July 24, 2017

Martial God Asura: Chapter 237 – Chu Guyu Meets Trouble

 

 

Setelah Chu Feng meninggalkan Valley of Hundred Bends, tempat pertama yang dia tuju adalah sekolah nomor satu di Provinsi Azure, Sekolah Lingyun.

 

Tujuannya adalah untuk menemui kakak laki-lakinya, Chu Guyu. Setelah perkumpulan keluarga Chu setahun yang lalu, Chu Feng bahkan tidak pernah bertemu sekali pun dengan kakaknya.

 

Namun, kakaknya, tidak diragukan lagi, adalah orang yang paling disayang oleh Chu Feng di dalam keluarga Chu. Kalau Chu Feng harus mengatakan siapa orang terpenting dalam keluarga Chu, selain ayahnya Chu Yuan, itu pasti Chu Guyu. Kedua orang tersebut adalah orang yang memberi perasaan keluarga pada Chu Feng.

 

Saat ini, saat pertarungan antara Chu Feng dan Gong Luyun semakin dekat, pasti akan ada masalah lain di masa depan. Meskipun Chu Guyu adalah murid dari Sekolah Lingyun, lagi pula, dia memiliki status yang rendah dan dengan kekuatannya, dia tidak mungkin melindungi dirinya sendiri.

 

Terlalu mudah bagi keluarga Gong untuk menyakitinya kalau mereka memang menginginkannya. Jadi, Chu Feng ingin membawa Chu Guyu pergi ke tempat yang lebih aman.

 

“Kau bilang Chu Guyu tidak ada di Sekolah Lingyun? Dia pergi kemana?” Saat Chu Feng berada di depan pintu masuk Sekolah Lingyun, dia menatap murid outer court sekolah Lingyun dengan sedikit terkejut.

 

“Mana ku tahu? kau kan saudaranya, jadi kalau kau tidak tahu, ya mana ku tahu?”

 

Murid-murid dari Sekolah Lingyun sangat sombong. Bahkan murid-murid outer court pun seperti itu. Dia tidak bisa melihat kultivasi apa yang Chu Feng miliki, jadi dia bahkan berpikir bahwa Chu Feng adalah orang-orang biasa. Oleh karena itu, tatapannya saat dia memandang Chu Feng penuh jijik, dan ada tulisan  “menjengkelkan” besar tertulis di sekujur wajahnya.

 

Setelah mengetahui bahwa Chu Guyu meninggalkan Sekolah Lingyun, hati Chu Feng seperti tali yang kusut dan dia bahkan tidak peduli dengan murid itu. Namun, setelah dipikir lebih hati-hati, kemana kemungkinan Chu Guyu pergi setelah pergi dari Sekolah Lingyun? Bagaimanapun juga, pada saat itu, keluarga Chu sudah tidak ada lagi, dan Chu Guyu tidak akan meninggalkan Sekolah Lingyun, yang merupakan tempat perlindungan yang sangat besar, tanpa tujuan atau alasan.

 

“Saudaraku, apa hubungan anda dengan senior Chu?” Namun, saat Chu Feng bersiap-siap untuk meninggalkan Sekolah Lingyun, seorang pria berjalan mendekat.

 

Dia juga murid dari Sekolah Lingyun, tapi dia cuma murid outer court. Dia seumuran dengan Chu Guyu, dan pada saat itu juga, ia muncul di depan Chu Feng. Dia tidak sombong seperti murid Sekolah Lingyun lainnya dan wajahnya penuh dengan senyuman.

 

“Saya adik Chu Guyu, dan saya dipanggil Chu Feng. Senior, apakah Anda tahu di mana kakak laki-laki saya pergi?” Chu Feng merasa bahwa laki-laki tidak akan tiba-tiba datang begitu saja untuk berbicara dengannya, jadi dia pasti mengetahui hal-hal yang tersembunyi.

 

“Saudara Chu Feng, kemarilah dan berbicara disini.” Setelah pria itu melihat sekelilingnya, dia menarik Chu Feng ke sebuah pojok di mana tidak ada seorang pun disana. Baru saat itulah dia berbicara, “Saya masuk ke Sekolah Lingyun bersamaan dengan kakak laki-laki Anda. Saat kami berada di outer court, kami bersaudara dengan baik. ”

 

“Dia memiliki bakat yang lebih baik daripada saya dan menjadi murid inner court sebelum saya. Namun, itu tetap tidak mempengaruhi hubungan kami berdua. ”

 

“Kakak Anda memang memiliki bakat yang cukup bagus, dan jika dia terus berkultivasi, biarpun dia tidak bisa menjadi murid utama, dia akan menjadi penatua di Sekolah Lingyun.”

 

“Namun, setengah tahun yang lalu, sesuatu terjadi di keluarga Anda kan?” Tiba-tiba pria itu bertanya.

 

“Mm. Ada kejadian dalam keluarganya, dan ayah kami meninggal dunia.” Chu Feng tidak mengatakan yang sebenarnya, karena sebuah keluarga yang dibantai bukan sesuatu yang baik saat diucapkan.

 

“Ahh, pantas saja. Setelah mendapat berita itu, dia langsung menjadi orang lain. Dia bahkan sangat jarang menghubungi saya dan amarahnya sangat tinggi. Dan karena itu, dia, yang biasanya mengikuti peraturan, menyinggung cucu penatua inner court.”

 

“Bukan hanya kakakmu yang terluka parah, dia bahkan dikeluarkan dari Sekolah Lingyun.” Murid tersebut berkata sambil menghela napas.

