June 19, 2017

Martial God Asura Volume 1 Chapter 6 – Don’t Tell Me its Him?

 

 

Dia memandang ke arah sumber suara. Di pintu masuk lantai 3, seorang lelaki tua dengan rambut putih, alis putih, dan janggut putih menatap kepadanya.

 

Chu Feng tahu bahwa ia adalah seorang tetua yang menjaga gedung Skill bela diri. Meskipun ia tampaknya hampir seratus tahun, Kekuatan tetua itu masih sangat kuat.

 

“Terima kasih untuk anda mengingaktkan, tapi saya punya rencana saya sendiri.” Setelah secara hormat menghormat untuk tetua, dia berjalan masuk.

 

[TN: dengan menghormati, artinya hormat Cina melengkungkan satu tangan diatas yang lainnya.]

 

“Ahh, murid sombong yang lain.” Tetua yang sedang menjaga menggelengkan kepala dengan kekecewaan.

 

Dia telah melihat banyak murid seperti Chu Feng dan kebanyakan dari mereka berakhir dengan kegagalan. Orang-orang yang gagal di awal akan memperbaiki jalannya dengan sadar, tetapi orang-orang yang gagal terlalu jauh benar-benar berjalan di jalan yang salah dan menghanguskan masa depan mereka.

 

Namun walaupun demikian, ketika yang lebih tua melihat wajah baru datang, ia akan mengingatkan murid-murid yang lain dengan ramah untuk menghindari jalan yang salah.

 

Chu Feng berkeliling di tingkat 3, dan ia dengan cepat mengambil buku Skill yang dia sukai dan membawanya pada tetua untuk mendaftarkannya.

 

“Apakah Anda yakin ingin melatih di Illusionary Palm ini?” Tetua melihat Chu Feng dengan keraguan.

 

“Mm.” Chu Feng tersenyum dan mengangguk.

 

“Apakah Anda melihat-lihat dari deskripsi Skill ini?” Tetua lanjut bertanya.

 

“Saya telah melihat hal itu.” Chu Feng tersenyum sekali lagi.

 

“Namun Anda masih memilihnya? Ini adalah buku jurus yang tersulit di seluruh bangunan Skill bela diri.” Tetua benar-benar tidak mengerti.

 

“Ini adalah buku yang tepat dan saya ingin berlatih jurus tersebut.” Chu Feng masih menggantungkan senyum di wajahnya, tetapi tatapannya tegas.

 

“Sigh, pemuda hari ini benar-benar tidak tahu batas-batas mereka.” Tetua mengeluh, tapi ia masih mendaftarkan buku itu untuk Chu Feng. Setelah memberikan kembali buku Skill, ia menambahkan, “Ingat kau harus tau kapan harus berhenti.”

 

Chu Feng mengangguk, tanda ia menerima saran. Meskipun tetua selalu meragukan Chu Feng, Chu Feng memiliki kesan yang sangat baik padanya dan ia merasa bahwa ia adalah tetua yang bertanggung jawab.

 

“Hm?”

 

Tapi sesaat Chu Feng berbalik, tubuh yang akrab menggosok bahunya dan lewat. Duan Yuxuan dan wajahnya sangat jelek.

 

Chu Feng tidak mengenalnya dengan baik, jadi dia tidak merpikirannya lagi. Tapi sesaat ia siap untuk pergi, ia mendengar bisikan belakangnya, dan kemudian ia juga mengerti mengapa Duan Yuxuan merasa tertekan.

 

“Bukannya itu Duan Yuxuan? Aku pikir dia sudah punya kitab Skill tingkat 4, jadi kenapa ia di sini memilih buku Skill lain? Atau kitab Skill peringkat 4 di Yang Tian Yu?”

 

“Kau tidak tahu? Dalam pesta tadi malam, para tetua inner court mengingatkan mereka kalau kitab Skill peringkat 4 tidak bisa dibagi dan hanya satu orang bisa berlatih di dibawahnya. ”

 

“Sesudah mereka mendengar tetua mengatakan itu, mereka berdua hanya tampak kosong. Kemudia, mereka akhirnya mengaku kepada kerumunan. Ternyata mereka bukan pertama dalam ujian dan ada orang lain yang menewaskan empat puluh binatang buas.”

