September 12, 2017

Martial God Asura: Chapter 281 – Demon

 

 

“Eggy, apa kau yakin kalau Yan Ruyu memkultivasikan Teknik Misterius Terlarang?” Walaupun Chu Feng tidak tahu apa itu Teknik Misterius Terlarang, dia bisa mendengar kesannya dari kata-kata Eggy.

“Delapan, sembilan, tidak jauh dari sepuluh. Kalau seseorang ingin mengkultivasikan Teknik Misterius Terlarang, mereka harus mengikuti peraturan khususnya. Yan Ruyu menjaga tubuhnya seperti batu giok, dan jelas itu Cuma bukan kebetulan kalau perubahan seperti itu langsung terjadi pada tubuhnya setelah kau menghancurkan kesuciannya.”

“Tapi, Kau tak perlu terlalu khawatir. Situasinya sekarang sudah seperti ‘memasuki jalan setan’. Kemungkinan besar dia tidak akan bertahan,” Kata Eggy mengingatkan.

“Apa? Apa itu berarti dia akan mati karenaku?” Setelah mengetahui bahwa dia sendiri yang membuat Yan Ruyu “memasuki jalan setan”, dan bahkan ada kemungkinan kalau dia akan mati karena Chu Feng, Chu Feng langsung tak henti-henti menyalahkan dirinya sendiri. Meskipun dia tidak menyukai Yan Ruyu sama sekali, dia tidak ingin membunuhnya hanya karena itu.

“Apa? Hatimu tidak tahan? Chu Feng, lebih baik kau berdoa. Berdoalah supaya dia mati karena memasuki jalan setan, kalau tidak … ”

“Kalau tidak, dia akan menjadi iblis wanita yang haus darah, dan kau adalah orang pertama yang akan dia bunuh.”

Pada saat itu juga, Chu Feng akhirnya mengerti keseriusan masalah ini. Bagaimanapun juga, dia tidak pernah mengira kalau Yan Ruyu adalah tokoh berbahaya yang mengkultivasikan Teknik Misterius Terlarang. Tapi tak ada gunanya untuk menyesali hal-hal yang sudah terjadi. Karena itu sudah terjadi, seseorang harus menghadapinya. Setelah melakukannya, seseorang harus bertanggung jawab.

Jadi, setelah Chu Feng kembali ke Sekolah Lingyun, dia tidak bertindak seolah-olah tidak ada yang terjadi sama sekali. Dia datang ke kediaman kepala Sekolah Jade maiden untuk meminta hukumannya.

Setelah sampai di tempat itu, Chu Feng menemukan bahwa berinisiatif untuk meminta hukuman itu benar karena si bajingan Baixi juga ada di sana. Jelas, dia sudah menceritakan semuanya pada kepala Sekolah Jade maiden. Tentu saja, dia tidak tahu apa-apa tentang perubahan yang terjadi pada tubuh Yan Ruyu karena pada saat itu, dia masih pingsan.

Kepala Sekolah Jade Maiden duduk di kursi dan melambaikan tangannya ke Baixi. “Baixi, berangkatlah duluan. Aku masih punya beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengan Chu Feng. Ingat, jangan mengatakan masalah Ruyu pada siapa pun.”

“Sesuai perintah anda.” Baixi tidak berani bersikap lamban, dan setelah melihat Chu Feng dengan penuh makna, dia berbalik dan pergi.

Setelah Baixi pergi, pertama kepala Sekolah Jade Maiden minum the dengan tenang, lalu menatap Chu Feng, tersenyum dan berkata dengan lega,

“Chu Feng, aku cukup senang karena bisa datang padaku untuk mengakui kesalahanmu sendiri.”

“Bisakah kau memberitahuku ke mana Ruyu pergi? Gadis itu sangat marah, jadi aku khawatir dia tidak akan berpikir jernih dan melakukan hal-hal bodoh. ”

Dari kata-katanya, Chu Feng bisa mengetahui bahwa kepala sekolah Jade Maiden benar-benar sangat mencemaskan Yan Ruyu, jadi dia benar-benar tidak tahan untuk menyembunyikan apapun, dan dia menceritakan semuanya kepadanya.

Setelah mengetahui bahwa Yan Ruyu dan Chu Feng melakukan hal pria wanita, lalu tubuhnya berubah dan bahkan Chu Feng pun tidak bisa mengejarnya, kepala sekolah Jade Maiden tidak bisa tetap tenang lagi. Dia berdiri, dan saat dia mengerutkan kening, dia berjalan mondar-mandir di aula.

Setelah beberapa saat, kepala sekolah Jade Maiden bertanya pada Chu Feng, “Chu Feng, menurutmu apa alasan Ruyu berbubah menjadi seperti itu?”

“Maafkan aku kalau aku mengatakan hal ini secara terang-terangan, tapi menurutku perubahan itu sepertinya bukan karena mengkonsumsi special medicine. Sepertinya ini terjadi karena dia mengkultivasikan Teknik Iblis. ”

Chu Feng tidak mengatakan kalau itu berasal dari Teknik Misterius Terlarang karena di benua ini, ada lebih banyak orang yang mengerti dan mengenali Teknik Iblis, tapi tidak banyak orang yang tahu tentang Teknik Misterius Terlarang.

Jika Chu Feng pergi dan menjelaskan Teknik Misterius Terlarang itu ke kepala sekolah yang telah hidup selama puluhan tahun, tanpa diragukan lagi, dia pasti akan menduga bagaimana Chu Feng mengetahui hal itu, dan dia akan menduga bahwa Chu Feng mempunyai beberapa Rahasia padanya

“Teknik Iblis ya …” Setelah mendengar kata-kata Chu Feng, kepala sekolah Jade Maiden berpikir dengan keras sekali lagi. Setelah beberapa saat, dia mengangguk dengan tak berdaya, “Tidak heran. Pantas saja…”

“Senior, apakah anda mengetahui sesuatu tentang itu?” Tanya Chu Feng dengan cepat.

