June 19, 2017

Martial God Asura Volume 4 Chapter 31 – Uninvited Guests

 

 

“Tempat ini cukup ramai.”

 

Tapi saat anggota keluarga Chu memasuki arena latihan seni bela diri, sekelompok orang berjalan dengan anggun.

 

“Itu keluarga Xu dari kota Pear Tree.”

 

“Bukankah keluarga Xu dan keluarga Chu punya hubungan buruk? Bagaimana mereka masih berani datang kemari saat ini? ”

 

Banyak orang tahu dari mana asal tamu tersebut. Itu adalah saingan terbesar keluarga Chu, keluarga Xu.

 

Keluarga Xu adalah penguasa kota terdekat, dan karena mereka memperebutkan sumber daya alam, tidak ada konflik kecil antara mereka dan keluarga Chu. Banyak orang merasa kalau cepat atau lambat, akan terjadi pertempuran besar antara keluarga Chu dan keluarga Xu.

 

Tepat pada saat ini, keluarga Xu membawa begitu banyak orang dan muncul, jadi pikiran pertama dari banyak orang adalah bahwa keluarga Xu datang untuk mencari masalah.

 

“Xu Qiang, hari ini adalah pertemuan keluarga Chu . Untuk apa kau di sini. “Melihat itu, anak tertua dari 6 keluarga Chu, ayah dari Chu Wei,” Chu Renyi ” membawa sekelompok orang dan menghadap mereka.

 

“Chu Renyi, kenapa kau begitu tegang? Kami di sini untuk membuat segalanya lebih ramai. “Pria yang disebut Xu Qiang menatap Chu Renyi dengan jijik, dan dengan tatapan itu, bahkan tidak memasukkan Chu Renyi ke matanya.

 

Xu Qiang juga anak tertua dari keluarga Xu, tapi berbeda dengan Chu Renyi. Dia sudah ditetapkan untuk menjadi tuan besar keluarga Xu di masa depan dan dia bahkan seorang ahli tingkat ke-9 dari Spirit Realm.

 

Jadi, di matanya, Chu Renyi bahkan tidak setara dengannya. Satu-satunya orang yang cocok untuk berbicara dengannya adalah tuan besar saat ini, Chu Yuanba.

 

“Xu Qiang, pertemuan keluarga Chu kami tidak menerima keluarga Xu.” Tepat pada saat itu, Chu Yuan juga berjalan mendekat.

 

“Apa, tidak ada yang tersisa di keluarga Chu? Kau pikir ini giliranmu untuk berbicara denganku? “Wajah Xu Qiang berubah, dan tekanan tingkat ke-9 Spiritual Realm menyelimuti tanpa menahan diri terhadap Chu Renyi dan yang lainnya.

 

Chu Renyi mengerutkan kening pada saat itu juga. Dia yang baru di level 8 tidak mampu menahan tekanan itu. Tapi, dalam keadaan seperti itu, Chu Yuan melangkah maju dan dengan dingin berkata, “Aku, Chu Yuan, cukup menghadapi orang-orang sepertimu.”

 

Pada saat bersamaan, suara angin terdengar keras, tekanan kuat Chu Yuan keluar dari tubuhnya. Tekanan itu tidak hanya membatalkan tekanan Xu Qiang, bahkan sampai ke keluarga Xu.

 

Perubahan itu terjadi terlalu cepat dan Xu Qiang bahkan tidak sempat bereaksi. Kerumunan di belakangnya didorong oleh tekanan Chu Yuan dan hanya Xu Qiang yang bisa menolaknya.

 

“Tingkat ke-9 Spiritual Realm?” Xu Qiang dengan wajah terkejut., Dia tidak akan pernah berpikir bahwa Chu Yuan juga mencapai tingkat ke-9 Spiritual Realm, dan tekanan itu malah lebih kuat dari pada dirinya.

 

“Tingkat ke 9 Spiritual Realm. Ke-5 keluarga Chu, Chu Yuan, berada di tingkat ke-9 Spiritual Realm! ”

 

“Mengesankan. Pada usia itu ia sudah mencapai tingkat 9 Spiritual Realm. Tampaknya posisi tuan besar keluarga ini tidak akan menjadi milik siapa pun selain dia. “Merasakan tekanan Chu Yuan, teriakan kejutan terdengar di luar tempat latihan seni bela diri.

 

Bahkan wajah Chu Yuanba yang duduk sedikit berubah dan terkejut, kebahagiaan melonjak keluar dari matanya.

 

” Saudara ke 5, kapan kamu naik tingkat?” Tanya Chu Renyi kaget.

 

“Kakak, aku baru menerobos beberapa hari yang lalu.” Chu Yuan tersenyum ringan dan menjawab. Chu Yuan selalu menghormati kakak laki-lakinya ini.

 

“Itu bagus itu bagus. Tampaknya posisi tuan besar keluarga Chu benar-benar akan  menjadi milikmu bukan yang lain. “Chu Renyi tersenyum dan menepuk bahu Chu Yuan karena dia benar-benar bahagia untuk Chu Yuan.

 

Biasanya, yang tertua adalah orang yang duduk di posisi tuan besar keluarga tapi dia tidak peduli dengan hal itu. Dia hanya peduli dengan kekuatan keluarga Chu.

 

“Kakak, nampaknya kata-kata itu dikatakan terlalu cepat.” Tiba-tiba, tekanan Spiritual level 9 lainnya berasal dari belakang Chu Renyi.

 

Sambil memutar kepala dan melihat, wajah Chu Renyi dan Chu Yuan kaget.

