July 16, 2017

Terror Infinity – Volume 10 / Chapter 6.1

 

“Karena kekuatan kedua tim melebihi batas Resident Evil: Apocalypse, evolusi virus T dimulai. Selesaikan dalam satu menit. ”

Zheng mendengar suara itu saat creeper melompat ke arahnya, suara keras dari dewa. Dia tidak yakin apa artinya tapi dia merasakan bahaya dan ingin membersihkan zombie ini sebelum bahaya itu tiba.

Dia mengeluarkan minigun saat dia menghindar. Begitu dia mendarat di lantai, minigun itu mengarah ke sebuah creeper di udara. Tembakannya mementalkan creeper itu dan membuat banyak lubang di tubuhnya. Zheng tidak segan-segan menghabiskan peluru. Dia mencengkeram pelatuk dengan kuat dan mengarahkan senapan ke semua zombie yang ada di depannya. Creeper dan anjing itu dengan mudah hancur berkeping-keping. Hampir satu menit kemudian, yang tersisa hanyalah anjing besar itu.

Zheng membidik minigun di kepalanya. Selusin peluru terakhir di minigun mendorong anjing itu mundur beberapa meter. Tapi sebuah tentakel tumbuh di lokasi yang terkena tembakan dan anjing itu melompat ke kelompok itu.

(Jadi ini adalah evolusi?)

Zheng mengeluarkan pisau hutan dari cincin. Dia langsung menuju si anjing dan keduanya saling bertabrakan. Pisau Zheng menusuk lehernya, tapi sebelum dia bisa melakukan apapun, sebuah kekuatan besar mendorongnya ke dinding. Dia merasakan sakit di bahu kanannya, seperti sesuatu yang menusuk bahunya dari belakang.

“Red Flame!” Saat mulut anjing itu menuju ke kepalanya, dia memasuki tahap kedua. Ototnya segera membesar dan dia secara tidak sadar mengaktifkan kemampuan Red Flame. Api melapisi tubuhnya, bagian tubuh anjing yang menyentuhnya langsung terbakar menjadi abu. Tentakel itu bahkan tidak sempat pulih. Tak lama kemudian, semua yang tersisa dari anjing itu hanyalah abu.

Ketika ketiga orang lainnya datang, Zheng telah mematikan api itu. Dia mencoba menarik batang baja dari bahu kanannya. Angela berteriak saat ia melihat lubang di bahunya.

Zheng menariknya keluar dan berkata sambil tersenyum pahit. “Ayo pergi. Tinggalkan sekolah dulu. Kita tahu jika ada lebih banyak creeper atau yang lainnya.”

“Bisakah anda membawa saya?” Sebuah suara terdengar dari kegelapan. Keempatnya segera melihat ke arahnya dan melihat tentara bayaran yang terbaring. Dia jelas terluka.

Alice menatap tentara bayaran itu dan mengerutkan keningnya. “Sudah berapa lama kamu terinfeksi?”

Dia membalas. “Lebih dari dua jam. Ilmuwan itu mengatakan bahwa saya bisa hidup jika saya menemukan putrinya.”

Alice mendesah lega. “Anda beruntung. Anda masih bisa hidup jika masih dua jam. Ayo kita tinggalkan sekolah ini dulu. Saya merasa ada sesuatu yang aneh dengan zombie-zombie itu.”

Tentara bayaran itu bernama Carlos. Ia juga mendapat telepon dari ilmuwan itu kemudian datang untuk mencari Angela bersama anggota lainnya. Yang lainnya sangat tidak beruntung dan terbunuh oleh creeper.

Kelompok ini terkejut saat menemukan yang lain sedang bertarung saat mereka keluar dari sekolah. Zombie yang tersebar berjalan mendekati mereka. Tentakel tumbuh dari tubuh zombie. Zombie ini sangat berbeda dari sebelumnya. Mereka masih bisa bergerak setelah tertembak di kepala. Sepertinya mereka harus benar-benar menghancurkan kepala zombie untuk menghentikannya.

(Ini adalah virus T yang berevolusi. Hanya kuantitas saja tidak cukup untuk menghentikan kedua tim kita sehingga dewa harus meningkatkan kualitasnya. Inikah maksud dewa?)

“ChengXiao, bersihkan jalan dengan kapakmu! Semua orang naik bus. Kita tidak bisa tinggal lebih lama lagi.” Zheng berteriak dan yang pertama mulai berlari.

