October 13, 2016

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 1 – Chapter 8: The Fated Profession

 

Seperti biasanya, Rodriguez sedang jalan-jalan sore. Dia menikmati saat-saat mengunjungi tetangganya dan memperdalam kesengsaraan mereka.

“Bagaimana kabarmu, Hans?”

“Baik, Counselor.”

“Apa buah terbaik hari ini?”

“Yang ini. Silakan ambil beberapa. strawberry segar, Tuan. “

“Terima kasih.”

Rodriguez melangkah dengan ringan. Untuk satu hal, dia tidak mengganggu orang lain yang ia temui sore itu. Dia gembira karena buku terbarunya yang ia tulis baru saja dipublikasi.

Ketika ia kembali ke rumah, pelayan yang bertugas merawat manor sedang menunggu di pintu masuk untuk menyambutnya. Dia berbicara lugas kepada pelayan yang sudah mendedikasikan dirinya pada keluarganya Counselor selama beberapa dekade.

“Bagaimana jalan-jalan sore anda, tuan?”

“Sangat baik. Sangat baik. hari ini bebas dari kekhawatiran dan masalah sepele. “

“Aku senang mendengarnya, tuan. Omong-omong, apakah Anda keberatan jika saya mengajukan pertanyaan? “

“Apa itu, William?”

“Ini adalah tentang seorang pemuda yang mengukir patung di seberang jalan, Tuanku.”

“Oh, bocah itu!”

“Apakah dia menemukan apa yang dia cari?”

Rodriguez tertawa licik.

“Perjalanannya tidak akan mudah.”

“Jadi…”

“Tidak mungkin! Dia bahkan tidak akan dapat menemukan tempat tersebut, dan bahkan jika ia menemukannya, meskipun begitu… “

“…”

“Dia pantas mendapatkannya bahkan jika ia menemukan Class!” Rodriguez tertawa lepas.

*****

Hal pertama yang Weed lakukan ketika ia sendirian adalah memeriksa armor dan inventory-nya.

“24 gold dan 30 silver…”

Alih-alih menerima bagiannya dari drop item yang anak buahnya telah kumpulkan dari berburu kobold dan goblin, yang sebagian besar senjata mentah, equipment dan potongan-potongan logam, Weed telah meminta uang tunai.

“Pendapatanku tidak terlalu buruk, dan …”

Selama satu bulan terakhir, Weed telah jauh meningkatkan skillnya. Cooking Mastery level 6, Repairing Skill level 4. Repairing Skill sangat berguna dan banyak pemain telah menggambil skill tersebut, tapi Cooking Skill hampir punah, kecuali bagi koki profesional.

Bandage skill milik Weed, kini level 4, memberinya kemampuan untuk memulihkan cedera ringan dengan menggulung kain kasa dua kali. Tapi yang paling pesat naik selain stats miliknya adalah levelnya.

Dia merasa ingin tertawa.

*Sniiff-sniiff*

Satu hal yang mebuat Weed kecewa, namun, Arse meringkik kesenangkan. Dia tidak punya pilihan selain untuk mengurus kuda berkat ‘Keramahan’ dari Sir Midvale. Kuda tersebut tidaklah berguna untuk saat ini, tapi Weed wajib mengembalikannya dengan selamat ke Royal Stable.

‘The Lair of Litvart. Tidak ada tempat  lain dengan nama yang sama sejauh ini. Ini pasti adalah tempatnya. “

Counselor pasti mempermainkanku.

Aku yakin bahwa ada sesuatu dibaliknya, Weed melakukan yang terbaik untuk menganalisis tujuan quest ini dari sudut yang berbeda.

“Ini pasti tersembunyikan di suatu tempat di sarang ini, tempat yang belum ditemukan siapapun, sebuah ruang rahasia.”

Weed mulai mencari dari lantai pertama sampai yang kelima.

Untuk Class Adventurer , seperti Ranger dan Explorer, yang diberkahi dengan banyak stats dan skill yang berhubungan dengan pencarian, lebih mudah untuk menemukan pintu masuk tersembunyi.

