August 9, 2017

Terror Infinity – Volume 10 / Chapter 10.3

 

Lengan kanan Heng terasa asam, gatal, dan sedikit sakit. Ketidaknyamanan ini membuatnya ingin tertawa dan menangis pada saat yang sama. Untuk sesaat, ia ingin memotong lengannya.

Yanwei tersenyum dengan air mata di matanya. “Ini adalah sebuah senjata magical rank B, Busur Cupid. Ini membuat siapa saja yang tertembak akan merasakan perasaan cinta. Apakah kau merasakan asam itu? Ingin tertawa dan menangis? Ini adalah rasa cinta, tapi bukan satu-satunya efek busur. Saya kira kau tidak ingin mencoba efek lainnya. Heng, apakah kau memikirkanku hari-hari ini?”Dia menembakan panah ke samping luka sebelumnya. Panah itu menembus lengan Heng.

Heng menjerit kesakitan. Dia menggaruk lukanya dengan kasar. Sebaliknya rasa sakit itu membuatnya merasa jauh lebih. Dia menggigit lidahnya dan berkata. “Wei, aku minta maaf. Aku kembali, tapi…”

Matanya tiba-tiba penuh dengan niat membunuh. Dia menarik tali dan menembakan panah ke lonceng di sebelah Heng. Sebuah bagian dari bel itu mencair oleh api perak. Tembakan ini sengaj tidak ditujukan untuk Heng.

“Kamu kembali? Untuk apa? Untuk melihat saya dilecehkan oleh pria-pria itu? Dan kemudian menunduk seperti anjing dan hanya menonton…”

Yanwei mulai menangis tapi tangannya tidak berhenti. Satu per satu panah menembus tubuh Heng. Dia berteriak keras di setiap tembakan. Tubuhnya dibasahi keringat dalam waktu kurang dari satu menit.

Heng bergumam. “Wei, mengapa kau ada di tim Devil. Jadi kau meninggalkan negara itu? Negara apa yang kamu datangi? Aku benar-benar ingin pergi mencarimu tapi aku tidak bisa mengeluarkan keberanian. Jadi saya hanya bisa membunuh semua orang itu. Tapi aku tidak tahu jika kau sudah datang ke dunia ini.”

Yanwei tertawa dingin. “Aslinya saya ada di tim China. Saya hanya memiliki memori sampai saat kemunculanku di tim. Aku bahkan tidak tahu film apa itu. Dilihat dari ini, diri asliku mungkin sudah meninggal. Bagaimana saya bisa tahu jika saya tewas setelah kau lari lagi?”

Wajah heng berubah putih pucat. Bibirnya gemetaran tapi dia tidak bisa mengatakan apa-apa. Semua yang tersisa di hatinya hanya rasa sakit. Rasa sakit bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk gadis alien yang dikenalnya ini. Pada suatu saat, dia tertawa seperti anak kecil. Mereka akan membahas ke mana mereka ingin melakukan perjalanan di masa depan, apa yang harus dilakukan selama waktu luang, membayangkan masa depan keluarga mereka, dan memikirkan tentang impian mereka. Tapi mimpi tersebut terkoyak oleh tangannya sendiri. Semua karena sifat pengecut dan tindakan buruknya.

Banyak pemikiran terlintas dalam benak Heng. Dia menggigit giginya dengan keras dan berkata. “Wei, saya akan membayarmu kembali! Tapi aku punya sesuatu yang saya harus lakukan terlebih dahulu. Jika saya tidak menyelesaikannya, maka saya hanya akan menjadi pengecut lagi yang melarikan diri. Saya tidak ingin menjadi seorang pengecut lagi! Maafkan saya.” Ia mengarahkan panah kepadanya yang membuatnya kaget dan melepaskan tembakan peledak. Panah Enchanted itu meluncur di samping wajahnya. Ketika dia tersadar dari shocknya, Heng telah menghilang.

Yinkong berlari dalam gang diam-diam. Dia telah menghubungi Zheng setelah asap menyebar. Dia sekarang menuju ke gedung tempat Zheng berada. Asap ini adalah lingkungan yang ideal untuk seorang pembunuh.

“Hoho. Kau masih sangat lincah, seperti kucing kecil. Sepupuku yang imut.”

