August 13, 2017

Martial God Asura: Chapter 251 – The Outcome of the Battle is Already Determined

 

 

“Kau menggunakan kekuatan penuh sekarang? Sepertinya kau benar-benar ingin segera menyelesaikan pertarungan ini. Tapi tidak apa-apa, karena aku juga sudah cukup bermain-main denganmu. Aku akan memberitahu jarak antara kau dan aku sekarang. ”

Saat dia menyapukan pandangannya ke arah cold air firce beast di sekitarnya, senyuman dingin terangkat dari sudut mulut Chu Feng. Dia tidak bergerak, dan dia hanya memejamkan mata dengan perlahan.

“Lihat, apa yang sedang dilakukan Chu Feng? Apa dia menyerah? Dia tidak berdaya untuk membalikkan keadaan dan Sekarang dia menghadapi Cold ice Atmosphere dari Gong Luyun, apa dia bersiap untuk mati? ”

Beberapa orang melihat tindakan Chu Feng, dan mereka merasa bahwa Chu Feng ingin menyerah. Tapi pada saat berikutnya, mereka menemukan kalau mereka tidak bisa lebih salah lagi.

*whoosh*

Tiba-tiba, Chu Feng tiba-tiba membuka matanya yang tertutup. Pada saat yang sama, tekanan kuat yang tak terbandingkan menyebar dari dalam tubuhnya dan menyelimuti seluruh panggung pertarungan.

Setelah tekanan itu turun ke panggung pertarungan, dengan batas panggung sebagai akhirnya, langit dan tanah di dalam zona itu pun mulai bergetar, dan Cold Ice Atmosphere langsung lenyap dan menghilang di udara.

Pada saat yang bersamaan saat Cold Ice Atmosphere menghilang, Gong Luyun juga segera berlutut di tanah. Dia yang memiliki senyuman gila sebelumnya sekarang memiliki wajah seputih kertas. Ketakutan memenuhi matanya, dan seluruh tubuhnya gemetar.

“Astaga! Apa yang terjadi? Kenapa Ice Cold Atmosphere tiba-tiba menghilang? Apa yang terjadi di langit dan tanah di sana? Kenapa udara bergetar di atas panggung pertarungan itu ?! ”

Semua orang terkejut dengan perubahan mendadak itu. Mereka tidak bisa merasakan tekanan di tempat itu, tapi mereka masih bisa melihat pemandangan di mana udara bergetar, seolah ada tekanan yang memaksa daerah itu untuk tunduk.

Kalaupun mereka dipukuli sampai mati, mereka tidak pernah mengira kalau itu adalah jurus bela diri yang hilang selama bertahun-tahun. Itu adalah jurus bela diri tingkat 7. Blade of the Void Dragon’s Cry yang Chu Feng dapatkan dari Void School.

Selama setengah tahun terakhir, Chu Feng tidak selalu mencari Profound medicine di Valley of Hundred Bends. Dia melawan Monstrous Beast setiap hari, dan ini membuat kekuatan bertarungnya meningkat. Ia juga mendapat waktu untuk mengkultivasikan jurus bela diri tingkat 7, Blade of the Void Dragon’s Cry.

Saat dia berkultivasi, dia secara tak terduga menemukan bahwa Blade of Void Dragon’s Cry benar-benar sebuah jurus bela diri yang sangat misterius. Tingkat kesulitan kultivasinya sangat tinggi, namun kekuatannya pun sangat kuat. Jika dikuasai, itu tidak akan menjadi jurus bela diri tingkat 7. Melainkan menjadi jurus bela diri tingkat 8.

Karena Blade of Void Dragon’s Cry cukup sulit untuk dikultivasi, bahkan Chu Feng pun hanya memahami tahap awalnya saja, Void. Walaupun itu hanya tahap awal, itu tetap memiliki kekuatan dari jurus bela diri tingkat 7.

Apa yang dia gunakan pada saat itu adalah Void Pressure. Dengan tekanan tak berbentuk, seseorang bisa melakukan apapun yang dia inginkan di area itu. Itu bisa menghancurkan serangan yang berbentuk dan tak bentuk apapun. Tanpa bergerak, itu bisa memaksa musuh untuk menyerah dan menghancurkan musuh sampai mati.

“Perasaan ini. Ini sama sekali bukan tekanan biasa, juga bukan semacam harta karun. Ada kekuatan Origin yang bertahan di sekitarnya, jadi itu pasti jurus bela diri! Jurus bela diri yang sangat kuat! Sepertinya Chu Feng ini ternyata memiliki jurus bela diri tingkat 6, dan jurus bela diri tingkat 6 ini bahkan lebih kuat daripada Ice Cold Atmosphere! ”

Akhirnya, orang yang bermata tajam melihat bahwa ruang yang terdistorsi itu disebabkan oleh jurus bela diri yang digunakan Chu Feng. Setelah orang itu berbicara, kegemparan pun muncul.

Walaupun mereka tidak bisa merasakan tekanan di area itu, hanya dengan melihat pemandangan yang terdistorsi, mereka bisa membayangkan seberapa kuat jurus bela diri itu. Bahkan banyak tokoh besar di arena yang belum pernah mendengar atau melihat itu sebelumnya, apalagi para murid.

Pada saat itu, semua orang benar-benar tercengang oleh kekuatan yang ditunjukkan Chu Feng. Meskipun mereka tahu bahwa Chu Feng kuat dan dia seorang yang jenius, mereka tidak pernah mengira kalau kekuatan Chu Feng akan sampai seperti itu. Sungguh, dengan kultivasi tingkat ke-7 Origin realm, dia mengalahkan Gong Luyun yang berada di tingkat ke-4 Profound realm. Chu Feng melakukan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan menciptakan keajaiban yang mustahil.

