua enhancemnet dan pertukaran akan dibahas hari berikutnya. Yang mengejutkan semua orang, ChengXiao, yang telah membahas segala macam wanita, menciptakan seorang gadis dengan wajah bintik-bintik dan berambut kepang. Kecantikannya satu level di bawah gadis-gadis lain yang di platform, tapi mata ChengXiao ini memancarkan rasa kelembutan ketika ia menatapnya.

Dari semua orang, hanya Heng, Lan, dan Yinkong yang masih belum menciptakan manusia apapun. Alasan Yinkong itu cukup sederhana. Ketika seorang pembunuh membutuhkan seseorang untuk menghiburnya, maka pembunuh ini akan didiskualifikasi.

Heng dan Lan tidak mengatakan alasan mereka dan yang lainnya tidak melanjutkan bertanya. Setiap orang memiliki rahasia mereka masing-masing. Mereka akan mengungkapkannya saat mereka merasa itu perlu. Itu tidak masuk akal untuk memaksa jawaban mereka.

Kelompok ini berkumpul untuk makan di kamar Honglu karena Ran memasak jauh lebih baik daripada Lori. Meskipun anak itu tampaknya tidak bersedia, semua orang mengabaikannya. Kebalikannya, Ran sangat menyambut ini.

“Jadi kau bertemu dua ratu di jalan? Itu keberuntunganmu.” Zheng mengambil satu gigitan kemudian berkata keras.

Yang lain menatapnya bingung. Honglu tampaknya mengerti selagi tangannya memegang rambutnya lagi, tapi Ran menampar tangannya dengan sumpitnya. “Saya penasaran dengan luka di tubuh bagian kananmu. Bahkan jika kau terkena sebuah bola penghancur, lukanya tidak akan begitu mengerikan. Kau menyadari hal itu, kan? Saat statistik fisikmu meningkat, ketangguhan tubuhmu juga meningkat. Otot-ototmu tidak akan hancur seperti ini bahkan jika kau ditabrak truk dengan kecepatan tinggi. Kekuatan yang membuat luka ini sangat mengerikan. Apakah ini akibat Newborn?”

Zheng mengangguk. “Aku masih menggigil sampai ke tulang belakang jika mengingat itu. Itu terlalu mengerikan. Kau bahkan tidak bisa membayangkan kekuatan Newborn itu. Saya harus menggunakan Qi atau Red Flame untuk menghancurkan logam dari kapal itu, tetapi Newborn itu bisa hanya dengan menghantamnya dan menghancurkannya berkeping-keping. Jika orang normal memiliki kekuatan 1, kekuatan biasa saya adalah 3-4, kekuatan saya dengan Qi adalah 5-7, dan 10 ketika saya di tahap kedua. Kekuatan Newborn itu setidaknya 100.”

Yang lain merinding saat mereka mendengar ini. Honglu mengangguk membenarkan. “Benar, itu layak dengan 5000 poin dan rank B reward yang diterima setiap orang. Saya bingung mengapa ratu hanya bernilai 1000 poin dan rank D reward sementara Newborn itu begitu banyak. Selisih poin terlalu besar, tapi membandingkan kekuatan mereka, perbedaan ini sebenarnya tidak cukup besar. Haha, itu sebabnya aku terus berkata kita beruntung.”

“Dari awal ketika kita terkurung, kita akan menjadi inang jika tidak memiliki medan pertahanan. Tim manapun pasti akan lenyap pada saat itu tanpa sempat mempertahankan diri. Ini adalah keberuntungan pertama kita. Yang kedua adalah saat kita berpencar. Meskipun sepertinya kita membagi kekuatan kita tapi alien hanya bisa memilih satu kelompok untuk diserang. Dan itu adalah kelompokmu. Hanya ada dua ratu dalama perjalanan kami dan kami dengan mudah menyelesaikan film. Ketiga, kau hampir mati. Aku tidak tahu bagaimana kau bisa selamat dari serangan Newborn.”

Zheng melihat Lan. Dia telah tenang sejak dia kembali dan dia tampak lebih tenang dari sebelumnya. Dia tertawa ketika Zheng menatapnya. “Newborn itu kuat secara fisik tapi lemah mentalnya. Aku mengendalikan pikiran mereka dan membuat mereka saling membunuh. Meskipun saya juga terluka tapi pada akhirnya aku masih bisa membunuh keduanya.”

Honglu menghentakan jarinya. “Jadi itu semua masuk akal. Dipikir-pikir, tujuan dewa bukan untuk membunuh kita melainkan memaksa kita untuk berevolusi. Mengapa kita menjumpai begitu banyak bahaya di film itu? Saya pikir ada solusi untuk setiap film. Solusi itu seharusnya tidak terlalu sulit, tapi kita tidak menemukannya saat itu. Contohnya, jika pengendalian pikiran Lan lebih kuat, dia bisa menggunakan dua alien ini sebagai pasukan kita dan membersihkan jalan ke pesawat. Kita bisa membunuh segala sesuatu yang kita lihat. Ha ha. Jika kita memiliki seorang ahli komputer, ia bisa menghentikan penghancuran diri itu. Jika kita memiliki seseorang yang dapat mengoperasikan kapal itu, ia bisa mengisolasi area-area itu, membawa kapal ke Bumi sehingga pemerintah yang akan membunuh alien itu.”

“Jadi, misi apapun bisa menjadi sederhana. Kita bisa mendapatkan lebih banyak poin dan reward. Kuncinya adalah untuk menemukan solusi bukan untuk mengikuti perintah dewa! Ini adalah evolusi nyata!”

Translator / Creator: isshh