October 18, 2017

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 5.1

 

Kelompok itu kembali ke Hamunaptra dengan balon udara. Petualangan di makam yang terlalu intens ini tak hanya membuat mereka terluka saja, namun juga membuat mereka harus beristirahat penuh. Sepuluh menit dimakam membuat mereka patah semangat.

Zheng tak dapat menolak saran tersebut. Dia memiliki waktu enam puluh hari untuk membunuh Raja Scorpion. Dalam film tersebut, karakter protagonis hanya menghabiskan waktu selama tujuh hari. Jadi, ia merasa tak boleh terburu-buru melakukannya, karena sang Dewa mungkin akan melakukan sesuatu yang lebih menarik lagi.

“Tombak ini begitu bagus, kuat, dan nyaman. Satu-satunya masalah adalah aku harus mendapatkannya kembali setiap saat. Kurasa terdapat item pendukung dari Dewa yang dapat mengembalikan panah kembali setiap kali ditembakan. Aku harus meneliti item pendukung setelah aku kembali.” Zheng bergumam pada dirinya sendiri ketika ia melihat kearah bawah padang pasir.

“Dewa? Apa itu?” Tanya Jonathan di sampingnya sambil memegang segelas martini.

Zheng memalingkan mukanya dan tertawa. “Kau baik-baik saja sekarang? Kau dan adik perempuanmu tertidur dari kemarin hingga siang hari ini. “

Jonathan menepuk bahunya. “Baik-baik saja. Hanya saja aku belum pernah mengalami petualangan semacam itu setelah beberapa lama sehingga hal itu terasa aneh. Berikanlah aku waktu selama beberapa kali supaya aku terbiasa. Ha ha.”

Zheng berkata. “Kau yakin ingin mencoba beberapa kali lagi?”

Jonathan melambaikan tangannya. “Uh. Aku hanya bercanda.”

Zheng tertawa lalu melemparkan sebatang rokok kearah Jonathan. “Aku sudah menyusahkan kalian semua. Aku bisa saja pergi sendiri jika aku tahu lebih banyak mengenai hieroglif. Aku bisa mensimulasikan Tengyi namun itu hanya sebatas beberapa kata saja yang ia ajarkan.”

Jonathan merokok dan berkata heran. “Tembakau yang bagus. Aku tak tahu tentang simulasi karena kau bukan berasal dari dunia kami. Namun aku menyukai petualangan. Sebenarnya, kami merasakan ada sesuatu yang hilang sejak perjalanan ke makam. “

Zheng menepuk pundaknya. “Kehilangan harta,bukan? Haha. Aku harus berterima kasih kepadamu untuk ini. Kalau tidak, aku tak akan tahu apa yang harus kulakukan.”

“Tak perlu berterima kasih. Meskipun memang terdapat berlian berukuran tiga kali lipat dari sepak bola sekalipun di harta Raja Scorpion, aku masih dapat menduganya. “

“Maaf, sebelumnya aku berkata bahwa itu seukuran sepak bola bukan tiga kali lipat. “

Kelompok tersebut kembali ke Hamunaptra tanpa masalah. Penggalian juga berjalan lancar dibawah bantuan Medjais. Tak perlu khawatir tentang kekurangan persediaan di gurun pasir ataupun perompak gurun. Selama beberapa hari kepergian Zheng, mereka telah menggali sebagian besar tingkatan kedua.

“Kami mengalami sedikit bahaya. Seekor scarab mengunyah tangan seorang pekerja kemarin. Untungnya, hewan itu melarikan diri dan tak memasuki tubuh pekerja.” Seorang tetua melaporkan kepada Ardeth. Dia tampak ketakutan ketika ia menyebutkan scarab itu.

