June 30, 2017

Martial God Asura Volume 15 Chapter 148 – Decisive Slaughtering

 

 

Dinding tak terlihat terbentuk di depan mereka. Rasanya seperti benteng transparan yang melindungi Chu Feng dan Murong Xinyu.

 

Terlepas dari skill bela diri yang tanpa henti membombardir dan terus meledak, mereka dihentikan benteng dan tidak ada cara untuk menembusnya dengan cara apapun.

 

“Apa ini Spirit Formation Technique?”

 

Murong Xinyu tertegun. Walaupun dia tidak bisa berkultivasi, lagipula dia adalah nona besar White Tiger Villa jadi dia sudah mendengar banyak hal. Tentu, dia pasti pernah mendengar tentang World Spiritist, jadi dia juga tahu kalau Spirit Formation Technique adalah metode pertahanan terkuat di dunia.

 

Namun, bagaimanapun juga, dia tidak pernah mengira kalau seorang pemuda yang jauh lebih muda dari dia adalah seorang World Spiritist dan bahkan memiliki kultivasi yang begitu kuat.

 

Tidak ada orang yang punya kekuatan seperti itu di usia itu pada White Tiger Villa. Dengan itu, Murong Xinyu langsung melihat Chu Feng dengan cara lain dan berpikir: “Mungkinkah di luar White Tiger Villa, ada banyak pendekar dan orang jenius yang berasal dari kerumunan orang?”

 

“Sial. Metode aneh apa yang dipakai anak ini? Bagaimana seranganku tidak mendarat padanya?” Menghadapi situasi itu, orang berpakaian hitam merasa sangat tidak berdaya.

 

“Mustahil. Apa dia seorang World Spiritist? Seorang World Spiritist di usia muda … Dari mana asalnya?” Bahkan pemimpin orang berpakaian hitam itu mengerutkan kening dan merasa Chu Feng terlalu sulit untuk diurus.

 

“Apa? Kalian sudah selesai? kalau sudah selesai, giliranku! ”

 

Chu Feng mengayunkan lengan baju besarnya dan Spirit Formation dengan cepat ditarik. Dari benteng Spirit Formation yang sebesar rumah, itu menjadi ruang yang sangat kecil yang hanya bisa muat Chu Feng dan Murong Xiyun.

 

Saat itu, Chu Feng mengangkat kakinya dan melangkah maju. Dia melangkah keluar dari Spirit Formation. Tangan kirinya membentuk kepalan tangan dan sebuah busur panah emas muncul. Busurnya ditarik dengan tangan kanannya dan panah emas memadat dan muncul.

 

Sejak saat itu, Chu Feng memanah berulang kali dan meledak-ledak. Suara angin yang menderu tak henti-hentinya terdengar. Hujan panah emas memenuhi langit saat mereka semua terbang. Setiap panah melihat darah dan tidak ada yang meleset.

 

Di bawah semburan panah, dengan sangat cepat, lebih dari separuh seratus orang berpakaian hitam mati atau terluka. Hampir tidak ada yang bisa menghindari panah Chu Feng karena seperti anak panah itu punya sihir. Mereka ingin mengelak, tapi mereka tidak bisa. Mereka ingin bertahan, tapi mereka tidak bisa.

 

“Mundur!”

 

Melihat satu tubuh setelah yang lain ditembus dan terbaring di dalam genangan darah di sekelilingnya, bahkan sang pemimpin pun panik. Dia berteriak dan memimpin untuk melarikan diri.

 

“Hmph. Kau pikir kau bisa lari? ”

 

Chu Feng dengan dingin mendengus. Dia membidik pemimpin berpakaian hitam itu dan melesatkan panahnya. Dimanapun sekilas cahaya emas pergi, tidak ada yang bisa menghentikannya. Beberapa pohon besar yang menyentuh langit mendapat lubang yang menembus mereka. Pada akhirnya, hanya saat mendarat dan memaksa kepala kepala pemimpin itu meledak barulah berhenti.

 

Itulah makna tertinggi dari Bow of Hundred Transformations. Tidak ada anak panah yang terbuang dan setiap panahnya mencabut nyawa. Kecuali kekuatan mereka di atas tubuh Chu Feng, tidak ada yang bisa lolos dari pembantaian Bow of  Hundred Transformations.

 

Dengan sekejap, tidak ada yang bertahan hidup dalam seratus orang yang berpakaian hitam. Semuanya mati karena busur Chu Feng. Kalau mereka tidak tertusuk di dada, mereka meledak. Semuanya mati karena satu panah dan mereka mati dengan cukup efisien.

 

“Ini…”

 

Melihat kejadian berdarah di depannya, Murong Xinyu mengerutkan keningnya dengan erat. Ini bukan pertama kalinya dia melihat kejadian yang menyedihkan itu, tapi saat pemandangan berdarah itu dibuat oleh seorang pemuda yang beberapa tahun lebih muda dari dia, kejutan yang tak terlukiskan berada di hatinya.

 

Bukan cuma masalah kultivasi, itu juga masalah pemikiran. Kalau dia sudah dewasa, itu akan masuk akal. Tapi, sangat langka untuk seorang pemuda membantai dengan sangat mutlak dan tanpa belas kasihan. Kalau Chu Feng tidak melindunginya, dia pasti akan menduga apa Chu Feng adalah monster berdarah dingin atau tidak.

 

“Manajer Zhang, apa yang ingin Anda katakan?”

