September 13, 2017

Terror Infinity – Volume 11 / Chapter 1.1

 

Zheng membunuh dua anggota Tim Devil yang tak terkunci. Ia memperoleh Reward 14.000 poin dan 2x rank B. Namun, Tim China berakhir dengan skor 4 negatif sehingga angkanya berkurang menjadi 8000 poin. Ditambah lagi dengan apa yang telah ditinggalkan oleh tim itu sebelumnya, poin yang didapat dari membunuh para zombie, dan dikurangi dengan biaya penyembuhan, ia memiliki poin sekitar 8.500 diakhir dan Reward 2x rank B.

Dewa telah meninggalkan bekas luka diwajah Zheng selama penyembuhan. Dan luka Itu tak terlihat begitu jelas seperti yang ada dikloningnya, hanya berupa garis merah yang terlihat samar-samar. Ia mencoba untuk mengingat segalanya, untuk menghidupkan kembali rekan-rekannya, untuk membalas dendam, dan untuk tak pernah mengalami hal yang serupa lagi. Bekas luka diwajahnya tak akan pernah hilang sebelum ia dapat mengalahkan Tim Devil!

“Untuk membangkitkan seseorang dibutuhkan Book of Amun-Ra. Namun, buku itu berada jauh didalam makam Hamunaptra. Jika aku harus kembali untuk mendapatkannya, maka aku perlu menyewa sejumlah besar penduduk setempat untuk menggali tempat itu. Hal yang serupa juga terjadi pada film The Mummy Returns, namun di film itu sendiri membutuhkan banyak waktu.”

“Untuk kembali ke film sebelumnya hanya membutuhkan 10 poin per harinya, namun untuk kembali ke film apapun serta berjarak sangat jauh membutuhkan 50 poin per hari dan Reward Rank D untuk membuka kuncinya. Aku tak khawatir dengan Rewardnya, hanya saja aku tak memiliki cukup poin.”

Zheng menghela napas. Dia mengkalkulasi waktu yang dibutuhkan. Butuh waktu dua sampai tiga bulan untuk menggali makam yang roboh tersebut. Yang berarti bahwa, ia membutuhkan 5000 poin untuk mendapatkan Book of Amun-Ra beserta poin yang dibutuhkan untuk menghidupkan kembali timnya.

Tak seperti biasanya, dimensi itu terlihat begitu sepi pada saat ini. Suasana dimana orang-orang sedang makan dan ngobrol-ngobrol dipanggung menjadi lenyap. Namun, suasana tersebut masih terlihat samar-samar dimatanya. Dan ia merasa hatinya seperti tersobek-sobek setiap kali ia membayangkan wajah mereka.

Zheng memberitahu Lori kejadian di film untuk pertama kalinya. Lori adalah satu-satunya orang yang dapat diajak bicara oleh Zheng pada saat ini. Hal itu juga ditujukan untuk menenangkan Lori. Ia mengalami ketakutan yang tak terlukiskan disaat gadis-gadis bernama HongLu dan ChengXiao yang tiba-tiba tercipta itu menjadi lenyap. Sehingga Zheng harus menceritakan kepadanya apa yang terjadi di film terakhir sebelumnya. Meskipun ia tak mengatakan apa yang terjadi pada kloningnya. Ini adalah rahasia diantara mereka berdua.

Yang mengejutkan Zheng, Lori menganalisisnya dengan tenang. “Kau pernah berkata bahwa, terdapat metode yang lebih terjangkau untuk dapat menghidupkan seseorang kembali bukan? Bagaimana caranya?”

Zheng tersenyum. “Kau pernah melihat film The Mummy kan? Di film itu, mereka dapat menghidupkan kembali seseorang dengan mantra Book of the Dead, tubuh, organ, beserta manusia yang akan dijadikan korban. Namun, kita sudah mencobanya, dan tak ada mantra seperti itu didalam Book of the Dead. Jadi pada akhirnya, buku ini hanya bisa menjadi senjata buat kita.

Book of Amun-Ra mungkin adalah sebuah kunci untuk menghidupkan seseorang. Menghidupkan seseorang kembali ke altar membutuhkan tubuh, organ, 7000 poin, dan Reward Rank B. Jadi, jika kita ingin menghidupkan kembali Heng, kita dapat menciptakan tubuhnya tanpa adanya pikiran, yang mana itu membutuhkan 500 poin. Kemudian bawa dia ke altar dan hidupkan kembali dengan menggunakan Book of Amun-Ra. Ini adalah satu-satunya metode yang dapat kupikirkan. Setiap orang memiliki satu kesempatan untuk dapat dihidupkan kembali. “

Lori berkata: “Rewardmu sudah cukup, namun poinmu tak cukup. Dibutuhkan 4000 hingga 5000 poin untuk dapat menggali Book of Amun-Ra. Selain itu, kau juga harus mempersiapkan dirimu untuk film berikutnya. Apa kau benar-benar yakin mau masuk kedalam film The Mummy pada saat ini? “

