June 29, 2017

Martial God Asura Volume 14 hapter 140 – Life and Death on a Thread

 

 

Aura yang tiba-tiba muncul sangat mengubah ekspresi Chu Feng karena ia menemukan kalau aura itu milik Shangguan Tian. Tapi, jelas, Shangguan Tian masih terus mengejar di belakangnya. Bagaimana dia mengepungnya dari kiri dan kanan?

 

“Ini .. Ini skill bela diri?

 

Setelah melihat ke sisi tubuhnya, Chu Feng langsung terkejut. Dia menemukan dengan terkejut kalau aura itu benar-benar mirip dengan Shangguan Tian, tapi itu bukan tubuh sebenarnya. Mereka terlihat tembus pandang, tubuh ilusi. Mereka punya kesadaran yang mirip, tapi jelas tidak sama.

 

“Hmph. Ini adalah skill bela diri tingkat 6, Illusionary Body. Aku biasanya tidak akan memakainya, tapi hari ini, aku akan membuatmu membuka mata.”

 

Saat dia berbicara, kekuatan Profound Shangguan Tian di tubuhnya bergerak dan dua ilusi lagi keluar dari tubuhnya. Mereka berpisah dan hampir menghalangi jalan mundur Chu Feng. Sehingga Chu Feng hanya bisa terus maju dan tanpa bisa berganti arah.

 

“Sial. Kenapa ada skill bela diri yang aneh di dunia ini?”

 

Chu Feng sangat kehilangan kata-kata. Skill bela diri itu terlalu mengerikan. Auranya sama dengan tubuh aslinya, yang berarti mereka mendapat jumlah kekuatan yang sama. Kalau skill itu dipakai saat melawan musuh dengan kekuatan yang sama, dia bisa membuat keadaan di mana dia benar-benar menghancurkan musuhnya.

 

“Hmph. Terkejut dengan hal yang tidak penting. Ini baru skill bela diri tingkat 6, dan karena jalan kultivasi bela diri sangat besar dan luas, ada banyak hal aneh dan asing lainnya. ”

 

“Skill bela dirinya cuma terlihat sedikit lebih spektakuler. kalau dia bertemu orang dengan kekuatan mutlak, itu tidak berguna malah kalaupun dia punya lebih banyak orang. Tapi, cukup efisien baginya untuk memakai skill bela diri ini untuk menangkapmu.” Kata Eggy.

 

“Sampah. Kalau aku terus ditekan olehnya seperti ini, cepat atau lambat, aku akan sampai ke jalan buntu. Apa kau tidak bisa memikirkan sesuatu yang membuatku menyingkirkannya?” Chu Feng cukup cemas. Dia tidak ingin dibunuh di belantara hutan sementara dia tidak tahu semua alasannya.

 

“Di situasi seperti ini, kau cuma bisa menyerahkanny pada takdir. Kalau ada gunung tinggi yang menghalangi jalan, kau panjat. Kalau ada tebing yang bagian dasarnya tak terlihat, Kau lompati. Selama kau bisa lolos dari pengejarannya, kau akan punya banyak kesempatan untuk hidup. Kalau kau tertangkap olehnya, tidak diragukan lagi, kau akan mati, “kata Eggy.

 

“Sial.”

 

Itu seperti bagaimana Eggy mengatakannya. Chu Feng tidak punya cara lain. Dia cuma bisa menyerahkannya pada langit dan mengandalkan keberuntungan. Siapa yang menyuruhnya untuk punya skill yang lebih buruk daripada yang lain? Kalaupun dia terpaksa mati, dia tidak akan punya kata-kata keluhan.

 

Saat ia berlari dengan gila, Chu Feng naik terus lebih tinggi. Di depannya, ada tebing yang curam sebagai hambatan. Tapi untungnya, itu tidak terlalu curam dan dengan skill Chu Feng, dia bisa memanjatnya.

 

Dalam jarak pegunungan yang tak terbatas, setelah melarikan diri selama 6 jam, Chu Feng tiba-tiba merasa ada yang tidak beres. Ada jalan buntu di depannya karena ada tebing yang sangat tinggi.

 

“Apa langit benar-benar ingin, aku, Chu Feng, binasa?”

 

Berdiri di puncak tebing, Chu Feng menunduk. Dia menemukan kalau tebing itu benar-benar adalah akhirnya. Itu sangat curam dan kalau Chu Feng melompat turun seperti itu, dia tidak akan beruntung.

 

“Jangan takut Chu Feng. Dengarkan baik-baik. Ada suara air jadi ada arus sungai di sana. Kalaupun tempat ini semakin tinggi, kau cuma akan terluka parah tapi kau seharusnya tidak mati.” Eggy dengan tenang menafsirkannya.

 

“Lari! Biarkan aku melihat ke mana kau mau lari! Ini disebut Suicide Cliff. Batuannya spesial, dan bahkan mereka yang berada di Profound realm tidak bisa berpegangan ke dinding tebing.”

 

“Di dasar Suicide Cliff, ada Dragon River. Air Dragon River mengalir sangat cepat dan sangat ganas, sama seperti pisau tajam. Makhluk hidup akan hancur berkeping-keping karena semprotan air dan bahkan ada Binatang monster di Dragon River. jika Kalaupun air tidak membantingmu sampai mati, atau kalau pusaran air tidak menggulungmu sampai mati, Binatang-binatang yang mengerikan akan menelanmu.”

