June 28, 2017

Martial God Asura Volume 11 Chapter 99 – Rewards and Punishments

 

 

Di tempat latihan seni bela diri di Kota Leaning Mountain. Itu benar-benar sunyi dan ketegangan naik sampai tingkat ekstrim.

 

Semua orang bisa melihat debu berterbangan dari kejauhan. Mereka bisa mendengar deru kuda perang. Tentara Kota Golden-purple sudah datang.

 

“Cepat, ikuti aku menyambut tuan kota.” Manajer Lin dengan keras berteriak dan dengan cepat berjalan ke pintu masuk kota. Rasanya seperti dia menganggap dirinya sudah menjadi pengelola area pegunungan.

 

Melihat hal itu, kerumunan di tempat latihan tidak berani bersikap tidak sopan dan mereka segera menyusul. Kalau ada rasa curiga dengan manajer Lin sebelumnya, setelah melihat tentara Kota Golden-purple, kecurigaan mereka langsung hilang seperti asap dan mereka benar-benar percaya apa yang dia katakan.

 

Melihat sekelompok banyak orang berdatangan, walaupun Chu Feng tidak mau, dia tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa mengikuti arus ke pintu masuk kota dan menyambut tuan kota Golden-purple.

 

Walaupun di dalam hatinya, dia tidak memandang Kota Golden-purple, sebelum mendapat kekuatan absolut, dia tidak punya pilihan selain memberi mengalah sementara. Setidaknya dia tidak akan menyinggung tanpa alasan.

 

“Chu Feng, keluarga Chu tidak berlutut walapun sudah melihat Golden-Purple Commanding Badge. Aku akan melaporkannya ini ke tuan kota.” Setelah sampai di pintu masuk kota, manajer Lin dengan dingin mengatakan hal itu kepada Chu Feng.

 

“Gimana kau saja.” Chu Feng meliriknya dan tidak repot membuang waktu pada orang kecil yang menikmati kesuksesannya.

 

“Hmph, tunggu sebentar. Kesakitan akan datang untukmu.” Manajer Lin juga dengan dingin mendengus dan senyuman dingin di sudut mulutnya menjadi semakin gelap.

 

* rumble rumble *

 

Di bawah tatapan banyak orang, suara gemuruh semakin dekat. Dengan sangat cepat, mereka melihat siluet tentara Kota Golden-purple di dalam debu.

 

Melihat Pasukan Golden-purple berlapis baja dan terorganisir, hampir semua orang terkejut dengan kemegahannya.

 

Pada saat itu, mereka yang punya masalah dengan keluarga Chu diam-diam bersukacita di dalam hati. Mereka merasa keluarga Chu akan mendapat bencana lain. Untuk memikirkan skiap sombong Chu Feng dan memikirkan situasi yang akan dihadapi Chu Feng, tidak perlu disebutkan betapa senangnya mereka.

 

Di bawah tatapan tegang kerumunan, tentara kota Golden-Purple dengan megah tiba di pintu masuk Kota Leaning Mountain di bawah pimpinan Chen Hui.

 

“Kami menghormati tuan kota!”

 

Melihat itu, Manajer Lin dengan cepat berlutut dan pada saat bersamaan, banyak orang di tempat kejadian juga berlutut. keluarga Chu pun ikut berlutut. Menghadapi orang yang paling menguasai Kota Golden-purple, mereka tidak berani bersikap tidak sopan.Tapi Chu Feng masih berdiri.

 

Manajer Lin menunjuk Chu Feng dan berteriak. “Chu Feng kau keterlaluan! Berlutut di depan tuan kota!”

 

“Pria memiliki emas di lututnya. Selain orang tua dan orang-orang yang aku hutang budi, aku, Chu Feng, tidak akan berlutut surga. Kenapa aku harus berlutut pada orang lain?”

 

Kata-kata Chu Feng diarahkan ke Chen Hui. Dalam tatapannya, tidak ada satu jejak pun ketakutan. Sebaliknya, itu sangat jujur ​​karena kata-kata itu berasal dari hatinya. Selain orang tua dan orang-orang yang dia berutang, Kalaupun dia dipukuli sampai mati, dia tidak akan berlutut pada orang lain. Itu terkait dengan harga dirinya.

 

Untuk manusia, Walaupun mereka menyerah, pasti ada garis bawah. Garis bawah Chu Feng adalah tidak apa-apa walaupun dia dipukul atau dihina. Tapi walaupun dia dipukuli sampai mati, dia tidak akan berlutut pada orang lain.

 

Saat kata-kata Chu Feng keluar, itu menakutkan Chu Yuan dan yang lainnya. Mereka merasa Chen Hui akan marah pada Chu Feng.

 

Sedangkan untuk manajer Lin dan yang lainnya, mereka sangat senang. Walaupun mereka tahu Chu Feng pemberani, mereka tidak pernah berpikir dia akan nekat. Dia hanya memprovokasi Chen Hui dan itu seperti menampar wajahnya di depan kerumunan.