“Sialan! Bagaimana ini bisa terjadi? Aku, Gong Luyu, dikalahkan oleh bocah sialan ini? Bagaimana mungkin?”

Gong Luyun berlutut di lantai, dan kalaupun dia ingin berdiri dengan menggunakan kekuatan dari seluruh tubuhnya, dia tidak mungkin melawan tekanan yang tak berbentuk. Hal itu membuatnya merasa tidak berdaya, dan bahkan ketakutan.

Untuk pertama kalinya, dia mengenali kekuatan Chu Feng yang kuat, dan kekuatan Chu Feng yang kuat adalah sesuatu yang tidak ingin dia lihat, terutama sekarang saat berhubungan dengan nyawanyasendiri.

Selangkah demi selangkah, Chu Feng saat ini berjalan menuju Gong Luyun. Saat melihat Gong Luyun yang berlutut di depannya, dia tersenyum ringan dan berkata,

“Gong Luyun, satu tahun yang lalu, Apa kau pernah berpikir kalau kau akan berlutut di depanku hari ini?”

“Ha! Chu Feng, Kalau kau ingin membunuh atau memotongku, silahkan saja. Tapi aku peringatkan kau. Kalau kau berani menyentuh satu jari pun, aku jamin kau tidak akan meninggalkan tempat ini hidup-hidup.”

“Jutaan Murid-murid dari Sekolah Azure Dragon akan mati! Bahkan kaki anjing World Spirit Guild-mu akan terpengaruh olehmu dan semua yang berada di tempat ini akan mati! “Gong Luyun tidak memiliki kekuatan untuk berdiri karena tekanan tak berbentuk. Dia hanya bisa berlutut di depan Chu Feng. Namun, dia tidak menyerah, dia bahkan mengancam dengan kata-katanya yang hina.

“Oh? Bahkan sekarang, kau berani mengancamku? Apa kau pikir kau layak melakukan itu? Hantam kepalamu ke tanah dan akui kesalahanmu !! ”

Tiba-tiba, ekspresi Chu Feng menjadi sangat menyeramkan. Kemarahan yang disembunyikannya di dalam hatinya langsung terlihat. Hinaan yang dia derita tahun itu tidak banyak, tapi kebencian besar terhadap pembantaian keluarganya harus dibalaskan.

Chu Feng menyambar rambut Gong Luyun, dan dengan kuat menariknya. Dengan ganas, otak Gong Luyun terbanting ke tanah yang sangat keras. Saat kepalanya ditarik kembali oleh Chu Feng, darah mengalir dari keningnya.

“Ini untuk kakekku.”

“Ini untuk ayahku.”

Tapi bukan itu saja, Chu Feng menyambar rambut Gong Luyun dengan keras dan terus membantingnya ke tanah. Untuk setiap bantingan, dia akan menyebut nama anggota keluarga Chu yang meninggal.

Bantingan seperti itu dilakukan beberapa ratus kali. Setelah semua nama anggota keluarga Chu yang meninggal disebut, Chu Feng masih tidak berhenti karena tidak mungkin untuk menghapus kebencian terhadap Gong Luyun.

Setelah semua itu, tidak ada yang sama di wajah Gong Luyun saat darah dan dagingnya bercampur aduk. Bahkan lubang yang dalam terbentuk di tanah yang keras, dan banyak celah yang menyebar dari lubang itu.

“Ini…”

Jiwa orang-orang terguncang saat mereka melihat pemandangan itu. Dari tindakan Chu Feng, mereka bisa tahu kalau mereka berdua pasti memiliki kebencian antara satu sama lainnya, kalau tidak Chu Feng tidak akan mempermalukan Gong Luyun seperti itu.

Namun, pada saat yang sama, mereka memiliki sebuah jawaban di dalam hati mereka. Jawaban dari hasil dari pertempuran yang diatur hari ini, dan pemenangnya adalah Chu Feng, yang tidak ada dari mereka yang menduganya.

Meski mereka merasa belum percaya, mereka memang benar-benar menyaksikan semuanya. Mereka melihat Chu Feng menekan Gong Luyun selangkah demi selangkah. Mereka tidak punya pilihan selain mengakui bahwa Gong Luyun sedang berlutut dan kepalanya dibanting tanpa henti ke tanah.

Chu Feng adalah seorang jenius sejati. Monster yang mengerikan, sampai-sampai bisa melampaui imajinasi orang banyak. Tentu, di masa depan, orang seperti itu tidak akan terikat pada Sekolah Azure Dragon yang kecil. Pemuda tersebut punya potensi untuk bergerak tanpa hambatan di benua Sembilan Provinsi di masa depan.

Pada saat itu, para murid mulai menatap dengan kagum ke arah Chu Feng. Bahkan murid papan atas sekolah lain pun tanpa terkecuali. Mereka mengagumi kekuatan bertarung Chu Feng yang menakutkan.

Sedangkan kepala sekolah dan tetua dari sekolah lain, mereka terus mengagumi sekolah Azure Dragon karena ada murid yang luar biasa. Selama Chu Feng ada di sana, masa depan sekolah Azure Dragon sama sekali tidak sama tidak diketahui dan sama seperti keheningan saat ini. Cepat atau lambat, itu akan menjadi puncak pertemuan besar di Provinsi Azure, dan mungkin dengan Chu Feng, bahkan bisa kembali ke masa jayanya.

Translator / Creator: alknight