December 20, 2017

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 12.2

 

Hidung Zheng terasa sedikit sesak. Kampa muncul seperti kebanyakan orang lainnya, kehilangan harapan di dunia nyata. Namun WangXia berbeda. Dia memiliki hati yang murni seperti pikiran batinnya, dan ia pun masih belum rusak sepenuhnya!

Banyak orang hidup namun tak mencapai apapun. Rasanya seperti mereka sedang hidup untuk menunggu ajal mereka. Orang-orang yang benar-benar menjalani kehidupan memiliki keyakinan, impian, ataupun sesuatu yang selalu mereka pegang.

Sesuatu yang pernah ada ketika masa kanak-kanak namun lenyap begitu saja karena realita yang kejam memusnahkannya ketika orang itu bertumbuh dewasa. Zheng sebelumnya adalah orang seperti itu sebelum memasuki dunia ini. Tujuan terbesarnya saat ini adalah menghidupkan kembali rekan-rekannya dan kemudian bertahan hidup bersama-sama!

Orang seperti WangXia pantas dihormati. Zheng menatapnya dengan berbeda, meskipun Xuan sama acuhnya seperti biasanya.

Kampa membuka matanya lalu bangkit dari lantai. Setelah menyadari bahwa Zheng dan Xuan sedang berdiri disampingnya, ia pun tertawa terbahak-bahak. “Apakah kita sudah melewati film Alien? Haha, beruntung aku masih hidup.

Kupikir aku melihat pasanganku datang kemari untukku. Tak kusangka bahwa aku dapat melewatinya. “Disaat ia tertawa, air mata mengalir diwajahnya. Namun, Zheng tahu itu bukanlah air mata kegembiraan.

WangXia membuka matanya dan melompat. Tangan kanannya dengan cepat bergerak kearah pinggangnya, namun disaat ia melihat Zheng dan Xuan, ia terkejut. Dia memberi hormat kepada Xuan dan berkata. “Tuan! Letnan Wang Xia telah tiba ditempat tujuan menunggu perintah selanjutnya. “

Xuan membalas dengan hormat. “Santailah. Ini bukanlah militer, ataupun dunia nyata. Aku telah menyebutkan dalam pesan yang telah kukirim kembali bahwa orang-orang yang memasuki dunia ini akan terbebas dari posisi mereka untuk sementara waktu. Puncak Tujuanmu adalah bertahan. Saat ini kau adalah anggota tim China. “

WangXia terhenti sejenak. Melihat Xuan menarik lengannya kebelakang, WangXia melakukan hal yang serupa dengannya. Ia melihat sekeliling tempat itu, terutama pada bola bercahaya yang berada diatas.

Kampa melihat kearah WangXia lalu menunjuk kearah dirinya sendiri. Satu-satunya orang lain yang berada diplatform ini hanyalah Lori. “Kemana Jie? Siapakah letnan ini? Apakah ia berada dalam tim?”

Zheng tersenyum pahit dan berkata. “Keadaan menjadi sedikit rumit. Pergilah mandi dan bergantilah pakaian terlebih dahulu. Kita akan bicarakan hal ini nanti. Apa kau melihat sebuah ruangan ditepi panggung? Tahanlah gagangnya lalu bayangkan disain ruangannya, termasuk furnitur dan dekorasinya. Lalu bukalah pintunya. Itu akan menjadi kamarmu kedepannya nanti. Uh, Xuan, kau juga. Jubah gurun ini terlihat sangat tak menyenangkan.”

Pakaian mereka yang asli hancur berantakan. Sehingga mereka harus membeli black desert robe di Kairo, yang mana pakaian itu tak sesuai dengan estetika orang Asia. Xuan tak keberatan dan berjalan ke suatu ruangan.

Setelah ketiga orang itu pergi, Zheng mengunjungi Lori. Seharusnya ia sudah terbangun sekarang karena mereka bertiga berbicara terlalu keras. Zheng menyadari bahwa Lori sedikit menyesuaikan posisinya.

“Kenapa kau berbaring disitu? Apakah kau marah denganku?” Zheng duduk disampingnya. Menyalakan sebatang rokok dan menikmatinya.

Lori berbalik secara tiba-tiba dan menggigit lengan Zheng. Zheng bisa saja mengelak darinya, namun Zheng khawatir bahwa Lori bisa saja melukai dirinya sendiri, sehingga Zheng hanya menahan tangannya ditempat.

Zheng tersenyum pahit dan berkata. “Marah karena aku tak mengajakmu ikut bersamaku? Ini sangatlah sulit. Percayalah padaku. Aku sudah berjuang agar kita kembali ke dunia nyata. Masih ingat dengan gadis-gadis yang berada disini sebelumnya? Aku harus menghidupkan kembali orang-orang mereka. Jadi, jangan bertindak manja lagi. “

Lori memijat rahangnya sendiri dan berkata. “Aku akan menolak untuk pergi bersamamu meskipun kau ingin mengajakku. Aku mengerti bahwa aku adalah beban yang sangat berat ketika berada di film alien sebelumnya. Aku cuman ingin melihat apakah kau akan menepati janji hingga akhir. Kau brengsek! Jika kulitmu tak sekuat karet, aku akan menggigit seluruh tubuhmu. Dasar pembohong!”

Zheng tertawa. Dia mengangkat Lori dan menuju ke kamar mereka. Tim China telah berubah, termasuk Lori. Zheng berharap mereka akan bertumbuh lebih dan lebih kuat, dan para anggotanya bisa saling terikat.