 

“Jadi sesuatu seperti itu sudah terjadi. Tapi mengapa mereka mengakui melakukan hal itu dari awal?”

 

“Ahh, siapa tahu. Mungkin mereka ingin tenar, tapi kali ini mereka benar-benar kehilangan semua itu.”

 

“Benar. Tapi siapa yang pertama? aku tidak ingat ada seseorang yang begitu kuat dalam outer court?”

 

“Empat puluh binatang buas… Dan bahkan ada tingkat 4 di salah satu diantaranya. Itu benar-benar tak terbayangkan  betapa tangguhnya orang itu.”

 

Saat ia mendengarkan itu, Chu Feng tersenyum dan menggelengkan kepala sambil berjalan untuk lantai berikutnya. Dia benar-benar ingin memulai pelatihan.

 

Lantai 4 sama dengan yang pertama, juga penuh sesak. Murid-murid baru saat ini memilih buku-buku Skill sehingga mereka adalah murid-murid lebih tua.

 

Chu Feng melihat-lihat. Meskipun dikatakan itu adalah lantai, itu bisa lebih baik dikatakan arena seni bela diri. Ada setidaknya ribuan orang berlatih dengan alat berlatih dan mereka berteriak-teriak sampai ke segala penjuru. Itu cukup spektakuler.

 

Juga, selain ribuan mekanisme di aula utama, ada kamar pribadi yang tak terhitung jumlahnya yang juga untuk pelatihan.

 

Memiliki desain yang sangat baik. Orang-orang yang suka keramaian bisa bergabung dengan orang-orang di ruang utama dan mereka bisa membantu satu sama lain saat mereka beradu.

 

Orang-orang yang menikmati keheningan bisa memilih ruang pribadi dan berlatih di sana sendiri. Setelah pintu batu tertutup, mereka akan terisolasi dari semua gangguan.

 

Chu Feng tidak bergabung dengan mereka dan ia langsung pergi ke lantai 6. Itu mirip dengan lantai 3 tapi jauh lebih tenang. Disana juga lebih banyak tempat untuk pelatihan.

 

Chu Feng memasuki ruang pribadi. Setelah menutup pintu batu, dia menundukkan badannya dengan hormat ke tiang mekanisme karena dia tahu pilar itu akan hancur olehnya.

 

Mekanisme tiang terbuat dari baja dan kayu sehingga sangat kokoh. Jika diserang, itu akan secara otomatis menghindari.

 

Kecepatan menghindar berubah sesuai dengan kecepatan serang lawan. Kecuali seseorang yang menyempurnakan pengembangan Skill seni bela diri, akan sangat sulit untuk merusaknya, akhirnya itu menjadi peralatan terbaik untuk pelatihan.

 

“Illusionary Palm. Menggunakan kekuatan angin dari kepalan untuk mengontrol musuh dengan tanpa bentuk.”

 

Chu Feng melihat-lihat metode pengembangan Illusionary Palm. Kemudian, ia pergi ke depan tiang mekanisme.

 

* whoosh whoosh * dia tiba-tiba mengulurkan tangannya dan ia melihat bahwa telapak tangannya menciptakan dua jejak. Mereka menyerang kearah dua titik pada tiang mekanisme.

 

* swoosh swoosh * tetapi sesaat mereka akan mendarat, tiang bergoyang ke kiri dan ke kanan, menghindari serangan Chu Feng dengan kecepatan kilat.

 

Saat itu juga, Chu Feng tidak berdaya dengan merasa sedikit kekecewaan, tetapi kemudian ia tersenyum cepat dengan lega, “Menarik.”

 

Sejak hari itu, selain makan dan tidur, Chu Feng akan selalu berada di gedung Skill bela diri dan ia terlatih tanpa henti.

 

Three Thunder Style, diciptakan oleh pendiri Sekolah Dragon Azure. Meskipun sangat misterius, itu juga sangat berat untuk melatihnya.

