November 20, 2017

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 8.3

 

Zheng mendengarkan pemberitahuan tersebut dengan cermat diluar altar. Dia menyadari apa yang ia pikirkan selama ini benar-benar salah. Dia bisa menciptakan tubuh tanpa pikiran dalam dimensi Dewa, akan tetapi ia lupa dengan kriteria penting yang digunakan untuk penciptaan, ia hanya bisa menciptakan apa yang sudah dikenal ataupun diketahui olehnya.

Misalnya, dia bisa menciptakan tubuh yang terlihat sama persis dengan anggotanya namun bagaimana dengan DNA-nya? Dan bagaimana cara dia bisa menjamin bahwa bagian dalamnya sama? Jenis darah dan hal yang lainnya? Jadi apa yang akan ia buat hanya akan menjadi seseorang yang serupa.

“Yang mana berarti, terkecuali jika anda membekukan dan menyimpan mayat begitu seseorang meninggal, Anda diharuskan membayar 1000 poin tambahan. Namun hal ini masih jauh lebih baik daripada membayar dua kali poin dan reward untuk menghidupkan kembali pada dimensi Dewa.” Zheng mendesah lega. Lalu ia mulai menghitung berapa banyak poin yang telah ia dapatkan pada film ini.

4.000 poin karena mendapatkan Gelang Anubis dan banyak membunuh pigmi di hutan. Dia mungkin telah membunuh seribu pigmi dengan Gatling Cannon. Ledakan terakhir bahkan membunuh lebih banyak lagi. Dia bertanya-tanya apakah mereka berjumlah sampai 4000 pigmi.

 (Xuan seharusnya memiliki kurang dari 3000 poin dan reward rank yang sangat kecil. Aku dapat menghidupkannya kembali dalam dimensi Dewa dengan cara yang lebih murah, hanya saja…)

Zheng ragu-ragu. Hal pertama adalah ia tak tahu apakah ia memiliki cukup poin atau tidak. Dia mendapat rank B dan rank C reward disaat memasuki dunia ini dan sekarang ia memiliki total dua rank b reward setelah menyelesaikan misi mendapatkan gelang. Selama ia memiliki cukup banyak poin, dia bisa menghidupkan Xuan kembali.

Dia tak memiliki kepercayaan diri untuk menantang Raja Scorpion sendirian tak peduli berapa banyak kekuatan yang dimilikinya. Dia membutuhkan Xuan.

Zheng mengertakkan giginya. Meskipun ini akan menyia-nyiakan rank B reward, dia akan mendapatkan 10.000 poin dan dua rank b reward jika dia menyelesaikan misi Raja Scorpion. Daripada terbunuh di piramida, dia lebih suka menghidupkan Xuan kembali untuk membantunya menghadapi tantangan!

“Dewa, hidupkan Chu Xuan kembali.” Zheng berdiri di altar dengan Book of Amun-Ra. Inilah kata-kata untuk mengaktifkan kebangkitan. Begitu anda memiliki cukup poin dan penghargaan serta mengatakan nama orang itu, dan apabila orang itu juga belum pernah dihidupkan kembali sebelumnya, maka ia akan dihidupkan kembali.

“Pengurangan 8000 poin dan satu rank B reward. Mengaktifkan kebangkitan. “

Setelah notifikasi, proyeksi bagaikan film muncul di atas altar. Seseorang bertengkar sendiri diatap sebuah bangunan. Dia menggunakan dua pistol dan menembaki hantu yang datang dari segala arah. Pada akhirnya dia menembak perutnya sendiri. Saat terbaring di lantai, dia mengulurkan tangannya seolah ingin meraih bulan.

Begitu proyeksi menghilang, serangkaian informasi mengalir ke kepala Zheng. Dia merasa seperti melihat seorang anak laki-laki yang menangis di dalam hatinya namun air matanya tidak dapat menembus matanya. Anak laki-laki itu berangsur-angsur tumbuh menjadi Xuan dewasa. Pria tanpa emosi dengan kacamata. Di dalam jantungnya yang dingin itu terdapat air mata yang tak pernah bisa keluar. Tak ada rasa sakit, rasa, bau, sentuhan. Zheng akhirnya mengerti apa yang dimaksud olehnya ketika ia bermaksud menyantap makanan itu sebelum memasuki The Grudge. Itu benar, dia hanya bisa melihat.