Tapi Weed hanya bisa menggunakan cara sederhana seperti mengandalkan mata dan menyentuh setiap bidang yang mencurigakan dengan tangan untuk mencari ‘ruang rahasia’.

Setidaknya terdapat 20 pemain di setiap lantai di Lair of  Litvart. Sambil berburu monster, mereka berkomentar tentang Weed, yang bertindak aneh.

“Apa yang orang itu lakukan?”

“Sepertinya dia mencari sebuah pintu masuk rahasia. Memangnya kenapa lagi dia mau membelai dinding batu begitu teliti? “

“Puhaha, bodohnya. Dungeon  ini tidak memiliki jalan rahasia. “

“Ini adalah dungeon pertama yang ditemukan semenjak Rosenheim ditemukan bulan lalu. Ribuan petualang telah menyerbu tempat ini. Dia menguji keberuntunganya. “

“Dasar orang aneh.”

Mereka secara terang-terangan menertawakan Weed, karena mereka cemburu padanya yang telah dengan mudahnya burburu disana dibantu dengan 30 prajurit NPC, tidak mengherankan bahwa ia menjadi pusat kecemburuan dan iri hati.

“Untuk berjaga-jaga…”

“Awas. Jangan biarkan dia melihat kita di belakangnya. “

Beberapa pemain mengikuti Weed diam-diam, membayangkan bahwa ia mungkin telah mendengar informasi yang berharga dari prajurit NPC selama misi. Atau yang lebih baik, ia mungkin melakukan quest khusus. Jika memang seperti itu, mereka bahkan berniat memaksa Weed untuk berbagi quest tersebut.

Di mata mereka, pemain aneh ini adalah seorang Archer level rendah, lemah dalam skill pertempuran jarak dekat; yang hanya bekerja sebagai pekerja rumah tangga bagi pasukan dan menghisap mereka seperti parasit.

Setelah seminggu berlalu tanpa kejadian apapun, para penguntit itu jengkel karena menyia-nyiakan waktu mengikuti Weed; ia terobsesi dengan menjelajahi sarang inci demi inci, sehingga mereka akhirnya menyerah dan meninggalkannya.

“Gila!”

“BAH! Aku benar-benar marah. Aku baru saja menyia-nyiakan hariku disini! “

Bahkan setelah mereka meninggalkannya sendirian, Weed terus mencari. ‘Pasti ada sesuatu. “

Banyak penjelajah sudah selesai memetakan seluruh dungeon, dan sudah menyimpulkan bahwa tidak ada yang tersisa untuk ditemukan. Ini adalah persis apa yang diberitahukan kepada Weed. Bahkan, sesekali ia telah melakukan penelitian sambil memburu kobolds dan goblin, tapi gagal untuk membuat penemuan yang berarti. Namun, Weed yakin bahwa ia akan menemukan sesuatu suatu hari nanti.

‘Petualang terkenal dari seluruh benua telah mencari di tempat ini. Terus? Kalian salah dan aku benar? ‘

The Lair of Litvart adalah tempat yang luas. Berkelana santai dengan harapan kecil untuk mengungkap tempat tersembunyi bagaikan sejauh jarak antara Bumi dan Andromeda.

Meskipun banyak petualang yang lebih baik dengan Observation Skill mereka sendiri, sikap dan ketekunan bisa membuat perbedaan.

Weed dengan sabar menyentuh dinding sarang, mencari petunjuk.

*Sniiff*

Arse menyaksikan Weed dengan penghinaan.

Dia telah membawa kuda itu ke sarang karena tidak ada orang lain yang bisa, atau akan, menjaganya, namun karena ini, ia menjadi sangat stres dengan binatang yang bandel itu.

“Pertama-tama aku harus memberinya pelajaran.” Weed berpikir licik.

Weed mengarahkan Arse ke tempat berkumpulnya goblin, seekor Goblin Warrior dan tiga Goblin Raider. Begitu mereka melihat Weed, mereka menyerangnya.

