June 19, 2017

Martial God Asura Colume 4 Chapter 32 – I Concede

 

 

“Chu Feng, aku kubunuh kau.”

 

Ketika Chu Xun dengan depresi yang tak terbendung melihat Chu Feng, dia seperti sebuah bom yang bertemu api. Kemarahan yang menumpuk di dalam hatinya langsung meledak.

 

Dia menyebarkan tekanannya yang merupakan tingkat ke 5 dari Spiritual Realm, dan mengabaikan tatapan orang lain, dia mengangkat tinjunya dan bergegas mendekati Chu Feng. Dengan kekuatannya, dia benar-benar ingin membunuh Chu Feng dengan satu pukulan.

 

“Siapa yang berani menyentuh adikku?”

 

Tapi sebelum Chu Xun mendekat, dia mendengar teriakan marah di gendang telinganya. Pada saat yang sama, angin kencang menerpa wajahnya dan terus meniupnya kembali, hampir membuatnya jatuh ke tanah.

 

“Chu Guyu!”

 

Melihat ke atas, Chu Xun merasa kaget karena di samping Chu Feng adalah seorang pemuda tampan. Itu adalah kakak laki-laki Chu Feng, Chu Guyu.

 

Pada saat itu, api yang langsung disulut Chu Xun padam. Dia sangat mengenal Chu Guyu karena dia dikenal sebagai orang nomor 1 di generasi muda keluarga Chu dan dia bukanlah orang yang dia bisa di singgung perasaannya.

 

“Chu Xun, dengar. Aku akan melumpuhkanmu kalau Kau berani menyerang saudaraku lagi. “Chu Guyu menunjuk Chu Xun dan memperingatkan.

 

Hati Chu Feng dihangatkan oleh kejadian itu dan sama seperti saat masih muda. Setiap seseorang mengganggunya, orang pertama yang muncul untuk melindunginya adalah kakak laki-lakinya Chu Guyu. Melihatnya hari ini, kakak laki-lakinya sepertinya lebih bisa diandalkan.

 

“Hei, perilaku yang sangat menyusahkan! Kalian dua bersaudara lebih sombong dalam beberapa tahun ini sejak terakhir kali aku melihat kalian. ”

 

Tiba-tiba, terdengar suara yang tajam. Sambil memutarkan kepala mereka untuk melihat, mereka melihat beberapa generasi muda keluarga Chu berjalan. Orang yang memimpin adalah seorang pemuda yang memiliki wajah yang putih dan sangat jahat.

 

Melihat wajah orang itu, Chu Feng dan Chu Guyu berubah dan gelombang amarah teraduk dalam hati mereka.

 

Meskipun mereka belum bertemu selama bertahun-tahun, Chu Feng masih mengenalinya dengan satu tatapan. Dia adalah orang yang mengalahkan mereka sampai ke tanah dan mempermalukan mereka dengan berat, Chu Hongfei.

 

“Chu Hongfei. Kamu benar-benar kembali, dan aku pikir sudah waktunya untuk membayar beberapa hutang dari tahun itu. “Chu Guyu berkata dengan dingin dan kemarahan benar-benar berkilau di matanya.

 

“Ahh, tinggal di Sekolah Linyun selama beberapa tahun membuat emosimu sedikit memburuk. Kau pikir Kau itu benar-benar #1 di keluarga muda Chu? Kau pikir Kmu bisa mengalahkan aku? “Chu Hongfei melihat Chu Guyu dengan jijik.

 

“Kau akan tahu apa aku adalah orang nomor satu di keluarga Chu atau tidak.” Suara Chu Guyu menjadi sangat dingin. Orang masih bisa merasakan dingin yang dipancarkan dari tubuhnya saat ia dengan paksa menahan amarah di hatinya.

 

“Tidak buruk, kamu punya semangat. Lalu bagaimana denganmu Chu Feng? “Chu Hongfei menatap Chu Feng,” Kudengar kau tinggal di outer court selama 5 tahun di Sekolah Dragon Azure kelas dua itu? ”

 

“Betapa bodohnya Kau tinggal 5 tahun di tempat yang mengerikan itu? Bahkan kalau Kau bukan dari keluarga Chu kami, Kau masih punya nama keluarga Chu. Tidakkah kau merasa malu mencoreng wajah keluarga Chu kita? ”

 

“Aku akan memperingatkanmu. Kalian berdua lebih baik tidak bertemu denganku dalam kompetisi ini atau kalau tidak aku akan mengalahkanmu sampai kau tidak bisa merangkak balik seperti 7 tahun yang lalu. ”

 

“Aku juga akan mengatakan posisi tuan besar akan menjadi milik ayahku, Chu Nanshan, karena dia memiliki anak yang sempurna sepertiku, Chu Hongfei.”

 

Setelah mengatakan itu, Chu Honfei membawa sekelompok orang ke pendaftaran kompetisi.

 

Chu Guyu awalnya ingin pergi dan mengatakan sesuatu, tapi dia merasa ada yang menarik-narik bajunya. Dia melihat ke belakang, dan itu adalah Chu Feng.

 

“Saudaraku, tidak perlu banyak bicara dengan orang-orang seperti ini. Membuatnya terbaring di lapangan dalam pertandingan adalah cara terbaik. “Chu Feng berkata dengan tenang.

 

 

 

Melihat Chu Feng, Chu Guyu hanya bisa melihat dengan tatapan kosong. Ada perasaan yang tak terlukiskan di hatinya dan dia merasa saudaranya telah berbeda. Sedangkan untuk lebih tepatnya, dia tidak tahu di mana, tapi seperti seluruhnya berubah menjadi orang yang tenang dan tidak bisa diprediksi.

