February 5, 2018

Terror Infinity – Volume 12 / Chapter 3-2

 

“Seperti yang kuduga, ini merupakan spesies heudelotii bolbitis.” Xuan menyentuh batang pohon besar.

Mereka berada dalam jarak satu kilometer didalam hutan, serta memutuskan untuk mulai berlari, mereka menghemat energi pada Sky Stick dan membunuh beberapa dinosaurus selama perjalanan mereka. Ditambah lagi, itu bukanlah sebuah jalan yang mulus untuk berterbangan dihutan yang rimbun. Sehingga berlari bukanlah sesuatu yang menghambat.

“Selain dua alasan ini, aku khawatir tentang adanya pterosaurus. Meskipun kami memiliki peralatan untuk mengatasinya, hal itu akan membuat posisi kami ketahuan oleh angkatan laut. Mungkin kami tak dapat menghindari deteksi dari angkatan udara milik mereka atau menghindari rudal balistik. Sebaiknya jangan terlibat pertarungan dengan angkatan laut sampai kita menemukan ilmuwan dan menyelesaikan misi bonus. ” Kata Xuan.

Dari semua senjata mereka, hanya Tombak Osiris dan pistol gauss yang bisa menyerang tanpa suara. Tak ada satupun orang yang benar-benar melihatnya menggunakan pistol, namun senjata miliknya seharusnya tak terlalu buruk karena terdapat teknologi didalamnya.

Xuan mengunduh peta pulau itu. Didalam peta itu terdapat bentuk seperti mangkuk. Medannya semakin menurun ke arah pusat. Di pusat terdapat fasilitas penelitian yang ditinggalkan, yang mana juga merupakan target mereka.

Ini merupakan pilihan terbaik bagi mereka selain mencari-cari didalam hutan tanpa adanya tujuan. Selain itu, ilmuwan gila itu sebelumnya datang ke pulau ini sendirian, sehingga ia memiliki potensi yang tinggi untuk menggunakan fasilitas pada bangunan tersebut.

“Kita harus melewati tiga jenis medan. Dibagian terluar pulau ini adalah hutan yang rimbun, setelah itu padang rumput, kemudian sebuah rawa yang berada didekat gedung fasilitas. Jika semuanya berjalan lancar, kita seharusnya tiba pada saat matahari terbit. “Kata Xuan sambil melihat peta.

Kampa terus melihat sekeliling dan bertanya. “Mengapa kita masih belum melihat dinosaurus? Bukankah mereka bilang tempat ini penuh dengan dinosaurus? “

Xuan menjawab tanpa mengangkat kepalanya. “Sebagian besar dinosaurus yang berada di hutan adalah herbivora. Mereka tak keluar pada malam hari. Karnivora biasanya berada dipadang rumput. Pergilah kesana jika kau ingin menemukan para dinosaurus itu.

Namun sayangnya, senapanmu itu terlalu kuat dan terdengar sangat nyaring. Sehingga, terkecuali disaat darurat, sebaiknya jangan menggunakan senapan EMP milikmu. Tujuan kita adalah menyelesaikan misi bonus secara sembunyi-sembunyi, kemudian menyergap angkatan laut setelahnya. “

Kampa menggaruk kepalanya. “Kalau begitu kita langsung ke Isla Nublar? Aku paham, haha. Aku hanya akan menyerang disaat kau membutuhkan bantuan senjata api.” Dia melempar senapan kearah bahunya dan tertawa.

Zheng sedang mendengarkan percakapan itu, dan tiba-tiba ia berkata dengan suara pelan. “Sst. Apa kau mendengar sesuatu?

Ketiga orang yang lainnya mencari dengan hati-hati. Tempat itu gelap gulita dan sunyi. Ketika mereka berpaling kearah Zheng dengan tatapan penuh pertanyaan, tiba-tiba ia berlari menuju sebatang pohon dan menusuk tombak disebelahnya. Setelah Zheng berlari kembali, mereka melihat kecoa seukuran lengan tergantung ditombak.

“Serangga raksasa.” kening Zheng berkerut. Bau busuk muncul pada tombak. Kecoa itu masih hidup dan menggeliat-geliat.