Dia melangkah maju seakan melindungi Kuda itu dari depan, dan bertarung melawan goblin, sambil berteriak:

“Ya tuhan! Aku tidak ingin mati! “

Tombak goblin prajurit meluncur mengenai Weed tetapi hanya menyerempet dia, menggores dagingnya sedikit hingga berdarah.

“Jika … jika aku terbunuh sekarang, apa yang tidak akan terjadi pada Arse tersayang …”

Goblin terus mendorong Weed.

“Tidak! Aku akan berdiri di sini untuk melindungi Arse! Majulah kalian, monster keji! Kau harus melangkahi dulu mayatku sebelum kalian meletakkan jari kotor kalian pada dirinya! “

Weed memainkan peran ksatria berani melindungi pendamping lemah dan membahayakan nyawanya sendiri.

Namun, ketika ia melirik kembali, ia melihat bahwa kuda itu menguap dan bermain dengan kerikil di tanah.Weed juga melihat bahwa binatang ini sudah siap untuk berlari kencang ke arah pintu keluar dungeon saat tuannya jatuh mati.

“Sialan kau!” Ia menyumpahi kuda itu.

Weed merasa malu dengan keadaan ini. Mengapa dia mempermalukan diri sendiri untuk memenangkan hati seekor keledai belaka ?!

*Slash*

Weed membunuh goblin pengganggu dengan sekali ayunan pedangnya.

Dia tergoda untuk memenggal kepala binatang, tapi ia tidak ingin kehilangan kepercayaan dari Sir Midvale, resikonya terlalu besar.

*Sniff*

Arse memandang Weed dengan pandangan menghina seolah bertanya ‘mengapa ia menyia-nyiakan darahnya ketika ia bisa meghabisinya dengan begitu mudah? “

‘Sial! Aku merasa seperti orang bodoh setelah berbuat semacam itu. Ahhh … sabar, sabar. “Weed berpikir sendiri.

Weed kembali ke eksplorasi dungeon.

Tiga hari kemudian, tepatnya pada hari kesepuluh eksplorasi pribadinya, ia menemukan sebuah rongga di sudut gelap di lantai empat di mana goblin raider respawn. Itu terletak sepuluh yard lebih dalam dari titik respawn. Bahkan ranger paling teliti tidak akan bisa menemukan tempat itu. Di bawah sebuah batu besar yang mencuat keluar, terdapat lubang tersembunyi dalam bayang, jauh dari mata manusia.

“Apakah ada orang di sana ~?” Weed bertanya hati-hati.

Melihat sekeliling, Weed memastikan bahwa tidak ada orang lain menyelinap didekatnya. Mereka yang telah mengikutinya selama seminggu sudah lama pergi, tapi hati-hati yang berlebihan tidak pernah merugikan.

Jika lubang ini ternyata adalah apa yang Weed telah cari, dia akan menjadi orang pertama yang menemukan itu, dan ia tidak ingin berbagi penemuannya dengan orang lain.

Untuk penjelajah pertama yang menemukan daerah yang tidak diketahui, imbalan yang besar. Dia mendapatkan ketenaran, ditambah EXPs ganda dan drop rate yang lebih tinggi dari dari yang seharusnya untuk satu minggu setelah penemuan itu. Weed merayap kedalam rongga dengan hati-hati. Celah itu cukup sempit dan terlihat seperti retakan di bebatuan, dan didalamnya melebar sedikit demi sedikit pada setiap langkah. Dia segera mencapai bagian di mana ia bisa bergerak dengan nyaman. Sebuah area lembab, dengan bau busuk menusuk hidung.

Tegang, ia bersiap-siap untuk pertempuran. Dia tidak memiliki petunjuk mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya, sehingga ia memegang pedang besi di tangan kanan, dan herbal beserta perban di kiri.

‘Ayo!’

Weed berjalan perlahan-lahan lebih dalam ke dalam gua.

Seiring gua bercabang. Dia memilih yang jalur kiri dan masuk, hanya untuk menemukan serangga raksasa di jalan buntu.