 

Shangguan Tian berjalan mendekat. Dia tidak lagi mengejar dan langkahnya melambat. Dia punya ekspresi sombong di sekujur wajahnya dan tatapannya ke arah Chu Feng dipenuhi dengan hinaan. Jadi, dari awal, dia sudah merencanakan untuk memaksa Chu Feng menemui jalan buntu ini.

 

“lompat! Kalau kau lompat, paling parah, tubuhmu akan remuk dan tulangmu hancur. Tapi kalau kau mati dari tanganku, kau  akan hilang seperti seberkas asap.”Saat Shangguan Tian mendekat, dia mencibir.

 

Pada saat itu, Chu Feng tiba-tiba tersenyum. Senyumnya sangat menakutkan saat dia berbicara, “Shangguan Tian, berdoa. Berdoalah supaya aku mati seperti ini. Berdoalah supaya kau tidak bertemu denganku lagi.”

 

“Kalau tidak aku, Chu Feng, akan menemukanmu. Saat hari itu tiba, itu bukan cuma akan jadi akhir untukmu. itu akan jadi pemusnahan keluarga Shanggua-mu.”

 

Setelah mengatakan itu, Chu Feng tiba-tiba lompat dan dengan elegan melompat menuruni tebing. Dengan sangat cepat, dia tenggelam dalam kabut yang menyembunyikan jejaknya.

 

Melihat itu, Shangguan Tian segera segera ke tempat Chu Feng berdiri sebelumnya. Dia fokus dan melihat dengan seksama. Untuk beberapa alasan, ada sedikit kekhawatiran muncul di dalam hatinya. Tiba-tiba dia menyesalinya. Dia menyesal tidak membunuh Chu Feng sendiri dan malah memaksanya menuruni tebing.

 

Harus dikatakan kalau tebing itu sangat tinggi. Setelah melompat, waktu yang cukup lama berlalu sebelum ia melewati kabut dan melihat bagian dasarnya. Di dasar, persis seperti yang digambarkan Shangguan Tian. Ada sungai yang lebar dan ganas.

 

Sungai itu sangat aneh. Semprotan air sangat brutal dan ada banyak arus bawah. Bahkan dalam sekejap, ia bisa melihat beberapa pusaran air berputar-putar di dalam arus air.

 

Pada saat itu, Chu Feng dengan cepat memutarkan kekuatan Origin melalui tubuhnya untuk melindungi dirinya sendiri. Jatuhnya dari tebing benar-benar terlalu tinggi dan kalaupun ia jatuh ke sungai, kekuatan besar masih akan ada saat tabrakan. Kalau dia orang lain, mereka langsung menjadi saus daging. Namun, bahkan Chu Feng pun tidak beruntung.

 

* Bang *

 

Air yang kuat disemprotkan ke mana-mana saat Chu Feng tenggelam ke Sungai Naga. Begitu ia tenggelam, Chu Feng benar-benar kehilangan kesadaran saat ia hanyut oleh arus-arus kekerasan.

 

Chu Feng hanyut di sepanjang aliran air dan kesadarannya kacau. Dia benar-benar terluka parah dan terlepas dari teriakan Eggy, Chu Feng tidak bisa konsentrasi pada kesadarannya. Hidup dan mati benar-benar ada di sehelai benang.

 

Kira-kira 5 hari berlalu di bawah situasi itu dan kesadaran Chu Feng akhirnya mulai pulih secara bertahap. Saat ia merasakan sakit yang menusuk dari tubuhnya, dia samar-samar mendengar suara manis dan indah seorang wanita muda.

 

“Oi! Kau baik baik saja? Bangun!”

 

Saat dia pusing, Chu Feng perlahan membuka matanya. Baru saat itulah dia menemukan kalau dia terbaring di rumput. Di dekatnya ada Dragon River yang ganas. Rasanya seperti binatang liar yang ganas dan masih melonjak dan meraung.

 

“Selamat? Tidak mati!” Itulah pikiran bawah sadar Chu Feng karena semua yang dia lihat, dan juga termasuk rasa sakit yang datang dari tubuhnya, membiarkan Chu Feng tahu kalau dia masih hidup.

 

“Oi, aku berbicara denganmu Kenapa kamu tidak menjawab?” Tepat pada saat itu, suara manis dan indah terdengar lagi.

 

Sambil memutar kepalanya untuk melihat, Chu Feng menemukan ada seorang wanita muda berdiri di belakangnya. Dia berusia sekitar 15 tahun, dengan perawakan tinggi, wajah yang halus, penampilan cantik, dan sepasang matanya yang bening dan besar menatapnya sambil berkedip.

 

Di belakang perempuan muda itu berdiri orang tua yang besar. Berbeda dengan rasa penasarannya, mereka dipenuhi dengan waspada.

 

“Nona, sepertinya dia baik-baik saja. Mari cepat pergi karena kita harus sampai di White Tiger Villa sebelum langit gelap.” Orang tua itu berbicara dan mendesak.

 

“Mm.” Wanita muda itu dengan sengaja melihat sekilas pada Chu Feng sebelum berbalik dan pergi.

 

“Tunggu, kalian semua menuju ke White Tiger Villa?” Chu Feng cepat berbicara.

Translator / Creator: alknight