July 2, 2017

Martial God Asura Chapter 210 – Advice

 

 

Di hari itu, di dalam hutan tertentu di Vermilion Bird Mountain Range, sebuah kejadian aneh terjadi.

 

Dua suara laki-laki dan perempuan terdengar naik dan turun dan mereka berbunyi tanpa henti. Terkadang tajam, terkadang dalam. Terkadang seperti suara kicauan seratus burung dengan serentak, terkadang seperti raungan harimau yang ganas menuju langit.

 

Itu berlangsung selama setengah hari penuh. Untungnya, tidak ada yang melewati tempat itu atau jiwanya akan berlarian karena ketakutan dan mereka tidak akan bisa mengurus diri mereka sendiri, dan sejak saat itu menjadi orang cacat yang menderita hemiplegia.

 

Di dalam hutan, mayat Shangguan Yue, Shangguan Tian, dan Shangguan Ya sudah tidak ada lagi di sana. Untuk kemana mereka pergi, jelas, mereka diurus oleh Chu Feng. Tentu saja, Sumber energi mereka diserap oleh Eggy.

 

Tubuh bagian atas Chu Feng telanjang dan dia berbaring di rumput. Dalam pelukannya Su Rou, yang cantik dan menawan. Pada saat itu, di tubuh Su Rou yang putih, lembut, dan halus, bahkan ada pakaian pengantin berwarna merah.

 

Saat angin sepoi-sepoi menyapu melewatinya, gaun merah itu kadang-kadang terangkat dan hampir saja, orang bisa melihat kakinya yang seputih salju lurus dan panjang yang indah dan puncaknya yang bulat, mulus, namun kukuh dan sangat menarik.

 

Namun, yang paling menarik adalah penampilan Su Rou yang cantik. Mungkin hanya dalam pelukan orang-orang yang dicintainya, wanita yang begitu kuat itu bisa begitu manis.

 

Sampai sejauh mana? Dia sama seperti anak kecil saat dia yang patuh dan bersandar ke pelukan Chu Feng. Dia bahkan menggunakan jari-jarinya yang indah dan panjang untuk menggambar lingkaran di dada Chu Feng.

 

“Okay, waktunya bangun. Kalau tidak, saat little Mei bangun dan melihat kita seperti ini, aku benar-benar tidak tahu bagaimana menjelaskannya.” Setelah beberapa saat, Su Rou dengan lembut mendorong Chu Feng pergi. Namun, satu kata pun tertulis di wajahnya yang menawan. Keengganan.

 

“Kalau begitu ayo kita lakukan bersama!” Chu Feng berbicara sambil menunjukkan semua giginya saat dia tersenyum.

 

“Tidak. Little Mei masih muda dan kau tidak boleh menyentuhnya!” Melihat itu, Su Rou dengan keras mencubit lengan Chu Feng.

 

“Haha, hanya bercanda.” Chu Feng terkekeh lalu bangkit untuk memakai bajunya. Saat dia memakainya, dia berkata, “Untuk sekarang, jangan beritahu siapa pun tentangku yang menjadi Grey-cloak World Spiritist. Bahkan little Mei.”

 

“Mm.” Su Rou membantu Chu Feng mengikat bajunya dan dengan manis menganggukkan kepalanya.

 

“Juga, aku akan menikahi kalian dua bersaudari, tapi tidak akan terlalu cepat. Dari bagaimana aku, Chu Feng, melakukan sesuatu, sudah ditakdirkan kalau aku akan punya banyak musuh. Jadi, selama aku masih merasa kalau aku belum cukup kuat … ”

 

“Aku mengerti.” Su Rou awalnya menutup mulut Chu Feng dengan lembut, lalu seperti seekor burung kecil yang mengandalkan seseorang, dia masuk ke pelukan Chu Feng dan mengangkat wajahnya yang menawan dan memasukkannya erat ke dada Chu Feng dan berkata, “Tidak masalah seberapa lama yang kau perlukan, aku akan tunggu. Aku akan menunggumu menikahi kami adik kakak.”

 

Setelah mendengar kata-kata itu, Chu Feng juga tersenyum dalam kebahagiaan. Dia membuka kedua lengannya dan memeluk kecantikan itu dengan erat dan menikmati waktu singkat cinta yang tersembunyi.

 

Saat Chu Feng dan Su Rou, kedua kekasih itu, tidak terpisahkan di Vermilion Bird Mountain Range, semua orang di Vermilion Bird City sangat cemas.

 

Mayat keluarga Shangguan ada di mana-mana di luar kediaman penguasa kota. Darah mewarnai tanah menjadi merah, dan terutama saat matahari terbenam di barat, saat darah bersinar terang oleh sinar matahari, warnanya tampak lebih merah dan sangat menakutkan saat seseorang melihatnya. Dengan sekilas, mereka akan sangat ketakutan. Seorang bangsawan pengecut melewati tempat itu dan dia bahkan langsung kehilangan kesadaran karena hal itu.

 

Namun, itu pun bukan apa-apa bila dibandingkan dengan tempat tinggal keluarga Shangguan. Di tempat itu, darah benar-benar membentuk sungai. Pada hari itu, 13.241 anggota keluarga Shangguan terbunuh dan tidak satu bentuk kehidupan pun yang tersisa.

 

Tidak ada yang tahu siapa orang yang melakukan itu, tapi mereka tahu bahwa dia adalah seorang Grey-cloak World Spiritist. Dia bahkan mempunyai nama yang terkenal, Mr. Gray-cloak.