Zheng merasa sedikit tidak nyaman. Jika dilihat dari pesan ini, penyebabnya ada pada tingkat genetik. Kecuali dia bisa mengubah DNA …

Xuan perlahan muncul didepannya. Dia mengulurkan tangan dan berkata. “Xuan, tolong aku.”

“Aku tak mati, ataukah aku dihidupkan kembali? Mengapa aku merasa ingin membantumu?”

“Karena aku tahu bagaimana cara membantumu mendapatkan indera rasa sakit, kebahagiaan, rasa, dan setiap perasaan yang dimiliki orang normal. Aku tahu bagaimana cara membantumu! “

Xuan tampak sama persis seperti sebelumnya. Ekspresi ketidakpedulian yang sama. Kebiasaan yang sama dimana ia menyesuaikan kacamatanya. Dia menyentuh hatinya dan bertanya kepada Zheng. Namun, jawaban Zheng membuatnya mengungkapkan sesuatu yang berbeda untuk pertama kalinya. Jari-jarinya terasa bergetar sedikit. Dia menyentuh batu altar dan bertanya. “Katakan padaku. Jika kau bisa berhasil 50% saja, aku akan membantumu. “

Zheng sangat senang. Dia tahu cara menangkap hal yang terpenting bagi Xuan, keinginan satu-satunya pria itu. “Kendala genetik memiliki lima tahap. Tahap pertama meningkatkan kemampuan tempur seseorang dengan melepaskan insting tempur dari nenek moyang manusia. Tahap kedua memberi kontrol lebih dari 90% tubuh, seperti penglihatan, pendengaran, otot. “Dia memperbesar lengannya hingga tiga kali ukuran normalnya.

Xuan sepertinya mengerti dan berkata. “Lanjutkan.”

“Mulai dari tahap ketiga, kau akan mulai memanfaatkan berbagai area pada otak. Seperti saya bisa mensimulasikan cara berpikir Anda sampai 50% keefektifannya. Tahap ketiga adalah simulasi. “

“Tahap keempat adalah sesuatu yang dapat mengubah nasibmu. Tahap keempat memberi anda kemampuan untuk mengubah DNA anda. Begitu anda mencapai batas ke tahap kelima, Anda bisa merekonstruksi DNA anda. Apakah anda ingat perangkat tambahan dari Dewa? Mereka diciptakan oleh manusia purba yang telah mencapai tahapan keempat. Jika Anda mencapai tahap keempat, Anda dapat mengubah DNA Anda dan mendapatkan semua hal yang seharusnya dimiliki orang normal. Kita bisa mengalami rasa sakit bersama, menangis bersama, makan bersama dan tertawa bersama. Bantulah aku, Xuan. Aku membutuhkan kecerdasanmu! “

Xuan menyesuaikan kacamatanya dan bertanya. “Ada lima tahapan, seperti apakah tahapan yang terakhir?”

Zheng berpikir sejenak. “Tahapan kelima adalah manipulasi energi. Aku tak sepenuhnya memahaminya. “

“Qi, Xiuzhen, energi darah, sihir.” Xuan berjalan turun dari alter. “Ini adalah kemampuan untuk mengendalikan energi. Jika perangkat tambahan genetik berasal dari tahap keempat, tahap kelima mungkin adalah penciptaan kemampuan ini. Jika teori rintangan genetik lima tahap itu benar, maka saya bisa melihat jawaban atas ketidakpastian sebelumnya. “

Setelah beberapa saat, Zheng berkata dengan penuh semangat. “Apakah itu berarti bahwa kau setuju untuk membantuku? Haha, kau setujukan? “

“Katakan apa yang terjadi setelah saya meninggal.”

“Pada dasarnya. Kupikir Book of Amun-Ra tak akan pernah bisa ditemukan setelah terjatuh dari tebing. Dan biaya dua kali poin dan reward hampir tak mungkin didapatkan. Jika bukan karena Team Devil, Aku tak akan dapat memutuskan untuk kembali. “

Zheng memberitahu Xuan segala sesuatu yang terjadi secara terrinci sejak film The Grudge. Tentang semua anggota utama tim, Panduan, posisi pemimpin, apa yang dia ketahui tentang dimensi Dewa, pertempuran tim, dua tim khusus, dan bahkan apa yang terjadi antara dia dan tiruannya. Lalu dia melihat Xuan menulis di selembar kertas.