“Apa ini… Monster apa ini !? Aku belum pernah melihat Bug semacam ini – !!! “

Sebelum Weed bisa menyelesaikan kata-katanya, area sekitarnya mengalami perubahan mendadak.

Apa yang dia pikir adakah lantai dengan tanah kehitaman itu, sebenarnya, adalah serangga berukuran kecil-kecil.

* Menggeliat *

Bagai gelombang lautan serangga, serangga itu menyebar dan kemudian kembali untuk menyerang Weed, merangkak mengancam.

“Apa -!?! Beraninya kau” Weed mengayunkan pedang besi seperti kincir angin.

Tertutupi lautan serangga, kabar baiknya adalah bahwa Bug tersebut sangat lemah, hampir tidak berbahaya dengan Attack rendah, namun, Bug yang terlihat seperti Ratu, menetaskan anak lebih cepat daripada yang bisa ia memusnahkan. Saat ini, dia benar-benar merindukan prajuritnya dalam Royal Army.

“Kekacauan ini akan berakhir dengan cepat seandainya aku punya mereka di sini!” Weed bergumam pelan.

Tiba-tiba, Bug Queen memuntahkan asap hijau muda. Seperti setetes tinta hitam tersebar di air jernih, asap perlahan-lahan menyebar di ruang sempit dan tertutup, akhirnya mencapai tempat dimana Weed berdiri.

saat ia menghirup itu-

* Ting *

You have been poisoned!

Your life is decreasing continuously.

Kaget, Weed memeriksa HP-nya.

* Gasp *

HP-nya menurun satu poin per detik.

“Sial … Aku tidak memiliki Antidote! Jika itu terus terjadi … “

Dalam keputusasaan, Weed mengabaikan Bug kecil pengganggu, berlari ke Bug Queen dan menebasnya dengan pedang besi. Pada serangan pertama kulit keras yang melindungi Bug Queen retak, dan cairan kuning perlahan mengalir keluar.

“Jika aku akan mati, aku akan membawamu mati denganku!”

Weed mengabaikan bug yang merangkak naik dan menggigit dia. Terlepas mati karena digigit Bug ataupun mati terkena Poison, pada akhirnya dirinya toh tetap akan mati juga!

Terpecah antara dua pilihan, lebih baik untuk membunuh Bug Queen dan berlari keluar dari sana. Seolah-olah mereka merasakan bahwa Ratu mereka sedang sekarat, Bug beramai-ramai menyerang Weed dengan agresif, tapi pedang besinya gigih. Cangkang dari Bug Queen cukup keras, meskipun kulit luar sebagian retak, dia masih hidup dan sehat. Sementara itu, Kepala Weed sedang pusing berkunang-kunang.

‘Aku akan mati di sini. Kalau saja aku punya Combat Skill… skill? Mengapa aku tidak memikirkan itu! ‘

Skill yang Weed tidak pernah berkesempatan untuk digunakan! Dia memiliki Combat Skill yang tersedot begitu banyak mana dari dia dan tidak bisa menggunakannya lebih dari satu detik. Apakah itu bekerja atau tidak, situasinya cukup putus asa.

“Engraving Knife Technique!” Pedang Weed bersinar putih. Dengan segera menghancurkan pertahanan musuh.

*Crack*

Akhirnya, cangkang keras serangga raksasa ini hancur berkeping-keping.

* Ting *

You have leveled up.

Weed melewatkan jendela pesan dan berteriak,

“Open Quest Informasi Window”

Quest: Search and Destroy Operation in The Lair of Litvart [II]:

Ada ratusan monster yang mendiami Lair of Litvart. Habisi mereka semua sampai musnah seluruhnya, dan membuktikan diri layak menerima Class terhormat. Penyelesaian quest ini akan membuka jalan bagi takdir Anda.

Difficulty: Unknown

Quest Requirement: None

Jumlah monster tersisa: 99

Meskipun ia terkena Poison dan sekarat, Weed menyeringai.

