July 24, 2017

Martial God Asura: Chapter 238 – The Burning Flames of Fury

 

 

Saat pria brewok itu memegang belati, dia mendekati Chu Guyu dengan wajah ganas. Dia sudah memancarkan tekanan tingkat 1 dari Origin realm.

 

“Berlutut.” Pria brewok itu berteriak dengan meledak-ledak, dan tekanan yang terbentuk dari Origin realm melonjak ke arah Chu Guyu seperti arus pasang.

 

Pada saat itu, Chu Guyu ingin melawan, tapi bagaimana mungkin dia, yang hanya memiliki kultivasi tingkat 7 Spirit realm, menahan tekanan seseorang dari Origin realm? Dengan sekejap, dia berlutut.

 

* Bang bang * Setelah sampai di depan Chu Guyu, Pria brewok itu mengangkat tangannya dan memberi Chu Guyu dua tamparan yang keras dan jelas. Kekuatan yang kuat secara paksa melemparkan Chu Guyu ke tanah dan darah menyembur keluar dari mulutnya. Dua benjolan besar membengkak dari sisi wajahnya.

 

“Heh …” Chu Guyu hanya tertawa kecil. Dia sudah terbiasa dengan itu. Dia sudah terbiasa dengan berbagai jenis penghinaan dari mereka. Namun, dia tidak pernah melawan.

 

Bukannya dia tidak berani melawan, justru dia tidak ingin melawan. Dia tahu kalau dia memiliki seorang adik laki-laki yang luar biasa. Selama dia memberi waktu kepada adiknya, dia pasti bisa tumbuh dengan baik. Dan di saat itu, semua penghinaan yang dia derita bisa dibalas, dan kebencian besar pada pembantaian keluarga Chu-nya juga bisa dibalaskan.

 

“Ha? Kau tertawa? Astaga, kau masih bisa tertawa? ”

 

“Aku biarkan kau tertawa. Aku biarkan kau tertawa! Biar aku lihat apa kau masih bisa tertawa sekarang.”

 

Pria brewok itu sangat marah dengan tawa Chu Guyu. Dia mengangkat kakinya, dan menginjak ke kaki Chu Guyu. Dengan suara retak, kaki kanan Chu Guyu patah oleh pria jenggot.

 

Rasa sakit karena kakinya yang patah menyelimutinya, tapi Chu Guyu menggertakan giginya erat-erat dan tidak bersuara. Pada saat bersamaan, dia juga tidak memohon ampunan, karena dia tahu memohon tidak ada gunanya pada orang-orang seperti ini.

 

“Tertawa! Kalau kau tertawa lagi, kau tidak akan pernah bisa tertawa lagi seumur hidupmu.” Pria brewok ini terus mencemooh, dan dia mengangkat belati di tangannya. Dengan gilanya, dia menikam ke arah dantian Chu Guyu, dan dia benar-benar siap untuk menghancurkan kultivasi Chu Guyu.

 

“Tidak!” Pada saat itu, bahkan ekspresi Chu Guyu pun sangat berubah. Dia berteriak dengan sangat keras. Tidak peduli bagaimana pria brewok memperlakukannya, dia bisa menahannya. Namun, dia tidak bisa mentolerir kalau kultivasinya sendiri hancur. Kultivasi itu hidupnya! Bagaimana bisa dia membiarkan kekuatan dari delapan tahun berkultivasi bela diri dirampas seseorang seperti itu?

 

Namun, teriakannya tidak mengurangi kecepatan tusukan belati, itu bahkan meningkatkan tekad pria brewok untuk menghancurkan kultivasi Chu Guyu.

 

Sinar dingin melintas, dan darah memancar dari tubuh Chu Guyu. Belati itu menusuk dantain Chu Guyu dengan dalam.

 

Pada saat itu, wajah Chu Guyu putih pucat seperti kertas. Rasa sakit yang menusuk dari dantiannya membuat seluruh tubuhnya gemetar, tapi ia tidak meratap. Matanya melebar sampai melingkar saat dia menatap dantiannya sendiri tanpa berpaling. Dia secara pribadi melihat energi spiritual yang dia kumpulkan selama delapan tahun dengan cepat mengalir, sampai semuanya meninggalkan tubuhnya.

 

“Ah ~~~~”

 

“Aku akan membunuhmu!”

 

Tiba-tiba, Chu Guyu berteriak keras, dan seperti harimau buas yang meledak-ledak, dia berdiri dengan amarah yang tak berujung dan melompat ke arah pria brewok.

 

* Bang * Namun, bagaimana mungkin dia, yang kehilangan kultivasinya, mengalahkan pria brewok itu? Dengan santai ia menaikan kakinya, dia menendang Chu Guyu seperti kantung pasir dan dia dengan keras menabrak dinding kedai.

 

“Ahh!”

 

Saat dia mendarat, Chu Guyu menyemburkan semulut darah. Tak terhitung tulang-tulang yang tak patah dari itu, tapi meski begitu, Chu Guyu masih merangkak dengan segala yang ia punya dan dengan tajam menatap pria brewok di dekatnya. Tapi itu tidak berpengaruh sama sekali, karena dia tidak punya kekuatan apapun. Dia bahkan tidak memiliki kekuatan untuk bangkit kembali. Hampir seluruh tubuhnya hancur dan lumpuh.

