December 27, 2017

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 13.1

 

Ruangan bawah tanah itu bisa disesuaikan dengan kehendak sang pengguna. Kau tak dapat membuat senjata ajaib ataupun senjata magis didalamnya, akan tetapi tempat itu memiliki peralatan modern yang lengkap. Keempat orang itu masuk ke ruang bawah tanah dan mulai membiasakan diri mereka berlatih dengan senjata baru mereka.

Yang pertama adalah Kampa. EMP Rifle multi-barel tampak begitu besar dengan panjang dua meter namun tak terlalu berat, jauh lebih ringan daripada Gatling cannon milik Zheng. Senjata ini memiliki mekanisme pendorong udara yang keluar dari arah bawah untuk mengurangi rekoil. Sehingga Kampa tak memiliki banyak kesulitan dalam menggunakan senapan ini.

“Seorang penembak tak hanya sembarangan menyemprotkan peluru didalam senapan mesin milik mereka. Karena sebenarnya itu hanyalah perbuatan bodoh. Seorang penembak dapat melindungi dirimu disaat kau sedang berada dalam zona tembakan dan tak terkena oleh peluru. Sehingga ia seharusnya sudah terbiasa dengan segala aspek yang terdapat pada senjatanya, termasuk getaran, arah laju pelurunya, dan setiap peluru yang menyimpang. Karena kedepannya nanti kau akan bergerak maju dalam situasi hujan peluru ini! “

Kampa menjelaskan serta menguji EMP Rifle itu. Ketika senapan itu mulai berputar, sebuah percikan yang keluar dari laras berwarna biru tua, untuk menyalakannya tak perlu membutuhkan bubuk mesiu lagi. Itu adalah warna lampu EMP. Peluru yang tak terhitung jumlahnya menembus pelat logam setebal sepuluh meter didepannya.

Sebuah bekas berbentuk sangat kecil muncul pada pelat logam itu, atau mungkin itu hanyalah sebuah tembok. Dalam sekejap saja, target dibalik tembok itu hancur berkeping-keping. Penembakan hanya berlangsung selama beberapa detik saja namun sudah menunjukkan kekuatan senjata itu secara menyeluruh.

Kampa dan WangXia terkejut, sedangkan Zheng dan Xuan hanya mengangguk. Mereka entah terkejut ataupun biasa saja setelah melihat kekuatan penghancur dari senjata ini.

“Inikah EMP Rifle? Sial, tingkat kerusakannya begitu mengerikan.” Senapan tersebut memunculkan hawa berwarna biru muda dan mengelilingi Kampa. Senapan sci-fi raksasa bersama beruang seperti Kampa memberikan penampilan yang begitu menakjubkan.

Zheng tertawa. “Senapan ini bisa menembakkan 70.000 peluru per detik. Peluru itu ramping bagaikan jarum. Pada versi yang sebenarnya kita harus melakukan reload setiap beberapa detik, yang mana itu merupakan hambatan terbesar. Namun, dalam versi amunisi yang tak terbatas ini tak memiliki batasan serta dapat hidup sesuai dengan tingkat biayanya. “

Kampa lalu bertanya dengan rasa ingin tahu. “Jika senjata tier C saja sudah begitu kuat, aku tak dapat membayangkan seperti apakah senjata Sci-fi tingkat A dan B.”

Kata Zheng. “Pada umumnya, senjata sci-fi memerlukan Ranked Reward yang paling sedikit. Biasanya hanya versi yang tak terbatas yang agak mahal. Senjata magis dengan kekuatan yang sama biasanya memakan biaya sebanyak dua kali lipat, yang mana berharga sebesar 2 Rank C Reward. Selain itu, senjata-senjata itu tak akan menjadi pernah menjadi versi penggunaan yang tak terbatas. Jadi, kesimpulannya, senjata sci-fi adalah yang terbaik untuk tim pada tahap awal dan pertengahan.”

