October 23, 2017

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 5.2

 

“Ya, kita bisa mencapai perubahan dalam waktu sebulan pada kecepatan ini. Namun, jika benar-benar terdapat tebing yang dalam, tak memungkinkan untuk menggali keseluruhan tempat dalam waktu dua bulan, kecuali jika kau bersedia menggunakan bahan peledak.” Seorang insinyur berkata kepada Zheng.

Zheng mengerti bahwa hal tak masuk akal jika tak menggunakan bahan peledak disaat tebing disana memiliki ketebalan seratus meter. Namun, terdapat sebuah buku kuno disana. Semuanya akan berakhir jika buka itu rusak karena ledakan.

Dia tak akan pernah bisa memaafkan dirinya sendiri. “Aku telah mengatakan bahwa aku sedang mencari sebuah buku yang terkubur dibawah reruntuhan. Aku tak mempedulikan hal yang lainnya. Aku bisa membelikanmu alat-alat dan mesin terbaik, persediaan terbaik, makanan, anggur, dan bahkan pelacur sekalipun.

Namun aku memperingatkanmu untuk tidak menggunakan bahan peledak atau metode brutal apapun. Kalian semua akan membayar dengan nyawamu jika buku itu rusak! “

Insinyur itu mengusap keningnya. Dia tak tahu harus berkata apa kepada persyaratan Zheng yang tak masuk akal. Sebagian karena tekanan yang dipancarkannya dan yang lebih penting lagi, semakin banyak Medjais berkumpul di sekitar Hamunaptra karena semakin banyak emas yang digali.

Orang-orang ini terkadang muncul dengan senjata-senjata api. Seorang pekerja tertangkap sedang mencoba mencuri emas, kemudian ia tak pernah terlihat lagi setelahnya. Sehingga insinyur itu tak meragukan perkataan Zheng.

“Aku mengerti. Tolong beri kami waktu dua bulan dan tingkatkan upah pekerja sebanyak tiga kali lipat. Kami tak akan melihat bagian bawah tebing jika mereka tak menggali dengan nyawa mereka. Aku juga membutuhkan beberapa mesin baru yang tak dijual di Mesir. Perlu waktu sebulan untuk mengirimkan surat ke Eropa. Kami juga akan mendekati tebing pada saat itu.”

Zheng mengangguk. “Ok, aku akan menaikkan upah sepuluh kali lipat selama kau bisa menyelesaikannya dalam dua bulan serta membawakanku Book of Amun-Ra. Apakah kau bawa uangnya? ” Tanya Zheng kepada Ardeth.

Ardeth mengangguk lalu bertepuk tangan. Beberapa orang Medjais berjalan kearahnya, masing-masing dari mereka membawa sebuah tas. Mereka mulai menuangkan emas dan uang tunai dari tasnya. Zheng menunjuk mereka dan berkata. “Emas, dollar, pound, franc. Aku bisa memuaskan apapun yang kau mau! Tapi kau harus memberikanku buku itu dalam kurun waktu yang sudah kutentukan! “

Setelah insinyur itu pergi dengan emas dan uang, Ardeth berkata sambil tersenyum pahit. “Sepertinya para pekerja ini akan menggali dengan nyawa mereka. Mereka bisa menikmati hidup mereka selama beberapa lama setelah pekerjaan ini. “

“Tak masalah. Emas tak berharga di duniaku. Sebaliknya, Book of Amun-Ra bukanlah sesuatu yang dapat dibeli dengan emas. Hoho, apakah kau sudah memegang bahan-bahan peledak dan benda-benda yang lainnya? “

Ardeth mengangguk. “Senjata sudah ada, namun untuk bahan peledak kuat yang sesuai dengan kebutuhanmu itu kami masih belum memilikinya. Jadi. Kusuruh beberapa orangku ke Eropa untuk membawakan TNT dengan efisiensi tinggi. Perlu beberapa hari lagi untuk transportasi. Aku sudah memberitahu mereka untuk kembali pada akhir bulan ini dengan segala cara. Kau harus tinggal disini selama lima sampai enam hari lagi. “

Mendapatkan bahan peledak yang lebih kuat adalah gagasan yang ia dapatkan secara mendadak. Ia baru mengetahui bahwa Dewa akan meningkatkan kesulitan ke tingkatan tertinggi dalam pencarian gelang itu.