Mendengar pertanyaan Chu Feng, kepala Sekolah Jade Maiden awalnya ragu-ragu, tapi setelah itu, dia tetap berkata pada Chu Feng, “Waktu itu, alasannya mengapa pendiri sekolahku mendirikan sekolah di pegunungan adalah karena ada Teknik Misterius yang sangat kuat yang ditemukan di salah satu puncak gunung di pegunungan . ”

“Teknik Misterius itu diukir di puncak gunung. Itu tidak bisa dicatat, dan tidak bisa digerakkan. Itu hanya bisa dipelajari di puncak gunung. Agar Teknik Misterius tidak menyebar, pendiri sekolahku mendirikan sekolah di pegunungan, dan mengubah puncak gunung ini menjadi zona terlarang. ”

“Tapi, walaupun orang-orang tahu kalau Teknik Misterius itu sangat kuat, tidak ada yang bisa memahaminya. Bahkan pendiri sekolahku pun hanya memahami sebagian saja. Dia mengatakan pada generasi berikutnya bahwa murid-murid yang luar biasa dari sekolah ini harus diperbolehkan untuk belajar Teknik Misterius. ”

“Betapa diakungkannya, setelah ratusan tahun, tidak ada satu orang pun yang bisa memahami Teknik Misterius ini sedikit pun. Sedikit demi sedikit, tidak ada yang percaya kalau Teknik Misterius ini bisa dikultivasikan lagi. ”

“Tapi setelah mendengar kau mengatakan itu, aku ingat setelah Ruyu melihat Teknik Misterius untuk pertama kalinya, dia lumayan sering pergi ke sana untuk mempelajarinya. Terutama dua tahun lalu. Dia bahkan pergi ke sana setiap hari. Apa mungkin dia benar-benar memahami ketidakjelasan Teknik Misterius itu dan berhasil mengkultivasikannya? ” Keterkejutan pun tergantung di wajah kepala Sekolah Jade maiden.

“Senior, apa kau akan memperbolehkanku untuk melihat Teknik Misterius itu?” Setelah mengetahui hal itu, Chu Feng langsung menjadi bersemangat karena meskipun dia tidak mengenal Teknik Misterius Terlarang itu, Eggy pasti mengenalinya. Dia benar-benar ingin memastikan apakah Yan Ruyu memkultivasikan Teknik Misterius Terlarang atau tidak. Mungkin dia bahkan bisa menemukan rahasia lain di tempat itu.

“Boleh. Setelah Pertemuan Seratus Sekolah berakhir, ikuti aku kembali ke sekolah Jade Maiden . Juga, Chu Feng, tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri untuk masalah ini. Meskipun kau tidak banyak menjelaskannya, setelah mendengar perkataan Baixi, aku bisa melihat kalau masalah ini tidak bisa disalahkan padamu sepenuhnya. Sebaliknya, kemungkinan besar kau malah menjadi korban juga. ”

“Gadis Baixi ini memang memiliki sifat yang agak nakal, dan terkadang dia melakukan sesuatu dengan terlalu ekstrem.”

“Tapi, dia tetap bibit yang langka. Jika sesuatu benar-benar terjadi pada Ruyu, di masa depan, sekolah Jade Maiden-ku akan dipegang olehnya.” Setelah mengetahui kebenaran dari masalah tersebut, kepala sekolah Jade Maiden tidak menyalahkan Chu Feng.

Sedangkan Chu Feng, setelah mengetahui bahwa kepala sekolah Jade Maiden sedang bersiap-siap untuk melatih Baixi setelah terjadi sesuatu pada Yan Ruyu, dia juga sangat terkejut. Dia teringat orang macam apa Baixi itu dan awalnya dia ingin menasihati sesuatu, tapi setelah mempertimbangkan bahwa itu adalah urusan mereka sendiri, dia tidak berbicara.

Bagaimanapun juga, dari kata-kata Sekolah Jade maiden, pasti ada alasannya mengapa dia memutuskan itu, karena kepala sekolah mengerti Baixi dan Yan Ruyu lebih baik daripada siapa pun.

Setelah itu, karena Chu Feng masuk dengan sombong, dia juga pergi dengan sombong. Saat dia keluar, dia bahkan melihat Baixi.

“Apa yang kau lakukan pada Senior Yan? Dasar kau iblis.” Setelah melihat Chu Feng, wajah Baixi dipenuhi dengan dendam.

Saat Chu Feng melihatnya, wajahnya tiba-tiba menjadi dingin. Tangannya menyerang dengan kecepatan kilat dan menjepit dagu Baixi. Kemudian dia memindahkan mulutnya ke samping telinga Baixi dan dengan keras memperingatkan,

“Kau benar. Aku memang iblis. Lebih baik kau jangan membuatku marah, kalau tidak aku akan menghancurkan kultivasimu dan menjualmu ke rumah pelacuran.” Setelah mengucapkan kata-kata itu, Chu Feng mendorong Baixi dan pergi dengan langkah besar.

Di sisi lain, Baixi hanya berdiri dan terdiam di sana. Pada saat itu, keringat dingin muncul di sekujur wajahnya dan ketakutan memenuhi matanya karena dia tahu kalau Chu Feng tidak hanya mengucapkan beberapa kata-kata itu untuk bercanda.

Translator / Creator: alknight