“Pertukaran paling mahal adalah perangkat tambahan dan kemampuan. Keduanya jauh lebih mahal daripada harga senjata. Perangkat tambahan tak memiliki faktor seperti keterbatasan penggunaan, ditambah lagi, kau akan menjadi lebih kuat meskipun tanpa menggunakan senjata sekalipun. Ditahapan menengah, tim akan beralih ke kombinasi senjata sci-fi dan perangkat tambahan. Pada tahapan terakhir, tim akan bergantung pada perangkat tambahan dan barang magis.”

Kampa dan WangXia tampak bersemangat. Mereka tak khawatir tentang skala pertempuran semacam ini, sebaliknya mereka menunjukkan rasa ketertarikan. Mungkin ini yang dinamakan kualitas seorang prajurit.

Berikutnya adalah giliran WangXia. Gravity mines bisa saja habis dan berharga Rank D reward per bijinya. Begitu menyakitkan jika sudah diuji, akan tetapi mereka harus mengetahui kekuatannya sehingga WangXia bisa mengatur bom pada jarak yang tepat. Karena tak ada satupun orang yang bersedia menginjak kakinya kearah tambang, mereka harus memasang bom tepat pada waktunya.

“Tambang ini memungkinkan anda untuk menentukan bobot sebagai pemicunya. Jadi kita dapat membedakan antara berat monster dengan diri kita, sehingga kita tak perlu khawatir lagi ketika menginjakkan kaki kita kearah tambang.” Jawab Zheng.

WangXia meletakkan tambang disamping tembok berpelat logam. Benda itu berwarna hitam pekat dan seukuran dengan kepalan tangan. Dia menggelengkan kepalanya dengan samar-samar. Kemudian ia menentukan waktu pada bom itu dan meletakkannya didekat tambang.

Untuk berjaga-jaga, mereka berlari ketempat penampungan sejauh 500 meter. 1 menit telah berlalu dan bom itu meledak. Ledakan berbentuk bola api itu membuat mereka menutup mata selama sementara waktu. Setelah selesai, hanya terdapat lubang pada dinding dan tak ada yang berubah. Mereka tampak bingung karena gravity mine tak mungkin selemah itu karena berharga Rank D Reward.

WangXia berlari kearah dinding dan yang lain mengikutinya. Bom itu membuat lubang sedalam 1 meter pada dinding dan lantainya. Lantai disitu juga terbuat dari logam! Namun, gravity mine itu tak meledak. Benda itu duduk damai ditengah lubang, serta bertahan dari ledakan tersebut.

WangXia mengambilnya dan memeriksanya. “Ini tidak mungkin. Apakah benda ini rusak? “

Zheng sedikit berpikir dan berkata. “Aturlah bobot pemicunya sebanyak 1 kilogram.” Dia mengambil pecahan logam dari tanah. Lalu mereka berempat berlari lagi. Dalam jarak 100 meter, ia memasuki mode yang unlocked dan melemparkan logam itu ke tambang. Ketika tambang terbentur, dia tiba-tiba merasakan bahaya. Seharusnya, semua orang disana berjarak 300 meter, namun sekarang Zheng masih berada diposisi 100 meter. Ia merasa tubuhnya semakin berat dan rasa bahaya bertumbuh pada saat ini. Tanpa berpikir, ia mengaktifkan Explosion dan melompat maju sepanjang sepuluh meter.

Tambang itu meledak dibelakangnya. Tanah mulai bergulung dan dengan cepat menyebar didaerah Zheng berada dan berhenti pada 10 meter dibelakangnya. Dia berlari lagi sepanjang seratus meter, akan tetapi kekuatan tarik yang begitu besar menarik tubuhnya. Setiap langkah yang ditempuhnya membuat telapak kakinya tertempel dipermukaan tanah berbentuk logam. Setelah ledakan tambang dan Explosion miliknya berakhir, ia berhasil melangkah sepanjang seratus meter saja.

Translator / Creator: fatality