“Inilah situasinya pada saat ini. Kalian semua mati dalam beberapa film sebelumnya. Sebenarnya, aku adalah satu-satunya yang bertahan hidup dalam pertarungan melawan Tim Devil. Jadi, kita harus menghidupkan anggota tim kita kembali dan menjadi tim terkuat! “

Didalam kamar Zheng, tak satu pun dari keempat pria itu yang bisa memasak makanan. Untungnya, Lori mengerti beberapa cara memasak sehingga mereka semua datang kepadanya. Zheng menceritakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi sebelumnya, terutama dalam hal kebangkitan setiap orang. Jika mereka mati lagi maka hal itu akan menjadi kematian yang sesungguhnya.

Kampa dan WangXia menerima kenyataan mengejutkan dari Zheng. Mereka tak menunjukkan rasa terkejut ataupun ketakutan. Mereka berterima kasih kepada Zheng lalu meminum teh mereka.

Kata Zheng. “Kalian tak terlihat emosi sama sekali. Haha, terserahlah, memang pada dasarnya sudah seperti itu. Sekarang mari kita menuju ke film berikutnya dan memilih senjata apa yang ingin kalian gunakan.”

“Film berikutnya adalah The Lost World: Jurassic Park. Seperti yang telah diprediksi oleh Xuan, kesulitan yang kita hadapi berkurang secara drastis. Hal ini akan jauh menjadi lebih mudah dibandingkan dengan film sci-fi. Mungkin dalam hal jumlah dan ukuran dinosaurus yang mungkin akan tercipta dengan sedikit kesulitan namun itu masih bisa dilakukan hanya dengan menggunakan senjata yang biasa saja.

Hal yang terpenting adalah, jumlah pada dinosaurus bisa menjadi peluang. Aku ingin tahu apakah kau akan mendapatkan poin jika membunuh dinosaurus. Jika ya, marilah kita bunuh seluruh dinosaurus dipulau ini! Katakan padaku senjata apa yang ingin kau pakai. “

Xuan melihat ke beberapa item yang berada dalam sistem pertukaran. Dia tak memiliki hak istimewa seorang pemimpin sehingga ia harus menyerahkannya kepada Zheng.

Kata Kampa. “Aku membutuhkan senjata berat, mungkin Gatling Gun…”

Zheng tertawa. “Jangan ragu-ragu untuk menggunakan senjata modern. Aku memiliki cukup poin dan penghargaan. Selain itu kalian tak bisa dihidupkan kembali lagi sehingga kalian harus dilengkapi peralatan sebagus mungkin. Masing-masing dari kalian dapat menggunakan Rank C reward dan 2500 poin.

Dengan itu kalian bisa saja mendapatkan beberapa EMP rifle. Senjata ini menggunakan teknologi yang berbeda dibandingkan senjata gauss. Sekitar dua kali lebih kuat dibandingkan senjata gauss, namun reload-nya sendiri bisa menjadi hal yang merepotkan. Kau harus reload setiap tiga detik sekali. Jadi sebaiknya, kau bisa mendapatkan versi amunisi yang tak terbatas dengan Rank C Reward dan 2000 poin. “

Kampa tak mengatakan hal apapun. Dia mengangguk dan duduk.

WangXia berkata. “Aku mengkhususkan diriku dalam hal perangkap, ranjau, dan alat -alat ledak dengan keterampilan yang lumayan dalam jarak tembak menengah.”

Zheng mengangguk. “Kalau begitu aku akan menukarkan lima puluh High Explosive Mines dan sepuluh Timed Bombs, juga tiga gravity mines yang berharga sekitar Rank D Reward dan 500 poin masing-masing. Aku tak tahu seberapa kuat semuanya itu sehingga kau harus memanfaatkan imajinasimu. Selanjutnya, aku akan membantumu meningkatkan kepadatan otot dan kecepatan reaksi masing-masing sebesar 100 poin.”

WangXia mengangguk dan duduk seperti Kampa. Meski postur tubuhnya jauh lebih tegak. Sedangkan Kampa sendiri tampak lebih berani dan liar.

Setelah itu, kata Xuan. “Aku tak membutuhkan perangkat tambahan. Dua pistol gauss amunisi tak terbatas, Rank D rewrad dan 1500 poin masing-masing. “

Zheng mengangguk lalu menghitung biaya, yang mana bertambah hingga lebih dari 9000 poin, 2 Rank C Reward dan 2 Rank D Reward. Dia masih memiliki 1000 poin, 2 rank B Rewards dan 1 Rank D Reward.

“Poinnya benar-benar tak bertahan lama. Itu hanyalah beberapa senjata saja namun itu sudah membuatku jatuh dari seseorang yang kaya raya menjadi orang miskin.” Zheng tersenyum pahit. Hanya saja, senjata sci-fi yang terbaru itu tampak sangat mengesankan setelah ia menukarnya.

EMP Rifle itu berukuran dua meter, sedikit lebih besar dari Gatling Cannon, dan tentu saja harganya jauh lebih mahal. Permukaan halus, logam yang mengkilap, dan tampak stylish. Kampa memeluknya bagaikan memeluk seorang wanita.

WangXia melihat EMP Rifle dengan perasaan iri. Sebaliknya, gravity mines hanya tampak seperti tiga bola berwarna hitam. Penampilannya sama sekali tak sepadan dengan biayanya.

Pistol gauss terlihat lebih kecil dibandingkan pistol yang digunakan oleh Xuan. Senjatanya juga tampak mengkilap dan stylist seperti senjata-senjata yang ada dimasa depan pada film. Meskipun Xuan tak tatapan kedua dan memasukkannya ke dalam lengan bajunya.

“Ayo pergi. Kita uji senjata-senjata itu diruang bawah tanah. “

Translator / Creator: fatality