 

Setelah Chu Yuanba mengucapkan beberapa kata yang sopan, generasi muda keluarga Chu melangkah ke tempat latihan seni bela diri. Kompetisi pertama dimulai begitu saja.

 

Dengan mengambil nomor yang ditariknya, Chu Feng naik ke tahap kelima. Begitu dia naik ke panggung, beberapa suara yang mempermalukan mulai saling berbisik.

 

“Itu Chu Feng kan? Bukankah itu orang yang tinggal sebagai murid outer court selama 5 tahun di Sekolah Dragon Azure? Akhirnya dia masuk ke inner court tahun ini? ”

 

” Walaupun dia memasuki inner court dia masih sampah. Beraninya dia masuk kompetisi? Dia benar-benar tidak tahu seberapa tinggi langit atau seberapa dalamnya bumi. ”

 

“Bukankah ini hebat? Ini akan memberinya pelajaran bagus dan juga biarkan Chu Yuan tahu apakah anaknya sampah atau bukan. ”

 

Sebagian besar orang yang mengenal Chu Feng berasal dari keluarga Chu, dan orang-orang yang berani mempermalukan Chu Feng juga orang-orang yang memiliki status di keluarga Chu. Mereka tidak hanya ingin mempermalukan Chu Feng, mereka juga ingin mempermalukan Chu Yuan.

 

“Chu Feng, rupanya kau.” Tepat pada saat itu, ada orang lain yang naik ke atas panggung.

 

Chu Feng terdiam saat melihat orang itu dari dekat. Itu adalah musuh lamanya, Chu Zhen.

 

Tapi dibandingkan dengan Chu Feng, wajah Chu Zhen sangat jelek. Sudut mulutnya berkedut dan dia mengutuk nasib buruknya pada bagaimana dia bertemu dengan Chu Feng di babak pertama.

 

“Chu Zhen. Kalau diingat dengan baik, aku berpikir orang ini memasuki tingkat 4 Spiritual Realm 2 hari yang lalu. Tampaknya Chu Feng akan menerima berbagai penderitaan. ”

 

Anggota keluarga Chu yang tidak mengetahui situasi sebenarnya melihat Chu Zhen akan bertarung dengan Chu Feng dan mereka diam-diam senang. Mereka semua merasa bahwa itu adalah hal yang sangat mudah untuk Chu Zhen berhadapan dengan Chu Feng.

 

Chu Zhen tidak menyukai Chu Feng sejak kecil. Mereka semua percaya jika Chu Zhen menyerang dia maka dia tidak akan menahan diri. Jadi, mereka semua mengharapkan adegan di mana Chu Feng dipukuli dengan kejam.

 

“Aku menyerah!”

 

Tapi pada saat itu, Chu Zhen di atas panggung mengangkat tangan kanannya dan berteriak keras. Dia menyerah.

 

“Chu Zhen kau sialan, apa yang kau katakan? Kamu bahkan belum mulai dan Kau menyerah? “Teriakan keras datang dari tempat terdekat, dan itu adalah ayah Chu Zhen.

 

Menghadap tatapan tajam ayahnya, ekspresi Chu Zhen berubah-ubah, tapi pada akhirnya dia merapatkan giginya, berbalik dan berjalan menuruni panggung.

 

“Apa … apa-apaan ini?”

 

Kejadian itu mengejutkan semua orang. Menyerah? Itu adalah sesuatu yang tidak sering Kamu lihat dalam kompetisi keluarga Chu, dan yang menyerah adalah Chu Zhen, dan lawannya adalah Chu Feng?

 

Bagaimana mungkin? Apa Chu Zhen idiot? Apakah ada masalah dengan otaknya? Apa yang terjadi?

 

Anggota keluarga Chu yang tidak tahu apa yang sebenarnya tidak bisa berkata-kata. Meskipun mereka tidak tahu mengapa Chu Zhen melakukan itu, tindakannya benar-benar mengejutkan mereka sedikit.

 

Bahkan Chu Yuanba tertarik pada tindakan Chu Zhen. Dia mengerutkan kening, dan dari tatapan matanya yang sudah tua, orang bisa mengatakan bahwa bahkan dia pun bingung.

 

“Chu Feng memenangkan ronde ini.”

 

Tapi tidak peduli apa yang terjadi, Chu Feng benar-benar menang. Meskipun memberi orang perasaan yang tak terduga, Chu Feng benar-benar menjadi orang pertama yang meraih kemenangan dalam kompetisi ini.

 

Setelah putaran pertama, Chu Feng dengan cepat diatur ke tahap lain. Ketika dia melihat dengan jelas, di atas panggung, orang yang baru saja dia kalahkan, bahkan Chu Feng pun tidak bisa menahan senyum.

 

Orang itu adalah kakak Chu Zhen, Chu Cheng.

 

Pada saat itu, Chu Cheng memiliki wajah pucat dan bibir hijau. Dia mengutuk dalam hatinya: “Kami berdua bersaudara benar-benar memiliki nasib buruk dari 8 generasi. Bagaimana kita bisa bertemu iblis ini? ”

 

Meskipun dia sangat tidak rela dalam hatinya, dia sangat menderita karena Chu Feng dan dia tidak ingin bertukar pukulan dengannya. Setelah beberapa pemikiran, dia melakukan tindakan yang membuat keluarga Chu terheran heran.

 

“Aku menyerah !!!”

Translator / Creator: alknight