January 3, 2018

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 13.2

 

Semua logam yang berada didalam radius 200 meter bergulung menjadi bola. Bola itu memiliki permukaan yang tak rata, seolah-olah terdapat sebuah tangan besar yang merajut logam itu secara bersamaan. Dinding yang berada ditempat itu menghilang dan telah menjadi bagian pada bola ini.

“Bukankah ini terlalu kuat?” Zheng melihat kehancuran tersebut dalam keadaan shock.

“Ya. Ini adalah kehancuran ledakan dengan tipe yang berbeda. Ledakannya memiliki jarak yang sangat luas namun yang berada diluar pusat benda itu biasanya tak terlalu mengalami banyak kerusakan. Area dengan efek kerusakan yang fatal berada dalam jarak 10 meter. Namun, siapapun yang berada dalam wilayah efek gravity mine akan mati. Termasuk kau juga,” Jawab Xuan.

Zheng merasakan getaran ditulang punggungnya. Jika ia tak memutuskan serta menggunakan Explosion itu dengan segera, ia mungkin sudah menjadi bagian pada bola itu sekarang. Daya tarik kekuatan itu mungkin saja dapat mencapai jarak diatas 200 meter. Gravity Mine itu memang pantas untuk menjadi sebuah senjata sci-fi tingkat D.

Xuan berkata kepada WangXia. “Kekuatan tambang itu begitu hebat. Bahkan itu dapat menghancurkan sebuah bangunan tingkat militer sekalipun, sehingga kau harus berhati-hati ketika menggunakannya. Kau bisa memusnahkan sekumpulan besar dinosaurus sekaligus pada film ini. Jika dinosaurus itu dapat memberikanmu bonus / reward, maka kau akan mendapatkan hasil yang jauh lebih banyak dibandingkan kami semua. “

WangXia terlihat heran ketika menatap bola itu. Ia bergumam “Sial, benda ini hanyalah sebuah bola berukuran kecil. Aku membayangkan seperti apa kekuatannya jika benda ini memiliki ukuran yang jauh lebih besar.”

Zheng tertawa. “Terdapat sebuah benda yang bernama Continental Gravity Bomb. Benda ini sendiri membutuhkan Rank S reward dan 40.000 poin. Aku tak dapat menceritakannya secara detail, namun aku yakin bahwa benda itu memiliki kekuatan yang jauh lebih hebat dibandingkan nuklir. “

Kampa dan WangXia tak dapat berkomentar tentang hal itu. Kemudian Xuan berkata. “Pistolku tak perlu diuji. Senjata Gauss bukanlah senjata lemah. Mari kita berbicara tentang latihan tempurmu. “

Zheng bingung sejenak dan menunjuk kepada dirinya sendiri. “Latihan tempurku? Aku tak menukarkan senjata ataupun kemampuan baru apapun. Aku tak berpikir bahwa latihan tempur itu sangat diperlukan. Aku hanya perlu berlatih energi darah dan qi milikku secara terus-menerus.”

Xuan mengeluarkan selembar kertas. “Aku menghitung kecepatan gerakan dan kekuatanmu selama berada dalam Explosion serta menyimpulkan bahwa terdapat ruang untuk perbaikan. Begitu kau mencapai batas, kekuatan dari Explosion akan meningkat hingga tahap yang mencengangkan serta mampu menguasai sebagian besar film.”

Zheng mengerti bahwa Xuan tak mungkin omong kosong. Jika ia berkata bahwa itu memungkinkan, maka hal itu kemungkinan besar pasti akan terjadi. Zheng tak tahu bahwa Explosion dapat ditingkatkan sehingga ia mendengarkan Xuan dengan penuh perhatian.

“Batasan ini merupakan penghalang sonik.” Xuan menyesuaikan kacamatanya. “Pernahkah kau merasa bahwa udara menjadi lebih tebal ketika kau berlari dengan kecepatan penuh? Seperti udara yang meningkat menjadi padat ataupun cairan? Hal ini memperlambat dirimu. Kau memiliki kekuatan dan kecepatan reaksi seperti itu namun kau masih membutuhkan waktu sekitar enam detik untuk berlari sejauh seratus meter. Ini adalah bukti bahwa udara telah menjadi kendala bagi dirimu. Hanya saja kau tak menyadarinya. “

“Aku merasakan perubahan diudara, namun apa hubungannya dengan Explosion?”

