June 30, 2017

Martial God Asura Volume 18 Chapter 176 – Advancement in Engagement

 

 

Zhuge Liuyun mengingatkan dan berkata. “Apa itu palsu? Cepat pergi. Walaupun kau sudah memahami dasarnya Spirit Formation, Ujian Jubah Putih untuk World Spiritist tidak sesimple itu. Ini akan sangat berbeda dengan ujian sebelumnya yang pernah kau lewati. Kau lebih baik bersiap-siap di dalam hati jadi kau tidak akan gagal dan mundur lagi.”

 

“Hehe, jangan khawatir guru. Aku tidak akan mengecewakan guru dan aku tidak akan mehilangankan wajah guru.”

 

Chu Feng dengan senang hati pergi. Setelah mengetahui bagaimana Eggy bisa diselamatkan, hatinya yang tegang menjadi rileks.

 

Untuk menghindari kecurigaan Zhuge Liuyun, Chu Feng tidak menggunakan seratus Origin beads. Dia hanya tidur lebih awal, dan pada malam itu, dia tidur dengan sangat damai.

 

Di pagi hari keesokan harinya, langit baru sedikit terang. Sesuai dengan yang sudah diatur, Chu Feng pergi ke rumah Zhuge Liuyun. Namun, di alun-alun yang berada di depan istana, orang-orang membentuk gunung dan samudra. Ada banyak murid dan tetua berkumpul di sana.

 

Setelah melewati kerumunan, Chu Feng menyadari dengan takjub bahwa di tengah alun-alun, Zhuge Liuyun berdiri di sana, dan di belakangnya ada dua Elang Berkepala Putih yang besar.

 

Elang-elang itu sangat besar. Saat mereka berdiri di sana, tingginya tiga meter. Cakar besar mereka seperti pisau tajam, dan saat mereka melihat kerumunan dengan mata elangnya yang tajam, tidak ada satu jejak pun ketakutan di dalam diri mereka. Sebaliknya, ada kebanggaan.

 

“Waa, itu benar-benar Eagle berkepala putih! Itu indah sekali!” Saat mereka melihat dua elang itu, banyak wanita memperlihatkan kegembiraan dan mereka sangat senang sampai tangan dan kaki mereka menari.

 

“Aku dengar makhluk ini adalah transportasi terbaik. Harganya sangat tinggi dan Sekolah Naga Azure kita cuma punya  dua, keduanya punya Zhuge Liuyun.” Seseorang menyatakan asal usul Elang berkepala putih.

 

“Yeah, sepertinya itu cukup kuat. Rasanya menyenangkan cuma dengan melihatnya. Aku penasaran bagaimana rasanya kalau aku mengendarainya dan terbang sebentar.”

 

“Penatua Zhuge jarang sekali memakai Eagle berkepala putih dan dia melihat mereka seolah-olah mereka itu harta karun.”

 

“Aku dengar suatu hari Penatua Wang dari Enam Pelindung harus menempuh perjalanan jauh dan dia ingin meminjam Eagle berkepala putih untuk menggunakannya. Tapi, dia dengan ditolak  dengan tanpa perasaan oleh Penatua Zhuge. ”

 

“Bukan cuma menolak, Aku dengar Penatua Zhuge bahkan memaki Penatua Wang. Dia bilang, ‘Saya aja tidak mau memakainya tapi Anda mau? Mimpi! ‘.”

 

“Yeah, tapi hari ini, dia akan memakai kedua Elang Putih. Aku ingin tahu urusan penting apa yang dia punya, kemana dia pergi, dan dengan siapa dia pergi?”

 

Semua orang menunjuk saat mereka berdiskusi tentang Elang yang berkepala putih. Mereka sangat mengagumi Zhuge Liuyun, dan mereka menjadi lebih mengagumi orang yang akan mengendarai Elang Berkepala Putih bersama dengan Penatua Zhuge.

 

Semua orang ingin merasakan perasaan yang intens terbang menuju cakrawala dan melihat ke bawah dari langit.

 

“Feng’er, sekarang waktunya pergi.” Tepat pada saat itu, Zhuge Liuyun melambaikan tangan pada Chu Feng yang berada di antara kerumunan.

 

“Guru.”

 

Di bawah tatapan orang banyak, Chu Feng pergi ke sebelah Zhuge Liuyun dan dia tanpa sadar mengulurkan telapak tangannya untuk menggosok Elang Putih. Dia juga merasa bersemangat tak henti-hentinya dari dalam hatinya.

 

“Jadi itu Chu Feng. Astaga, apa dia akan pergi dengan Penatua Zhuge? ”

 

“Dia benar-benar bisa menikmati perlakuan seperti itu! Sepertinya Penatua Zhuge sangat menyukai Chu Feng ini. ”

 

Setelah melihat Chu Feng, kekaguman mengisi wajah orang-orang. Mereka mengagumi Chu Feng karena ia bisa disukai oleh Zhuge Liuyun. Namun, dibandingkan dengan kekaguman murni dari laki-laki, banyak perempuan menunjukkan pemujaan mereka.

 

Bakat Chu Feng sudah ditunjukkan, dan sekarang dia menjadi murid Zhuge Liuyun. Bisa dikatakan statusnya di Sekolah Naga Azure tidak kalah dengan Gong Luyun.

 

Selain itu, ada rumor yang menyebutkan kalau Chu Feng adalah seorang jenius yang memiliki kekuatan Spirit, dan karena Zhuge Liuyun melihat bakatnya yang besar pada kekuatan Spirit, dia menerimanya sebagai muridnya. Dari situ, orang memiliki pendapat yang lebih tinggi tentang Chu Feng.

