June 29, 2017

Martial God Asura Volume 13 Chapter 122 – A Real Genius

 

 

“Sialan! Apa yang terjadi?”

 

“Astaga! Ada apa ini? ”

 

Kejadian di panggung pertempuran mengejutkan semua orang. Sebelumnya, karena siluet yang padat, banyak orang malah tidak melihat serangan Chu Feng. Mereka cuma melihat sosok-sosok itu tiba-tiba menghilang dan orang dari Sekolah Hearing Wind sudah seperti itu di lantai.

 

“Serangan yang sangat kuat.”

 

Tapi dibandingkan kerumunan orang yang bingung, penguasa kota Vermilion Bird, Su Hen, menyalakan matanya. Dia selalu fokus dengan panggung Chu Feng jadi dia melihat saat Chu Feng menyerang.

 

“Ayah, seperti yang ku katakan. Chu Feng punya kekuatan Spirit jadi skill bela diri yang menipu mata tidak berguna melawannya.” Pada saat itu, Su Rou, yang berdiri di belakang Su Hen dengan berperilaku baik dan memiliki keindahan di wajahnya.

 

“Bukan hanya kekuatan Spiritnya. Walaupun dia punya kekuatan Spirit, dia hanya melatih tingkat awal Teknik Misterius. Dia seharusnya tidak bisa dengan mudah mengalahkan seseorang tingkat 1 Origin realm dengan kultivasi tingkat 8 Spirit realm. Bakatnya cukup hebat jadi karena itulah dia punya kekuatan itu. ”

 

“Di Provinsi Azure, kultivator yang punya kecepatan sedikit lebih cepat disebut jenius. Tapi kenyataannya, itu hanya bakat yang kultivator punya. Jenius sejati seperti Chu Feng yang bisa melakukan hal-hal yang orang lain tidak bisa. ”

 

Pandangan Su Hen terfokus pada Chu Feng. Kekaguman mengisi matanya dan lalu dia berkata pada Su Rou, “Rou’er, saudari perempuanmu tidak salah. Chu Feng ini harus kita ikat dengan tekun. Keluarga Su kita mungkin perlu bergantung padanya di masa depan.”

 

“Kuat! Chen Wanxi memang layak jadi murid utama Sekolah Lingyun. Dengan satu serangan, dia mengalahkan lawannya. ”

 

Tepat pada saat itu, tiba-tiba ada teriakan mengejutkan karena di panggung lain, Chen Wanxi juga mengalahkan lawannya dengan kecepatan kilat. Dia hanya memakai satu serangan juga.

 

Tapi serangannya tidak semisterius Chu Feng. Itu ditampilkan tepat di depan semua orang dan dia membiarkan semua orang melihat sendiri bagaimana dia mematikan kekuatan lawannya dengan kekuatan satu serangannya.

 

“Saudari Wanxi memang terlalu kuat. Sepertinya Kota Golden-purple saya punya harapan menang yang pertamanya.”

 

“Bukan cuma harapan. Kita pasti bisa. Sekarang, di atas panggung, cuma ada 2 pendekar tingkat 2 Origin realm. Saudari Wanxi mengalahkan lawannya dengan satu serangan. Di sisi lain, orang itu masih berjuang dengan lawannya. Lawannya jelas Cuma dari tingkat 1 Origin realm. Seluruh tingkat kultivasi lebih rendah! ”

 

“Itu benar. Walaupun dia jug sangat kuata, dia jauh dibawah saudari Wanxi dan sepertinya dia tidak punya kekuatan tingkat 2 Origin realm. Aneh. Kenapa orang seperti dia dapat hasil lebih baik di berburu Ghost Horn Beast? ”

 

“Hmph. Mungkin dia punya trik seperti Chu Feng. ”

 

Orang-orang dari Kota Golden-purple melemparkan pandangannya ke arah murid utama lainnya dari Sekolah Lingyun. Semua orang menaruh perhatian paling besar pada orang itu dan tidak ada yang sebanding dengannya.

 

Itu karena di perburuan Ghost Horn Beast tadi, hasilnya terlalu menarik perhatian. Tapi pertarungan di depan mereka membuat semua orang merasa cukup kecewa.

 

Sebagai wakil  Kota Wind Cloud yang terus-menerus menang di pertemuan sebelumnya, sebagai murid utama Sekolah Lingyun, sebagai pendekar tingkat 2 dari Origin realm, hasilnya tidak bisa ditentukan melawan lawannya yang berada di tingkat 1 Origin realm.

 

Tidak masalah apa itu kecepatan atau kekuatan, dia sangat mirip dengan lawannya. Skill bela dirinya juga biasa-biasa saja dan memang tidak ada satu pun hal khusus.

 

“Haa!”

 

Tiba-tiba, pemuda yang dari tingkat 1 Origin realm menunjukkan kekuatannya. Saat pukulan keras dengan kekuatan tiga ratus ribu catty keluar, seluruh panggung berguncang. Itu adalah Skill bela diri tingkat 4, tapi di tangan pemuda itu, kekuatannya punya penampilan yang sama sekali berbeda. Serangan itu bukan masalah kecil.

 

* whoosh *

 

Menghadapi serangan lawannya, pemuda dari Kota Wind Cloud itu tidak terburu-buru dan tidak lambat. Tidak panik dan tidak sabar. Dia juga mengeluarkan pukulan dan itu juga Skill bela diri tingkat 4.