Zheng menepuk dahinya sendiri. “Oh ya, aku lupa. Suruh kurator membeli beberapa senjata flamethrower dari Kairo. Kami hanya berada ditingkatan kedua. Beberapa tingkat dibawahnya memiliki banyak scarab sehingga kau perlu flamethrower untuk menanganinya. Dan juga, fokuslah terhadap tebing yang ada di patung Ra. Book of Amun-Ra dulunya hilang dibawah tebing itu. Pertahankan altar itu setelah kau selesai menggalinya. Bagaimanapun juga, ingatlah tentang kedua hal ini dengan sungguh-sungguh disaat kami sedang pergi. “

Tetua itu mengangguk. Zheng menghadap kearah Ardeth. “Bisakah kau membawakan sesuatu untukku? Aku membutuhkan banyak bahan peledak. Jika kau berencana untuk ikut, kurasa kau juga memerlukan beberapa senjata. “

Ardeth tertawa. “Jangan khawatir, kawanku. Aku sudah memberitahu anak buahku untuk membawakanku senjata. Bahan peledak bukanlah masalah. Meskipun peledak itu jauh lebih lemah ketimbang milikmu. “

Zheng tak berkata lagi. Dia meninggalkan Ardeth bersama orang Medja kemudian kembali ke tendanya untuk mempelajari tombak dan gelang. Ini adalah barang paling berharga yang ia dapatkan didunia The Mummy. Tombak Osiris setidaknya merupakan item peringkat B.

Kekuatannya ditentukan oleh energi darah dan qi. Dengan kata lain, saat ia bertumbuh lebih kuat, tombak akan menjadi lebih kuat. Terakhir kali, ia menyalurkan setengah energinya pada lemparannya dan mencapai jarak seribu meter dengan area efek sepuluh meter. Akankah angka-angka tersebut akan berkembang 2x lipat jika ia menyalurkan seluruh energinya sekaligus?

Gelang Anubis akan memungkinkan dirinya untuk memanggil tentara Anubis begitu ia membunuh Raja Scorpion. Dia bisa memanggil enam mumi dengan energi darah saat ini. Dia telah menguji jika ia menggunakan mantra pemanggilan itu sekali lagi, enam mumi sebelumnya akan hilang dan tergantikan oleh yang baru. Jadi ia tak bisa tinggal ditempat yang aman untuk memanggil tentara. Namun bagaimana jika ia mempunyai gelang itu?

Tiga ratus prajurit dari tentara Anubis jauh lebih kuat ketimbang para mumi secara individu. Jika ia dapat menyelesaikan misi ini, maka kekuatan timnya akan mencapai tingkatan yang luar biasa.

Namun, ia bisa membayangkan betapa sulitnya misi ini karena kekuatan barang yang begitu hebatnya itu.

Ketika Zheng dengan hati-hati mempelajari dua barang itu, ia tiba-tiba menemukan sesuatu. Goresan kecil pada barang-barang itu sebenarnya penuh dengan simbol dan karakter-karakter aneh. Dia pernah melihat beberapa karakter-karakter ini pada protective charm yang telah ia tukarkan.

Ketika ia menyalurkan energi ke dalam tombak, energi mengalir melalui simbol dan karakter-karakter ini, kemudian tombok itu bersinarkan cahaya emas. Kemungkinan itu adalah sumber kekuatannya.

Zheng teringat beberapa hal yang telah dikatakan oleh Xuan. Jika nenek moyang manusia menciptakan Dewa, maka monster didunia perfilman mungkin adalah musuh yang dihadapi oleh nenek moyang kita, serta Tombak Osiris dan Gelang Anubis adalah senjata-senjata yang mereka ciptakan.

Mirip dengan barang-barang yang ditempa oleh Para Dewa Cina dalam legenda, barang-barang ini diciptakan oleh simbol dan karakter misterius, bukan teknologi modern, yang mana itu dapat diproduksi secara massal!

“Sial. Senjata-senjata ini akan menjadi perusak permainan jika setiap anggota memiliki tombak dan gelang. Kita bisa memulai dengan seribu prajurit dan semuanya melemparkan tombak mereka. Haha.”

Zheng tertawa sendiri sambil mengejek. Dia tahu bahwa hal ini tidaklah memungkinkan. Dia tak tahu simbol dan karakter ini. Tengyi mungkin bisa mengenali beberapa dari mereka sehingga Xuan bisa menganalisanya dan membuat sebuah item. Namun, Zheng tak bisa membuat model itu dengan emas.

“Aku akan menghidupkan semua rekan-rekanku terlebih dahulu. Hanya itu saja yang dapat kulakukan sejauh ini. Xuan, kamu akan menjadi yang pertama. Tolong jangan tolak aku, Pinjamkanlah kekuatanmu! “

Zheng memasukkan barang-barang itu kembali ke cincinnya, kemudian ia keluar dari tendanya menuju ketempat penggalian.

 

Translator / Creator: fatality