June 30, 2017

Martial God Asura Volume 16 Chapter 153 – Crystal Coffin

 

 

“Kau menipuku, kau …”

 

* Poof *

 

Kemarahan Murong Yanguan menyerang jantungnya dan seteguk darah dari jantungnya dimuntahkan. Setelah itu, dia tidak berdaya di tanah. Meski tubuhnya bergerak-gerak naik-turun dengan keras, dia tidak punya kekuatan untuk bangkit. Bisa dilihat bahwa kemarahannya cukup melukainya.

 

Sambil melihat situasi itu, Murong Yunluan hanya bisa perlahan menutup matanya. Ketidakberdayaan dan kesedihan ada di seluruh wajahnya. Meski hal ini dilakukan semua oleh kakak laki-lakinya, dia tetap memiliki tanggung jawab yang tak terhindarkan.

 

Kalau dia harus menyalahkan sesuatu, dia hanya bisa menyalahkan kepercayaan yang terlalu dalam pada saudaranya. Dia menyerahkan sebagian besar keputusan pada Murong Yanguan untuk dia urus sesaat dia mengasingkan dirinya untuk berkultivasi sepanjang hari, tanpa menanyakan hal-hal duniawi. Jika itu sebaliknya, kalaupun Murong Yanguan digunakan oleh seseorang, tidak mungkin bagi mereka untuk mendapat kehilangan yang begitu besar.

 

Namun, bagaimanapun juga, kekuatan White Tiger Villa sangat berkurang. Lifeline sudah rusak dan ancaman benar-benar dekat. Dia tidak percaya kalau orang berjubah abu-abu itu bisa melindungi White Tiger Villa, dia juga tidak percaya kalau dia akan melakukannya.

 

* rumble rumble *

 

Tapi tepat pada saat itu, suara gemuruh terdengar dari lubang hitam yang aneh. Suara itu sangat aneh. Sepertinya itu berasal dari tempat yang jauh, tapi hanya dengan mendengar suara itu, itu membuat orang sangat tidak nyaman. Sepertinya ada benda menakutkan yang akan lahir.

 

“Hahahaha! Kau pikir kau bisa mengambil segalanya dari leluhurku? Kau pikir kau punya kekuatannya? Kau pikir kau layak!?”

 

“Di bawah Lifeline ini adalah zona kematian. Di dalam zona kematian, ada hal yang sangat mengerikan yang terkunci di sana. Kalau kau membuka Lifeline, Kau akan mengeluarkannya. Itu akan menghancurkan Provinsi Azure dan benua akan binasa. Kau tidak akan mendapat apapun .Kau akan mati seperti kita setelah dibunuh olehnya.”

 

Murong Yunluan tertawa terbahak-bahak seperti orang gila. Dia putus asa. Dia sangat percaya pada kata-kata yang ditinggalkan leluhurnya, dan dia tahu kalau mereka semua akan mati di tempat itu. Seluruh Provinsi Azure, atau bahkan benua ini akan menghadapi bencana.

 

“Hmph.”

 

Orang berjubah abu-abu itu hanya mendengus dingin dan melompat ke lubang hitam yang aneh dengan seketika. Hal yang paling aneh adalah, segera setelah orang yang berjubah abu-abu itu masuk, suara gemuruh yang menakutkan perlahan-lahan turun sampai benar-benar lenyap.

 

Yang lebih penting lagi adalah bahwa lubang hitam aneh itu juga berangsur-angsur menyusut dan sepertinya akan menutup.

 

“Lifeline hancur tapi White Tiger Villa belum binasa. Semua orang cepat masuk lubang hitam! Itu adalah zona kematian, dan kita mungkin bisa mengambil semua milik Murong Xiaoyao!”

 

Melihat itu, seseorang tiba-tiba berteriak. Setelah suara itu terdengar, semua orang mencoba yang terbaik untuk mendaki ke lubang hitam, tapi mereka tidak punya kekuatan apa pun. Mereka benar-benar bisa dikatakan “tidak bisa bergerak satu inci pun ke depan”.

 

Meski lubang hitam itu sangat dekat, mereka tidak bisa mendekat. Banyak orang tak henti-hentinya menyayangkan. Beberapa meraung, beberapa menangis, beberapa bahkan tidak punya kekuatan untuk melakukan keduanya.

 

* Ta ta ta *

 

Tepat pada saat itu, langkah kaki tergesa-gesa terus mendekat. Setelah itu, seseorang berlari seperti cahaya dan pada akhirnya, mereka berdiri di tengah Lifeline. Itu adalah Chu Feng dan Murong Xinyu.

