June 19, 2017

Martial God Asura Volume2 Chapter 11 – Self Ridicule

 

 

“Skill tingkat 1, the Hundred-Armed Fists telah mencapai titik maksimal”

 

Terdengar teriakan kejutan di aula dan semua orang bisa melihat bahwa Chu Zhen mampu menggunakan sepenuhnya jurus itu.

 

Meskipun tinju Hundred-Armed hanya keterampilan tingkat 1, jika di kuasai, itu akan menjadi sangat kuat.

 

Kalau mereka pada tingkat yang sama dan jika tidak ada keterampilan yang sesuai untuk melawan itu, ia tidak akan punya kesempatan. Karena itu semua orang tahu Chu Feng, tidak diragukan, akan kalah.

 

Chu Yue mengerutkan kening dan diam-diam berjalan 2 langkah maju. Dia ingin menghentikan rencana jahat Chu Zhen.

 

“Chu Yue, pengamat tidak boleh membantu. Seharusnya kamu tahu kan?”

 

Tetapi pada saat itu, ia mendengar suara di telinganya. Dia berbalik dan ia melihat bahwa Chu Cheng tersenyum dan menatap dirinya.

 

Chu Yue tahu situasi itu tidak baik semenjak dia tidak pernah terpikir Chu Cheng akan memperhatikannya.

 

Namun, karena itu, itu berarti dua saudara itu tidak akan dengan mudah membiarkan Chu Feng pergi dan yang membuatnya bahkan lebih khawatir.

 

* Whoosh whoosh whoosh *

 

Bayangan tinju mengisi udara dan hampir benar-benar menghalangi penglihatan Chu Feng. Dengan suara menggelegar di udara, ia tiba-tiba menyerang.

 

Chu Feng bisa merasakan pukulan Chu Zhen tidak biasa dan ia tidak menahan dirinya dengan cara apapun. Hal ini menunjukkan ia kejam tapi sangat ceroboh.

 

Chu Feng tidak takut sama sekali dan ia hanya berdiri. Ia tidak menghindari atau melarikan diri, dan dia hanya diam menunggu untuk menyerang.

 

“Apa Chu Feng ini bodoh? Kenapa ia tidak menghindar?”

 

“Dia ingin menghindar, tetapi apa bisa? Dengan kekuatannya, ia mungkin tidak bisa bereaksi pada waktunya.”

 

“Itu benar. Dia, bagaimanapun juga, sampah yang tinggal di outer court selama lima tahun.”

 

Melihat bahwa Chu Feng tidak mengelak, mereka bahkan berpikir Chu Feng takut oleh kekuatan Chu Zhen dan mengungkapkan wajah mereka tersenyum melihat orang lain dalam kemalangan.

 

* huu *

 

Tapi sesaat Chu Zhen mendekat, Chu Feng tiba-tiba melambaikan lengan bajunya dan aura yang sangat besar meledak dari dalam tubuhnya.

 

Saat aura menerkam Chu Zhen, ia tiba-tiba merasa ditelan oleh aura itu, ia merasakan aura pembunuh.

 

* Whoosh *

 

Sesaat Chu Zhen menatap kosong, Chu Feng tiba-tiba mengepalkan telapak tangannya. Kecepatannya sangat cepat, dan sebelum orang bereaksi, ia telah meledakan telapaknya kearah dada Chu Zhen.

 

*Boom* dengan serangan kepalan tangan, Chu Zhen langsung merasa Qi dan darahya bergejolak menahan gelombang kesakitan datang dari dadanya.

 

* swoosh swoosh swoosh * tapi sebelum ia punya waktu untuk berpikir, Chu Feng sudah mengirim beberapa pukulan lagi dan kesemuanya menyerang Chu Zhen.

 

“Ahh!” Chu Zhen berteriak dengan keras. Kedua kakinya mati rasa dan dia langsung berlutut di depan Chu Feng, kemudian jatuh ke tanah tidak bertenaga.

 

“Ini…”

 

Kejadian ini melebarkan mulut semua orang. Mereka tidak pernah berpikir Chu Feng akan memiliki kekuatan sebesar itu.