“Aku berhasil!”

Weed akhirnya menemukan jawaban untuk perubahan Class. Itu serangga sialan di dalam gua. Dia harus membunuh Bug Queen, Bug kecil yang banyak itu.

“Hal pertama yang pertama harus kulakukan adalah menyembuhkan diri dari Poison…”

Dikejar oleh bug kecil, Weed meninggalkan terburu-buru meninggalkan dungeon. Ketika ia melihat mereka tidak bisa menyeberang batas gua, ia mulai berjalan perlahan menuju permukaan dengan kudanya.

Bila pengguna terkena poison, wajah mereka menjadi gelap.

Weed menghindari kontak dengan pemain lain untuk menyembunyikan bahwa ia terkena Poison, dan mengisi ulang sedikit HP-nya dengan menggosok herbal di tubuhnya dan memakan makanan yang dia masak sendiri.

Jika mau, ia pasti akan menemukan party yang memiliki seorang Priest. Tapi dia lebih memilih mati daripada meminta bantuan. Apakah Weed terlalu sombong dan tak mempedulikan hidupnya?

Omong kosong!

Tidak ada monster tipe Poison di Lair of Litvart. Baik kobold atau goblin tidak memiliki pengetahuan tentang poison, apalagi menggunakannya.

Penyelamatnya mungkin akan penasaran bagaimana Weed bisa terkena Poison, dan oleh siapa atau apa- dan akan memandang dengan mata penuh curiga. Dia lebih suka mati daripada berbagi dengan orang lain keberadaan ruang rahasia yang ia telah temukan setelah pencarian sekian lama yang melelahkan dan penuh derita. Setelah ia tiba di pintu keluar dari dungeon, ia melompat ke atas kuda itu …

“Village, Pergi ke  Village terdekat, Arse, atau aku akan pingsan dan kemudian mati!”

*Sniiff*

Binatang bodoh itu bahkan tidak bergeming sedikitpun. Itu bertindak seolah-olah menikmati kemalangan dari tuannya yang sekarat saat itu. Arse pura-pura tuli sementara ia dengan malas mengais tanah dan terus santai mengunyah rumput.

“Jika kau tetap seperti itu, maka …”

Akhirnya batas kesabaran Weed telah habis.

“Kau meninggalkan aku tanpa pilihan lain.”

Weed mengambil Engraving Knife.

Arse tampak ketakutan saat melihat benda tajam itu, tapi segera tenang seolah-olah tahu Weed hanya menggertak.

Alih-alih pemotongan Arse, Weed memotong lengannya sendiri dengan pisau. Apakah ia kehilangan kewarasannya ketika hidupnya sudah dalam bahaya karena gas beracun?

“Hoho!”

Weed menyeringai licik, dan meskipun pandangannya sudah mulai kabur sebagai akibat dari anemia, ia segera mengatur sebuah rencana licik. Secepat ular berbisa, ia mencengkeram rahang kuda itu dan memaksanya untuk membuka dan kemudian memaksa kuda itu untuk minum darahnya.

“Lihatlah! Sekarang kau telah meneguk darahku, Kau terkena Poison juga sekarang. Kau perlu membawaku ke sebuah desa, atau kita berdua mati. Untungnya, aku bisa segera hidup kembali, Tapi disisi lain, kau tidak akan pernah mendapatkan kesempatan kedua dalam hidup, mengerti? “

Kuda itu akhirnya berlari ke desa, dan meskipun kecepatannya tidak lebih cepat dari sebelumnya, mereka masih tiba di waktu. Untungnya, setelah tiba di desa terdekat, Weed dengan cepat dapat menemukan seorang Priest untuk melemparkan mantra penyembuhan pada dirinya. Setelah sehat, ia membeli herbs dan antidote seharga 20 gold. Meskipun kantongnya menjadi kosong, ia tidak punya penyesalan.

Weed dengan segera kembali ke Lair of Litvart, dan setelah dia yakin bahwa tidak ada pemain yang mengawasinya dari jauh, ia kembali masuk kedalam dungeon, tempat rahasia dimana para serangga itu berada.

