June 19, 2017

Martial God Asura Volume 1 Chapter 3 – The Start of The Examination

 

“Jadi apa itu?” Seseorang bertanya penasaran.

 

“Tetua Su Rou akan memberikan tubuhnya?” Beberapa bahkan tak tahu malu dan punya pikiran cabul.

 

Meskipun Su Rou adalah tetua, dia baru berusia 20 tahun. Dibandingkan dengan para tetua lain yang sudah tua, dia jauh lebih santai. Karena itu, banyak orang tidak khawatir sama sekali ketika mereka berbicara seperti itu.

 

Su Rou hanya tersenyum apik dalam menanggapi tebakan liar dari kerumunan itu. Dia mengangkat lima jari rampingnya, Lalu berkata, “Lima Saint Spirit Grass.”

 

“Apa? Lima Saint Spirit Grass?”

 

“Aku tidak salah dengar kan? Hadiahnya adalah Saint Spirit Grass, dan lima?” Dengan perkataan itu, aula utama tenggelam dalam kekacauan dan semua orang tidak dapat tetap tenang.

 

Saint Spirit Grass yang sangat berharga dan bahkan keluarga Chu hanya bisa memberikan satu setiap orang per tahun.

 

Untuk Orang-orang biasa, Saint Spirit Grass adalah harta tak ternilai dan beberapa bahkan tidak pernah melihat sebelumnya.

 

Melihat Sekolah Dragon Azure bisa memberikan lima, itu godaan besar untuk murid-murid outer court.

 

Tapi bagi kebanyakan orang, mereka hanya bisa bermimpi tentang hal itu karena mereka tahu bahwa mereka tidak ada kesempatan mendapatkan Saint Spirit Grass itu.

 

Namun, kepada para murid yang yang bertujuan untuk menjadi yang pertama, mereka semua penasaran untuk mencobanya dan mereka bahkan lebih bersemangat.

 

Su Rou mengangguk dengan kepuasan ketika dia melihat murid-murid bersemangat tinggi. Kemudian, Dia melambaikan tangannya.

 

Di belakangnya, suara gemuruh datang. Pintu gerbang yang dengan puluhan kaki tinggi perlahan-lahan dibuka.

 

“Apa lagi yang kau tunggu? Tidak ingin lulus ujian?” Su Rou tersenyum indah memandang murid yang sedang menatap kosong.

 

“Go ~ ~ ~”

 

Pada saat itu juga, sorakan yang tak ada habisnya menggema dan puluhan ribu murid outer court seperti kuda-kuda liar yang melepas kendali sesaat mereka bergegas menuju pintu gerbang yang besar.

 

Chu Feng pergi bersama dengan aliran orang dan terus maju. Akhirnya, mereka memasuki gua yang dalam.

 

Gua itu sangat luas tapi sangat gelap disana. Batas penglihatan pun sangat rendah dan orang-orang tahu bahaya jebakan yang terpicu setiap saat.

 

“Go! Untuk buku skill tingkat 4, untuk lima Saint Spirit Grass, ayo ~ ~ ~ ”

 

Tapi tentu saja, ada beberapa orang yang peduli tentang uang dan tidak peduli tentang hidup mereka. Mereka tahu bahwa ada bahaya tetapi mereka masih terus berjalan sendiri dan bahkan tidak menoleh ke belakang. Ada beberapa dari orang-orang yang seperti itu.

 

* whoosh whoosh whoosh *

 

Tetapi setelah pergi ke depan seratus meter, Suara deru datang dari depan dan jarum perak yang tak terhitung ditembak dari dinding, dan mereka ditembak ke keramaian layaknya hujan.

 

“Ah~~~~~~”

 

“Waa ~ ~ ~”

 

Dalam sekejap, segala macam teriakan bergema. Para murid yang bergegas di depan sedang lengah dan lebih dari setengah dari mereka tumbang.

 

Bagaimanapun juga, orang-orang masih terus maju dan mereka tidak terlihat untuk mundur. Mereka semakin berlari lebih dalam ke dalam gua.

 

Meskipun jarum perak itu kuat, tapi tak akan membunuh, dan mereka tahu. Bagaimanapun juga, itu hanya sebuah rintangan dan untuk orang-orang tingkat 3 Spirit Realm, mereka bisa menghindari ini selama mereka hati-hati.

 

Semakin mereka terus pergi lebih dalam, jarum perak juga menjadi lebih intense dan lebih tak terduga dan orang yang terkena biasanya ketika sedang lengah.

 

Dalam situasi seperti ini, peserta ujian dengan cepat menjauhkan diri. Orang-orang yang berlari di depan tidak lagi orang yang datang berharap mereka akan lulus dengan kemujuran. Mereka adalah orang-orang yang kuat seperti Yang Tian Yu dan Duan Yuxuan.

