July 2, 2017

Martial God Asura: Chapter 185 – Stepping on the Heaven’s Ladder

 

 

“Chu Feng, aku akan membunuhmu!”

 

Melihat bahwa Chu Feng akan membunuhnya, Yangzi tidak memohon dengan menyedihkan lagi dan dia bangkit untuk menyerang Chu Feng. Liu Biao juga melakukan hal yang sama.

 

Keduanya menggunakan skill bela diri tingkat 5 dan mereka menyalurkan semua kekuatan Origin mereka ke dalamnya. Itu adalah taruhan dalam hidup mereka dan kekuatannya tidak dapat dibandingkan dengan serangan sebelumnya.

 

Di satu sisi, harimau besar muncul dari kekuatan Origin. Bulunya bergerak dan tampak jelas seolah-olah itu hidup. Raungannya cukup untuk mengguncang gunung dan sungai, dan cakarnya bisa menghancurkan puncak gunung. Itu menyerang Chu Feng dengan kekuatan raja dari sepuluh ribu binatang buas.

 

Di sisi lain, pedang tajam terbentuk oleh kekuatan Origin dan itu tidak terlihat seperti ilusi. Itu tampak sangat nyata dan ada lebih dari seribu pedang kekuatan origin yang terbang. Sungguh, seribu pedang itu dilepaskan bersamaan dengan kekuatan yang tak terhentikan.

 

“Kuat!”

 

Pada saat itu, wajah kedua pemuda kekar dan wanita muda yang menawan itu mengencang dan ketakutan ada di mata mereka. Serangan di depan mata mereka cukup mudah untuk membunuh mereka berdua tanpa meninggalkan sisa apapun.

 

Jadi, mereka hanya bisa berdiri di belakang Chu Feng. Mereka harus berdiri di belakang pemuda yang lebih muda dari mereka berdua. Wanita muda yang menawan itu menggenggam erat pakaian Chu Feng karena Chu Feng adalah satu-satunya orang yang bisa diandalkannya pada saat itu.

 

“Ho … masih terlalu lemah.”

 

Jubah panjang Chu Feng bergerak maju mundur dari angin yang terbentuk oleh kekuatan yang kuat. Rambutnya juga berkobar-kobar sambil terbang naik dan turun.

 

Namun, dia masih berdiri di tempat tanpa mengelak atau menghindarinya. Senyum samar bahkan tergantung di wajahnya sesaat ia menunggu dengan tenang serangan itu.

 

* Hmm *

 

Saat serangan itu akan menelan mereka, mata Chu Feng tiba-tiba berkilau dan Spirit Formation yang mengkilap dan terang yang seperti cermin muncul di depannya.

 

*boom*

 

Harimau yang buas dan ribuan pedang bertabrakan ke Spirit Formation yang seperti sepotong es yang tipis pada saat bersamaan. Seketika, riakan-riakan keras keluar dan kekuatannya bahkan mengguncang tanah di bawah kaki Chu Feng.

 

Tapi pada akhirnya, mereka masih belum bisa menembus lini pertahanan Chu Feng. Setelah serangan dua orang itu hilang, Spirit Formation di depan Chu Feng tidak rusak. Bahkan tidak ada retakan sedikit pun.

 

“Apa kau bahkan orang? Dengan kultivasimu, bagaimana kau bisa memahami metode seperti itu?” Liu biao panik dan dia ketakutan. Dia belum pernah melihat lawan yang menakutkan sebelumnya. Dia tidak bisa memperlakukannya sebagai orang, tapi sebagai monster.

 

“Bukannya aku, Chu Feng, mengesankan, tapi tak satu pun dari kau pernah melihat orang yang benar-benar kuat.”

 

Chu Feng dengan pahit tersenyum karena tiba-tiba teringat gadis berpakaian ungu itu. Di mata banyak orang, dia sudah menjadi monster. Namun, bila dibandingkan dengan gadis berpakaian ungu itu, dia biasa-biasa saja. Itulah jarak antara kedua manusia.

 

“Bajingan.”

 

Melihat bahwa serangan pada Chu Feng tidak ada gunanya, Yangzi mulai menyerang Spirit Formation yang membuat mereka terkunci. Tapi, dia masih tidak berguna dan itu membuatnya marah seperti badai, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.

 

“Sudah waktunya untuk menyelesaikan ini.”

 

Akhirnya, wajah Chu Feng menjadi dingin dan saat ia baru mengangkat tangannya, kilat keluar dari situ dan setelah itu, itu menjadi dua naga petir yang besar. Mereka membuka mulut mereka yang berdarah dan setelah raungan yang memekakkan telinga, mereka terbang menuju Yangzi dan Liu Biao.

 

Third Thunder Style. Itu bukan lagi metode terkuat Chu Feng, tapi memperlihatkan pada saat itu masih memiliki kekuatan yang tak terbandingkan. Hal itu mirip dengan bagaimana pendekar Heaven realm masih bisa menunjukkan kekuatan yang mengerikan dengan skill bela diri tingkat satu.

 

“Chu Feng, aku tidak akan memaafkanmu walau aku jadi hantu!”

 

Itulah kata-kata yang terakhir dikatakan Yangzi karena saat naga petir melahap tubuhnya, dia bahkan tidak membuat suara. Dia terbakar dengan hebat dan bahkan mayatnya pun tidak ada lagi.

 

Setelah membunuh Yangzi dan Liu Biao, Chu Feng menggunakan Third Thunder Style untuk menghancurkan ketiga mayat lainnya. Dia benar-benar tidak meninggalkan jejak apapun.