Sebuah suara dan kekuatan tiba-tiba menyerang dari depan. Dia langsung melompat saat itu melihat sekeliling seperti kucing yang ketakutan. Ia mengenali suara ini dan langsung mengeluarkan pisaunya. Meskipun ekspresinya tidak berubah, kau bisa merasakan kemarahan datang dari dirinya.

Seorang pemuda tampan berjalan keluar dari kegelapan. Dia memiliki rambut sebahu, sekitar 1,8 meter, dengan tubuh seperti seorang model, dan sebuah senyuman lembut.

“Zhao! Zhui! Kong!”

Yinkong meneriakan kata-kata itu satu per satu penuh amarah bersamaan dengan ia berlari ke pria itu. Pisau itu diarahkan ke hatinya. Zheng dan yang lainnya belum pernah melihatnya seperti ini. Kemarahan ini terasa seperti akan menelannya.

ZhuiKong mengangkat bahu dan berdiri di tempat. Pisau itu memasuki hatinya, tetapi Yinkong tidak merasakan adanya kontak fisik. Dia langsung menerjang tubuhnya. Itu seperti sebuah ilusi. ZhuiKong berbalik.

“Seranganmu masih begitu menakjubkan. Sederhana dan tanpa basa basi. Kau hampir pembunuh tanpa cela. Jika kau dapat tetap tenang, saya pikir itu akan membuat saya kesulitan untuk mengalahkanmu. Apakah kamu marah? Marah kepadaku?” ZhuiKong tersenyum lembut.

Tanpa berbalik, Yinkong berlari ke dinding dan menggunakannya sebagai pijakan untuk melompat kembali ke ZhuiKong. Namun, dia menembus tubuhnya lagi. Dia akhirnya berkata dingin. “Mengapa! Kenapa kau melakukan itu!”

Dia menggaruk kepalanya dan berkata. “Saya telah melakukannya berkali-kali. Aku tidak tahu yang mana yang kau bicarakan. Bisakah kau mengingatkan saya yang mana?” Senyumnya terasa dingin dan tidak ada kehangatan.

Yinkong mengambil napas dalam-dalam. “Kenapa kau membunuh kakak Yukong! Kalian berdua adalah orang-orang yang paling saya hormati, kenapa kau membunuhnya? Dan MinKong, NiKong, mengapa kau membunuh mereka!”

“Aiya, bagaimana saya harus menjawab pertanyaan ini? Hoho, saya pikir kau akan bertanya mengapa saya meninggalkan klan pembunuh. Aku tidak menyangka akan pertanyaan membosankan ini. Jawabannya sederhana.”

“Saya ingin menguji diri saya sendiri. Jika saya tidak mampu membunuh mereka maka tidak ada gunanya saya meninggalkan klan. Ha ha.”

Yinkong mengambil napas dalam-dalam. Dia bisa merasakan darah bergegas naik dari dadanya. Kemudian darah mengalir keluar melalui mulutnya. Dia memegang pisau erat dan melompat ke ZhuiKong.

Beberapa kilometer jauhnya dari area pertempuran, sesosok besar jatuh dari sebuah helikopter militer. Tingginya lebih dari tiga meter dan memiliki otot seperti baja. Memiliki sebuah mata besar di dadanya. mata itu tampak seperti mata kucing yang diperbesar.

Helikopter itu lebih dari dua puluh meter di atas tanah. Ketinggian ini sudah cukup untuk membunuh sebuah organisme normal tetapi sosok itu tampak tidak terluka sama sekali. Dia berdiri dari tanah, yang memiliki dua retakan yang berasal dari posisi ia berdiri.

Ia menggerakan tangan dan kakinya kemudian tiba-tiba melemparkan mobil sejauh sepuluh meter dengan pukulannya dan menimpa ke zombie tentakel. Pukulan ini tampak mudah baginya. Kemudian ia melolong. Mata di bagian dadanya berkedip.

Sebuah koper logam besar jatuh dari helikopter. Dia mengoyak rantai yang melilit koper ini. Di dalamnya ada sebuah senapan mesin yang dirancang untuk helikopter dan sebuah peluncur roket. Ia mengambil kedua senjata itu kemudian berjalan menuju asap.

 

Translator / Creator: isshh