Dia bahkan membawa Arse ke sana. Dia takut jika pemain lain mungkin mencoba mencurinya, meskipun ide untuk menyingkirkan kuda tersebut memakai tangan orang lain cukup menggoda, dia tidak ingin tahu apa yang akan terjadi jika ia gagal mengembalikan colt ke Royal Stable seperti diminta, jadi ia memprioritaskan hal tersebut.

“Selalu tetap di belakangku.”

Arse menggoyang ekornya pasrah.

Weed mulai hanya membunuh Bug Queen. Bug kecil kecil memberi EXP sebesar ukuran mereka, kecil, dan cara mereka merangkak menyebar dan menyerang dari segala penjuru membuatnya beresiko untuk menyerangnya satu persatu.

Tidak ada Sword Master yang mampu menebas satu persatu semua titik air hujan yang jatuh dari langit, Weed mengabaikan bug kecil yang menutupi seluruh lantai seperti karpet gelap.

“Engraving Knife Technique!”

Teknik pedang misterius dari Zahab.

Skill ini menghancurkan cangkang pelindung musuh dengan kekuatan yang secara langsung menghancurkan sebuah objek tanpa mempedulikan resistence dan defense monster. Kadang-kadang, Weed menemui Bug Queen yang berukuran besar dan membutuhkan dua atau tiga tebasan, diselang-selangnya dia beristirahat dan mengisi Mana-nya.

Ia terkena Poison berulang kali dan diserang oleh bug kecil. Dengan HP yang menurun dengan cepat, Weed selalu hampir tewas, kematian tidak pernah begitu dekat dan sering dengannya.

Semakin banyak dia membunuh Bug Queen di dalam gua, semakin sekarat dirinya. Siapa yang akan percaya ini adalah quest untuk perubahan Class? Sebagian besar pemain memilih Class utama mereka jauh sebelum mereka mencapai level sepuluh.

Di sisi lain, Weed adalah level 62, dan gua ini cukup berbahaya dan beresiko tinggi akan kematian. Dia bertanya-tanya Class jenis apa yang membutuhkan begitu banyak kerumitan.

“Open Quest Informasi Window”

Quest: Search and Destroy Operation in The Lair of Litvart [II]:

Ada ratusan monster yang mendiami Lair of Litvart. Habisi mereka semua sampai musnah seluruhnya, dan membuktikan diri layak menerima Class terhormat. Penyelesaian quest ini akan membuka jalan bagi takdir Anda.

Difficulty: Unknown

Quest Requirement: None
Jumlah Monsters tersisa: 1

Pada akhir tujuh hari pertempuran ganas dan hampir terus menerus, Weed hanya tersisa  satu lagi monster untuk dibunuh. Ratu dari para Ratu! Dia berukuran lima kali lebih besar dari Bug Queen lainnya!

Ketika Weed memasuki ruang takhta tanpa persiapan apapun, ia disambut dengan asap hijau tebal gas beracun yang Bug Queens telah semprotkan untuk mempertahankan diri.

Dia akan membiarkan gas  itu mengenainya jika dalam situasi yang berbeda, tapi dia melompat menjauh karena memiliki firasat buruk akan asap itu.

*Melt*

Bug kecil yang tersentuh oleh asap itu seketika membusuk dalam hitungan detik dan meleleh menjadi genangan air di lantai gua.

“Racun yang mengerikan!” Jantung Weed berdegup cepat.

Satu-satunya cara untuk menjauh dari gas beracun menggunakan bow dari kejauhan. Tapi anak panahnya tidak bisa menembus cangkang keras dari Bug Queen. Jadi satu-satunya pilihan adalah dengan mendekati dalam jangkauan gas beracun nya.

Bug Queen tahu benar dilema Weed saat ini, dan dengan mulut penuh berisi gas beracun, menunggu dia untuk mendekati sehingga dia bisa menyemprotnya ke seluruh tubuhnya.