 

“Aku harap kalian berdua bisa merahasiakan ini.” Setelah menyelesaikan semua ini, Chu Feng tersenyum dan berkata kepada pemuda dan wanita muda itu.

 

“Jangan khawatir, kita sama sekali tidak akan berbicara sepatah kata pun tentang ini.”

 

Wanita muda dan pemuda itu berjanji dengan semua yang mereka miliki. Walaupun Chu Feng tersenyum dengan baik pada mereka, setelah melihat apa yang bisa dia lakukan, dari dalam hati mereka, mereka sudah merasakan ketakutan pada Chu Feng.

 

Bagaimanapun juga, masalah itu terkait dengan mereka. Kalau mereka menyebarkannya, akan ada seratus masalah tapi tidak ada keuntungannya. Jadi, tentu saja, mereka merahasiakannya.

 

“Metode yang sangat kejam! Membunuh dan menghilangkan jejak huh? “Tapi tepat pada saat itu, sebuah suara tiba-tiba terdengar di dekatnya.

 

“Siapa itu?” Chu Feng sedikit cemberut karena perubahan mendadak. Dia menyebarkan kekuatan Spiritnya tapi dia tidak bisa merasakan satu jejak pun aura di dekatnya.

 

“Haha, takut? Jangan khawatir, kita sudah terbiasa dengan hal-hal ini dan kita tidak akan membicarakannya.” Suara itu terdengar lagi. Di balik sebuah patung batu tinggi, dua sosok berjalan keluar.

 

Mereka adalah dua pemuda. Penampilan mereka tidak biasa dan pakaian hitam khusus yang mereka kenakan adalah pakaian dari Jie Clan.

 

“Jie Clan!”

 

Pada saat itu juga, bukan hanya Chu Feng, bahkan pemuda kekar dan wanita yang memikat pun merasa sangat terkejut karena nama Jie Clan terlalu terkenal. Ini mewakili puncak World Spiritist dan mereka adalah idola untuk banyak World Spiritists.

 

“Apa maksud kalian berdua diam-diam bersembunyi di sana?”

 

Pandangan Chu Feng seperti obor saat dia menatap kedua orang itu. Meski mereka dekat dan di depan mata mereka, Chu Feng masih belum bisa merasakan aura mereka. Mereka sama seperti udara dan Chu Feng tahu bahwa kedua orang itu tidak biasa.

 

“Kami kebetulan saja lewat. Karena kami melihat pertempuran yang cukup menghibur, kami berhenti untuk menonton.” Kata Pemuda yang sedikit lebih tinggi dengan samar-samar tersenyum.

 

“Pertempuran yang menghibur? Mereka cuma sekelompok sampah dari Provinsi Azure. Anjing menggigit anjing.” Anak muda lain yang sedikit lebih pendek memiliki ekspresi menghina.

 

“Sampah Provinsi Azure? Kalian berdua? “Setelah mendengar kata-kata dari pemuda yang sedikit lebih pendek, wajah Chu Feng jelas tidak senang. Pada akhirnya, dia tetap berasal dari Provinsi Azure, jadi wajar saja dia tidak suka orang-orang mengejek Provinsi Azure-nya.

 

“Kami? Kami adalah tangga menuju surga yang tidak pernah bisa kau bandingkan. Kau hanya bisa melihat kami.” Pria muda yang sedikit lebih pendek itu mempunyai kesombongan tertulis di wajahnya saat dia dengan hina melihat Chu Feng, pemuda kekar dan si cantik yang memikat di balik Chu Feng.

 

Pada saat itu, jangankan Chu Feng, bahkan pemuda yang kekar, wanita muda yang memikat itu juga sangat tidak senang. Namun, mereka tidak berani menunjukkan hal itu karena mereka adalah orang-orang dari Jie Clan. Mereka benar-benar layak untuk jadi sombong.

 

* whoosh * Tiba-tiba, Chu Feng menyerang. Tanpa peringatan apapun, dia menyerang pemuda yang sedikit lebih pendek dengan metode kilatnya.

 

“Hmph.”

 

Anak muda yang sedikit lebih pendek tidak sesederhana itu sehingga dengan cepat dia melihat tindakan Chu Feng. Dengan dengusan dingin, dia memancarkan aura tingkat ke 5 dari Origin realm. Bukan saja dia tidak mengelak atau menghindarinya, dia mengangkat telapak tangannya dan menampar ke arah Chu Feng.

 

Namun, dia masih meremehkan Chu Feng. Dengan secercah petir di bawah kaki Chu Feng, seketika, dia menghilang. Saat dia muncul kembali, dia sudah berada di belakang pemuda yang sedikit lebih pendek.

 

“Hati-hati.”

 

Sebagai akibatnya, pemuda yang sedikit lebih tinggi itu berteriak tapi sudah terlambat. Chu Feng menendang pinggang pemuda yang sedikit lebih pendek, dan karena dia tertangkap lengah, pemuda yang sedikit lebih pendek langsung jatuh dengan muka duluan ke tanah.

 

“Sialan kau .. mm.”

 

Pemuda muda yang sedikit lebih pendek itu sangat marah saat membuka mulutnya dan dia ingin mengutuk, namun sebelum dia selesai berbicara, kaki Chu Feng sudah turun dari langit dan mendarat di atas otaknya, dengan kejam menghantam wajahnya ke tanah.

 

“Bagi saya, Chu Feng, tangga menuju surga bukan untuk dilihat. Tapi untuk melangkah!”

Translator / Creator: alknight