Di film aslinya, para protagonis menyelesaikan film tanpa bahaya sedikitpun yang mengancam nyawa. Namun, ia menggantungkan seluruh hidupnya  hanya untuk 4000 poin dan dua Rank C reward.

Zheng teringat akan orang-orang kerdil yang tinggal di oasis dan menuju kearah piramida. Dewa tak akan melepaskan kesempatan ini untuk mengubah sesuatu. Dia bisa membayangkan apa yang mungkin muncul di sana. Singa super besar atau orang-orang kerdil.

Pada akhirnya Zheng mengerti betul betapa pentingnya biaya yang tinggi untuk kembali ke film sebelumnya. Banyaknya misi yang sulit mengharuskan sebuah tim untuk berkembang lebih kuat agar dapat mengatasinya. Beberapa Quest item membutuhkan enchancements milik mereka berada pada tingkatan tertentu agar dapat menggunakannya. Tombak ini tak akan ada gunanya jika diberikan kepada seorang newbie ataupun seseorang yang ditumbuhkan dengan energi yang salah.

Meraih penghargaan dari film sebelumnya juga menempatkan mereka ditingkat kesulitan yang sama. Ini adalah metode yang sama persis yang dilakukan oleh Dewa, yang mana memaksa mereka untuk berkembang. Tim China tak pernah berpikir tentang hal ini dan menghabiskan waktu sepuluh hari mereka secara damai, dimana hal itu membuat tim Devil melangkah jauh didepan mereka.

Zheng terus mengingat kembali film-film yang telah dijalaninya. Namun, ia hanya bisa memikirkan T-virus dari Resident Evil. Kekuatan analisis Xuan dapat menemukan setiap misi bonus yang mungkin akan terjadi. Sebuah hal penting yang tak mereka miliki.

Beberapa hari telah berlalu. Sudah sebulan Zheng memasuki dunia ini. Entah ia menyelesaikan misi ini dan kembali hidup-hidup, atau terkubur didunia ini bersama-sama dengan Book of Amun-Ra. Sebuah Panduan baru akan muncul dan siklus terulang kembali kepada tim China.

Zheng memeriksa senjata di cincin dan tasnya. Submachine gun, magical bullets, beam tomahawk, gatling cannon, grenades, Book of the Dead, TNT, dan senjata yang paling kuat diantara itu semua, Tombak Osiris.

Karakter-karakter film itu menatapnya dengan mulut terbuka. Dia dapat mengatasi kelompok kecil dengan begitu banyak senjata. Kekontrasan diantara mereka dan pengguna itu, seorang pemuda bertubuh tinggi dan langsing, begitu mencolok. Ardeth adalah satu-satunya orang yang tetap tenang.

Zheng tertawa. “Ada yang ingin kukatakan sebelum aku berangkat mencari Raja Scorpion. Perjalanan ini akan sangat berbahaya. Aku berharap kalian semua bisa melarikan diri disaat bahaya datang. Jangan menempatkan nyawamu dalam situasi yang berisiko untuk diriku.

O’Connell, lindungi istrimu. Aku lebih memilih kau untuk tidak ikut denganku jika ada sesuatu yang terjadi kepadamu. Pertanyaan terakhirku, apakah kau benar-benar mencari harta Raja Scorpion? “

Jonathan berdiri di tepi balon udara dan tertawa. “Tentu saja, aku harus melihat berlian berukuran lima kali lipat sepak bola meskipun hal itu merenggut nyawaku.”

“Sudah kukatakan itu seukuran sepak bola.”

O’Connell dan Evelyn bertatapan. “Seharusnya tak menjadi masalah jika pergi ke padang pasir. Haha, jangan beri aku air banjir lagi. “

Ardeth berjalan ke balon udara dan membawa senapan mesin mini dan sekantong amunisi. Jawabannya tegas.

Zheng menarik napas dalam-dalam. Dia mengeluarkan Gelang Anubis lalu meletakkannya di pergelangan tangannya. Cahaya menyinari kantung udara balon udara. Semua orang terkecuali Zheng berbalik untuk melihatnya.

“Memasuki plot film terlebih dahulu. Kesulitan meningkat sampai yang tertinggi. Penyelesaian penghargaan menggandakan poin dan reward. Bunuh Raja Scorpion dan dapatkan pasukan Anubis. Hadiah 10000 poin dan dua penghargaan peringkat B. Pemilik Gelang Anubis akan terhapus jika misi tidak selesai dalam waktu 60 hari. 47 hari tersisa. “

 

Translator / Creator: fatality