 

Chu Feng melihat kalau manajer Zhang masih belum mati dan sepertinya punya kata-kata yang ingin dia katakan. Jadi, dia berjalan mendekat. Lagipula, tanpa orang tua itu, Chu Feng tidak bisa menyelinap ke White Tiger Villa dengan sukses.

 

“Saya tidak peduli tujuan yang Anda miliki, tapi saya harap Anda tidak menyakiti Nona saya. Saat ini, jika ada orang di White Tiger Villa yang berani membunuh nona begitu terbuka dan berani, itu berarti perubahan Sudah terjadi di vila.”

 

“Saya harap Anda bisa melindunginya. Selama tidak ada yang menyakitinya, penguasa vila saya pasti akan membalasnya.” Manajer Zhang memohon dengan suara yang sangat lemah. Bisa dilihat kalau dia sangat khawatir dengan Murong Xinyu.

 

“Manajer Zhang.” Pada saat itu, Murong Xinyu juga berlari menghampiri. Saat dia melihat manajer Zhang sekarat, air mata yang menyakitkan mengalir deras dan jelas hubungan mereka cukup baik.

 

Chu Feng berdiri di samping dan tanpa bersuara menatap kedua orang itu. Saat manajer Zhang menutup matanya, dia menepuk bahu Murong Xinyu dan berkata, “Dia sudah pergi. Manajer Zhang sudah meninggal. ”

 

Murong Xinyu juga bukan orang yang keras kepala jadi dia berdiri, menyeka air mata di wajahnya, menatap Chu Feng, lalu berkata, “Jadi, siapa kau?”

 

“Tidak masalah siapa saya. Anda hanya perlu tahu kalau saya adalah orang yang bisa melindungi anda sekarang.” Chu Feng menjawab dengan tenang.

 

“Melindungi aku? Kau mata-mata yang menyelinap ke White Tiger Villa dengan niat jahat. Bagaimana aku bisa tahu kalau kau melindungiku karena ada tujuan lain?”

 

“Saya punya niat jahat? Anda adalah orang yang tidak memiliki kultivasi apapun. Apa niat jahat saya pada Anda? Saya hanya melihat Anda sangat menyedihkan jadi saya membantu Anda. Kalau saya ingin membunuh Anda, saya bahkan tidak perlu menggerakkan satu jari pun.”

 

“Saya memang punya tujuan di White Tiger Villa, tapi itu jelas bukan anda. Tidak masalah Anda percaya atau tidak. Anda tidak punya pilihan lain. Jika Anda tidak mengikuti saya, Anda tidak akan selamat dan kembali ke White Tiger Villa. ”

 

Chu Feng terlalu malas untuk menjelaskannya. Dia berjalan menuju kereta terdekat, memotong tali, dan langsung menuju kuda yang berharga.

 

Itu persis seperti yang manajer Zhang katakan. Kalau orang-orang dari White Tiger Villa berani membunuh Murong Xinyu, kemungkinan besar, beberapa perubahan pasti terjadi. Yang paling diharapkan Chu Feng adalah perubahan internal. Dengan itu, White Tiger Villa akan berada dalam kekacauan. Akan lebih mudah untuk Chu Feng terjun ke daerah yang lebih dalam, menggunakan kekuatan Spirit-nya dan menyelidiki rahasia-rahasia dari White Tiger Villa.

 

Sedangkan untuk Murong Xinyu, Chu Feng benar-benar membantunya hanya karena kebaikan hatinya. Gadis itu tidak berguna. Juga, Chu Feng tidak takut menceritakan rahasianya dengan mengatakan kalau dia adalah mata-mata yang menyelinap ke White Tiger Villa. Jika perubahan tertentu benar-benar terjadi pada White Tiger Villa, Murong Xinyu sama sekali tidak bisa kembali ke White Tiger Villa, jadi bagaimana dia menceritakan rahasianya kepada orang lain?

 

Berpikir untuk saat itu, Chu Feng tidak ragu saat ia dengan keras menendang kuda di bawahnya dan bersiap untuk kembali ke White Tiger Villa. Pada saat itu, suara panik juga terdengar di belakang.

 

“Jangan tinggalkan aku!”

 

Sambil menoleh dan melihat ke belakang, dia melihat Murong Xinyu berlari mendekati Chu Feng dan dia memiliki ekspresi ketakutan dan kecemasan. Bisa dilihat dia benar-benar takut kalau Chu Feng akan meninggalkan dan tidak peduli padanya.

 

Chu Feng dengan tidak enak tersenyum dan berkata. “Apa, Anda tidak takut kalau saya punya niat buruk pada Anda sekarang?”

 

“Terlepas dari tujuan yang kau punya, faktanya kau baru saja menyelamatkanku. Selama kau melindungiku sepanjang perjalanan kembali ke White Tiger Villa, aku pasti tidak akan memperlakukanmu secara tidak adil.” Murong Xinyu berkata pelan. Jelas dia sudah menyerah.

 

“Ayo naik.”

 

Chu Feng tersenyum ringan dan menarik Murong Xinyu ke belakang kuda. Walaupun gadis itu menjadi beban, pada saat-saat penting dia juga bisa menjadi lencana yang menyelamatkan nyawa. Dia bisa membawanya, atau dia bisa meninggalkannya. Pilihan Chu Feng adalah untuk melindunginya sekali lagi.

Translator / Creator: alknight