Seperti ular, melingkar menunggu kesempatan untuk menyerang, Bug Queen and Weed saling berhadapan, tak bergerak.

“Dia hanya bisa menembak asap tebal sekali. Jika aku bisa menghindari yang pertama, yang kedua akan jauh lebih ringan. Jadi tembakan awal akan menentukan. “

Mata Weed berkilauan ketika ia melihat harta yang telah bertumpukdi balik Bug Queen.

“Aku tidak akan pernah menyerah di sini. Kalau saja aku punya seseorang yang aku bisa korbankan ke gas beracun … Ah … benar, aku pikir aku telah menemukan jawaban, ‘Weed berpikir, dan melirik Arse sambil tersenyum.

*Punt*

Weed segera menendang pantat kuda itu. Arse terjun ke depan secara naluriah, dan Bug Queen refleks menghembuskan gas beracun ke arah itu.

“Maafkan aku, Arse, tapi inilah takdirmu. Hidup ini tidak adil, dan aku takut bahwa ini adalah akhir dari hubungan kita. “

Weed tidak punya waktu untuk disia-siakan dengan menikmati, menonton kematian perlahan kudanya.

Begitu ia memastikan bahwa gas beracun yang telah tersimpan di mulut Bug Queen ini sepenuhnya diluncurkan, ia bergegas ke arahnya.

“Engraving Knife Technique, Double Dance! “

Weed mengayunkan pedang dengan liar sampai mana-nya habis.

Dengan Hard Iron Sword di tangan kanan, dan Engraving Knife di kiri, ia merobek cangkang dari Bug Queen.

Tanpa combat skill yang tersisa, ini adalah pilihan terbaik bagi Weed. Bug Queen berjuang, tapi ukurannya yang besar menjadikan dia sulit menghindar karena ia terlalu dekat dengannya.

*Groooowl*

Dia akhirnya memejamkan matanya, tewas. Kemudian, sebuah kunci jatuh dari tubuhnya.

“Ini dia!”

Weed mengambil kunci, memasukkan dalam lubang kunci kotak harta karun dan memutarnya. Apa yang ia temukan di dalam kotak beberapa jilid buku dan sebuah gulungan perkamen.

* Ting *

Item: The Successor to the Legendary Emperor [I]:

Saya Geihar Von Arpen, Emperor pertama dari Continent, orang yang telah mengakhiri perpecahan abadi.

Tahun-tahun terakhir hidupku telah jauh dari memuaskan.

Tidak ada yang telah menyadari kesusahanku, kekuatanku!

Mengapa tak seorangpun memahami profesiku?

Mengapa semua orang memandang rendah profesiku dengan tidak hormat?

Diperbudak prasangka buruk mereka, yang berbakat telah menolak untuk memahami niat baik dan kesuksesanku dalam perdagangan.

Bahkan oleh keturunanku, itu juga sama!

Mereka kumpulan yang bodoh dan tidak masuk akal!

Mereka tidak pantas untuk menjadi penerusku!

Jadi, aku mempercayakan rahasiaku padamu.

Emperor Geihar adalah yang pertama dan satu-satunya pria yang telah menyatukan dan memimpin seluruh kerajaan di Versailles Continent.

Sayangnya, setelah kematiannya, kekaisaran dibagi lagi, sehingga membentuk peta ini, tapi prestasinya tercatat sebagai legenda.

Weed sangat senang.

“Jadi, ada juga seorang idiot di jaman dulu! Mereka seharusnya tahu lebih. Ini adalah kesempatan yang sangat baik … Siapa yang tak kenal Emperor Geihar? Dia tak lain adalah manusia pertama yang menaklukkan seluruh Continent dengan kekuatannya sendiri, dan ini adalah Class miliknya! Ini pasti sangat bagus, tetapi mereka menghakiminya dengan dangkal. “

* Ting *

Hidden Class

Jika Anda menerimanya, Anda dapat menggunakan Skill khusus yang hanya bisa digunakan oleh Class ini. Apakah Anda ingin berubah Class sekarang?