 

Biasanya, dengan kultivasi dan juga Skill tingkat 4, kekuatannya seharusnya jauh lebih kuat daripada lawannya. Tapi, ternyata tidak. Itu cuma bisa dibilang cukup setara dan membuat orang lain merasa skillnya tidak cukup mahir.

 

* Bang *

 

Akhirnya, keduanya bertarung. Kedua pukulan mereka bertabrakan dan lapisan kekuatan Origin tanpa henti menyentak keluar. Gelombang energi yang beriak sampai membuat retakan kecil di atas panggung.

 

“Haa!” Pemuda dari Sekolah Wind Cloud berteriak keras dan tiba-tiba memakai lebih banyak kekuatan. Ini menyentakkan pukulan berat lawannya dan juga melempar seluruh tubuhnya. Pada akhirnya, lawannya jatuh ke tanah.

 

Ia menang. Akhirnya, orang dari Kota Wind Cloud menang. Tapi dibandingkan Chen Wanxi yang mengalahkan lawannya dengan satu serangan, ia menang dengan terlalu banyak usaha. Orang-orang langsung berpikir kultivasinya jauh di bawah Chen Wanxi.

 

“Menyembunyikan kekuatan? Menarik!”

 

Pada saat itu, Chu Feng sudah menang dan dia menunggu pertarungan berikutnya dimulai. Dia juga memusatkan perhatiannya pada pemuda dari Kota Wind Cloud dan dengan sekilas, dia bisa tahu pemuda itu sengaja menyembunyikan kekuatannya.

 

Saat orang itu menang, tirai kompetisi pertama jatuh. Chen Wanxi yang punya hasil terbaik di babak pertama sementara bisa beristirahat.

 

Chu Feng melangkah ke atas panggung lagi. Pada saat itu, lawannya agak sedikit lebih kuat dari lawan sebelumnya karena ia adalah murid utama Sekolah Lingyun. Walaupun mereka berdua di tingkat pertama Origin realm, Auranya jauh lebih kuat.

 

Chu Feng tersenyum kecil dan berkata. “Aku mengenalmu. kau dengan tuan kota yang gemuk itu!”

 

“Kata-kata tajam itu tidak berguna dan aku akan menutup mulutmu!” Orang itu sangat dingin.

 

“Nadamu mirip orang itu, tapi orang yang terbaring itu tetap dia.”

 

Chu Feng benar-benar tidak memandang lawannya. Saat dia di tingkat 7 Spirit realm, Chu Feng bisa mengalahkan orang-orang tingkat 1 Origin realm. Sekarang dia di tingkat 8 Spirit realm. Orang-orang di tingkat 2 Origin realm pun tidak bisa mengalahkannya. Tidak peduli seberapa kuat lawannya, di mata Chu Feng, mereka semua akan kalah dengan satu serangan.

 

“Hmph. Kau pikir aku tidak berguna seperti dia? Kau terlalu meremehkan murid-murid Sekolah Lingyun-ku! ”

 

Tiba-tiba dia bergerak. Dia memakai Teknik Misterius, dengan skill bela dirinya dan seluruh tubuhnya memancarkan cahaya keemasan. Itu sama menyilaukannya dengan matahari dan pada saat bersamaan, tubuhnya juga berwarna emas-tembaga.

 

Itu bukan tubuh biasa lagi dan itu malah lebih keras daripada besi hitam. Dia bisa memotong pedang besi hitam dengan tangannya, menghancurkan lonceng besi hitam dengan tubuhnya dan itu adalah skill bela diri yang luar biasa. Bukan cuma mengubah seluruh tubuhnya jadi senjata, kilauannya menembus mata dan itu membuat mereka tidak bisa melihat kejadian apapun.

 

“Chu Feng pasti mati sekarang. Serangan orang ini beberapa kali lebih kuat daripada yang dari sekolah Wind Hearing. Agresif dan langsung. Chu Feng tidak bisa mengambil keuntungan.”

 

“Betul. Kita tidak tahu kenapa murid Sekolah Hearing Wind kalah, melawan orang ini yang punya urat baja dan tulang besi, Chu Feng tidak punya kesempatan kemenangan. Dia tidak beruntung disini. ”

 

Di atas panggung Chu Feng, sinar keemasan ditembakkan ke segala arah. Tidak peduli sebagus apa penglihatan orang, mereka tidak bisa melihat dua orang di atas panggung dengan jelas sama sekali.

 

Tapi mereka bisa merasakan kekuatan yang dikeluarkan murid Sekolah Lingyun. Mereka merasa sekarang, Chu Feng tidak mungkin mengambil keuntungan sekecil apa pun. Lagi pula, tanpa kekuatan yang sesungguhnya, tidak ada cara mengalahkan skill bela diri pemerkuat.

 

“Waa ~~~~~~”

 

Tapi tepat saat itu, teriakan yang menyedihkan tiba-tiba terdengar. Cahaya emas di atas panggung mulai lenyap. Saat cahaya itu benar-benar lenyap, semua orang langsung membuka mata dan mulut lebar-lebar dan mereka sangat terkejut.

 

Mereka menemukan dengan takjub Chu Feng masih berdiri di sana dan tidak tergores sedikit pun. Sedangkan murid Sekolah Lingyun sudah berbaring di tanah dengan busa putih dari mulutnya, bola mata terbalik dan dia sudah pingsan.

Translator / Creator: alknight