 

Tapi saat kerumunan sedang menunggu pertunjukan yang bagus untuk melihat bagaimana Chen Hui mengurus Chu Feng, Chen Hui hanya tersenyum ringan, melompat dari kudanya, dan berjalan menuju Chu Feng.

 

Pada saat bersamaan, beberapa petugas di belakangnya juga melompat dari kuda mereka, mengikuti Chen Hui dan berjalan menuju Chu Feng.

 

“Kau Chu Feng?” Chen Hui tersenyum saat dia menilai Chu Feng. Dalam tatapannya, bahkan ada sedikit kekaguman.

 

“Itu aku.” Chu Feng berkata dengan tanpa nada rendah hati ataupun bangga.

 

“Betapa heroik pemuda ini, mendapat hawa seperti ini di usia itu. Ini benar-benar sangat langka.” Saat menghadapi sikap Chu Feng, Chen Hui tidak marah. Sebagai gantinya, dia tersenyum dan kemudian dia memandang keluarga Chu dan berkata, “Siapa ayahnya Chu Feng?”

 

“Saya ayahnya Chu Feng. Anak ini masih muda jadi kata-katanya mungkin sedikit frontal. Saya berharap dia bisa dimaafkan.” Chu Yuan sampai berpikir Chen Hui akan menyakiti Chu Feng jadi dia dengan cepat memohon ampuni Chu Feng.

 

“Ahh, tidak perlu bicara seperti itu. Mempunyai anak seperti itu adalah keberuntunganmu, dan ini juga keberuntungan Golden-Purple City ku! Orang ini harus berkembang dengan baik.”

 

“Keluarga Chu-mu sudah melakukan pelayanan yang baik dengan menemukan tambang besi hitam. Jadi, aku memberi hadiah kepada putramu, Chu Feng, 1000 Spiritual Beads agar perkembangannya bisa meningkat satu langkah lebih jauh dan memperjuangkan kemuliaan Kota Golden-purple ku di Sekolah Naga Azure. ”

 

“Sedangkan untuk tambang besi hitam, keluarga Chu-mu bertanggung jawab untuk ekstraksinya. Tidak satu pun ekstraksi yang harus diserahkan ke Kota Golden-purple-ku. Semua itu milik keluarga Chu-mu.”

 

“Selain itu, mulai hari ini, area pegunungan ini akan dikelola oleh keluarga Chu. Mereka yang berani tidak mendengarkan perintah keluarga Chu berarti mereka tidak mendengarkanku, Chen Hui. Aku akan menghukumnya tanpa belas kasihan. ”

 

Suara Chen Hui sangat jelas, dan selain keheningan di mana-mana, kata-katanya tercetak jelas di telinga orang banyak.

 

Pada saat itu juga, selain orang-orang dari Kota Golden-purple, hampir semua orang melebarkan mata dan mulut mereka dan tanpa henti terkejut. Belum lagi manajer Lin dan mereka yang menginginkan keluarga Chu dipermalukan, Chu Yuan dan keluarga Chu sendiri pun merasa hal itu tidak dapat diampuni dan mereka tidak tahu harus berbuat apa.

 

Apa maksudnya ini? Bukan cuma penguasa Kota Golden-purple tidak menghukum keluarga Chu karena sikap Chu Feng, dia malah memberi imbalan 1000 Spiritual Beads kepada Chu Feng. 1000 Spiritual Beads!

 

Bukan itu saja, dia juga menyerahkan tambang besi hitam itu ke keluarga Chu. Nilai tambang besi hitam jauh dari 1000 Spiritual Beads. Kalau semua diekstraksi, pasti bernilai puluhan ribu Spiritual Beads. Itu adalah kekayaan yang tak ternilai harganya.

 

Yang paling penting adalah membiarkan keluarga Chu mengelola area pegunungan. Maksudnya apa itu? Kalau keluarga Chu yang mengelola, apa yang dilakukan manajer Lin?

 

“Tuanku, ini … anda … Bukankah anda mengatakan sebelumnya kalau area pegunungan akan dikelola oleh Fierce Tiger Escort Office saya?”

 

Memang, pada saat itu, manajer Lin tidak bisa terus berlutut dan dia cepat berdiri, berjalan di depan Chen Hui sambil gemetar karena ketakutan. Dia menggunakan nada kecil dan rendah untuk bertanya dengan tenang.

 

Mendengar hal itu, ekspresi Chen Hui sedikit berubah dan dia menatap dengan yang sangat dingin melihat manajer Lin sambil berkata, “Sikap moralmu tidak pantas dan Kau tidak layak untuk melayaniku. Seseorang ambil Golden-purple Commanding Badgenya dan penggal dia!\”

Translator / Creator: alknight