June 30, 2017

Martial God Asura Volume 17 Chapter 165 – Inner Court Massacre

 

 

Chu Feng secara pribadi mengirim Chu Yue dan yang lainnya pergi. Baru saat  Chu Yue dan kereta orang lain menghilang dari pandangannya, dia berbalik untuk masuk kembali ke Sekolah Naga Azure. Tepat saat dia melewati pintu masuk Sekolah Naga Azure, sekelompok penatua mengelilinginya.

 

Mereka adalah orang-orang dari Departemen Hukuman. Yang paling lemah memiliki kultivasi tingkat pertama dari Origin realm dan yang memimpin memiliki kultivasi tingkat 2 dari Origin realm. Saat dia melihat Chu Feng, tanpa ada peringatan, dia berteriak, “Robohkan dia!”

 

Awalnya, para penatua dari Departemen Hukuman bahkan tidak memandang Chu Feng di mata mereka. Hanya dua tetua yang mendekat. Mereka bahkan tidak menggerakkan lengan mereka atau mengangkat tangan. Mereka hanya menyelimuti Chu Feng dengan kekuatan Origin mereka dan mereka ingin menggunakan tekanan dari Origin realm untuk memaksa menekan Chu Feng ke bawah.

 

Tentu saja, saat mereka menekan kekuatan Origin mereka ke arah Chu Feng, itu sama sekali tidak berguna. Tidak ada yang terjadi pada Chu Feng dan dia sama sekali tidak terpengaruh.

 

* Hu *

 

Di sisi lain dan hanya pada saat itu, perubahan terjadi pada tubuh Chu Feng. Lapisan kekuatan Origin menghentak seperti angin topan. Seketika itu, ia menenggelamkan para tetua dari Departemen Hukuman.

 

“Ahh!”

 

Kekuatan kuat yang tak terhentikan. Sebelum para penatua dari Departemen Hukuman bahkan bereaksi terhadap apa yang terjadi, mereka terdorong ke udara oleh aura kuat Chu Feng. Saat mereka mendarat, kulit mereka pucat pucat dan mereka terluka parah.

 

Orang-orang yang menonton benar-benar ketakutan saat melihat kejadian itu. Para tetua dari Departemen Hukuman semuanya berasal dari Origin realm. Chu Feng memakai kekuatannya sendiri untuk menekan begitu banyak penatua, jadi apa itu berarti dia juga masuk ke Origin realm?

 

“Kembali dan beri tahu ini pada Liu Chengen. Kalau dia ingin mengurusku, katakan padanya untuk datang sendiri. “Chu Feng tidak memperhatikan tatapan orang banyak yang rumit. Dia hanya melirik acuh tak acuh melirik pada tetua dari Departemen Hukuman sebelum menuju ke arah markas Sword Alliance.

 

Saat sampai di sana, Chu Feng langsung menyerang tanpa ada peringatan. Setiap anggota Sword Alliance yang muncul di hadapannya langsung ditusuk dantiannya dan kultivasi mereka hancur.

 

Dari apa yang bisa dilakukan Chu Feng sekarang, dia bisa dengan mudah membunuh orang-orang di tingkat 4 dari Origin realm. Kalau dia memakai petir berwarna emas, membunuh orang-orang di tingkat ke 5 dari Origin realm seperti menginjak seekor semut. Bahkan orang-orang di tingkat keenam dari Origin realm mungkin tidak bisa mengalahkan Chu Feng, jangankan murid-murid di dalam inner court.

 

Chu Feng tidak melumpuhkan mereka dengan menghancurkan tangan atau kaki mereka, tapi dia melumpuhkannya dengan menghancurkan kultivasi mereka dan dia melakukan semua itu dengan satu serangan. Walaupun dia hanya menusuk dantian mereka, saat beberapa ratus murid inner court terbaring di tanah, pemandangan yang menyedihkan itu bukanlah sesuatu yang bisa diterima oleh orang biasa manapun.

 

“Chu Feng sudah kembali dan dia sekarang dengan terbuka membantai persekutuan di inner court! Darah membentuk sungai di inner court dan bahkan penatua pun tidak bisa mengendalikannya. Orang ini terlalu tidak terkendali dan dia benar-benar membuat Sekolah Naga Azure menjadi musuh!”

 

Berita tentang tindakan Chu Feng dengan cepat menyebar ke seluruh inner court. Mereka bahkan memasuki zona utama, dan seketika, orang-orang dari berbagai tempat datang ke inner court dan mereka ingin melihat kejadian itu.

 

Tentu, Departemen Hukuman inner court tidak akan mengabaikan tindakan Chu Feng. Liu Chengen secara pribadi pergi keluar dan dia memimpin beberapa ratus tetua dari Departemen Hukuman dan mengepung Chu Feng. Mereka bahkan meneriakkan motto untuk membunuh Chu Feng. Lagi pula, dia sudah punya sejarah dengan Chu Feng jadi dia bisa memakai kesempatan ini untuk membunuh Chu Feng. Dia berencana membalas dendam cucunya, Liu Mang.

 

Kerumunan di sekitarnya berpikir kalau Chu Feng tidak diragukan lagi akan mati . Bagaimanapun juga, di dalam inner court, nama Liu Chengen sangat terkenal. Tapi, saat pasukan Liu Chengen samapi di markas besar Sword Alliance, dua pasukan lagi datang di waktu yang bersamaan.