Zheng mengangguk dengan yakin. “Ya, aku harus pergi. Terdapat sesuatu hal yang harus kuperiksa juga. Jika kloningku menjadi begitu kuat setelah melewati dua film saja, maka apa yang kupikirkan selama ini mungkinlah benar. “

Lori menghampiri Zheng dan menatapnya. “Bisakah kau membawaku kedalam film The Mummy? Jika kau harus pergi ketempat yang sangat berbahaya, maka aku akan tinggal ditempat yang aman dan menunggumu disana. Ok? Aku takut berada didalam dimensi ini sendirian. Gadis-gadis lain yang bersamaku sebelumnya itu sekarang sudah … “

Zheng menghela napasnya. Ia menatap wajah cantik dan muda ini, wajah yang paling ia suka. Selama Lori berada disisinya, hatinya tak akan pernah jatuh kedalam kegelapan. Ia dapat membayangkan alasan kloningnya dapat menjadi seperti dirinya, adalah karena cahaya yang membuatnya terus berjalan itu telah menghilang.

“Ayo pergi. Kita akan memasuki film The Mummy besok! “

Sekarang adalah hari kedua setelah kembali dari film Resident Evil. Ia menghabiskan waktu sepanjang harinya untuk mencari-cari dan menukar senjata yang bisa dilakukannya didalam sistem pertukaran. Karena minimnya poin yang dimilikinya, ia perlu menukar senjata yang membutuhkan Reward yang lebih tinggi dan poin yang lebih rendah.

Zheng tak tidur dengan Lori malam ini. Dia duduk dipanggung sambil melakukan beberapa kalkulasi sampai Lori keluar dari ruangan. Ia tersenyum maaf kepada Lori.

“Apakah kau harus bekerja keras hari ini? Aku belum pernah melihatmu seperti ini sebelumnya.” Lori duduk disampingnya sambil memeluk bantal. Sepertinya Lori juga tak bisa tidur.

Zheng mengangguk. “Ya. Aku harus melakukannya. Aku menyadari betapa kurangnya diri kita setelah bertempur dengan Tim Devil. Atau lebih tepatnya, kita kekurangan pengetahuan sistematis akan Xuan. Meskipun HongLu cerdas, namun ia tak terlalu hebat dalam strategi dan bertahan hidup dalam pertempuran. Film horor membutuhkan banyak pengetahuan, satu aspek terpenting didalamnya adalah transportasi. “

“Film dapat dipisahkan menjadi dua kategori, terjadi diruang tertutup dan ruang terbuka yang besar. Kau harus memiliki alat transportasi untuk film yang memiliki tempat luas. Aku telah memeriksa Sky Stick dalam sistem pertukaran. Biayanya 4500 poin dan Rank B Reward, mampu untuk membawa berat barang sebesar satu ton, memiliki 12 rudal udara ke darat, 5.000 amunisi senapan mesin, senjata flamethrower, dan kemampuan pencahayaan. Alat ini bagus sekali dan bisa mencapai 1.000 km per jamnya. “

Dia kemudian mengeluarkan hoverboard yang dia dapatkan dari tim Devil. “Yang ini lebih buruk lagi. Ini hanya berisi 8 rudal udara ke darat, tidak ada senapan mesin, tidak ada pelempar api, dan hanya memiliki kecepatan 700 km per jam. Ini mungkin gigi yang diproduksi oleh kloning Xuan. Setelah menghidupkan kembali semua orang, kita perlu melengkapi setiap orang dengan satu. Tim Iblis sebenarnya tampil sangat jauh dari kami di Resident Evil. Jika kita memiliki sesuatu seperti ini, kita bisa saja … “Zheng menghela napas.

Lori mencengkeram tangannya. Lalu Zheng tertawa. “Aku belajar banyak tentang dunia ini dari Tim Devil. Pertama adalah menghidupkan seseorang. Yang kedua adalah apa yang harus saya konfirmasikan di film The Mummy pada saat ini, dan yang ketiga adalah menyelesaikan misi di film secara proaktif dan bukan hanya misi utama yang dipaksakan oleh Dewa. Berkat kloningku, aku akan mencoba yang terbaik untuk melakukannya di film berikutnya. “

Lori tersenyum. “Kamu banyak berubah. Kau tak akan mungkin bisa memikirkan hal-hal semacam ini sebelumnya. Dan kau juga terlihat lebih tampan. “

Zheng tersenyum pahit. “Hal ini disebabkan bukan karena aku telah berubah. Aku memasuki tahap ketiga untuk mensimulasikan Xuan agar dapat menganalisa dan mengatur informasi. Ia akan menjadi orang pertama yang akan kuhidupkan kembali. Aku membutuhkan dukungan dari pengetahuan, senjata, dan alat-alat yang dapat diproduksi olehnya untuk menyelesaikan misi pilihan. “

Lalu, ia melihat laptopnya. “Selain alat transportasi, kita tak pernah memikirkan senjata api yang berat. Kita harus memiliki setidaknya beberapa senjata api yang berat.”

Translator / Creator: fatality