 

“Kakakku dikeluarkan dari Sekolah Lingyun? Siapa dia? Siapa yang melukai kakakku? “Setelah mendengar kata-kata itu, Chu Feng marah tak henti-hentinya, dan dia bahkan sedikit gila.

 

“Terserah, kalaupun aku beritahu mungkin itu tidak berguna untukmu. Tapi, aku bisa memberitahu di mana kakakmu sekarang.” Kata Pria itu.

 

Lima ratus mil jauhnya dari Sekolah Lingyun, ada sebuah kedai kecil. Tak ada pelayan di kedai itu dan hanya ada satu bos. Bos itu tak lain adalah kakak Chu Feng, Chu Guyu.

 

Chu Guyu saat ini berusia delapan belas tahun dan ini adalah usia yang sangat bagus untuk menjadi yang terbaik. Namun, semangat heroik dari masa lalu sudah tidak terlihat lagi.

 

Dia yang sekarang mengenakan pakaian kain yang dibuat secara kasar, dan besar wajahnya sangat berubah menjadi suram dan tak bersemangat. Saat dia berjalan, dia juga pincang. Dia menjadi cacat.

 

“Oi oi oi, Chu Guyu, sialan kau! Bisa sedikit lebih cepat tidak? Apa kamu tahu aku lapar? ”

 

“Dimana birnya? Dimana birnya? Cepat bawa birnya! Sial, kalau kau tidak lebih cepat, aku akan menghancurkan kedaimu.”

 

Di dalam kedai, tiga meja dipenuhi tamu. Ada kira-kira enam orang per meja, dan semuanya adalah murid inner court dari Sekolah Lingyun. Saat mereka minum bir, mereka menunjuk Chu Guyu dan berteriak mengutuknya.

 

Chu Guyu sudah terbiasa dengan kejadian itu. Dia tidak bisa menyinggung sekelompok orang itu, karena dia tidak berani. Namun, itu bukan untuk dirinya sendiri. Dia memikirkan adik laki-lakinya.

 

“Senior Zhao, Chu Guyu ini bisa bertahan cukup lama. Setiap bulan, kami datang ke sini untuk menghancurkan kedainya, tapi dia tetap tinggal di sini dan tidak pergi.” Seorang murid berbicara kepada seorang pria yang memiliki wajah putih dan berjenggot.

 

“Dia tidak berani. Walaupun keluarga Chu sudah di bantai, Chu Guyu masih punya adik laki-laki bernama Chu Feng. Sekarang, Chu Feng ada di sekolah Sekolah Azure Dragon. Kalau dia berani meninggalkan tempat ini, aku akan membuat adik laki-lakinya lebih menderita daripada dia.” Ejek Pria berjenggot itu.

 

“Sepertinya Chu Guyu punya perasaan yang cukup dalam pada adik laki-lakinya. Dia mau berkorban seperti itu demi keselamatan adik laki-lakinya. Tapi,senior Zhao, dari apa yang aku lihat, kau sebaiknya bunuh saja dia. Karena dia berani menyinggungmu, dia seharusnya tidak tinggal di dunia ini.” Kata Murid lain dengan setuju.

 

“Heh..membunuh dia itu terlalu mudah, tapi itu akan terlalu bagus untuknya. Aku ingin dia terus hidup dengan sangat menyedihkan. Lebih miskin dari siapapun, dan lebih menyedihkan dari siapapun. Hari ini, aku akan menghancurkan kultivasinya, dan dia akan benar-benar cacat.”

 

Pria berjanggut minum semulut penuh bir dan perasaan dingin muncul di matanya. Setelah itu, dengan beberapa suara pecah, cangkir itu dilemparkan ke lantai.

 

* Clatter clatter * Melihat itu, para murid dari dua meja lainnya juga tiba-tiba membalik meja-meja itu. Kemudian, mereka melemparkan pandangan mereka dengan niat jahat ke arah Chu Guyu yang keluar dari dapur.

 

Pada saat itu, ada sepiring makanan di salah satu tangan Chu Guyu, dan bir di tangan lainnya. Dia sudah menduga pemandangan di depan matanya. Dia melihat pria berjanggut dengan tak berdaya, dan dengan acuh tak acuh berkata,

 

“Zhao Di, bukankah ini sudah cukup? Aku bukan lagi murid sekolah Lingyun dan aku juga tidak lepas dari pandanganmu. Tidak peduli bagaimana kau mengatakannya, aku tetap seorang kultivator. Kalaupun aku tidak berstatus sebagai murid dari Sekolah Lingyun, aku masih memiliki pencapaianku sendiri.”

 

“Aku tahu kalau kau tidak ingin aku baik-baik saja, jadi aku membuka kedai yang menyedihkan ini di sini. Tapi walau begitu, kau tetap tidak mau membiarkan aku pergi? Apa yang kau ingin aku lakukan?”

 

“Hmph. Membiarkan kau pergi? Kalau aku membiarkan kau pergi, berarti aku bukan Zhao Di. Apa yang aku ingin kau lakukan? Aku ingin kau lebih sengsara. Sepertinya kau tidak mengerti dengan posisimu. Seorang kultivator? Hari ini, kau bukan lagi seorang kultivator. Kau bahkan tidak akan dilihat sebagai orang biasa.”

 

Saat dia berbicara, pria berjenggot ini tiba-tiba berdiri. Dia mengeluarkan sebilah belati yang mengeluarkan sinar dingin dari kantung lengan bajunya, dan dengan agresif berjalan ke arah Chu Guyu.

Translator / Creator: alknight