January 22, 2018

Terror Infinity – Volume 12 / Chapter 2-2

 

Kata Zheng dengan nada pahit. “Tingkat kesulitannya meningkat lagi? Xuan, bukankah kau bilang Dewa menyelamatkan kita? “

Xuan menyesuaikan kacamatanya lalu bertanya kepada pria berambut pirang itu. “Apakah kau memiliki sebuah komputer? Biarkan aku menggunakannya. “

Laki-laki berambut pirang tersebut bingung dengan reaksi mereka. Secara tak sadar ia menunjuk meja dibelakangnya. Xuan mendekatinya dan menyalakan komputer.

Pria berambut pirang menghentikan usaha orang botak untuk menghentikan Xuan dan mengerutkan keningnya. “Bisakah kau ceritakan apa yang terjadi? Keluargaku hanyalah memiliki pengaruh dikota ini dan masih bisa menolongmu. “

Zheng menggelengkan kepalanya. Dia tak tahu bagaimana cara menjelaskan hal ini. Meskipun selalu terdapat perubahan plot dihampir setiap film yang pernah ia kunjungi, namun kali ini ia sangat kecewa. Dia berpikir bahwa ia bisa mengumpulkan banyak sekali poin dan memiliki harapan tinggi, kemudian kembali dan menghidupkan kembali beberapa anggota.

Bang! Zheng menggebrak meja dan membungkuk dengan sudut yang tajam. Ketiga batang emas itu tergeletak ke lantai. Ia lupa untuk mengendalikan kekuatannya selama perasaannya yang kecewa ini.

Pria botak itu panik dan memasukkan tangannya ke sakunya. Beberapa pengawal masuk kedalam ruangan. Pria pirang itu berteriak. “Apa yang sedang kau lakukan? Keluar! Kalian semua keluar! Kau juga! ” Dia menunjuk pria botak itu.

Pria botak langsung berkata. “Namun ayahmu bilang …”

Pria berambut pirang menjawab. “Aku tak peduli. Tempat ini milikku! Keluar! Jangan sampai aku mengulanginya. Apa menurutmu pistol bisa bertahan melawan bela diri semacam ini? Dalam novelnya, kungfu Cina bisa membunuh orang dengan jari atau mencapai target beberapa mil jauhnya dengan belati. “

Orang botak itu melotot kearah Zheng lalu berjalan keluar pintu. Pria pirang langsung berlutut dan berkata. ” Shishou (guru) tolong jadikan aku sebagai muridmu. Aku bisa menanggung berbagai kesulitan. Aku akan melakukan apapun bahkan jika kau ingin aku membunuh seseorang ataupun menghancurkan sebuah keluarga sekalipun.”

Zheng tak tahu harus tertawa atau tidak. Meskipun Kampa dan Gando melihat dengan mata terbuka lebar kemudian tertawa. Kampa hampir tersedak karena tertawa. Pria berambut pirang masih dilantai dan sama sekali tak tampak marah. Zheng tak tahu bagaimana cara mengatasinya.

“Bukankah kau tak mengetahui jalur sirkulasi dari qi milikmu? Ajarkan itu kepadanya. ” Jawab Xuan dengan tiba-tiba.

Zheng mengetahui bahwa Xuan tak mungkin melakukan sesuatu hal yang sia-sia. Dia membantu pria berambut pirang itu. Namun pria itu berlari kearah pintu dan berteriak minta teh. Dia kembali dan berkata kepada Zheng. “Aku paham bahwa para murid perlu memberikan hormat kepada guru dengan cara memberikan secangkir teh sebelum belajar kungfu. Jadi aku menyimpan banyak teh yang berkualitas sepanjang tahun. Ha ha.”

Kampa dan Gando tertawa lagi. Zheng hampir merasa sulit menahan tawa itu. Dia bahkan tak bisa menunjukkan senyum pahit ketika ia melihat fanatisme dari pria berambut pirang itu.

Xuan kembali setelah menggunakan komputer itu dan menyesuaikan kacamatanya. “Tingkat kesulitannya tak meningkat. Sebenarnya, kita tak berada waktu The Lost World. Seharusnya ini adalah film sesudahnya. Keberadaan dari dinosaurus itu sudah tersebar luas.

Terdapat banyak berita mengenai dinosaurus di internet. Beberapa waktu yang lalu, seorang ilmuwan gila memasuki Isla Sorna dan melakukan beberapa eksperimen yang tak diketahui. Jumlah dinosaurus meningkat drastis tak lama kemudian.