 

Di aula utama kediaman penguasa kota, Su Hen sedang duduk di kursi pemimpin tersebut. Su Long dan para tetua lainnya dari kediaman penguasa kota semua berkumpul di tempat itu.

 

Ketidaknyamanan memenuhi wajah mereka, tapi mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka tidak hanya khawatir pada Su Rou dan Su Mei, mereka bahkan lebih khawatir dengan Mr. Grey-cloak.

 

Bagaimanapun juga, Mr. Grey-Cloak memberitahu Su Hen di depan kerumunan bahwa ia punya hutang untuk dilunasi. Jadi, Su Hen sangat khawatir. Apalagi setelah keluarga Shangguan dicuci dengan darah, dia benar-benar khawatir dengan apa yang akan dilakukan Mr. Grey-cloak pada keluarga Su.

 

“Tuanku, tuanku!” Tiba-tiba, dengan rasa takut dan panik, seorang penjaga masuk.

 

“Apa yang terjadi?” Saat mereka melihat itu, semua orang di aula berdiri dengan sungguh-sungguh seolah-olah mereka akan bertemu dengan musuh besar. Tetesan keringat yang sama besarnya dengan kacang meluncur deras di dahi mereka.

 

“Mer..Mer..Mereka kembali!” Setelah mengucapkan kata-kata itu, penjaga itu menunjuk ke luar aula utama.

 

Setelah melihat ke arah itu, semua orang sangat bersukacita. Mereka melihat Su Rou yang sedang mengenakan busana pengantin wanita perlahan berjalan menuju aula utama saat dia membawa Su Mei yang kehilangan kesadaran.

 

“Sister, kalian berdua baik-baik saja? Ini bagus sekali! “Melihat itu, Su Long sangat senang dan dia cepat-cepat pergi dan membawa Su Mei dari tangan Su Rou. Kemudian, dia dengan penuh sayang memeriksanya karena dia takut dia terluka.

 

“Rou’er, lalu.. Lalu bagaimana dengan Mr. Grey-cloak? Bagaimana dengan Shangguan Yue? Apa yang terjadi padanya?” Su Hen juga menghampiri, tapi dia sama sekali tidak mencemaskan putrinya sendiri. Dia hanya dengan hati-hati menyapu pandangannya ke luar.

 

“Ini untukmu dari Mr. Grey-Cloak” Su Rou tidak menanggapi. Dia hanya memberikan secarik kertas yang terlipat kepada ayahnya.

 

“Saya lelah, jadi saya akan beristirahat.” Setelah menyerahkan kertas itu pada Su Hen, Su Rou melirik dengan benci pada Su Hen terlebih dahulu sebelum berjalan menuju kamarnya sendiri.

 

Su Hen tidak banyak bicara saat menghadapi kejadian itu. Bagaimanapun juga, hari ini, dia dalam posisi salah. Untuk melindungi fondasi keluarga Su, dia hampir memutus kebahagiaan kedua putrinya.

 

Walaupun menodai Kota Vermilion Bird dengan darah oleh kedatangan Mr. Grey-cloak dan memusnahkan keluarga Shangguan adalah nasib yang sangat buruk, kenyataannya, dia tidak merasa itu adalah hal yang buruk. Setidaknya Mr. Gray-cloak membantunya menghabisi musuh besar.

 

Setelah mengetahui bahwa Su Rou dan Su Mei baik dan aman, semua orang di kediaman penguasa kota direbus dengan diskusi. Walaupun, di luar, Kota Vermilion Bird menghadapi bencana yang berdarah-darah, kediaman penguasa kota itu sama sekali tidak tersentuh. Jadi untuk mereka, itu benar-benar sesuatu yang patut dirayakan.

 

Kalaupun Qilin Prince’s Mansion menyelidiki karena keluarga Shangguan punya hubungan dengan Qilin Prince’s Mansion, itu tidak akan melibatkan keluarga Su. Selain itu, Qilin Prince’s Mansion merasa kalau keluarga Shangguan yang tidak penting itu tidak akan setara untuk membuat permusuhan dengan Grey-cloak World Spiritist.

 

Ketika Su Hen kembali ke istananya sendiri saat malam telah tenggelam dan saat semua orang hening, dia berdiri di dekat jendela dan melihat bulan yang terang di luar. Hatinya sangat tidak nyaman. Sampai sekarang, dia tidak punya keberanian untuk membuka selembar kertas di tangannya. Dia tidak berani melihat apa yang tertulis di dalamnya.

 

Namun, melarikan diri bukanlah sebuah opsi dan Su Hen sangat mengerti dengan alasannya. Jadi, dia sedikit demi sedikit menutup matanya. Pertama, dia menarik napas dalam untuk beberapa saat, lalu dia membuka matanya dan juga membuka selembar kertasnya.

 

Saat melihat isi secarik kertas itu, wajahnya berubah beberapa kali. Kadang hijau, kadang ungu, kadang senang, kadang cemas. Setelah beberapa lama, ia menghirup udara dingin dan bahagia dan duka muncul di wajahnya.

 

Meski hanya ada beberapa kata yang sederhana di selembar kertas, itu mengungkapkan banyak arti.

 

“Kalau kau berani menikahi Su Rou atau Su Mei kepada orang lain, keluarga Su anda akan menjadi yang selanjutnya untuk dimusnahkan!”

Translator / Creator: alknight