 

Tidak di pungkiri lagi kalau mereka itu memang bukan murid biasa.

 

Seiring mereka berjalan dalam seperti badai jarum, mereka menjadi sangat berhati-hati.

 

Tetapi mereka seperti bukan sedang memeriksa tanah dengan sepatu mereka dan mreka tidak tampak seperti berlari menghindari jarum jarum itu sama sekali. Mereka terlihat seperti sedang dalam perlombaan lari.

 

Chu Feng selalu di belakang mereka di kerumunan peserta Spirit Realm yang terdiri dari orang-orang di tingkat 3. Dia melakukannya karena dua alasan.

 

Pertama, dia tidak ingin terlalu mencolok

 

Kedua, kasus dia sangat spesial dan ia tidak ingin menunjukkan kekuatannya terlalu dini.

 

Itulah sebabnya kenapa dia menunggu kesempatan dimana dia bisa melampaui semua orang saat tidak ada yang lihat.

 

“Duan Yuxuan, kau sudah begitu tua tapi kau tidak bisa menang dengan anak sepertiku dalam perlombaan. Apakah kau pikir ini agak memalukan?”

 

“Hmph. Anak kecil, dalam perjalanan perkembangan bela diri, usia tidak masalah. Hanya kekuatan. Kalau kau mau berbangga lakukan itu setelah kau menang.”

 

Mari kita berjalanan melalui waktu sedikit. Hanya ada dua bayangan tersisa di paling depan. Mereka adalah Duan Yuxuan dan Yang Tian Yu.

 

Keduanya adalah pada tingkat 4 Spirit Realm. Salah satu dari mereka memiliki bakat luar biasa, yang lain memiliki banyak pengalaman. Keduanya cukup imbang bahkan ketegangan antara mereka menjadi lebih kuat dan lebih kuat.

 

Itu karena mereka tahu bahwa saingan terbesar mereka adalah satu sama lain. Selama mereka menang atas lawan mereka, hadiah untuk menjadi yang pertama akan menjadi milik mereka.

 

“Huu ~” tiba-tiba, angin sepoi-sepoi datang dari depan.

 

Mereka terkejut saat mereka melihat lebih dekat dan mereka hanya bisa memperlambat langkah mereka. Itu karena kabut tebal muncul di depan mereka.

 

Gua itu menjadi gelap, dan dengan kabut seperti itu berarti penglihatan mereka akan menjadi lebih sulit. juga meningkatkan kesulitan untuk menghindari mekanisme jarum jarum tersebut. Bahkan bagi murid seperti mereka, mereka perlu melakukannya dengan hati-hati.

 

“Kesempatan bagus.”

 

Saat semua orang melambat, Chu Feng diam-diam kegirangan. Ia pergi ke depan dengan langkah-langkah besar, dan dengan deru, seluruh tubuhnya seperti anak panah meninggalkan busur saat ia melesat ke depan.

 

* whoosh *

 

Pada waktu itu, Duan Yuxuan berkonsentrasi menghindari jarum perak. Tiba-tiba, bayangan hitam berkelebat melewatinya. Tanpa memberikan waktu baginya untuk bereaksi, orang itu menghilang lagi.

 

“Apakah aku mengkhayal?”

 

Bayangan itu membuat Duan Yuxuan merasa sedikit terkejut. Dia pikir itu Yang Tian Yu pada awalnya, tapi dia menyadari bahwa Yang Tian Yu tidak jauh di belakangnya. Hal ini membuatnya berpikir.

 

Orang yang berhasil meninggalkan semua orang di belakang itu adalah Chu Feng, dia tidak peduli tentang yang lain dan ia meningkatkan kecepatannya secara maksimal.

 

Setelah berlari lama, ia bahkan tidak merasa lelah sama sekali. Energi spiritual dalam tubuhnya tak ada habisnya dan terus-menerus bergelora dari dantiannya.

 

Tidak hanya kecepatan dan kekuatannya, pendengaran dan penglihatannya pun melampaui semua orang yang berada pada tingkat yang sama dengannya. Setidaknya sangat melampaui Duan Yuxuan dan Yang Tian Yu.

 

Chu Feng tidak terlalu terkejut melihat hal ini karena ia sadar ada sesuatu yang istimewa tentang dirinya.

 

Dia sudah melihat keistimewaan ini lima tahun yang lalu. Mulai sekarang “keistimewaan” nya kembali dan memberikannya kepercayaan diri yang tinggi karena tidak ada yang bisa menyebut diri mereka seorang jenius depannya lagi.

