July 29, 2017

Terror Infinity – Volume 10 / Chapter 9.1

 

Helikopter itu mulai jatuh sebelum semua orang tersadar dari shock mereka. Mereka semua berpegangan ke sesuatu di dekatnya dengan refleks. Carlos berteriak. “Helikopter tertarik ke bawah! Semuanya pegangan yang erat!”

Helikopter itu jatuh ke sebuah jalan dan meluncur cukup jauh sebelum menabrak sebuah dinding. Untungnya, helikopter militer ini tidak meledak. Tapi semua orang di dalam terbentuk keras akibat tabrakan itu. Helikopter itu hancur parah, beberapa orang tampak wajah mereka penuh dengan darah dan lengan LJ ini terkilir.

Begitu kesadarannya kembali, Carlos berteriak. “Keluar! Ini akan meledak!” Dia meraih dua orang di dekatnya dan berlari ke pintu keluar.

Yang lain juga membantu mereka yang terluka dan berlari keluar dari helikopter. Setelah di luar, mereka melihat tangki bahan bakar yang bocor. Semua orang mulai berlari demi hidup mereka. Hanya beberapa jauhnya sebelum meledak. Helikopter itu berubah menjadi bola api dan sebuah toko sebelahnya runtuh.

Mereka berlari sejauh sepuluh meter lebih lalu berhenti terengah-engah. Zheng berteriak. “Lan, jarak saat ini!”

Zheng akan mengambil telepon dan menyuruh Corporation mengirim helikopter bersenjata untuk menjemput mereka. Namun, helicopter-helikopter itu juga mulai jatuh bahkan sebelum ia sempat membuka koper itu. Helikopter-helikopter itu menabrak bangunan dan langsung meledak.

“Kita tidak punya pilihan. Cepat lari.” Zheng tersenyum pahit.

Lan berkata. “Masih tujuh puluh kilometer dari pos pemeriksaan. Ada sebuah tempat parkir tiga kilometer di depan. Kita seharusnya dapat menemukan sebuah mobil.”

Zheng mengambil napas dalam-dalam. “Ayo, kita bicarakan sambil lari. Lan, berikan aku gambaran peta di sekitar kita.”

Lan mengirim gambar dari scan jiwa ke pikiran Zheng. Dia bisa fokus pada sebuah lokasi dengan pikirannya dan melakukan zoom in. Beberapa menit kemudian, Zheng berkata. “Kita akan bertarung di sini.”

Berdasarkan rencana mereka, jika jarak kurang dari seratus kilometer, mereka akan berpencar. Zheng akan menyergap tim Devil. Dia juga bisa mensimulasikan Zero untuk melakukan sniping pada jarak jauh. Yinkong akan bersembunyi di sampingnya dan menyerang siapa saja yang datang di dekat.

Heng akan berada di posisi yang bahkan lebih jauh. Misinya adalah untuk melindungi Zheng dan Yinkong. Charged Shot dan skill fokusnya memberinya cukup kekuatan untuk membunuh siapapun dengan tembakan pertamanya! Atau setidaknya melumpuhkan musuh.

Meskipun mereka terpisah menjadi tiga kelompok, serangan mereka bersinergi satu sama lain di area yang kompleks ini. Hanya mereka bertiga yang bisa menahan tim Devil setidaknya selama setengah jam. Sehingga mereka tidak bisa mengejar kedua kelompok lainnya.

Kelompok terakhir terdiri dari Honglu, ChengXiao, Lan, para pemula, dan karakter film, mereka sedang menuju ke pos pemeriksaan. Lan terhubung ke tim penyerang dalam Soul Link dan Honglu akan memikirkan cara-cara untuk melarikan diri atau menyerang. ChengXiao adalah barisan terakhir tim dalam pertahanan. Karena selain dari karakter film, kelompok ini tidak berdaya.

“Kita akan terpisah menjadi empat kelompok. Lebih mudah bagi kami bertiga untuk jalan sendirian di daerah ini. Bahkan jika kita tidak bisa lari, setidaknya kita bisa membunuh satu orang. Kalian harus mencapai pos pemeriksaan secepat mungkin. Jika kalian mati, poin kita juga akan menjadi negatif. Lalu hasilnya tim akan lenyap.” Kata Zheng dengan tenang.

Dia terus melihat peta. “Ini akan menjadi tempat sniping.”

Ini adalah daerah yang paling kompleks dan di luar itu terdapat sebuah jalan raya. Jika tim Devil ingin mengejar kelompok besar, mereka harus melewati Zheng dan tembakan Heng.

“Kita akan menyerahkan sisanya pada takdir.” Mereka terus berlari dan tiba di tempat parkir. Beberapa anjing zombie keluar. Anjing ini tampak lebih besar dan lebih berotot dari yang sebelumnya. Tubuh mereka bukannya membusuk tapi malah penuh dengan tentakel, seperti sudah dikuasai oleh parasit.

Mereka menembak anjing-anjing itu menjadi serpihan sebelum mereka bisa melompat. Setelah beberapa pertarungan dengan zombie, semua orang menjadi lebih tenang, termasuk wanita camcorder dan bahkan LJ. Reling meledakan kepala anjing dengan desert eagle nya.

“Tim kami sangat kuat. Kami memiliki potensi dan alasan untuk terus bertambah kuat. Jadi tolong, dewa, jangan biarkan rekan saya mati di sini!”

Zheng berkata dalam hati dan langsung menuju ke tempat parkir. Tiba-tiba, ia merasakan sesuatu di atas. Ketika ia mengangkat kepalanya, ada beberapa zombie bergantung di langit-langit. Tentakel pada zombie tersebut menyerap banyak mayat dan bahkan seekor creeper.

Carlos menjerit dan mulai menembaki mereka. Suara tembakan mengagetkan zombie tentakel ini. Kemudian salah satunya turun.

Zheng segera mengambil granat dan menarik cincinnya. Dia tidak segera melemparkannya, tetapi ia mulai menghitung. Ketika waktu hampir habis, dia melemparkannya ke langit-langit kemudian berbalik mendorong semua orang untuk menunduk. Ledakan itu mengikutinya dari belakang.

Seluruh tempat parkir itu bergetar, membuat mereka mengira jika itu akan runtuh. Mereka tampak kembali ke dalam setelah getaran berhenti. Granat itu meledak sebelum jatuh ke tanah sehingga mobil-mobil itu tidak rusak terlalu parah. Hanya beberapa jendela hancur dan beberapa kendaraan yang lebih besar hancur.

Zheng tersenyum pahit. Dia memimpin semua orang dan berkata. “Empat orang satu mobil. Jangan buang waktu untuk memilih. Cari mobil sport dan mulai jalan. Heng, Yinkong, dan saya akan tetap bersama. Pergilah pilih. Ingat, langsung ke pos pemeriksaan. Jangan telat. ChengXiao, aku akan menyerahkan mereka kepadamu.”

ChengXiao berhenti sejenak ketika mendengar hal itu kemudian berkata dengan nada serius. “Saya tidak bisa berjanji mengenai para pria, tapi aku pasti akan melindungi gadis-gadis itu. Sangat memalukan membiarkan seorang gadis terluka sebelum seorang pria meninggal. Yakinlah. Saya akan menepati janjiku!”

Zheng mendesah saat dia melihat semua orang. Baik itu Lan, Honglu, para pemula, atau karakter film adalah orang-orang yang berjuang dengannya dan diandalkan selama ini. Sekarang sudah waktunya bagi dia untuk bertarung demi mereka!

 

Translator / Creator: isshh