June 29, 2017

Martial God Asura Volume 14 Chapter 132 – Roping Trap

 

 

“Emperor Tomb?” Chu Feng tidak memahaminya tapi dia masih bisa mendengar hal yang mengesankan tentang itu.

 

“Singkatnya, Emperor Tomb itu hal yang cukup mengesankan tapi kau tidak akan mengerti kalau aku bilang terlalu banyak. Lihat saja Emperor Tomb seperti harta tak terbatas.”

 

“Kalau memang ada Emperor Tomb di Provinsi Azure, orang yang disebut Qingxuantian pasti bukan cuma Martial Lord. Catatan sejarah bisa jadi kemungkinan besar sedikit salah.” kata Eggy.

 

“Bukan cuma seorang Martial Lord? Berapa lagi realm yang ada dalam perjalanan kultivasi bela diri?” Chu Feng sangat bersemangat dan tiba-tiba dia merasa masih kurang pengalaman dan tidak punya pengetahuan tentang banyak hal.

 

“Realm itu terlalu jauh darimu jadi tidak ada gunanya kalau aku mengatakannya terlalu banyak. Lagi pula, orang hebat muncul di Sembilan Provinsi dan itu cukup untuk mengguncang dunia. ”

 

“Kalau makam itu masih belum rusak, Kau harus jadi kuat secepatnya. Setelah itu, bunuh semua orang yang tahu tentang Emperor Tomb ini di Sembilan Provinsi untuk menghindari bocorannya informasi. ”

 

“Sebenarnya, itu belum cukup. Kau harus benar-benar memusnahkan Sembilan Provinsi. Bagaimanapun juga, informasi ini tidak boleh tersebar.” Eggy mengingatkan dengan sungguh-sungguh.

 

“Apa? Memusnahkan Sembilan Provinsi? Kau mau aku membunuh semua orang di benua ini? Apa itu terlalu gila?”

 

Setelah mendengar kata-kata itu, Chu Feng merasa kedinginan sampai ke tulang punggungnya. Walaupun dia bisa membunuh musuhnya tanpa perasaan, dia tidak bisa membantai warga biasa dan orang-orang yang sama sekali tidak ada hubungan dengannya untuk tujuannya sendiri.

 

“Apa yang kau tahu? Emperor Tomb adalah harta karun terbesar di seluruh dunia.  Jangankan kultivasi yang bisa aku capai setelah mengkonsumsi Sumber energi Qingxuantian itu, Kau bisa mengandalkan Emperor Tomb ini dan jadi orang yang tak terkalahkan.”

 

“Bukannya kau ingin tahu apa yang terjadi dengan keluargamu? Bukannya kau ingin tahu kenapa orangtuamu meninggalkanmu dan tidak menjagamu? Pasti akan ada alasannya di dalam makam ini. ”

 

“Dari perkiraanku, aku percaya keluargamu menemui malapetaka besar dan terpaksa mengirimmu ke sini. Dan untuk keluargamu masih ada atau tidak, aku tidak tahu. Ada kemungkinan orang tuamu meninggal dan keluargamu binasa. ”

 

“Mereka yang bisa menghancurkan keluargamu dan membunuh orang tuamu adalah kekuatan yang lebih besar lagi. Pikirkan itu. kalau kau bahkan tidak bisa mengendalikan World Spirit yang ditinggalkan keluarga untukmu di tubuhmu, Gimana  kau bisa menghadapi kekuatan yang malah lebih kuat daripada keluarga Anda? ”

 

“Bangunlah. Dunia ini tidak sekecil yang kau pikirkan. Ada banyak sekali pendekar dan jenius dimana-mana. Kekuatan yang kuat sudah ada selama beberapa juta tahun dan mereka berdiri di puncak dunia yang tinggi dan curam. ”

 

“Kau cuma ‘melihat langit dari dasar sumur’. Tapi kau sangat beruntung. Beruntung di sumur yang dalam ini, ada harta tak terbatas. Selama kau dapat harta karun ini, kau akan punya kemampuan untuk melawan pendekar yang berada di luar sumur. Kau juga bisa mengandalkan itu untuk membalas kematian keluargamu.” Eggy menarasikan.

 

“Jangan coba menipuku untuk melakukan ini. Dari mana kau bisa bilang kalau keluargaku binasa? Dari mana kau bisa bilang kalau orang tuaku sudah mati? Tidak ada bukti sama sekali dan mungkin ada alasan lain.” Chu Feng mendengus dingin. Dia sedikit marah karena dari lubuk hatinya, dia benar-benar berharap tidak ada sesuatu yang buruk yang terjadi pada orang tua dan keluarganya.

 

“Okay, aku akui. Keluargamu mungkin masih ada dan orang tuamu hidup dengan baik. Tapi kalaupun keluargamu masih ada, apa kau punya muka untuk pulang dengan kultivasimu sekarang? Apa kau punya muka untuk melihat orang tuamu? ”

 

“Kamu terlalu lemah sekarang. Di dunia kultivasi bela diri, Kau adalah semut sejati. Mereka malah tidak perlu memakai jari mereka untuk memencetmu sampai mati. Mereka bisa saja iseng kentut dan tubuhmu akan robek dengan tulang yang hancur. Mereka bisa saja iseng meniup dan kau akan hilang seperti seberkas asap.”

 

Kata-kata Eggy terasa setajam pisau saat mereka menusuk telinga Chu Feng. Dia terus menusuk harga diri Chu Feng. Tapi kata-kata langsung itulah yang membuat Chu Feng mengerti betapa lemahnya dia.

