August 1, 2017

Martial God Asura: Chapter 245 – One Year Ago

 

 

Dengan hati yang penuh dengan penyesalan, itu membuat Su Hen mengalihkan pandangannya ke arah kedua putri di sebelahnya. Baru saat itulah dia menemukan bahwa Su Rou dan Su Mei wajah mereka penuh dengan sukacita, dan senyum mereka yang disebut dengan bahagia. Bisa dilihat bahwa mereka berdua benar-benar tersentuh oleh Chu Feng.

 

Pada saat itu, Su Hen benar-benar ingin pergi ke kedua putrinya dan berkata, “Chu Feng adalah seorang jenius yang sangat langka, dan dia juga punya perasaan pada kalian. Dia juga mengatakan kalau dia ingin menikahi kalian berdua, jadi kalian harus lebih dekat dengan Chu Feng. Kalau dia masih ingin menikahi kalian berdua dan menjadi suami dari putri keluarga Su saya, ke depannya, keluarga Su saya pasti akan pindah dan keluarga Su saya tidak akan sesederhana cuma menjadi penguasa kota Vermilion Bird.”

 

Namun, Su Hen hanya bisa memikirkannya, karena selama yang dia ingat saat dia memberi tahu kedua putrinya untuk menjauh dan tidak boleh berhubungan dengan Chu Feng lagi pada saat keluarga Chu Feng dibantai beberapa bulan yang lalu, dan juga pada saat Chu Feng paling membutuhkan bantuan, dia pun tidak dapat melakukannya.

 

Awalnya, dia merasa Chu feng dalam bahaya. Jadi, untuk menghindari terseret dengannya, dia membuat putrinya sendiri menjauh dari Chu Feng. Tapi sekarang, dia menemukan kalau Chu Feng memiliki masa depan yang cukup bagus. Jadi, untuk membuat keluarga Su berkembang, dia ingin putrinya dekat dengan Chu Feng. Dia bahkan merasa kalau kata-kata itu tak terkatakan.

 

Tentu saja, alasan mengapa dia tidak mengatakan apapun bukan sepenuhnya karena dia merasa tidak enak dengan hal itu. Dia juga tiba-tiba teringat pada Mr. Grey-cloak yang membantai keluarga Shangguan, dan teringat dengan surat yang diberikan Mr. Grey-cloak padanya. Saat memikirkan metode kejam dari Mr. Grey-cloak, dia tidak punya pilihan selain menghilangkan pikiran untuk membiarkan putrinya menikahi Chu Feng.

 

Di bawah tatapan banyak orang, dan setelah tokoh besar dari World Spirit Guild disambut di kursi penonton untuk tamu, hanya Chu Feng yang tetap berada di panggung pertarungan yang besar di tengah arena.

 

*whoosh*

 

Tiba-tiba, Chu Feng melepas jubah putih World Spiritnya dan memperlihatkan pakaian untuk murid utama Sekolah Azure Dragon. Pada saat itu, Chu Feng tampak sangat dominan. Saat dia berdiri di atas panggung, dia tidak takut, dan dia tidak panik karena tatapan orang banyak. Matanya seperti obor, dan saat dia melihat ke sekelilingnya, dia berkata dengan keras,

 

“Satu tahun yang lalu di hari ini, saya, Chu Feng, melangkah ke zona utama sekolah Azure Dragon untuk pertama kalinya dan menjadi murid utama di sekolah Azure Dragon. Itu adalah hari dimana saya, Chu Feng, merasa terhormat dan bangga karena saya telah membuktikan diri saya sendiri. Saya membuktikan bahwa saya layak untuk menjadi murid utama di sekolah Azure Dragon.”

 

“Tapi, di hari itu juga, saya dibully oleh seorang murid. Dia melakukan apapun yang dia inginkan tanpa rasa takut, dan dengan statusnya yang menjadi murid nomor satu di Sekolah Azure Dragon, dan dengan kultivasi tingkat pertama Profound realm, dia menginjak-injak martabat para murid baru dan memaksa kami untuk menghancurkan aliansi kami.”

 

“Saat ditekan olehnya, banyak orang memilih untuk patuh. Tapi, saya, Chu Feng, tidak mau. Membuat aliansi adalah perbuatan yang diperbolehkan oleh sekolah. Kepala sekolah tidak membatasinya. Para tetua tidak membatasinya. Atas dasar apa dia, seorang murid belaka, membatasinya? ”

 

“Tapi, perlawanan saya menarik pembalasannya. Dia mengabaikan peraturan sekolah, dia mengabaikan hubungannya sebagai seseorang yang berasal dari sekolah yang sama, dan dia menyerang saya di depan para murid. ”

 

“Dia, yang berusia 20 tahun dan memiliki kultivasi Profound realm, menyerang saya, yang baru berusia 15 tahun dan memiliki kultivasi Origin realm. Dia memaksa saya untuk berlutut dan memohon ampunannya. Dia menginjak martabat saya, dan bahkan ingin mengambil nyawa saya.”

