September 10, 2017

Martial God Asura: Chapter 278 – Poison in the Tea

 

 

“Junior Chu Feng, Kau dan Senior Yan hanya memiliki beberapa kesalah pahaman. Aku harap kalian berdua bisa saling berbicara satu sama lain, karena itu demi yang terbaik. ”

“Apa kau bisa melakukan itu demi kehormatan kepala sekolahku dan kepala sekolahmu? Lagi pula, mereka berdua benar-benar berharap kalau kau dan Senior Yan bisa bersama.” Baixi menggenggam tangan Chu Feng dengan erat dan satu tangannya yang lain bahkan sedikit menggosok telapak tangan Chu Fen.

“Tunjukan jalannya. Biar aku lihat permainan seperti apa yang kalian berdua mainkan.”

Chu Feng melepaskan tangan Baixi. Dia tidak terpikat oleh kecantikan Baixi, juga dia tidak tersentuh oleh Yan Ruyu. Tapi, Chu Feng hanya merasa terlalu bosan. Kalau dia tidak pergi, dia hanya akan menunggu disana, jadi sebaiknya dia pergi saja dengan Baixi.

“Kau benar-benar baik hati. Kau akan tahu kalau keputusanmu saat ini adalah keputusan yang tepat.” Baixi tersenyum manis, lalu berjalan menuju kediaman Sekolah Jade Maiden. Namun, saat dia berbalik, Chu Feng tidak melihat betapa anehnya senyum Baixi di sudut mulutnya.

Saat Baixi menunjukan jalannya, Chu Feng tiba dengan sangat cepat ke tempat dimana para wanita cantik dan tetua dari Sekolah Jade Maiden tinggal. Saat wanita cantik dari Sekolah Jade Maiden melihat Chu Feng, mereka semua tersenyum manis untuk mengungkapkan keramahannya.

Chu Feng tidak memperhatikan perubahan sikap para murid wanita karena di jalan, banyak murid wanita dari Sekolah Jade Maiden yang melakukan itu karena mereka ingin memiliki hubungan yanglebih baik dengan Chu Feng.

Di sisi lain, wajah Baixi menjadi dingin dan dia tanpa henti mengeluarkan ekspresi mengancam pada murid wanita yang menunjukkan kebaikan. Dia takut semua murid akan pergi untuk mengobrol dengan Chu Feng lalu pergi.

“Hei, bukannya itu Chu Feng yang menjadi tunangannya Senior Yan? Kenapa dia mengikuti Baixi ke kediamannya sendiri? ”

“Siapa tahu metode apa yang digunakan rubah itu? Tapi dia sangat jahat karena berani menggoda tunangan Senior Yan. ”

“Ya. Sungguh memalukan bahwa Senior Yan menganggapnya sebagai saudara perempuannya sendiri. Wanita itu benar-benar tak tahu malu.” Setelah Baixi dan Chu Feng pergi, murid-murid perempuan berkumpul dan diam-diam bergumam dengan diri mereka sendiri.

Karena Chu Feng tidak akrab dengan tempat tinggal murid-murid Sekolah Jade Maiden, tentu saja, dia tidak tahu kalau Baixi membawanya ke kediamannya sendiri.

Lagi pula, Chu Feng yang semula tidak menyukai Baixi memang sekali mempercayai wanita itu sama sekali. Jadi, setelah Baixi pergi, dia menyebarkan kekuatan Spiritnya. Setelah tidak menemukan masalah dengan buah dan makanan penutup di atas meja, dia dengan acuh tak acuh mengambil makanan tersebut dan memakannya sampai mulutnya penuh.

“Junior Chu Feng, terima kasih telah memberiku kesempatan ini untuk datang dan melihatku.” Tiba-tiba, sebuah suara yang sangat lembut yang bisa melelehkan tulang itu terdengar secara perlahan.

Saat mengangkat kepalanya untuk melihat-lihat, ia melihat Yan Ruyu berjalan keluar dari aula. Yan Ruyu saat ini tidak mengenakan pakaian untuk murid utama Sekolah Jade Maiden. Dia mengenakan gaun panjang berwarna merah muda.

Gaun itu sangat indah, tapi cukup banyak bahan yang dihemat saat gaun itu dibuat. Jadi, karena itu, orang bisa melihat dua benjolan putih Yan Ruyu yang bersinar dan juga jurang dalam yang tidak terlihat di tengahnya.

Melihat ke bawah, seseorang juga bisa melihat dua kaki indahnya yang seputih salj. Kakinya indah, lembut, halus, dan penuh dengan kilauan berwarna merah muda. Ketika Chu Feng melihat bagaimana dia berpakaian dengan wajahnya yang seperti giok, manis dan cantik, Chu Feng benar-benar terbakar dengan hawa nafsu, dan walaupun dia ingin menghentikannya, dia tidak bisa melakukannya.

Berbicara sejujurnya, Yan Ruyu memang cantik yang akan di pandang oleh Chu Feng. Jika Yan Ruyu bersedia menikahi Chu Feng dari awal, mungkin Chu Feng benar-benar akan menikahi si cantik itu. Tapi, keadaannya berbeda dengan masa lalu. Tidak peduli bagaimana gaya wanita itu, Chu Feng sama sekali tidak akan menikahinya.

“Kalau Kau mempunyai sesuatu yang ingin Kau katakan, Katakan saja. Waktuku terbatas. “Chu Feng tidak ingin terjebak dalam perangkap kecantikan Yan Ruyu. Jadi, dia cepat memutar matanya. Setelah dengan ganas meliriknya sekilas, dia menoleh untuk melihat ke area lain.