Tanaman dan serangga berkembang menuju spesies primitif mereka. Angkatan laut terpaksa turun tangan. Zheng, apakah kau masih ingat? Imbalan yang kita dapatkan sesuai dengan bahaya yang kita hadapi. Pada saat ini, aku yakin menemukan ilmuwan gila atau kenaikan mendadak dinosaurus secara sembunyi-sembunyi merupakan misi bonus. “

Zheng mendesah lega namun masih terlihat cemas. “Memang benar bahwa imbalan itu setara dengan bahayanya namun… lupakan saja. Sudah diputuskan. Kami tak akan melewatkan satupun misi bonus yang tersedia. Apakah masih ada yang lain? “

Jawab Xuan. “Bonus misi yang lain mungkin adalah kembali ke Jurassic Park di Isla Nublar. Aku tak dapat menemukan berita dari pulau itu, namun tempat itu dikelilingi oleh armada angkatan laut. Pemerintah juga mengumpulkan ilmuwan secara rahasia.

Mungkin terdapat sesuatu yang lebih berbahaya daripada kenaikan jumlah dinosaurus, atau sesuatu yang lebih penting. Misi bonus ini seharusnya memiliki begitu banyak imbalan! “

Zheng menarik napas panjang lalu berkata. “Sial! Ayo kita lakukan misi ini. Jika kita melakukan satu misi bonus, sebaiknya kita melakukan yang lain. Namun bukankah kau bilang bahwa film ini mudah? “

Xuan mengangguk. “Ya, cukup mudah. Dari informasi yang aku kumpulkan tentang angkatan laut, mereka menemukan tiga telur T-Rex di Isla Sorna dan akan membawa mereka ke kapal untuk membawa mereka ke museum di kota ini. Kapal transportasi akan berangkat dari kota ini besok. “

“Seharusnya ada solusi mudah untuk misi utama selama kau bisa menemukannya. Namun, solusi ini adalah menghindari manusia biasa. Namun seperti yang kukatakan, imbalanmu setara dengan bahaya yang sedang kau hadapi. Jika kau ingin menghidupkan kembali anggota timmu maka masuklah kedalam Isla Sorna dan temukan rahasianya.

Hasil terbaiknya adalah menemukan ilmuwan gila ataupun mayatnya. Jika kau menginginkan lebih banyak lagi, kembalilah ke pulau Jurassic Park yang pertama dan carilah tahu apa yang terjadi. “

Zheng mengertakkan gigi dan merenung. Dia menatap Kampa kemudian kearah Xuan dan akhirnya mengangguk. “Kami telah melakukan banyak persiapan dan telah menukarkan poin dengan senjata. Kita akan menjadi orang lemah jika kita berlari disaat melihat bahaya. Marilah kita pergi ke Isla Sorna dan menyelesaikan misi bonus disana. Temukan ilmuwan ataupun rahasianya. “

Xuan mengangguk. Kampa juga tertawa. “Ya, aku ingin melihat bagaimana dinosaurus itu bisa merasakan senapan EMP milikku. Haha.”

Xuan lalu berpaling kearah pria berambut pirang itu. “Aku bisa menyuruh Zheng mengajarimu kungfu, namun kami ingin kau melakukan satu hal untuk kami.”

Pria berambut pirang itu sedang mendengarkan percakapan mereka dan tahu apa yang akan terjadi. “Beri tahu apa yang kau butuhkan dikota ini. Ayahku cukup berpengaruh di sini. Apakah kau ingin aku membantumu masuk kedalam kapal transportasi? “

Xuan menjentikkan jarinya. “Benar. Aku telah menelusuri sejarah keluargamu. Disana juga terdapat seorang senator bernama Anthony. Jadi kurasa hal itu seharusnya mudah bagimu. Beri tahu mereka bahwa kami adalah ahli spesimen dan ingin mengumpulkan sampel dari pulau ini. Kau tak bisa mempengaruhi angkatan laut, namun mempengaruhi museum kecil itu sendiri seharusnya tak sulit. “

Pria berambut pirang mengeluarkan telepon dan memutar nomornya. Dia sepertinya merasa ditolak disaat ia memohon, lalu sebuah senyuman kembali ke wajahnya. Dia menutup telepon dan tertawa. “Tak masalah. Ayahku bilang ia akan memanggil kurator. Kalau begitu guru, dapatkah kau mengajariku kungfu sekarang? “

Translator / Creator: fatality