“Mari kita mulai dari awal. Kita anggap saja Dewa tak mau membunuh melainkan ingin membuat kita berevolusi. Jadi, Ia menempatkan kita dalam situasi yang membuat kita hampir mati setiap saat. Ketika kau bertemu dengan tim India, mereka hanya sedikit lebih kuat darimu. Berdasarkan pada perbedaan kekuatan dan kurangnya rasa kepemimpin pada dirimu, kau hampir saja ditakdirkan untuk kalah. Namun, sebenarnya kau menang telak pada saat itu, terlepas dari kematian Zero. “

“Peringkat tim China bertambah satu. Kemudian kau masuk ke dalam seri supranatural Final Destination. Jika episode serial ini berkorelasi dengan kesulitan, seharusnya tak sulit bagi film tersebut untuk menyingkirkan sebuah tim. Namun, Jie membebaskan dirinya pada dunia ini serta menyelamatkan tim tanpa banyak kerugian. Hanya para pemula saja yang meninggal. “

“Peringkat Tim China bertambah satu lagi. Kemudian kau memasuki Alien: Resurrection dilokasi yang salah, dengan kesulitan yang berubah dan kekuatan monster. Seharusnya film ini bisa menyingkirkan tim manapun. Namun, tim China bertahan lagi tanpa banyak kehilangan. Hanya para pemula yang meninggal lagi. Jika saya adalah Dewa dalam kasus ini, aku akan menilai tim China diatas tim Devil dan tim Celestial.

Itu sebabnya tim ini mengorganisir tim pertarungan antara tim China dan tim Devil. Jika tim China terus menang, maka Dewa mungkin akan mengembangkan dirimu sebagai tim utama dan terus meningkatkan kesulitan. Karena potensi tim Cina pasti bisa melampaui apa yang sudah diperhitungkan sebagai sebuah tim yang memiliki potensi tertinggi. “

“Namun, tim China gagal. Yang berarti rating mereka direset. Jika aku benar, film berikutnya akan berada dalam kesulitan normal bagi tim reguler dan bukannya Dewa akan memudahkan diri anda. “

Xuan selesai menulis dan melihat-lihat koran. “Inilah urutan kebangkitan. Kita bisa berdiskusi setelah kembali ke dimensi Dewa. Aku sudah pernah meninggal sekali dan tak akan ingin mati lagi. Jadi aku tak ingin berkonflik lagi denganmu. Jika muncul konflik, kau bisa mengatakan pendapatmu dan menyesuaikan rencanaku. “

Zheng tak mengambil kertas itu. “Aku tak keberatan dengan perintah kebangkitan. Satu-satunya syarat dariku adalah setiap orang yang ada pada tim harus dihidupkan kembali. Aku tak ingin mereka tidur dalam kegelapan untuk selamanya. “

Xuan menulis sedikit lagi kemudian berkata. “Tak masalah, jika kekuatan mereka masih bisa diterima. Aku tak ingin ada anggota yang menjadi beban dalam tim, terkecuali jika ia setuju untuk menjadi umpan selama misi berbahaya.

Topik ini akan ditunda. Kita kembali lagi ke situasi yang terjadi pada saat ini. Kita harus menyelesaikan misi Raja Scorpion di hari-hari yang tersisa. Dilihat dari kesulitan yang kau gambarkan, ini akan menjadi pertempuran yang sulit. Jadi aku tak ingin kau menyia-nyiakan energi sebelum memasuki piramida. Alasan kau dipaksa lari adalah karena kau menyia-nyiakan energimu ditempat yang tak perlu. “

“Jadi, pergilah untuk membeli bom pembakar. Bakarlah hutan. Ini bukanlah hutan tropis, melainkan hutan yang berada ditengah padang pasir. Biarkan terbakar dan seharusnya itu akan selesai dalam waktu tiga hari. “

(Luar biasa. Pasti layak poin dan hadiahnya.)

Zheng menatap Xuan. Gagasan orang ini sama gilanya seperti sebelumnya. Dia tak pernah berpikir untuk membakar seluruh hutan. Tapi jika ini berhasil, maka dia bisa mencapai piramida dengan mudah dan seluruh pigmi yang tak terhitung jumlahnya di hutan …

“Jangan bermimpi tentang poin dari pigmi. Jika aku benar, pigmi yang mati disaat terbakar tak akan masuk hitungan. Dan kusarankan kau  sebaiknya tak masuk ke dalam hutan. “

 

Translator / Creator: fatality