 

Namun, mereka bahkan tidak tahu kalau juga Chu Feng menahan dirinya. Kalau tidak, dengan hanya satu tangan, ia bisa membunuh Chu Zhen.

 

“Kamu tingkat 4 Spiritual Realm?” Pada saat itu, Chu Wei membuka mulutnya. Kedua matanya erat menatap Chu Feng dan mereka dipenuhi dengan ketakjuban.

 

“Apa? Tingkat 4 Spiritual Realm?”

 

Dengan perkataan itu semua orang menjadi sadar. Untuk mengalahkan seseorang di tingkat 3 Spiritual Realm tanpa menggunakan keterampilan bela diri berarti mereka butuh kekuatan tingkat 4 Spiritual Realm.

 

Namun, mencoba untuk menghubungkan “tingkat 4 Spiritual Realm” dengan Chu Feng tak terbayangkan dan sulit untuk diterima oleh mereka.

 

Tidak hanya mereka, bahkan mata Chu Yue juga terbuka lebar. Perlahan-lahan membuka mulut kecilnya denga wajahnya terkejut.

 

Chu Feng tidak peduli tentang orang-orang tersebut . Dia langsung berjalan ke depan Meja, mengambil tiga Saint Spirit Grass, dan berjalan kearah pintu.

 

“Berhenti. Ini adalah duel antar anggota keluarga, tapi Kamu menyerang begitu keras. Dimana hatimu?” Pada waktu itu, tiba-tiba seseorang berteriak.

 

Suara itu berasal dari Chu Cheng. Ia memegang lengan Chu Zhen dan mengangkat dia sementara wajahnya dipenuhi dengan amarah. emosinya tidak tertahankan ketika melihat adiknya dipukuli oleh seseorang sejauh ini.

 

“Apa? Sejak kapan Kamu melihatku sebagai bagian dari keluargamu? Aku tidak ingat Kamu mengatakan itu sebelumnya?” Chu Feng tersenyum ringan lalu berkata, “bahkan Kamu mengatakannya. Tinju dan tendangan tidak punya mata, jadi Kamu tidak bisa mengeluh tentang cedera. Apa yang Kamu lakukan sekarang? Kamu tidak terima kekalahan?”

 

“Aku tidak terima kekalahan? jelas Kamu sengaja menyerang dengan keras.” Chu Zhen sedikit menggigit giginya untuk menahan rasa sakit dan mendesir dengar keras. Sebagai korban, sangat jelas pukulan pertama Chu Feng sudah mengalahkannya. Tapi Chu Feng terus membombardir dia dengan serangan lain sehingga jelas itu disengaja dan ingin mempermalukan dia .

 

Saat ia mendengarkan itu, Chu Feng tersenyum lagi, “Aku baru aja masuk tingkat 4 Spiritual Realm jadi aku tidak mengerti seberapa banyak kekuatanku.”

 

“Dan sebelumnya, jurus Kamu tampak begitu kuat, jadi tentu saja aku tidak berani meremehkan itu dan aku menggunakan kekuatan penuh untuk menjawab seranganmu.”

 

“Tapi siapa sangka Kamu seperti Macan kertas, sangat lemah yang Kamu bahkan tidak bisa menerima satu pukulan. Aku sepertinya terlalu tinggi menilaimu.”

 

“Kau…” Setelah mendengarkan kata-kata Chu Feng, Chu Zhen berwajah pucat. Ia sangat marah sampai setiap napas yang ia ambil membuat suara besar dan ia hampir meludahkan hatinya sendiri keluar dari semua engahannya.

 

Tidak hanya ia dikalahkan oleh “sampah”, ia bahkan dihina di depan kerumunan.

Sangat sulit baginya untuk menerima itu.

 

Namun, walaupun ia tidak mau, ia bisa mengatakan apa-apa tentang hal itu karena aturan baru saja dibuat oleh dia dan saudaranya.

 

“Chu Feng, jangan terlalu sombong. Kalau Kau punya nyali ayo hadapi aku sekarang.” Pada saat itu, orang lain dari keluarga Chu berdiri.

