August 17, 2017

Martial God Asura: Chapter 260 – Strange Old Man

 

 

* Bang bang bang *

Qi Fengyang, setelah dia menarik lengan bajunya dan memperlihatkan lengannya, dia juga menendang Lin Ran dengan keras sambil mengutukan.

Saat orang banyak melihat pemandangan itu, jiwa mereka pun sangat terkejut. Mereka meringis, mereka tertegun, mereka ingin berhenti untuk melihat, namun mereka tidak bisa melakukannya. Mereka berpikir dalam hati mereka: Mereka berdua berada di tingkat 9 Profound realm, tapi perbedaan mereka sedikit terlalu besar kan?

Sebenarnya, memang begitu. Bahkan Chu Feng pun melebarkan mulutnya dengan terkaget-kaget karena dia tahu kalau itu bukan masalah jarak dari segi kultivasi saja. Itu murni karena segi kekuatan Bertarung. Sama seperti dia yang bisa menggunakan kultivasi tingkat ke-7 Origin realm untuk mengalahkan Gong Luyun yang berada di tingkat ke-4 Profound realm.

Meskipun Qi Fengyang pada saat itu tidak memiliki kekuatan bertempur yang gila seperti Chu Feng, dia memang belum sampai ke tingkat yang sama dengan Lin Ran. Qi Fengyang berada jauh di atasnya. Mengalahkan Lin Ran seperti memukul anak kecil. Lin Ran tidak punya kesempatan atau ruang untuk melawan balik karena kekuatan bertarung Qi Fengyang benar-benar berada di atasnya, dan dia benar-benar menghancurkannya.

“Ini … Apa yang harus kita lakukan? Qi Fengyang itu aneh seperti biasanya, dan bahkan Lord Lin Ran yang mengkonsumsi Forbidden Medicine tidak bisa mengalahkannya … ”

“Apa lagi yang bisa kita lakukan? Cepat mundur! Pria tua ini sudah menghilang untuk waktu yang lama, dan selama periode ini, Lin Clan sudah sangat menekan Qi Clan. Dan sekarang, karena dia muncul secara tiba-tiba, dia pasti tidak akan memaafkan kita.”

Melihat bahwa keluarga mereka sendiri, Lord Lin Ran dipukuli dengan sangat keras seperti itu, tentara Qilin dari Lin Clan mengerutkan kening dan mereka terus menggigil. Mereka diam-diam berbalik, dan mereka ingin pergi secara diam-diam.

Namun, bagaimana mungkin tentara besar semacam itu dengan jumlah yang begitu besar tidak menarik perhatian saat mereka ingin pergi? Jadi, saat orang pertama berbalik dan mundur, Qi Fengyang langsung berteriak dengan keras.

“Kurang ajar, kalian semua diam di sana! Aku akan mematahkan tiga kaki dari orang-orang yang berani meninggalkan arena ini !! ”

[TN: Tiga kaki. Satu di sebelah kanan, satu di sebelah kiri, dan satu di tengah;)]
“Huaa ~~~” Setelah berteriak, semua orang di tentara Qilin tidak berani bergerak karena ketakutan. Setiap orang berdiri di tempat sementara tubuh mereka menggigil dan kaki mereka bergetar.

Mereka terlalu takut pada Qi Fengyang. Qi Clan dan Lin Clan tidak bersahabat, dan ketika Qi Fengyang berada di Prince’s Mansion, dia menekan klan Lin. Saat itu, Qi Fengyang adalah nama yang membuat Lin Clan ketakutan hanya dengan mendengar namanya. Bahkan ketua Lin Clan pun sakit kepala karena dia.

Kemudian, Qi Fengyang tiba-tiba menghilang. Qi Clan itu menjadi seperti sekelompok naga tanpa kepala, jadi Lin Clan memulai serangan balik mereka. Selama periode waktu itu, Qi Clan memang sangat disiksa oleh Lin Clan. Namun, raja neraka telah kembali, dan mereka benar-benar bisa membayangkan situasi apa yang akan dihadapi Lin Clan mereka.

“Sialan. Apa kau pikir kau sudah hebat sekarang? Di periode waktu saat aku tidak berada di sini, kalian semua sangat sombong huh? Kalian sudah membully Qi Clan-ku di mansion, dan kalian bahkan membully sekolah dari teman dekat-ku di luar mansion. Ya Tuhan! Siapa yang memberi nyali seperti ini? ”

“Berlutut!!”

“Huaa ~”

Qi Fengyang berteriak dengan meledak-ledak, dan bahkan tanpa ragu-ragu, tentara Lin Clan itu berlutut secara serentak. Keangkuhan dan martabat mereka yang tak tergoyahkan, setelah melakukan banyak hal, itu semua hanya kentut di depan Qi Fengyang. Mereka dengan tegas membuang itu semua.

Qi Fengyang melihat kejadian itu seperti hal yang biasa, tapi orang luar di arena sangat gembira dan mereka terkejut tanpa henti. Tentara dari Qilin Prince’s Mansion berlutut pada Qi Fengyang dan tentara itu pun berlutut kepada mereka.

Berapa banyak kehormatan yang akan mereka dapatkan jika seseorang mengatakan bahwa orang-orang dari Qilin Prince’s Mansion berlutut di depan mereka? Kalaupun mereka tidak bisa menjadi tokoh besar di masa depan, setidaknya, mereka akan bisa membual kepada cucu mereka dan generasi yang akan datang kan?

Qi Fengyang menginjak kepala Lin Ran, lalu dia berteriak pada Lin Clan sambil menunjuk mereka. “Apa yang kalian pikirkan? Tampar diri kalian seratus kali !!”