 

Jadi wajar saja, Chu Feng saat ini menjadi suami pilihan di hati murid perempuan yang tak terhitung jumlahnya. Walaupun Chu Feng masih seorang pemuda, itu tidak bisa menghentikan getaran hati para murid perempuan.

 

“Chu Feng.” Terdengar suara yang akrab dan Su Mei keluar dari kerumunan. Dia sampai ke depan Chu Feng dan dengan manis berkata, “Apa kau mau pergi?”

 

“Mm. Aku mengikuti guruku pergi ke Provinsi Spirit untuk ikut Ujian jubah putih bagi World Spiritists.” Chu Feng tidak menyembunyikan apapun pada Su Mei.

 

“Karena kau berpartisipasi di ujian World Spiritist, selamat karena sudah menjadi World Spiritist.” Kata Su Mei dengan tersenyum indah.

 

“Heh, itu masih belum tahu.” Chu Feng dengan rendah hati menggelengkan kepalanya, tapi senyuman yang percaya diri dan penuh tekad tergantung di wajahnya.

 

“Berapa lama kau pergi?” Tanya Su Mei lagi.

 

“Mungkin sebulan.” Jawab Chu Feng.

 

“Selama itu!” Ada beberapa perubahan di wajah Su Mei.

 

“Ada apa?” Tanya Chu Feng.

 

“Tidak ada, aku hanya bahagia untukmu.” Su Mei tersenyum manis, tapi dia tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran di hatinya. Namun, dia tidak berbicara lagi dan dia menyelipkan dirinya ke dalam kerumunan.

 

“Little Mei!” Sesaat Chu Feng ragu, Su Mei menghilang. Chu Feng bergegas keluar dari kerumunan dan melihat sekeliling, tapi dia tidak bisa melihat sosok Su Mei.

 

Namun, sosok lain muncul di pandangan Chu Feng. Itu adalah kakak Su Mei, Su Rou. Wanita tercantik di Sekolah Naga Azure saat ini memandang Chu Feng dari tempat yang tidak terlalu jauh.

 

Su Rou adalah penatua inner court, jadi kecuali ada urusan khusus, dia sangat jarang datang ke zona utama. Selain emosi aneh Su Mei sebelumnya, Chu Feng secara tidak sadar tahu kalau ada sesuatu yang terjadi.

 

“Su Rou, apa yang terjadi?” Chu Feng membawa Su Rou ke tempat yang lebih sepi sebelum bertanya.

 

“Kau tahu kalau little Mei punya tunangan kan?” Su Rou tidak menjawab, namun menanggapi dengan sebuah pertanyaan.

 

“Shangguan Ya dari keluarga Shangguan kan? Ada apa dengan dia?” Tanya Chu Feng.

 

“Sepertinya paling tidak kau tahu sesuatu.” Su Rou tersenyum, tapi senyumnya sangat aneh. Setelah itu, dia berbicara lagi, “Pernikahan Shangguan Ya dan little Mei dimajukan. Itu akan terjadi satu bulan lagi! ”

 

“Satu bulan lagi? Itu ide ayahmu?” Wajah Chu Feng agak jelek.

 

“Bukan, itu bukan ide ayahku. Tapi, dia sangat tidak berdaya pada  permasalahan ini. Ini masalah yang cukup panjang, tapi bisa dibilang pernikahan paksa.” Su Rou berkata.

 

“Pernikahan paksa? Lucu sekali. Penguasa kota Vermilion Bird yang terkenal dipaksa oleh keluarga di kotanya?” Jelas, Chu Feng tidak mempercayainya.

 

“Jangan meremehkan keluarga Shangguan. Mereka sudah layak untuk memperebutkan hak kendali atas Kota Vermilion Bird, dan selain itu, ia menemukan pendukung untuk keluarganya sendiri. Situasinya sekarang tidak terlalu bagus untuk keluarga Su-ku.” kata Su Rou.

 

“Pendukung? Pendukung apa?” Tanya Chu Feng.

 

“Jangan tanya soal itu. Lagi pula, itu bukan sesuatu yang bisa kau urus. Aku cuma bertanya satu pertanyaan saja. Bisakah kamu membawa little Mei dan pergi?” Mata Su Rou yang cantik menatap tajam ke arah Chu Feng.

 

“Aku tidak bisa!” Chu Feng menjawab dengan tegas tanpa ragu sedikitpun.

 

“Kau …” Setelah mendengar kata-kata Chu Feng, wajah cantik Su Rou yang pucat pasi sedikit dari kemarahan.

 

Chu Feng tidak menjelaskan apapun. Dia hanya berbalik dan berjalan menuju alun-alun.

 

“Chu Feng, Aku salah tentangmu. Little Mei bahkan lebih salah lagi!” Suara mengutuk Su Rou muncul dari belakang.

 

Chu Feng menghentikan langkahnya, memalingkan muka, dan berkata, “Kenapa aku harus membawa little Mei pergi? Untuk menghindar? Untuk lari? Kenapa kita harus lari? Apa yang salah kita lakukan? Atau apa yang kita takutkan? ”

 

“…” Su Rou tidak tahu bagaimana menjawabnya karena dia benar-benar tidak mengerti apa maksud Chu Feng.

 

“Aku, Chu Feng, tidak akan lari dari masalahnya. Satu bulan lagi di Vermilion Bird Mountain Range. Aku akan menemuimu di sana.”

 

Chu Feng meninggalkan kata-kata itu dan berjalan pergi. Dia hanya membiarkan Su Rou merenungkan kata-kata itu, namun dia tidak bisa memahaminya.

Translator / Creator: alknight