September 5, 2017

Martial God Asura: Chapter 272 – No Road to Retreat

 

Wanita itu memiliki perawakan yang cukup bagus dan tampangnya pun lumayan cantik. Terutama aura kemegahan seorang bangsawan yang datang dari tubuhnya. Aura itu tak ada bandingannya dengan wanita mana pun di tempat itu.

Yang terpenting adalah dari dirinya, Chu Feng merasa aura kuat yang tidak kalah dengan Li Zhangqing. Wanita itu adalah seorang ahli di tingkat 8 Profound realm.

Setelah wanita itu muncul, semua tetua dan murid dari sekolah Jade Maiden dengan cepat datang untuk memberi penghormatan. Dari semua itu, Chu Feng tahu kalau dia adalah kepala Sekolah Jade Maiden.

Namun, hal yang paling mengejutkan bagi Chu Feng adalah bahwa seorang wanita paruh baya yang memiliki penampilan dan kekuatan, sang kepala sekolah Jade Maiden yang agung, menatap Li Zhangqing yang tua dan jelek itu dengan erat. Dalam tatapannya, bahkan ada emosi spesial yang melonjak kedepan. Setelah beberapa lama, dia berbicara dengan perasaan yang dalam, “Zhangqing, kau akhirnya mau bertemu denganku.”

“Sialan. Ini tidak benar kan? Apa ini? Apakah ini benar-benar seperti yang dikatakan Li Zhangqing, dan dia benar-benar memikat hati kepala sekolah Jade Maiden? ”

Pada saat itu, Chu Feng terkejut dan membuka mulutnya lebar-lebar, karena ini berarti Li Zhangqing memang mengatakan yang sebenarnya. Dia benar-benar mendapatkan hati sang kepala Sekolah Jade Maiden sampai-sampai dia tidak pernah melupakannya. Tapi melihat kembali perbedaan dari penampilan antara kedua orang tersebut, orang-orang masih benar-benar merasa kalau itu tidak terbayangkan.

Kenyataannya, Chu Feng tidak hanya terkejut. Bahkan para tetua dan murid-murid dari Sekolah Jade Maiden sangat terkejut sampai mereka tidak peduli dengan diri mereka sendiri. Namun, mereka hanya bisa terkejut sedikit. Tidak ada orang yang berani mengajukan pertanyaan karena di Sekolah Jade Maiden, tidak ada yang berani menyinggung sang kepala sekolah.

Setelah itu, kepala Sekolah Jade Maiden bahkan secara khusus mengadakan pesta untuk mentraktir Chu Feng dan Li Zhangqing. Chu Feng duduk di sebelah Li Zhangqing, dan karena tidak ada yang memperhatikannya, dia diam-diam mendekat ke telinga Li Zhangqing dan berkata,

“Tuan kepala sekolah, anda cukup mengagumkan. Anda mengatakan kalau Anda ditakdirkan untuk menikah dengan kepala Sekolah Jade Maiden? Apakah itu berarti Anda merebut hatinya waktu masih muda?”

Kata-kata Chu Feng tidak dikatakan tanpa alasan, karena perbedaan usia antara keduanya terlalu besar. Li Zhangqing adalah seorang pria tua biasa, dan meskipun kepala Sekolah Jade Maiden tidak semuda itu, dia tidak lewat dari umur 45 sampai 65 tahun. Dia bahkan tipe orang yang menjaga dirinya dengan baik. Sangat sulit bagi Chu Feng untuk memikirkan bagaimana keduanya saling terkait dengan cinta.

“Kau bocah sialan, apa yang kau pikirkan? Apa kau tidak tahu kalau Teknik Misterius yang diajarkan sekolah Jade Maiden sangat spesial? Selama mereka masih suci, mereka bisa menjadi muda selamanya. Jadi, Walaupun kepala Sekolah Jade Maiden terlihat sangat muda, sebenarnya, dia cuma dua tahun lebih muda dariku.” Jawab Li Zhangqing dengan tenang.

“Sialan. Mengagumkan sekali.”

Chu Feng sangat tercengang. Dia tidak pernah mengira kalau ada Teknik Misterius seperti itu di dunia ini. Dia benar-benar belajar sesuatu yang baru. Namun, yang paling mengherankan adalah bahwa kepala Sekolah Jade Maiden serta para tetua bisa menjaga tubuh mereka selama bertahun-tahun. Itu benar-benar mengesankan. Itu membutuhkan ketekunan yang lumayan banyak!

Saat dia melihat percakapan pribadi antara Li Zhangqing dan Chu Feng, kepala sekolah Jade Maiden bahkan berpikir kalau Chu Feng sudah tidak sabar dan ingin melihat tunangannya. Jadi, dia bertanya pada seorang murid perempuan, “Dimana Ruyu? Kenapa dia tidak di sini untuk menyambut para tamu? ”

“Lapor. Senior Yan mengatakan kalau dia merasa sedikit sakit, jadi dia tidak akan berpartisipasi dalam pesta hari ini.” Jawab Murid itu dengan malu-malu.

“Oh?” Kepala sekolah Jade Maiden mengedipkan matanya dengan curiga, tapi tidak bertanya apa-apa lagi. Dia hanya meminta maaf kepada Chu Feng,

“Chu Feng, saya sangat menyesal. Kesehatan Ruyu mencegahnya untuk datang, jadi saya khawatir Anda tidak bisa melihatnya hari ini. Tapi tidak apa-apa. Besok, Anda akan pergi bersama kami ke Pertemuan dari Seratus Sekolah, dan saat itu, saya bisa mengatur kesempatan bagi kalian berdua untuk bertemu secara diam-diam.”