Xuan menjawab. “Sebenarnya ini semua tentang meningkatkan kekuatanmu secara menyeluruh, bukan hanya peningkatan pada Explosion saja. Pernahkah kau melihat One Piece? Sekelompok orang normal bernama CP9 menguasai teknik yang disebut Rokushiki dan menjadi manusia super dalam pertempuran jarak dekat. Tentu saja, itu hanyalah anime. Aku tak memintamu untuk menukarkan poinmu untuk teknik. Namun, berdasarkan analisisku, jika kau sedikit lebih kuat, lebih cepat, dan mampu melewati penghalang sonik itu, maka kau bisa saja mengendalikan udara.”

“Kau bisa mempelajari prinsip dasar Geppou secara menyeluruh dan mengubah arah gerakmu ditengah udara. Atau Prinsip Soru untuk mendapatkan kecepatan ekstrim. Ataupun kompres udara untuk menyerang mereka dari jarak jauh. Seranganmu akan memiliki variasi yang jauh lebih luas dan secara efektif meningkatkan kekuatan keseluruhanmu sebanyak sepuluh kali lipat dibawah teknik Explosion. “

Zheng menjadi bersemangat. Dia hampir tak berdaya ketika melawan kloningnya. Ia pun dapat merasakan bahwa kloningnya itu tak menggunakan seluruh kekuatannya, atau bahkan mungkin setengahnya sekalipun. Pertarungan itu berakhir sebelum kloningnya memasuki mode terkunci. Jika Zheng bisa menguasai apa yang Xuan katakan sebelumnya, maka Zheng bisa mendapatkan kembali rasa percaya dirinya untuk melawan kloningnya sekali lagi.

“Bagus! Mari kita coba sekarang.” Zheng berlari ketangga ruang bawah tanah lalu keluar dari ruangan. Ia terhubung dengan Dewa untuk menyembuhkan lukanya akibat penggunaan Explosion. Semuanya bergegas kembali keruang bawah tanah. Semua orang masih beristirahat ketika melihat Zheng kembali.

Ia berjalan kearea yang kosong lalu memasuki mode Explosion. Pembuluh darah berbentuk rambut yang tipis mulai meledak. Lalu Zheng menghilang dari pandangan semua orang, meninggalkan dua jejak kaki yang tertanam dilantai berpelat logam ini. Dalam sekejap, sebuah penggunaan explosion juga terjadi ditempat lain. Zheng muncul seketika kemudian menghilang lagi. Udara yang bergelombang terlihat bagaikan air.

Dunia yang berada ditatapan Zheng mulai terlihat berdarah ketika pembuluh darah didalam matanya meledak. Namun, pada akhirnya ia berhasil menembus penghalang sonik. Udara menebal disaat ia menggunakan Explosion. Dia terus menekan energi di dalam tubuhnya sampai kepadatan didalam udara terasa seperti cairan. Ketika kekuatan dan kecepatannya mencapai titik dimana ia bisa menembus cairan ini, dia menginjak udara tersebut dan berlari keatas udara.

Tiba-tiba ia menyapukan kakinya dengan kekuatan yang cukup untuk membelah udara yang berbentuk seperti cairan. Hal ini menciptakan sebuah pisau vakum pada ujung kaki yang dilewatinya. Pisau vakum melayang lurus kedepan dan membelah lantai.

Sebelum Zheng dapat melihat efeknya, semua energi yang berada didalam dirinya telah habis. Udara yang berbentuk cairan itu berubah dari menjadi lebih tebal, dan kemudian menjadi seperti udara biasanya, lalu ia pun terjatuh dari udara. Kulitnya mulai memerah dan aliran darah keluar melalui bekas luka, membuat dirinya tampak penuh dengan darah. Tak terlihat tubuhnya sedikitpun selain darah.

Yang bisa ia rasakan hanyalah rasa sakit dan gatal, yang mana membuat dirinya hampir pingsan. Ketiga orang yang lainnya membawa Zheng keatas panggung dan disembuhkan oleh Dewa. Tak ada satupun dari mereka yang melihat bekas sedalam dua meter yang diakibatkan oleh pisau vakum. Itu hanyalah kekuatan yang dihasilkan melalui udara.

Translator / Creator: fatality