 

Saat ia berlari hamper seperti sedang terbang, Chu Feng akhirnya meninggalkan tahap mekanisme, keluar dari gua gelap, dan tiba di sebuah aula yang luas.

 

Di ujung lorong, ada sebuah podium tinggi yang terbuat dari batu. Di atas batu, ada beberapa barang. Itu adalah kitab bela diri keterampilan tingkat 4 dan Saint Spirit Grass.

 

Melihat hal-hal, Chu Feng merasa sedikit bersemangat. Namun, ia tidak terburu-buru ke depan. Sebaliknya, ia menatap pintu batu di aula.

 

“Jadi di belakang batu ini adalah binatang buas legendaris?” mulut Chu Feng melengkung ke atas .

 

Dia tahu bahwa ujian ini baru dimulai. Makhluk-makhluk yang akan ia hadapi mengerikan, haus darah, makhluk-makhluk yang kejam, yang disebut binatang buas.

 

“Tetua Su Rou Lihat, ini terlalu mengherankan.”

 

“Saya telah menjaga di sini selama bertahun-tahun, tetapi ini benar-benar pertama kalinya saya melihat seorang murid yang melewati rintangan dengan kecepatan seperti itu.”

 

Dalam sebuah ruangan batu misterius di Istana bawah tanah, seorang tetua sedang menatap batu yang teracak dan tatapan takjub mengisi matanya.

 

Itu bukan batu biasa. Itu adalah mekanisme di dalam Istana bawah tanah. Batu hanya mengacak sendiri setelah mekanismenya dipicu.

 

Melihat, seluruh batu sudah terpicu. Yang hanya berarti satu hal. Seseorang sudah melewati tahap mekanisme.

 

Orang yang tercepat untuk menyelesaikan tahap mekanisme memakan waktu dua jam dari ujian sebelumnya. Tapi saat ini, hanya satu jam telah berlalu.

 

Perubahan ini menarik perhatian semua orang. Lusinan tetua dalam kamar batu itu pun semuanya berkumpul dan mereka semua sangat terkejut.

 

“Tampaknya ada seseorang yang menarik dalam murid-murid outer court tahun ini.”

 

Su Rou juga di sana, dan saat memandang batu batu tersebut, Dia mengangguk dengan kepuasan, “karena sudah seperti ini, kita tidak bisa membiarkan dia lewat begitu saja. Biarkan aku membuatnya lebih menarik.”

 

Setelah mengatakan itu, dia melihat di atas batu. Terdapat tiga batu bulat yang tertanam di dinding.

 

Tiba-tiba, Dia tersenyum Aneh, dan memukul tiga batu itu semuanya.

 

“Jangan sentuh itu!” semua tetua kaget melihatnya.

 

Tapi sudah terlambat. Pada waktu itu semua tiga batu sudah ditekan oleh Su Rou.

 

“Apa? Bukannya Anda memberitahu saya bahwa batu-batu ini akan melepaskan binatang buas?” Melihat para penatua panik, Su Rou juga merasa bahwa ada yang salah.

 

“Tiga batu tersebut memang melepas binatang buas, tapi mereka tidak boleh ditekan pada waktu yang sama.”

 

“Jika mereka ditekan pada saat yang sama, mereka akan melepaskan semua binatang buas yang dikurung pada waktu yang sama.”

 

“ada tiga puluh tingkat 2, sembilan tingkat 3, dan satu tingkat 4.” Setelah mengatakan itu, tetua Li sudah pucat dan suaranya sedikit bergetar.

 

Tetua yang menjaga gua itu mengerti binatang buas dengan sangat jelas.

 

Mereka adalah makhluk yang kejam dan mengerikan, dan mereka berkali-kali lipat lebih kuat daripada orang-orang yang berada pada tingkat yang sama.

 

Melihat begitu banyak binatang buas yang dilepas pada waktu yang sama, pembantaian sepertinya tidak bisa dihindari.

 

Untuk berpikir semua puluhan ribu murid di Istana bawah tanah akan dibantai oleh binatang buas bukanlah pemandangan yang indah.

 

“Kenapa kau tidak ingatkan aku sebelumnya?”

 

Pada saat itu, wajah Su Rou telah berubah. Tubuhnya berdiri dan bergerak secepat angin. Saat pintu batu terbuka, dia telah menghilang.

 

“Tetua Li, apa yang harus kita lakukan?” Semuanya tatapan menuju tetua yang berumur ini.

 

“Apa lagi yang bisa kita lakukan? Pergi dan cepat bantu dia!” Tetua Li berteriak marah dan keluar tergesa-gesa.

Translator / Creator: alknight