 

“Oh? Kamu ingin duel denganku juga? boleh saja. Hanya saja pertaruhkan Saint Spirit Grass mu. Apa Kau berani?” Chu Feng mengulurkan tangannya terhadap orang itu.

 

“Kau…”

 

Orang itu sama seperti Chu Zhen, karena ia juga masuk Sekolah Naga Azure pada saat yang sama sebagai Chu Feng. Namun, kekuatannya itu tidak sekuat Chu Zhen.

 

Ia berani duel dengan Chu Feng, tetapi ia tidak berani kalau harus bertaruh Saint Spirit Grass.

 

“Apa yang salah? Kalau ada orang lain yang ingin mencoba, Kamu bisa maju sekarang asalkan Kamu tidak keberatan berpisah dengan Saint Spirit Grass mu.”

 

Chu Feng melihat kesekeliling  kerumunan, tapi tidak ada satu pun dari mereka berani untuk melihat matanya. Mereka tidak takut dengan Chu Feng, mereka hanya tidak berani menjadikan Saint Spirit Grass sebagai taruhan karena itu adalah kehidupan buat mereka.

 

“Chu Feng, jangan berlebihan.” Akhirnya, Chu Wei berbicara.

 

“Apa ini? Chu Wei, Kamu ingin coba juga? Kalau aku tidak salah, Kamu lima tahun lebih tua dari aku kan?”

 

“Jika Kamu tidak keberatan orang-orang mengatakan Kamu mengganggu yang muda, aku tidak keberatan. Bagaimanapun juga, kalau aku kalah, aku tidak akan kehilangan wajah, dan kalau aku menang aku akan menang besar, benar kan?”

 

Saat ia mendengarkan kata-kata, Chu Wei mengepalkan genggamnya, tetapi dia tidak berkata apa-apa lagi.

 

Itu karena Chu Feng benar. Chu Wei tidak seperti Chu Cheng atau Chu Zhen karena tidak ada banyak perbedaan usia antara mereka dan Chu Feng.

 

Namun, Chu Wei tidak bisa karena ia sudah tidak muda lagi. Dengan usianya, bahkan jika ia mengalahkan Chu Feng, ia akan ditertawakan oleh orang lain, jadi itulah sebabnya kenapa dia tidak bisa menyerang.

 

Melihat sebagian besar orang di aula menurunkan kepala mereka, Chu Feng tiba-tiba tertawa. Dia tertawa sangat bahagia, tapi sebelum berbalik dan pergi, dia berkata,

 

“Aku akan memberikan semua orang di sini dua ungkapan sebelum aku pergi. Yang pertama adalah “berpikir kalau Kau itu sempurna”, yang kedua adalah “mengolok diri sendiri”. Makna di belakangnya, Kamu bisa pahami sendiri.” Setelah mengatakan bahwa, Chu Feng memaksa pintu terbuka dan pergi dengan elegan.

 

Saat itu, suasana di kediaman menjadi sangat canggung. Awalnya, keluarga Chu ingin Chu Feng untuk dihina, tapi sekarang, mereka sudah dipermalukan oleh Chu Feng di depan orang luar. itu benar-benar membuat mereka merasa mereka tidak punya muka lagi.

 

Tapi satu hal yang paling tidak bisa diterima adalah kekuatan Chu Feng. Awalnya, mereka berpikir kalau Chu Feng itu sampah dari keluarga Chu. Tapi sekarang, Chu Feng berada di tingkat 4 Spiritual Realm mengalahkan sebagian besar dari mereka. Itu membuat mereka merasa sangat malu.

 

Chu Feng berjalan keluar dari kediaman  dan ia merasa segar dalam hatinya. dari saat  lebih muda sampai sekarang, ia selalu diganggu oleh mereka, dan akhirnya, ia membalas mereka hari ini.

 

Sebenarnya, itu bukan membalas. Chu Feng hanya dipaksa oleh mereka. Tetapi tidak peduli bagaimanapun, Chu Feng merasa sangat senang.

 

“Chu Feng.” Saat Chu Feng belum berjalan jauh, panggilan manis datang dari belakangnya, dan itu Chu Yue.

Translator / Creator: alknight