 

“Mulai sekarang, kau akan menjadi anjing yang sakit dan selamanya kau akan merangkak di depanku. Hahaha …… ” Pria brewok itu menatap Chu Guyu dengan tawanya yang gila, dan tawanya pun sangat tidak enak.

 

Saat mereka menghadapi pemandangan itu, sekelompok kaki anjing di belakangnya juga tertawa, tapi hati mereka sangat gemetar karena metode pria brewok itu terlalu kejam. Sesungguhnya, orang-orang yang menyinggunggnya lebih baik mati daripada hidup.

 

[TN: Kaki anjing -> “Orang yang membantu tuan mereka melakukan hal-hal yang jahat”]

Pada saat bersamaan, pria brewok itu menyiksa Chu Guyu, seekor Elang berkepala putih turun dari langit dan mendekati kedai kecil itu. Orang yang duduk di atas elang kepala berkepala putih tidak lain adalah Chu Feng.

 

Chu Feng yang sekarang sudah memperkuat kekuatan Spirit-nya sampai maksimum dan itu membuat kekuatam mendengarnya sangat sensitif. Jadi, saat dia mendengar teriakan yang sangat menyedihkan, wajahnya sangat berubah.

 

Dia melompat dari Elang berkepala putih, dan dengan Imperial Sky Technique, dia dengan cepat bergegas masuk ke kedai kecil itu karena dia mendengar teriakan yang menyedihkan itu. Dia bisa tahu kalau teriakan itu adalah dari suara kakak laki-lakinya, Chu Guyu.

 

*boom*

 

Chu Feng bergegas ke kedai secepat kilat, dan saat dia masuk, dia juga membawa angin kencang. Saat angin menerobos masuk, seketika, kedai itu menjadi berantakan. Bahkan murid Sekolah Lingyun di kedai itu pun berguling-guling di lantai karena angin.

 

“Kakak!”

 

Setelah memasuki kedai itu, tatapan Chu Feng langsung terkunci pada tubuh Chu Guyu. Saat Chu Feng menatap Chu Guyu yang terbaring di lantai dengan luka yang berada di mana-mana di tubuhnya, jantung Chu Feng hampir melompat keluar dan dia cepat-cepat mendekat untuk membantunya.

 

“Kakak, kakak!” Chu Guyu kehilangan kultivasinya sehingga dia sangat kesakitan, tapi suara Chu Feng membangunkannya. Saat dia mengangkat kepalanya dan menemukan bahwa Chu Feng berada tepat di depannya, dia bahkan lebih terkejut lagi.

 

Namun, saat dia menyapu tatapannya ke arah pria brewok dan yang lainnya yang berjalan di belakang Chu Feng, dia mendorong Chu Feng pergi dan dengan suara keras berkata, “Lari! Adikku, lari !! ”

 

“Adik? Orang ini bukan adikmu yang berkultivasi di sekolah kelas dua, Chu Feng, kan? ”

 

Sudut mulut pria brewok berubah menjadi senyum yang aneh dan jahat. Pada saat yang bersamaan, kaki anjing di belakangnya juga mengerti maksud pria brewok itu. Mereka sudah memblokir pintu masuk kedai untuk mencegah Chu Feng melarikan diri.

 

“Zhao Di, orang yang menyinggungmu itu aku. Kalau kau mau melakukan sesuatu, lakukanlah padaku. Aku mohon, aku mohon, tolong biarkan adik laki-lakiku pergi! ”

 

Ketika dia melihat pria jenggot itu mengalihkan tatapannya yang tajam ke arah Chu Feng, Chu Guyu tahu kalau semuanya tidak berjalan dengan baik. Dia yang dibantu oleh Chu Feng ingin berlutut kembali untuk memohon pada pria brewok itu.

 

* Bang * Tapi, sebelum membiarkan Chu Guyu berlutut, sebuah tangan besar yang kuat menariknya kembali. Itu adalah Chu Feng.

 

Saat Chu Feng membantu kakak laki-lakinya, sepasang matanya menatap pria brewok dengan tajam. Dia dengan dingin bertanya, “Apakah kau yang melakukan ini pada kakakku?”

 

“Betul. Aku melakukannya.Memang kau mau apa? Kau, cuma sampah dari sekolah kelas dua, bisa melakukan apa padaku?”Pria brewok itu mengejek dan tertawa, tapi tawanya sangat mengerikan.

 

Saat pria brewok itu mengakuinya, kedua mata Chu feng berubah menjadi warna merah darah dan haus darah yang dingin berkeliaran di sekujur tubuhnya dan langsung memenuhi seluruh kedai itu. Dia dengan ganas menatap pria brewok itu, dan sambil mengertakkan gigi, dia mengucapkan delapan kata, “Aku akan membuatmu berharap kalau kau sudah mati.”

Translator / Creator: alknight