“Ke… ke … ketua Qi, kami hanya mengikuti perintah atasan kami! Kami benar-benar dipaksa!” Kali ini, seseorang ragu-ragu, dan dengan penuh penyesalan, orang itu berteriak dan mengeluh kepada Qi Fengyang.

Pada saat yang bersamaan, puluhan ribu orang dari Qilin Prince’s Mansion mengangguk dengan wajah-wajah yang penuh dengan keluhan juga. Mereka benar-benar berharap Qi Fengyang bisa langsung mengampuni mereka.

“Persetan dengan kalian yang terpaksa.” Namun, Qi Fengyang tidak menerimanya. Pertama dia mengutuk dengan keras, lalu melepas sepatu yang ia kenakan dan mengayunkan tangannya. Dia melempar sepatu itu ke wajah orang yang memohon pengampunan tersebut.

Tidak peduli bagaimana Anda mengatakannya, sepatu orang lain itu tetap sepatu. Namun, sepatu Qi Fengyang adalah senjata garangnya. Setelah sepatu itu mendarat, orang yang memohon itu menjerit kesakitan. Hidungnya bengkok, dan wajahnya hancur, dan dia tidak hanya pingsan, wajahnya pun bahkan lumpuh.

Setelah melihat orang yang wajahnya dilempar dengan sepatu Qi Fengyang puluhan ribu tentara dari Lin Clan semuanya ragu-ragu selama 0,001 detik, kemudian mengangkat telapak tangan mereka, mengayunkan tangan mereka, dan melempar tamparan yang besar ke wajah mereka dengan keras. Mengesampingkan berapa banyak kekuatan yang mereka gunakan untuk menampar diri mereka sendiri, tapi bahkan tanpa menampar diri mereka seratus kali, tidak ada yang berani berhenti.

Orang-orang benar-benar tercengang saat melihat pemandangan itu. Mulut dan mata mereka bengkok, dan mereka sangat terkejut karena mereka tidak peduli dengan dirinya sendiri. Tentara Qilin yang sebelumnya begitu agresif dengan niat membunuh yang mendidih telah diurus oleh seseorang sampai seperti itu. Mereka benar-benar melihat sesuatu yang baru.

Bahkan syok pun mengisi wajah kecil Eggy yang manis di Spiritual World milik Chu Feng. Saat dia tertegun, mulut kecilnya sedikit terbuka dan dia berteriak keras dengan keheranan,

“Pria tua ini cukup aneh. Aku ingat kebaikan dia saat di Valley of Hundred Bends. Tak terpikirkan olehku saat dia menghadapi musuh, dia tidak akan peduli dengan metode apa yang dia gunakan dan dia akan menjadi sangat tercela dan tidak tahu malu. ”

“Ahh, untungnya dia bukan musuh karena dia lebih mengerikan dari Lin Ran.”

Sedangkan untuk Chu Feng, senyuman samar tergantung di sudut mulutnya. Dia sangat senang bertemu dengan orang yang terhormat seperti Qi Fengyang. Dia tidak hanya menyelamatkan dirinya sendiri, dia bahkan menyelamatkan orang-orang yang dekat dengannya.

Pada saat yang sama, dia bahkan lebih senang karena Qi Fengyang bukanlah musuhnya karena dia tahu kalau pria tua itu sekarang adalah musuhnya, saat ini juga, dia pasti sudah dipermainkan sampai mati oleh pria tua itu.

Akhirnya, setelah menampar seratus kali, puluhan ribu anggota Lin Clan dari Qilin Prince’s Mansion wajahnya merah dan bengkak-bengkak. Tanda telapak tangan yang dalam pun masih bisa terlihat, dan bisa dilihat kalau mereka sangat galak pada diri mereka sendiri.

Tentu saja, mereka tidak berani untuk tidak galak. Di depan Qi Fengyang, bagaimana mereka berani mempermainkannya? Kalau mereka ketahuan, Qi Fengyang pasti akan mempermainkan mereka sampai mati.

“Saudara Chu Feng, sekelompok anjing ini datang ke sini untuk membuat masalah dan mereka merusak pertarungan hidup dan mati mu yang semula sudah bagus. Katakan. Bagaimana seharusnya mereka dihukum? Aku akan membantumu dengan itu. ”

Qi Fengyang tiba di depan Chu Feng dan menepuk pundak Chu Feng dengan gagah. Melihat bagaimana dia berkelakuan, dia benar-benar bukan sepertinya sedang menghadap junior. Itu lebih seperti saat dia menghadapi saudara laki-lakinya sendiri.

Chu Feng selalu bersyukur pada Qi Fengyang. Dia sudah menyelamatkan hidupnya di Valley of Hundred Bends dan Chu Feng sudah memiliki hutang budi yang sangat besar. Bahkan sebelum dia bisa membayarnya kembali, dia sudah menyelamatkan hidupnya sekali lagi.

Selain itu, dia juga tidak hanya menyelamatkan nyawa Chu Feng, dia bahkan menyelamatkan nyawa dari hampir satu juta orang di arena. Chu Feng sudah sangat bersyukur, jadi dia memberi salam hormat dan berkata, “Senior Qi, saya tidak akan melupakan kemurahan hati dan kebaikan Anda dan saya pasti akan membayarnya kembali di masa depan.”

“Tsk. Apa yang sedang kau bicarakan?” Namun, tak disangka Qi Fengyang tidak menginginkan kata-kata Chu Feng. Dia meringkuk bibirnya, melebarkan matanya, dan berkata pada Chu Feng, “Siapa yang kau panggil senior? Panggil aku kakak!

Translator / Creator: alknight