 

Dan untuk Illusionary Palm, ada alasan mengapa tetua menyebutnya sebagai Skill yang paling sulit untuk dilatih di seluruh bangunan Skill bela diri.

 

Namun, setelah berlatih untuk sementara waktu, Chu Feng perlahan-lahan memahami sifat dari dua Skill.

 

Three Thunder Style. Itu sangat sulit dan buas. Itu secepat Kilat, dan sekuat petir. Setiap langkah dan setiap gaya bisa mencabut nyawa musuh, dan itu sangat kuat.

 

Illusionary Palm. Itu benar-benar sebaliknya. Menggantikan kenyataan dan menyerang ketika musuh mereka sedang lengah.

 

Meskipun tidak gagah seperti Three Thunder Style, itu tetap Skill yang cukup baik dan mereka berbeda dengan cara mereka sendiri.

 

Setelah sepuluh hari yang baik dengan makanan dan tidur yang sedikit, Chu Feng akhirnya mengerti dua jenis Skill itu.

 

Meskipun ini tidak bisa dikatakan kalau ia menyempurnakan Illusionary Palm, tidak ada banyak perbedaan padanya. Di sisi lain, ia hanya berhasil berlatih dua jurus dari Three Thunder Style.

 

Tapi meskipun demikian, saat Chu Feng berhasil menggunakan jurus ke 2, ia sangat terkejut oleh kekuatannya yang kuat.

 

Di lantai 3 di gedung Skill bela diri. Tetua yang menjaga masih sama dan Chu Feng mengembalikan Illusionary Palm.

 

“Apa, Apakah Anda mencapai jalan buntu?” Tetua memandang Chu Feng dengan sedikit hinaan di matanya dan sudut mulutnya menunjukkan ia adalah sedikit bangga dengan dirinya sendiri.

 

Chu Feng tidak menjawab dan hanya tersenyum. Tapi di mata tetua, senyum Chu Feng berarti bahwa dia diam-diam mengiyakan hal itu.

 

“Pergi ke lantai 1 dan mulai dari Skill tingkat 1…” Mengambil kembali buku Skill, tetua mengingatkan dengan niat baik.

 

“Terima kasih tetua.” Chu Feng memberi hormat dan membawa pergi.

 

“Dia tahu kapan harus mundur, jadi dia masih sedikit memahami.” Melihat ke keberangkatan kembali Chu Feng, tetua mengangguk.

 

Gedung Skill bela diri itu tidak buka sepanjang hari. Ketika matahari terbenam, gedung Skill bela diri akan menutup, dan pada waktu itu, Semua penjaga tua akan perlu untuk memeriksa buku-buku Skill dan mekanisme.

 

“ada hal apakah sampai anda butuh saya untuk sendiri pergi dan melihat?”

 

“Tetua Ouyang, Anda harus memeriksa ini. Saya belum melihat seorang murid yang kuat dalam waktu yang lama.”

 

Pada tangga, seorang pria setengah baya memimpin tetua berambut putih dan mereka sedang menuju ke arah kamar pribadi di lantai 6.

 

Dalam Kamar Pribadi, tiang mekanisme yang tak terhancurkan penuh penyok dan itu hampir bisa tergores.

 

Saat ia lihat pilar mekanismenya, wajah tetua berambut putih menjadi sangat berat dan dia melihatnya dengan cermat.

 

“Ini…” Tetapi ketika ia mengetahui ada tanda-tanda samar kepalan satu setelah yang lain pada mekanisme, dia tidak berdaya untuk tertegun.

 

Dengan pengalamannya, ia langsung tahu bahwa pilar rusak oleh Illusionary Palm. Tapi di inner court, ada sangat sedikit murid yang bisa melatih Illusionary Palm di tingkat itu.

 

Juga, orang-orang yang mampu sudah pergi untuk mengalami dunia luar dan hampir tidak ada satupun dari mereka yang tersisa di gedung Skill bela diri berlatih.

 

Setelah beberapa pemikiran yang mendalam, mata tetua tiba-tiba menyala dan ia berkata dengan kaget, “Jangan bilang kalau itu dia?”

Translator / Creator: alknight