 

Di belakang mereka, seorang pria paruh baya berwajah putih perlahan berjalan mendekat. Orang itu adalah anak ke-6 dari keluarga Chu, dan juga ayah Chu Honfei, Chu Nanshan.

 

“Saudara ke 6, kau juga masuk ke tingkat 9?” Wajah Chu Renyi yang sudah bahagia malah semakin bahagia.

 

” Kakak, itu hanya tingkat 9 Spiritual Realm sehingga tidak perlu terlalu emosional. Tujuanku adalah Origin Realm. “Chu Nanshan dengan tenang tersenyum dan bangga dipancarkan dari seluruh tubuhnya.

 

“Jadi anak ke-6 dari keluarga Chu juga berada di tingkat 9. Tampaknya posisi tuan besar belum dapat diputuskan. ”

 

“Hehe, nampaknya hari ini kita bisa melihat pertunjukan yang bagus.”

 

Orang-orang yang ada di sana teriak dengan kegembiraan, tapi wajah-wajah dari pejabat sekitar sangat jelek. Mereka sangat jelas mengerti apa artinya kemunculan dua orang di tingkat ke-9 Spirit Realm secara tiba-tiba.

 

Bahkan Xu Qiang yang sombong dan kasar juga mengerutkan kening dan ujung jarinya bergetar. Itu bukan hal yang baik untuk keluarga Xu-nya.

 

“Semua orang yang datang adalah tamu. Renyi, biarkan keluarga Xu ada di sini dan beri mereka tempat duduk “. Tepat pada saat itu, suara yang jelas seperti guntur terdengar. Itu adalah suara dari Chu Yuanba.

 

Pada saat itu, Chu Yuanba penuh dengan senyuman. Chu Yuan dan Chu Nanshan adalah dua anaknya yang termuda, dan jika mereka memasuki tingkat ke 9 Spiritual Realm pada usia tersebut, maka memasuki Origin Realm hanya tinggal menunggu waktu saja.

 

Yang juga berarti bahwa keluarga Chu-nya telah mempunyai penerus yang layak, jadi bagaimana mungkin dia tidak bahagia? Karena dia bahagia, dia tidak peduli atas alasan apa Xu Qiang dan yang lainnya datang ke sini dan bahkan mengundang mereka untuk duduk.

 

“Semua orang dari keluarga Xu, lewat sini.” Mendengar kata-kata ayahnya, Chu Renyi tidak mengatakan apa apa lagi dan membawa keluarga Xu ke kursi.

 

Chu Yuan ingin mengikutinya, tapi baru pada saat itu, Chu Nanshan menghampirinya dan bertanya dengan suara rendah, “Saudara ke 5, siapa menurutmu yang ayah akan pilih? Kamu atau aku?”

 

“Tanyakan padanya sendiri.” Chu Yuan melirik sekilas dan cepat-cepat melewatinya.

 

Meski mereka bersaudara, Chu Yuan selalu tidak menyukai cara Chu Nanshan menangani sesuatu. kalau Chu Yuan ditanya siapa dia yang paling tidak ia inginkan untuk menjadi tuan besar, maka tanpa diragukan lagi dia akan mengatakan Chu Nanshan.

 

“Hmph.” Tepat setelah Chu Yuan berbalik, senyum Chu Nanshan di wajahnya langsung hilang dan tatapan dingin meluncur dari matanya.

 

Tapi dibandingkan dengan mereka, tiga calon keluarga Chu lainnya mengerutkan kening dan khawatir. Kesempatan mereka untuk menjadi tuan besar keluarga sudah hilang dan itu benar-benar membuat mereka merasa pahit. Tapi yang paling tertekan adalah anak ke-4 keluarga Chu.

 

Anak keempat keluarga Chu memiliki kekuatan tingkat ke-8 di Spiritual Realm. Kalau bukan karena anaknya “Chu Xun” yang menghilangkan Spiritual Bead di mana dia menghabiskan harga selangit untuk membelinya, pada saat ini, dia mungkin juga berada di tingkat ke-9 Spiritual Realm. Mungkin dia bisa saja seperti Chu Yuan dan Chu Nanshan dan menunjukkan dirinya di depan semua tamu.

 

Semakin dia berpikir semakin marah dia, dan dia sangat marah sesaat dia menggertakan giginya, merobek bibirnya, dan asap keluar dari 7 lubang wajahnya. Dia dengan diam-diam memutuskan setelah pertemuan, dia akan mencambuk anaknya Chu Xun beberapa kali atau dia tidak akan pernah bisa menyingkirkan kebencian di dalam hatinya.

 

“Ini sudah berakhir. Tatapan ayah sudah seperti ingin membunuhku. Setelah pertemuan ini, aku perlu segera kembali ke Sekolah Thousand Wind dan aku tidak bisa membiarkan ayah menangkap ku. ”

 

Di sudut tertentu di luar tempat latihan seni bela diri. Chu Xun diam-diam mengamati ekspresi ayahnya. Dia memikirkan hukuman hari itu dan dia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak menyentuh matanya yang melotot. Seketika, rasa sakit yang tajam dan berapi-api datang dan dia berkata sambil menggertakan giginya, “Chu Feng, aku akan mengembalikan hutang ini kembali kepadamu.”

 

“Sigh, bukankah itu Chu Xun? Apa yang terjadi dengan wajahmu? Siapa yang mengubahmu menjadi murung? “Tapi tepat pada saat itu, dia mendengar suara yang familiar.

 

Saat mengangkat kepalanya dan meliha pemilik suara itu, raut wajah Chu Xun sangat berubah. Dia melihat pelaku yang membuat ayahnya akan memukulinya menatapnya dan wajahnya, bahkan ada senyuman kegembiraan karena kemalangannya.

Translator / Creator: alknight