“Heh, anda terlalu sopan. Saya, Chu Feng, datang ke tempat ini untuk mengunjungi Anda dan saya tidak punya tujuan lain! “Chu Feng tersenyum malu.

“Chu Feng, kalau Yan Ruyu itu memang benar-benar sakit, ya terserah. Tapi, kalau dia pura-pura sakit, itu berarti dia tidak puas denganmu kan?” Pada saat yang sama, suara Eggy terdengar di tubuh Chu Feng.

“Tentu saja aku tahu. Tapi kalaupun dia puas denganku, aku juga harus puas dengannya.” Chu Feng merasa sangat tidak senang di hatinya, dan kesan baiknya terhadap Yan Ruyu berubah dari nol menjadi negatif.

Pada hari itu, Chu Feng dan Li Zhangqing diundang untuk tinggal semalam. Keesokan harinya, mereka mengikuti kelompok sekolah Jade Maiden menuju Sekolah Lingyun bersama untuk berpartisipasi dalam Pertemuan dari Seratus Sekolah.

Supaya komunikasi antara Chu Feng dan Yan Ruyu menjadi lebih baik, kepala sekolah Jade Maiden sudah mengatur secara khusus agar kursi sedan Chu Feng berada di sebelah kursi sedan Yan Ruyu. Namun, usaha itu sia-sia karena Yan Ruyu enggan untuk pergi. Jangankan mengobrol, Chu Feng bahkan tidak tahu seperti apa penampilannya, dan tentu saja, Chu Feng tidak akan serendah itu untuk mulai memohon agar dapat menemui Yan Ruyu.

Di sisi lain, Li Zhangqing dan kepala sekolah Jade Maiden berbicara tentang apa yang mereka sukai. Mereka mengobrol dan tertawa seolah tidak ada orang di sekitar mereka, dan hal itu menyebabkan banyak orang kehilangan kata-kata.

Setelah seharian bepergian, kelompok sekolah Jade Maiden bahkan bertemu dengan sekolah lain, dan itu adalah sekolah kelas satu yang menempati peringkat ke-4, sekolah Swordless.

Sekolah Swordless juga diundang ke Pertemuan Seratus Sekolah, dan kepala Sekolah Swordless bahkan tanpa malu-malu meminta untuk berjalan berdampingan dengan sekolah Jade Maiden. Karena dia tidak ingin mengadu harga diri, kepala sekolah Jade Maiden hanya bisa memperbolehkan.

Tapi kemudian, murid nomor satu dari sekolah Swordless, Nangong Xiao, bahkan lebih tak tahu malu saat ia datang ke depan kursi sedan Yan Ruyu dan meminta untuk menemuinya.

Pada saat itu, Chu Feng yang duduk di kursi sedan yang berada di samping Yan Ruyu tidak bisa menolaknya dan hanya bisa mengeluarkan kekuatan Spiritnya. Karena itu, ia mendengar interaksi berikut.

“Nangong Xiao ini orang yang tak tahu malu. Aku tidak ingin bertemu dengannya, jadi suruh dia pergi.” Suara sombong namun tetap lembut pun terdengar, dan itu pasti Yan Ruyu.

“Senior, saya sarankan Anda bertemu Nangong Xiao.”

“Kenapa?”

“Coba pikirkan lagi. Sekarang, kepala sekolah sudah mengatur pernikahan dengan Chu Feng, dan demi harga diri Yan Ruyu, tidak baik bagimu untuk menolaknya. Lagi pula, siapa itu Chu Feng? Dia seperti kodok! Karena kepala sekolah memaksakan ini, dia benar-benar akan mendapat untung besar dari ini! ”

“Berpura-pura sakit itu bukan cara yang bagus karena kalau kepala sekolah marah itu jelas bukan hal yang baik. Nangong Xiao sudah mencintai anda dan dia juga murid nomor satu di sekolah Swordless. Tidak masalah apakah itu kekuatan atau status, dia jauh di atas Chu Feng. Kalau dia tahu Anda memiliki tunangan, dia pasti akan merasa kesal, dan dengan sifatnya yang seperti itu, kemungkinan dia akan langsung menyerang Chu Feng. ”

“Kebetulan, sekarang, Chu Feng ada di sini. Jadi, kenapa tidak menggunakan Nangong Xiao untuk memberi pelajaran pada Chu Feng? Jadi, itu bisa membuat Chu Feng tahu kalau dia berada dalam masalah dan pergi menjauh, dan itu juga bisa membiarkan kepala sekolah kita melihat betapa tidak bergunanya Chu Feng. Mungkin dia akan berubah pikiran dan membatalkan pernikahan antara Anda dan Chu Feng. ”

“Apakah itu akan baik-baik saja? Apakah dia akan menjadi tidak bahagia? ”

“Itu memang akan baik-baik saja kan? Lagi pula Ini adalah metode terbaik saat ini. Kalau Anda melewatkan kesempatan ini, saya khawatir pernikahan antara Anda dan Chu Feng akan ditetapkan.”

“Itu … tidak apa-apa.”

“Sialan. Kedua wanita ini. Mereka berani mengatakan kalau aku itu kodok?” Chu Feng yang mendengar semuanya sangat marah.

“Heh, Chu Feng, metode tunanganmu bagus juga kan? Apa yang akan kaulakukan sekarang?” Eggy tertawa cekikikan, dan dia menambahkan minyak ke api.

“Tunangan sialan. Kalaupun dia memberiku hadiah, aku tidak menerimanya; Namun sekarang, kau ingin aku tahu kalau aku berada dalam masalah dan menjauh? Okay. Hari ini, aku tidak akan memberinya jalan untuk mundur!”

Translator / Creator: alknight