January 16, 2018

Terror Infinity – Volume 12 / Chapter 1-2

 

Zheng menarik napas dalam-dalam. Dia berjalan ke pintu gerbang dan membukanya. Cuaca terlihat begitu cerah. Tepat diluar gudang itu adalah sebuah area yang terbuka. Jauh dibelakangnya terdapat rumah hunian yang mengelilingi gudang ini.

Zheng menatap langit lalu menghadap ke Xuan. “Xuan, analisa situasi kita pada saat ini, lokasi kita, bagaimana cara kita menuju ke Isla Sorna, dan kemungkinan ancaman yang akan terjadi.”

Xuan mengangguk. “Kita harus berada tepi pantai kota yang berada didekat pulau itu. Meskipun kita tak tahu persis di mana Isla Sorna berada. Namun, seharusnya tak susah untuk mencari tahu di internet. Setelah kita menemukan lokasinya, kita bisa menyewa kapal pesiar dan berlayar. Tapi ada yang tak beres dan aku belum mengetahui apakah itu. Mungkin tidak terdapat cukup data poin. Mari cari tempat untuk menukarkan emas kita menjadi uang terlebih dulu. “

Zheng kemudian berkata kepada yang lain. “Kalau begitu aku akan menugaskan posisi kita. Xuan, Kampa, dan aku akan bertukar emasnya. Kalian berempat tunggu di gudang ini. WangXia bisa menghubungi kami lewat perangkat komunikasi jika ada keadaan darurat. Serta bertindak sesuai situasi. “

WangXia mengangguk. Lalu Gando berkata. “Bisakah aku pergi dengan kalian? Dapatkah kau mengajakku untuk melihat Amerika Serikat? Aku tahu kau akan pergi ke bar dan pasar gelap. Aku tak akan menimbulkan masalah. Aku hanya ingin melihat sisi gelap A.S. “

Tanya Zheng penasaran. “Apakah  kau tak takut dengan tempat-tempat itu? Kita mungkin terlibat dalam perkelahian dan perampokan. Jika itu terjadi, kita tak akan bisa menjagamu. “

Gando tertawa. “Aku cukup percaya diri dengan penilaianku. Aku tak tahu mengetahuimu secara pribadi namun aku yakin kalian adalah orang-orang yang sangat kuat. Kedua orang itu pasti adalah tentara. Namun, aku merasa bahwa kau itu lebih kuat daripada mereka berdua. Ini hanyalah sebuah intuisi. “

Zheng tertawa lalu menuju keluar gudang dan berkata. “Intuisi? Indera keenam untuk mengetahui seseorang yang lebih kuat? Apakah kemampuanmu itu biasanya benar? “

Gando mengikuti mereka. “Ini bukanlah indra keenam. Hanya sebuah intuisi. Saat kau mengemudi, terkadang intuisi lebih penting daripada keterampilan. Aku menang banyak melawan orang yang lebih terampil daripada diriku karena intuisi ini. “

Sebuah pemikiran muncul dikepala Zheng dan ia bertanya. “Jenis kendaraan apakah yang dapat kau kendarai? Semua pesawat? “

Wajah Gando menjadi merah. “Aku hanyalah murid yang bernasib malang. Semua yang aku tahu berasal dari mesin arcade, motor, dan mobil balap. Aku cukup mengetahui tentang helikopter . Tak ada lagi hal yang lain. “

Zheng menghela napas. “Bukan masalah besar. kau bisa berlatih mengemudi yang sesungguhnya di ruang latihan begitu kau sampai pada God Dimension. Xuan, Kampa, apakah kau ahli dalam berkendara? “

Kampa menjawab. “Aku hanyalah seorang penembak. Apakah menurutmu penembak harus terampil dalam hal berkendara? “

Zheng bergumam kembali. “Bilang saja kau tak tahu. Dilihat dari dirimu sepertinya kau begitu ahli tentang hal itu. Bagaimana dengan Xuan? Apakah ada ide mengenai bidang mekanis? “

Xuan berpikir sebelum Zheng bertanya lalu dia mengangguk. “Jika dia benar-benar memiliki intuisi yang kuat dalam berkendara, mungkin ada item sci-fi yang sesuai untuknya. Biayanya mahal tapi kalau dia bisa naik level satu per satu, dia bisa menjadi sekuat dirimu. Aku 70% yakin berdasarkan situasimu pada saat ini. “

“Oh?” Zheng dan Kampa sama-sama terkejut. Xuan terlihat masih sama seperti sebelumnya. Gando menjadi gembira. Dia menunjuk pada dirinya sendiri dan berkata. “Benarkah? Dapatkah aku menjadi sekuat dirimu? Lalu apakah itu? Apakah itu tank atau helikopter? ini pasti menakjubkan. “

Xuan menjawab dengan tenang. “Mustahil. Paling tidak kita tak punya sarana untuk membawa tank atau helikopter ke dunia perfilman. Sinar teleportasi memiliki diameter tetap. Atau kau bisa membawa kokpit itu bersama denganmu.