Xuan tak keberatan dengan baunya, serta mendekatinya untuk melihat lebih dekat. “Kecoa. Ini mungkin salah satu dari sedikit spesies serangga yang dapat bertahan hidup di bawah kandungan oksigen rendah. Selanjutnya, kecoa ini akan memakan apapun. Mereka bahkan bisa bertahan dengan makan kayu. Aku sedikit khawatir dengan arah perjalanan kita.”

Zheng menyalakan api merahnya dan membiarkan api mengalir hingga ke ujung tombak. Kecoa itu langsung menjadi uap. “Aku tahu bahwa kau memang ingin menyerang serangga itu. Namun kurasa hal ini tak perlu untuk dikhawatirkan. Para kecoa ini seharusnya tak dapat melukai kita. Selain itu, juga tak terdapat hadiah poin jika membunuh mereka. Kita harus bergegas ke padang rumput dan berburu dinosaurus. “

Xuan berdiri dan berkata. “Ayo bergerak. Kami tak memiliki cukup informasi untuk menyimpulkan jawaban yang benar. Kami mengikuti rencana awal kami. “

Ketiga orang lainnya mengangguk. Waktunya sudah melewati jam 10 malam. Tempat itu gelap gulita dan hampir tak terdapat suara serangga sedikitpun dihutan belantara itu. Terkadang, mereka bisa mendengar lolongan dinosaurus yang muncul dari kejauhan. Namun, setelah itu suaranya begitu tenang sepanjang waktu, begitu sunyi sehingga membuat mereka bertiga cemas.

Kelompok tersebut keluar dari hutan, lalu kepadang rumput, dan pada akhirnya melihat dinosaurus. Beberapa stegosaurus sedang tertidur ditepi hutan. Panjangnya sekitar tujuh meter dan memiliki tanda berbentuk tanduk dipunggung mereka. Stegosaurus sedang tertidur dengan tenang, dan tak memperhatikan kedatangan Zheng.

Zheng, Kampa, dan WangXia sangat antusias untuk melihat dinosaurus hidup untuk pertama kalinya beserta kemungkinan poin yang bisa didapatkan. Zheng hendak melemparkan tombaknya, namun Xuan membloknya. “Tunggu. Selesaikan misi bonus sebelum berburu para dinosaurus ini.

Jadi, meskipun angkatan udara berusahan menemukan kita, mereka tak akan dapat melakukannya karena kita menggunakan Sky Stick. Tipe Herbivora juga bernilai terlalu sedikit. Pergilah agak sedikit jauh dan serang ketika kita bertemu dengan dinosaurus jenis karnivora. “

Zheng mengangkat bahunya. “Kita bisa mulai menyerang. Velociraptor bukannya spesies karnivora? “

Zheng memiliki statistik fisik terbaik diantara mereka dan bisa melihat dari jarak terjauh pada kegelapan ini. Sekitar sepuluh velociraptor berlari kearah mereka. Dinosaurus ini besar berukuran dua meter, berlari dengan menggunakan dua kaki, dan tampak seperti T-Rex berukuran mini. Ada beberapa bulu berwarna yang menempel ditubuh mereka. Mereka mengejar triceratops.

Zheng mungkin tak sebaik seperti Xuan dalam menganalisa dan merencanakan sesuatu, namun ia akan menjadi seorang pemimpin ketika harus bertarung. Dia menganalisis situasi sebentar dan berkata.” Xuan, uruslah para velociraptor.

Aku akan mengurus triceratops. “Dia menyalurkan energi qi dan darah ke tombak sampai bersinar dengan cahaya emas. Lalu ia melemparkan tombak ke triceratops yang masih berjarak ratusan meter.

Triceratops itu berukuran tujuh meter dan beratnya paling sedikit empat ton. Hewan itu berlari seperti tank. Badak tampak seperti sebuah mainan. Setelah Zheng melempar tombak itu, Xuan berlari menuju dinosaurus dan memasuki mode unlocked disaat yang bersamaan.

Tombak menusuk kepala triceratops diikuti dengan cahaya emas. Triceratops bahkan tak bisa melolong sebelum terjatuh. Tubuhnya meluncur beberapa jarak dalam momentum itu sebelum melambat dan meninggalkan jejak dua meter.

Xuan berlari mendekati velociraptor. Dua pistol gauss-nya meluncur keluar dari lengan bajunya. Lalu ia memejamkan mata. Pistol mulai menembaki berbagai arah. Gerakannya tampak seperti bentuk dari bela diri.

Translator / Creator: fatality