ChengXiao tersenyum pada para zombie. Dia mengayunkan kapak dalam lingkaran penuh lalu melemparkannya. Dalam ledakan yang keras dengan kilatan cahaya, itu menciptakan lubang yang dalam di tanah berdiameter sekitar dua meter. Semua zombie dalam beberapa meter hancur berkeping-keping. ChengXiao menariknya dan kapak terbang kembali kepadanya. Dia mulai tertawa terbahak-bahak sampai sebuah suara motor menyadarkannya kembali ke kenyataan.

Alice duduk di sebelah Zheng dan berkata kepadanya. “Saya tahu di mana bangunan Umbrella Corp berada, tapi apakah kita akan jalan melewati jalan seperti ini? Apa kau tidak takut ditangkap dan dibekukan seperti creeper-creeper ini? ”

Zheng menarik napas dalam-dalam. “Tentu saja kita tidak bisa begitu saja ke sana seperti ini. Kita perlu menunjukkan kekuatan kita untuk memberi tahu mereka bahwa kita bukan mangsa tapi setara dengan mereka. Alih-alih mengkhawatirkan apa yang akan terjadi setelah tiba, kita harus khawatir tentang gerombolan zombie di depan kita.”

Alice bertanya dengan kebingungan. “Zombie apa? Ada sekumpulan zombie di depan? Tunggu.” Dia menghampiri Angela dan menekan ranselnya. Ransel itu terbuka dan berisi beberapa jarum suntik antidot untuk virus T.

Alice menghampiri Carlos dan menyuntuik ke lengannya, lalu mendekati Zheng. “Meskipun kau sudah memiliki virus T yang berevolusi, namun untuk berjaga-jaga. Penangkal ini efektif melawan virus T biasa. Apakah kau ada terluka dari sebelumnya?”

Zheng yakin dia tidak terluka tapi dia masih mengulurkan lengannya. Alice mencengkeram lengannya dan menyuntiknya.

“Jadi kau juga terinfeksi virus T? Apakah ayahmu menyuntikkannya padamu? “Alice mengelus rambut Angela dan bertanya.

Angela mengangguk. “Jangan salahkan dia. Saya memiliki kondisi degeneratif yang diwariskan. Sistem kekebalan tubuh saya rapuh. Aku bisa mati karena sakit ringan seperti demam. Ayah saya mulai meneliti obat sejak saya kecil lalu mengubah fokusnya pada virus dan akhirnya mengembangkan virus yang bisa menguatkan sel.”

“Dia mengatakan penelitian awalnya itu baik untuk kemanusiaan. Virus yang menguatkan sel manusia dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga bahkan orang mati pun bisa menggerakkan tubuh mereka. Secara teoritis, dia satu langkah mendekati keabadian. Namun, dia salah pada langkah terakhir itu. Sebuah perusahaan besar mempengaruhi arah penelitiannya sehingga virus T lahir, diikuti oleh bioweapons, zombie, creeper, Nemesis, dan penelitian virus T asli itu diberi kode nama, Survivor. Saya disuntik dengan virus aslinya. Itu bisa memperkuat tubuh saya tanpa menghilangkan kesadaran saya.”

Yang lain menatap Angela dengan heran. Jill merokok dan berjongkok. “Kau pintar, Angela. Apakah kau selalu tahu banyak?”

Dia menggelengkan kepalanya. “Aku sama seperti Alice. Virus T mengubah DNA kita dan menghilangkan beberapa batasan. Seperti…” Matanya fokus tapi hanya sebentar.

“Saya dapat memahami hal-hal dengan cepat dalam keadaan itu, seperti menghafal keseluruhan buku setelah membacanya sekali. Apakah itu sama denganmu, Alice?” Tanya Angela.

Alice menggelengkan kepalanya. “Saya tidak tahu. Saya tidak pernah membaca buku di bawah keadaan itu. Siapa yang tahu bahwa dunia ini berasal dari seorang ayah yang berusaha menyelamatkan anaknya? Itu semua kesalahan Umbrella Corporation!”

Angela menghela napas. “Jangan salahkan ayah. Dia juga tidak menginginkan ini, tapi hidup saya dalam bahaya jika dia tidak setuju dengan orang-orang itu. Saya sering melihatnya mabuk sendirian di ruang baca.”

Meskipun percakapan masih berlangsung, detak jantung pemain semakin keras saat mereka mendengar tentang virus T yang asli. Zheng dan Honglu berpikir. “Produksi massal dari modus berserk tahap pertama.”

Translator / Creator: isshh