 

Itu adalah Gedung Penatua yang di pegang Su Rou, dan juga Gedung Skill Bela Diri yang pegang Penatua Ouyang. Penatua Ouyang memimpin puluhan orang, sementara Su Rou memimpin seribu orang. Dalam hal mungkin, itu benar-benar mengalahkan Liu Chengen.

 

“Su Rou, apa ini? Anak ini melanggar peraturan sekolah dan dengan nekat menghancurkan kultivasi para murid dari sekolah yang sama. Departemen Hukuman saya menangkapnya karena kejahatan itu. Sebagai penatua di Sekolah Naga Azure, Anda benar-benar melindunginya? Apa Anda bahkan layak untuk menjadi penatua Sekolah Naga Azure?” Liu Chengen bertanya keras, seolah-olah dia ingin semua murid di sekitarnya tahu kalau Su Rou salah.

 

Su Rou tidak pelan atau terburu-buru berkata. “Chu Feng adalah murid utama, jadi kalaupun dia salah, bukan giliranmu untuk menghukumnya karena Anda tidak layak untuk melakukannya.”  Dia hanya dengan sigap melirik Liu Chengen sekilas dan dia bahkan tidak menatapnya.

 

“Penatua Liu, saya tahu kalau Anda memiliki dendam pribadi dengan Chu Feng, tapi saya harap Anda menangani hal-hal dengan sepantasnya dan tidak membawa emosi pribadi Anda ke dalam masalah ini.”

 

“Meskipun hal-hal yang dilakukan Chu Feng hari ini sedikit berlebihan, itu bukan tanpa alasan. Saat Sword Alliance menghajar aliansi Chu, di mana Departemen Hukuman Anda?” Penatua Ouyang juga berbicara. Meski senyumnya sangat lembut, nadanya dipenuhi ejekan.

 

“Kau …” Liu Chengen tidak punya kata-kata untuk membantahnya. Dia tidak bisa mengurus Su Rou atau Elder Ouyang. Jadi, dia tidak bisa secara paksa menyerang Chu Feng.

 

Tapi, dia tidak khawatir. Lagi pula, dia bukan satu-satunya orang yang ingin berurusan dengan Chu Feng. Saat orang-orang dari zona utama sampai, kalaupun dia tidak menyerangnya sendiri, Chu Feng  tetap akan kesulitan.

 

“Chu Feng, kau benar-benar sudah terlalu berlebihan sekarang. Bagaimana kau bisa menghancurkan kultivasi murid dari sekolah yang sama sebanyak itu? Masalah ini sudah mengguncang seluruh Sekolah Naga Azure. Kalaupun kakakku mau melindungimu, dia tidak akan berdaya.”

 

Su Mei juga tiba. Dia berdiri di samping Chu Feng saat dia melihat anggota Sword Alliance yang saat ini dirawat para tetua. Di mata indahnya ia khawatir. Tentu saja, dia tidak khawatir dengan keselamatan anggota Sword Alliance, tapi dia khawatir tentang keselamatan Chu Feng.

 

“Sekarang kau sudah memikirkanku? Waktu Sword Alliance membully keluarga Chu-ku dan aku  tidak di sini, di mana kau dan kakakmu?”

 

Chu Feng sedikit menggerutu saat dia melirik Su Mei sekilas. Dia tidak khawatir atau takut karena dia sudah bisa memakai Spirit Formation, jadi selama Zhuge Liuyun tahu tentang hal itu, dia pasti akan menerimanya sebagai muridnya.

 

Di dalam Sekolah Naga Azure, dengan perlindungan orang itu, siapa yang berani menyentuhnya? Jangankan menghancurkan kultivasi para murid inner court, Kalaupun dia membunuh mereka, dia hanya akan menerima hukuman ringan dan tidak ada yang berani mencabut nyawanya.

 

“Chu Feng, kalau kau berpikir seperti itu, berarti kau benar-benar menyalahkanku dan kakakku secara keliru.” Setelah mendengar kata-kata Chu Feng, Su Mei memiliki keluhan di seluruh wajahnya. Dia cemberut mulutnya dan berkata, “Walau Wu Jiu yang membully keluarga Chu-mu, kenyataannya, itu karena hasutan Gong Luyun.”

 

“Pada hari Sword Alliance mulai bergerak, kakakku akan keluar. Tapi, pada saat itu, Gong Luyun menemukan kakakku.”

 

“Dia ingin bertaruh dengan kakakku. Dia bilang, selama dia bisa mengalahkannya, dia akan membiarkan nyawamu di pertarungan yang diatur satu tahun lagi. Tapi, kalau kakakku kalah, dia tidak membuat hal-hal yang terlalu sulit untuknya. Dia cuma meminta supaya aku dan kakakku tidak mengganggu masalah antara Sword Alliance dan Chu Alliance.”

 

“Kalau kakakku tidak jadi penatua, dia pasti jadi murid # 1 di Sekolah Naga Azure. Selain itu, Kota Vermilion Bird-ku sudah dalam hubungan buruk dengan Kota Black Tortoise-nya, jadi wajar saja, kakakku tidak takut dengan Gong Luyun. Dia setuju untuk bertarung dan dia ingin memberinya pelajaran. ”

 

“Tapi, tak disangka… kakakku kalah, dan dia kalah telak.”

 

“Walau dia tidak mau, dia harus menepati janjinya. Jadi, kakakku tidak punya pilihan lain kecuali tidak peduli dengan hal-hal itu dan dia tidak mungkin mencampuri masalah antara Sword Alliance dan Chu Alliance.” Wajah Su Mei penuh dengan keluhan saat dia mengungkapkan kebenaran secara detail.

Translator / Creator: alknight