[TN: “Perangkap kecantikan” mengacu pada salah satu dari tiga puluh enam Stratagems.]
“Junior Chu Feng, masalah waktu itu memang salahku. Tapi tolong percayalah padaku. Aku, Yan Ruyu, bukan tipe orang seperti yang kau kira “Yan Ruyu duduk di seberang Chu Feng dan harum tubuhnya menerkam hidung Chu Feng, dan membuat jantung Chu Feng berdetak lebih kencang.

“Tipe seperti apa? Apakah kau tahu kau itu orang seperti apa di dalam hatiku?” Chu Feng meringkuk bibirnya dan menyeringai.

“Kalau aku menebak dengan benar, aku yakin kau merasa kalau aku, Yan Ruyu, adalah orang yang menyukai untuk dikagumi dan menjadi idola, menghindarimu dengan sengaja dari awal dan setelah melihat kultivasimu yang kecil lalu aku menolak pernikahan ini. Tapi setelah melihat bakatmu, Kau berpikir kalau aku sengaja menjilat Kamu dan ingin menikahi Kamu.” Kata Yan Ruyu dengan merendahkan diri.

Setelah mendengar kata-kata itu, Chu Feng masih tersenyum dingin, meringkukan bibirnya, dan berkata, “Bukannya memang begitu?”

“Tentu saja tidak. Alasan mengapa aku menghindarimu adalah dengan sengaja membuatmu marah jadi Kau bisa menyarankan kepala sekolah untuk membatalkan pernikahan antara Kau dan aku. ”

“Alasannya mengapa aku memintamu datang ke sini adalah supaya aku bisa meminta maaf untuk masalah sebelumnya. Aku tidak mengharapkanmu untuk memaafkanku, aku juga tidak ingin Kau punya perasaan baik padaku, karena walaupun memang benar, aku tetap tidak ingin menikah denganmu.” Saat ini Yan Ruyu memiliki Wajah menyesal.

“Sialan. Apa kau sakit? Kamu memanggilku ke tempat ini karena Kau ingin mengejekku? Aku akan memberitahumu kalau Kau salah. Aku tidak pernah tertarik padamu. Kau tidak ingin menikah denganku, dan aku bahkan tidak pernah berpikir untuk menikahimu.” Pada saat itu, Chu Feng sedikit marah. Dia benar-benar tidak terima dengan perkataan Yan Ruyu saat dia mengucapkan kata-kata itu dengan ekspresi seperti itu.

“Junior Chu Feng, tolong jangan marah. Aku tidak punya niat lain. Aku hanya ingin memberi tahumu kalau alasan mengapa aku, Yan Ruyu, tidak ingin menikah denganmu bukan karena aku meremehkanmu. Hanya saja aku sudah memutuskan untuk tidak menikahi seseorang di sepanjang hidupku. ”

“Hari ini, aku memanggilmu ke tempat ini karena aku ingin mengatakan kata-kata maafku padamu. Aku ingin meminta maaf padamu.” Saat dia berbicara pada saat itu, mata Yan Ruyu benar-benar memerah dan air matanya mengalir dengan deras.

“Sialan, pasti ada sesuatu yang salah denganmu.” Chu Feng benar-benar tidak dapat melakukan apa-apa lalu dia berbalik dan ingin meninggalkan tempat itu. Dengan kekuatan Spiritnya yang sangat kuat, dia menemukan dengan takjub bahwa tindakan Yan Ruyu tampaknya tidak dibuat-buat. Dia sepertinya benar-benar memperlihatkan emosi yang sebenarnya.

Tapi kenapa dia harus melakukan itu? Chu Feng benar-benar tidak mengerti. Singkatnya, Chu Feng tidak bisa menerima Yan Ruyu yang bersikap seperti itu, jadi dia hanya ingin pergi dan selesai dengan masalah itu.

“Junior Chu Feng, jangan pergi.” Tepat pada saat itu, Baixi berdiri dan menghentikan Chu Feng.

“Apa yang kau lakukan?” Wajah Chu Feng tidak baik.

“Junior Chu Feng, karena Kamu bahkan tidak ingin menikahi Senior Yan, Kenapa kau harus marah karena dia tidak mau menikah denganmu? Dia hanya merasa malu karena perbuatannya dari awal. Kalau Kau tidak marah, cukup menerima permintaan maafnya oke? Hanya dengan itu hatinya bisa tenang.” Desak Baixi.

“Junior Chu Feng !!” Tepat pada saat itu, Yan Ruyu yang sedang menangis tersedu-sedudengan sangat menyedihkan berjalan mendekat. Ada satu pot teh harum di tangannya. Dia membawanya ke depan Chu Feng dan berkata, “Tolong terima permintaan maafku.”

“Baiklah, aku memaafkanmu. Aku hanya belum melihat wanita sakit sepertimu sebelumnya.” Pada saat itu, Chu Feng hanya ingin meninggalkan tempat itu. Dia tidak tahan dengan penampilan Yan Ruyu yang menyedihkan sama sekali. Jadi, ia memegang pot teh harum dan meminumnya.

“Sial!!” Tapi begitu teh masuk ke dalam perutnya, wajah Chu Feng sangat berubah dan dia menemukan kalau ada racun di the tersebut.

Translator / Creator: alknight