 

Itu benar. Dia memang harus menjadi lebih kuat. Dia harus menjadi sangat kuat. Sekarang, dia tidak jenius. Hanya saja orang-orang di sekitarnya terlalu biasa-biasa jadi dia dianggap jenius. Jenius sejati harus seperti Qingxuantian, dan mungkin ada banyak jenius seperti dia di luar benua Sembilan Provinsi.

 

“Baiklah. Harta karun di dalam Emperor Tomb akan menjadi milikku, tapi aku tidak akan membunuh orang yang tidak bersalah karena keserakahanku sendiri. “Chu Feng berkata dengan sungguh-sungguh.

 

“Hati lembek. Tunggu sampai ada yang benar-benar menyebar rahasia ini jauh dari benua. Saat para pendekar sejati berkumpul, kau akan menyesalinya. ”

 

“Betul. Aku masih manusiawi jadi aku tidak bisa berdarah dingin sepertimu. kalau berita tentang Emperor Tombs benar-benar menyebar suatu hari nanti dan harta karun itu bisa diambil orang lain, aku tidak akan punya setengah kata keluhan pun. Kalaupun aku tidak mengandalkan harta karun ini, aku masih bisa menjadi kuat dengan diriku sendiri.” Chu Feng sangat teguh dalam keputusannya.

 

“Terserah saja, terserah. Aku tidak akan berdebat denganmu. Kalaupun kau mencoba membantai orang-orang di benua ini, Kau juga tidak punya kemampuan itu. Tapi ayo kita berangkat sekarang.” Eggy mendesak.

 

“Pergi sekarang? Itu tidak terlalu bagus kan? Lagi pula, aku sudah berjanji pada ayah Su Rou dan Su Mei untuk tinggal beberapa hari lagi. ”

 

“Kalau begitu berangkat besok. Kau harus pergi besok karena ini tidak bisa ditunda. ”

 

“Baiklah.”

 

Setelah memutuskan, Chu Feng awalnya mau menyerap semua Spiritual Beads yang dimilikinya. Tapi, setelah dipikir-pikir, dia takut Su Mei akan mengatakan kalau dia bertujuan untuk mendapat keuntungan jangka pendek sehingga Chu Feng tidak menyerap mereka. Dia memiliki Spiritual Beads di tangannya jadi dia bisa melakukan terobosan kapan pun dia mau.

 

Saat langit menjadi gelap, pesta khusus disiapkan Su Hen untuk Chu Feng juga dimulai. Di atas meja, hanya ada 4 orang. Su Mei, Su Rou, Chu Feng, dan Su Hen.

 

Walau begitu, meja itu sangat besar dan penuh dengan makanan dan minuman yang mewah. Chu Feng belum pernah makan hal-hal itu sebelumnya, dan dengan sekilas, mereka membuat selera makan meningkat secara dramatis. Hanya saja karena meja berukuran besar, mereka bertiga sangat terpencar.

 

“Idiot. Kenapa kamu hanya tahu cara makan daging? Coba ini. Rasa sayuran juga kadang lebih lezat. ”

 

Tapi, hal yang membuat orang terdiam adalah Su Mei berinisiatif untuk duduk di dekat Chu Feng dan terus membantu Chu Feng untuk mengambil makanan. Dia bahkan sesekali memberi makan Chu Feng. Tentu saja, Chu Feng tidak mendorongnya sedikit pun dan keduanya membantu satu sama lain untuk makan dan saling memberi makan. Itu disebut manis.

 

Menghadapi kejadian itu, Su Rou yang sudah tahu hati adik perempuannya terkekeh saat menutup mulutnya dengan tangannya. Di sisi lain, Su Hen mempunyai garis-garis hitam di dahinya tapi dia tidak bisa mengatakan apapun dan dia tenggelam ke dalam keadaan malu.

 

Selama pesta itu, Su Hen mengeluarkan hadiah untuk New Excellence Assembly.  Sepuluh Origin Beads.

 

Sepuluh Origin Beads setara dengan sepuluh ribu Spiritual Beads. Itu dua kali lipat hadiah yang seharusnya diberikan untuk New Excellence Assembly dan mengenai tindakan itu, Chu Feng tidak menolaknya karena dia tidak punya alasan untuk melakukannya. Bagaimanapun, dia tahu keluarga Su ingin mengikatnya lebih dekat dengan mereka.

 

Chu Feng punya kekuatan Spirit dan dia punya kesempatan untuk menjadi murid Zhuge Liuyun. Cepat atau lambat, dia akan menjadi seorang World Spiritist dan karena keluarga Su juga tahu tentang Emperor Tombs, tentu saja, mereka ingin Chu Feng lebih dekat kepada mereka jadi dia bisa melayani mereka sampai batas tertentu.

 

Setelah pesta itu, Chu Feng kembali ke kamarnya sendiri. Tapi, saat dia kembali, seseorang mengetuk pintu. Seorang pelayan datang menemui Chu Feng dan berkata bahwa nyonya kedua, Su Rou, mencarinya.

 

Chu Feng punya kesan yang cukup baik terhadap Su Rou jadi tentu saja dia tidak menolak. Di bawah pimpinan pelayan itu, dia memasuki istana tempat Su Rou tinggal.

 

Saat Chu Feng memasuki istana, dua tokoh berjalan keluar dari bayang-bayang. Salah satunya adalah penguasa Kota Vermilion Bird, Su Hen. Yang lainnya adalah pria tua kurus yang berambut putih.

 

Melihat istana putrinya sendiri, Su Hen berbicara. “Apa semuanya sudah siap?”

 

Orang tua itu dengan aneh tersenyum dan berkata. “Tuanku, jangan khawatir. Mulai hari ini, Chu Feng ini akan menjadi bagian dari keluarga Su saya.”

Translator / Creator: alknight