 

“Kalau bukan karena bantuan Tetua Li, saya, Chu Feng, pasti sudah mati di tangannya. Saya pasti terbunuh oleh murid ini yang tidak peduli dengan hukum sekolah. ”

 

“Namun, saat dia melakukan kejahatan semacam itu di depan orang banyak, tidak ada yang merasa kalau dia salah. Sebaliknya, mereka menatap saya dengan tatapan yang penuh dengan hinaan. Mereka merasa bahwa saya, seorang murid baru kecil yang menyedihkan, harus mati sebagai hukuman setelah menyinggung murid nomor satu. Mereka merasa dipermalukan juga masuk akal. ”

 

“Tapi, saya, Chu Feng, tidak mau menerimanya. Kalau dia tidak lebih tua dari saya, kalau waktu berkultivasinya tidak lebih lama dari saya, kultivasi saya tidak akan lebih lemah dari dia. Kekuatan saya tidak akan lebih lemah dari dia. Mengapa saya harus dipermalukan, terbunuh, bahkan sebelum saya sempat tumbuh? Dan semua orang merasa kalau saya lebih rendah darinya? ”

 

“Jadi, di bawah tatapan yang mengejek dari semua orang, saya menantang murid yang disebut nomor satu itu. Saya ingin dia melawan saya lagi setelah satu tahun kemudian. Dan pada saat itu, saya akan membersihkan diri saya dari semua penghinaan. Saya akan memberi tahu dia, bahwa kalau saya memiliki waktu tertentu, saya pasti tidak akan lebih lemah dari dia.”

 

“Sedangkan dia, dia tidak hanya menjanjikan itu, dia bahkan berbicara dengan sombong dan mengatakan bahwa selama saya bisa menerima tiga serangannya, dia akan bunuh diri. Dia akan mengambil nyawanya sendiri. ”

 

“Hari ini, satu tahun sudah berlalu, dan sekarang saatnya untuk memenuhi janji dari setahun yang lalu. Saya, Chu Feng, saya sudah berdiri disini. Yang disebut murid nomor satu. Dimana kau ?!

 

Setiap kata dari Chu Feng terdengar nyaring dan jelas, dan setiap kata seperti halilintar. Dia mengulangi penyebab pertarungan hari ini, dan berhasil menunjukkan semua kritik terhadap Gong Luyun.

 

Setelah mengetahui yang sebenarnya, banyak orang sedikit mengagumi keberanian Chu Feng. Saat dia menghadapi kekuatan yang tidak masuk akal, dia tidak menundukan kepalanya dan dia bahkan mengatur pertarungan itu untuk menghapus rasa malu. Tidak sembarang orang yang berani melakukan itu.

 

Pada saat yang sama, sebuah pukulan besar menghantam citra Gong Luyun. Meskipun orang-orang menghormati orang-orang hebat di dunia ini, mereka tetap tidak menyukai orang-orang yang mengabaikan peraturan dan dengan mudah membunuh orang-orang dari sekolah yang sama.

 

“Hmph. Chu Feng, kata-kata bualanmu itu benar-benar tak tahu malu !! ”

 

Pada saat yang sama, teriakan marah juga terdengar dari tempat tertentu di kursi tamu. Setelah itu, sebuah tubuh yang meledak-ledak menembak keluar dan mendarat di panggung pertarungan seperti sebuah meteorit. Orang yang berdiri di depan Chu feng tak lain adalah Gong Luyun.

 

“Chu feng. Saya, Gong Luyun, tidak akan sama dengan Anda yang menyerang dengan kata-kata. Hari ini, saya hanya di sini untuk menghormati pertarungan yang telah diatur satu tahun yang lalu, dan untuk mengurus sesuatu yang seharusnya sudah diurus setahun yang lalu. Aku di sini untuk mengurusmu.”

 

“Tapi jika Anda takut, Anda bisa berlutut dan memohon sekarang juga. Agar tidak mempermalukan para tamu terhormat saat ini, aku bisa mengampuni nyawamu.” Gong Luyun memiliki tubuh tinggi dan lurus, dengan wajah tampan namun dingin. Dia benar-benar memiliki hawa seorang murid nomor satu, dan ini membuat banyak wanita secara diam-diam memiliki perasaan padanya.

 

“Gong Luyun, tidak perlu membuang waktu dengan kata-kata yang sia-sia. Silahkan menyerang. Hanya tiga serangan, dan lihat bagaimana aku, Chu Feng, menerima mereka.” Chu Feng tersenyum ringan dan menusukkan jari tengahnya ke Gong Luyun.

 

“Karena kau ingin mati begitu cepat, hari ini, aku akan mengabulkan permintaanmu.”

 

“Haa!”

 

Gong Luyun pertama berteriak dan Kekuatan Profound yang tak terlihat meledak dari tubuhnya seperti gunung berapi. Setelah itu, dia mengepalkan tangan ke Chu Feng. Kekuatan Profound yang datang dari tubuhnya menjadi tinju besar yang tak terlihat , dan dengan kekuatan yang sangat mengerikan, itu terbang menuju Chu Feng.

 

“Metode yang kuat sekali. Kekuatan Profound yang sangat kuat. Gong Luyun benar-benar memasuki tingkat ke-4 Profound realm! ”

 

“Dia terlalu kuat. Sepertinya rumor tentang Gong Luyun yang mengalahkan murid nomor satu dari sekolah Wind Listener itu memang benar. Kalau dia memasuki tingkat ke 4 Profound realm dengan usianya itu, seberapa hebat dia di masa depan?”

 

Gong Luyun benar-benar memperlihatkan kultivasi tingkat ke-4 Profound realm. Pada saat yang bersamaan, dia membuat banyak pendekar menghela nafas kagum, bahkan tatapan yang lebihbanyak lagi dilempar ke arah Chu Feng. Mereka semua berpikir, bisakah Chu Feng yang lemah benar-benar menahan pukulan itu?

Translator / Creator: alknight