 

“Ayah.” Setelah melihat Murong Yunluan, Murong Xinyu cepat-cepat berlari dan melompat ke pelukan ayahnya.

 

Chu Feng melihat dengan teliti sekelilingnya. Dari kata-kata yang dia dengar tadi, Chu Feng sadar bahwa ada karakter yang lebih kuat lagi di sana. Tapi yang jelas, pada saat itu, orang itu telah pergi.

 

“Chu Feng, cepat masuk ke lubang hitam. Tak diragukan lagi, itu adalah pintu masuk Emperor Tomb.” Saat pandangan Chu Feng dilemparkan ke arah lubang hitam, suara Eggy yang menyenangkan terdengar dan sangat senang.

 

Hampir pada saat bersamaan dengan Eggy berbicara, Chu Feng berlari menuju lubang hitam. Pada saat itu, lubang hitam itu sudah sangat kecil. Chu Feng tidak bisa masuk ke dalamnya, jadi dia hanya bisa menepuk tangannya, dan dengan postur menyelam, dia langsung terjun ke kepala lubang hitam.

 

Sesaat kemudian, lubang hitam itu benar-benar tertutup dan menghilang dari Lifeline. Sepertinya tidak pernah muncul sebelumnya, dan itu tidak meninggalkan bekas apapun.

 

Pada saat itu, banyak orang sangat kecewa. Mereka merasa seperti mereka melewatkan kesempatan untuk menjadi pendekar dari waktu mereka. Bagaimanapun juga, Xiaoyao Murong tahun itu menjadi orang yang hebat setelah mendapatkan hal-hal hebat setelah memasuki zona kematian.

 

Tapi juga, ada banyak orang yang tenang. Mereka mengira saat Lifeline binasa, beberapa makhluk mengerikan akan terlepaskan. Dari situ, White Tiger Villa akan langsung hancur dan secara alami, hidup mereka tidak akan diselamatkan juga. Namun, hal itu sepertinya tidak terjadi.

 

“Ayah.” Murong Xinyu duduk dengan nyaman di samping Murong Yunluan saat air mata memenuhi wajahnya.

 

“Xinyu, siapakah pemuda itu tadi? Kenapa ayah tidak pernah melihat dia sebelumnya?” Murong Yunluan masih menatap tempat di mana lubang hitam itu hilang dan ada beberapa emosi yang tak terlukiskan di dalam hatinya.

 

“Dia Chu Feng dan dia adalah seorang World Spiritist. Tapi, dia bukan orang jahat. Dalam perjalanan, kalau bukan karena dia yang melindungiku, aku tidak bisa kembali ke sini hidup-hidup.”

 

Berbicara pada saat itu, Murong Xinyu dengan melotot melirik Murong Yanguan di dekatnya. Dia adalah penjahat terbesar di White Tiger Villa sekarang.

 

“World Spiritist ya?”

 

Murong Yunluan sepertinya sedang merenungkannya. Dia sangat percaya kata-kata  leluhurnya, Murong Xiaoyao. “Jika Lifeline binasa, vila itu akan mati.” Namun, pada saat itu, Lifeline rusak, tapi vila itu benar-benar baik-baik saja.

 

Dia ragu apakah orang berambut abu-abu itu melakukan sesuatu. Tapi dia bahkan lebih meragukan apakah orang berambut abu-abu itu, yang berada di tingkat 1 Profound realm, punya kekuatan seperti itu atau tidak.

 

Pada saat yang sama, Chu Feng memasuki alam impian. Segala sesuatu yang mengelilinginya sangat gelap dan daya tarik yang kuat membawanya cepat ke depan.

 

Setelah tidak ada yang tahu berapa lama, cahaya yang menyilaukan dipancarkan di depan mata Chu Feng. Di saat bersamaan, kegelapan di sekitarnya perlahan memudar. Saat kakinya tegak berdiri di tanah, sekitarnya benar-benar berubah.

 

Rasanya seperti istana karena sangat megah, beberapa kali lebih megah bila dibandingkan dengan Lifeline di atas. Itu hanyalah tempat paling megah yang pernah dilihat Chu Feng sebelumnya.

 

Rasanya seperti formasi besar karena simbol diukir di mana-mana. Mereka semua saling berhubungan dengan cahaya berkilauan, dan seolah-olah itu adalah jaring besar yang menyelimuti daerah itu.

 

Itu seperti sebuah makam, karena di tengah semua itu, ada panggung bulat. Di tengah panggung, ada crystal coffin.

Translator / Creator: alknight