Aku melihat beberapa enchancements dan melihat item tingkat C, setelan robot mikro. Ini seperti beruang teddy yang sedang berdiri namun memungkinkan dirimu untuk mengendarainya. Tingginya sekitar 1,9 meter, sehingga kau bisa duduk di dalamnya dan memasuki dunia. Kebalikan dari tingkat B adalah VF-1 dari Macross. Tier A adalah Gundam asli. “

Gando berteriak. “Tak mungkin? Apakah terdapat Gundam didalam God Dimension itu? Apakah kau hanya sedang bercanda denganku? Apakah kau mengetahui seberapa kuatnya Gundam itu? Setiap film akan terasa sangat mudah untuk dilewati jika kita bisa menggunakan Gundam untuk bertarung.”

Xuan memotong perkataannya. “Isu yang pertama adalah sumber energinya. Robot-robot itu tak memiliki jumlah energi yang tidak terbatas. Begitu kehabisan energi maka kau tak akan bisa mengembalikannya kedalam God Dimension, mereka hanyalah sebuah potongan logam. Isu kedua adalah senjatanya. Robot itu sendiri hanya bisa bertarung dalam jarak dekat.

Namun, berada dalam jarak dekat dengan musuh berbahaya di film seperti Star Wars. Terdapat juga film dimana kau tak dapat melakukan banyak hal seperti The Grudge ataupun Final Destination. Apakah kau masih berpikir bahwa Gundam tak dapat dikalahkan? “

Zheng mengangguk. “Seperti yang baru saja kita diskusikan beberapa hari sebelumnya, kita bisa mengandalkan senjata sci-fi di awal dan pertengahan namun pada akhirnya kita hanya bisa mengandalkan enhancements dan beberapa kemampuan. Kau bisa terbunuh dalam sekejap melawan tim lain hanya dengan robot dan senjata sci-fi. Misalnya menggunakan Psyche force.

Seseorang yang sedikit lebih kuat daripada Lan biasanya dapat mengendalikan pilot yang memiliki kapasitas mental rendah. Mirip dengan bayi yang baru lahir pada Alien. Kekuatan fisik mereka cukup kuat untuk membunuhku dengan mudah namun kapasitas mental mereka sangat lemah. Begitulah cara kita bertahan dari film itu. Ini adalah perasaan yang sama yang diberikan Gundam kepadaku. “

Gando mengangguk setuju namun ia masih cukup bersemangat. “Tak peduli apapun yang terjadi, mengendarai mobile suit adalah impianku. Kuharap akan terdapat hari dimana aku bisa bertarung dengan menggunakan setelan mobile. Haha. Jangan tertawa. Setiap orang mempunyai mimpi dan itu adalah mimpiku. Aku ingin mencobanya sebelum aku mati, meski itu hanyalah setelan robot mikro.”

Ketiga orang lainnya tak banyak berbicara. Meskipun mereka sepertinya memiliki sedikit harapan terhadap Gando. Pilot robot mungkin terdengar tak masuk akal namun mengingat betapa mahal harganya, mereka merasa sedikit lebih baik. Bagaimanapun, mereka memiliki harapan dengan perkembangan Gando.

Disaat yang bersamaan, mereka berjalan melewati area terbuka dan turun ke jalan. Di sebelah barat ada jembatan, dan jembatan itu terdapat kota modern. Zheng menilai jarak mereka dengan jembatan dan menghela napas. “Ayo cepat. Pergilah ke kota sesegera mungkin. Sangat aneh bahwa kita memiliki emas namun tak ada uang tunai sedikitpun. “

Mereka mulai berlari ke depan. Gando mungkin punya bakat dalam berkendara namun kebugaran fisiknya tidak bagus. Hanya beberapa menit saja dia sudah terengah-engah. Kampa melihat sekeliling lalu melihat sebuah mobil melaju. Dia berlari langsung kearah depan mobil, memaksanya untuk beristirahat. Seorang pria berkulit putih dan botak bergegas keluar dan marah-marah, namun ia segera menutup mulutnya begitu melihat tubuh Kampa.

“Santai saja bro. Apakah kau ingin mendapatkan uang? Antar kami melewati jembatan dan kami akan membayarmu dengan emas. “

Translator / Creator: fatality