Weed berteriak tanpa ragu-ragu, “Tentu saja!”, Dan pada saat itu, avatar nya diselimuti cahaya.

Character Name Weed Alignment Neutral
Level 68 Profession Legendary Moonlight Sculptor
Title None
Fame 250
HP 3460 Mana 340
Strenght 235+20 Agility 200+20
Vitality 89+20
Wisdom 16+20 Intellect 10+20
Stamina 89+20 Fighting Spirit 67+20
Luck 5+20 Leadership 68+20
Art 29+100
Attack 170
Defense 30
Magic Resistance
Fire 0% Water 0%
Earth 0% Black Magic 0%

+20 points add to all stats (+20 ALL STATS)

+80 points added Art (+80 ART)

+30% increase to Stats on Moonlit Nights

Gained ability to equip and use class specific items

Gained ability to learn all craft skills to the stage of a Master

Crafting skills are optional and advanced skills are available

Grants extra options to items that are produced or refined

Increases Attack Power for the Sculpting Blade skill

Decreases Mana Consumption for the Sculpting Blade skill

Enables you to learn secret skills based on your level in Sculpture Mastery

Increases Fame rapidly by creating statues of extraordinary beauty or artistic value

Weed akhirnya mendapatkan Class yang ia telah perjuangkan, tetapi ketika ia melihat nama Class barunya, ia hampir pingsan karena malu.

“APA!? Sialan! ‘Moonlight Sculptor!

*****

Setelah semua darah dan keringatnya, dia kembali ke Class Moonlight Sculptor.

Sebenarnya Class barunya bernama ‘Legendary’ Moonlight Sculptor dengan awalan menyanjung, tapi Weed tidak peduli tentang hal itu. Terkutuk, Class sialan, Moonlight Sculptor!

“Kenapa … kenapa aku?”

Air mata keluar deras dari mata Weed.

Dia mencium sisa dari gas beracun yang Bug Queen telah hembuskan saat perjuangan terakhirnya di ambang kematian, tapi itu bukanlah apa yang membuat Weed menangis dengan hebohnya.

Dia tidak punya pilihan selain untuk menerima Class yang terlarang ini ‘Moonlight Sculptor’.

“Seharusnya aku memilih Class Warrior yang umum.”

Weed, yang beberapa saat yang lalu tertawa mengejek para orang bodoh yang menolak untuk memahami profesi Emperor Geihar, kini menyalahkan Emperor yang menjebaknya berubah Class ke Moonlight Sculptor. Dia sama sekali tidak yakin.

‘Mengapa hidup begitu membenciku?’

Weed menangis dan mengasihani diri sendiri.

Dia telah menghabiskan satu minggu duduk di tengah jalan untuk merangsang rasa ingin tahu Rodriguez, dan lebih dari tujuh minggu di Lair of Litvart untuk menemukan rongga ini dan menghancurkan para serangga yang menjijikan. Semua upaya yang sia-sia untuk berubah ke Class Moonlight Sculptor!

Weed ingin menangis sepuasnya.

Namun ia telah meningkatkan Handicraft Skill dan Sculpture Mastery, dan memperoleh pendapatan besar-besaran selama duduk di di depan manor Rodriguez; ia level up dengan kecepatan yang mengerikan di dalam dungeon dengan mudahnya, semua hal ini sedikit menghibur dirinya sekarang.

Hanya realitas dingin yang tersisa untuknya, sekarang dia adalah seorang Moonlight Sculptor, dan hal itu memilukan. Dia hanya ingin berteriak dan marah karena menurutnya hal itu tidak adil.

“Ini tidak seburuk seperti yang terlihat …”

Setelah menenenangkan diri, meskipun, mata Weed akhirnya kembali bercahaya saat mengingat betapa banyak derita yang telah ia lewati dan kemudahan yang ia dapatkan.

Dia mengira bahwa dia sial, tetapi karena ia tenang, ia melihat sisi lain.

Warriors, Rangers dan Priest adalah tiga class utama, yang berarti bahwa mereka telah dicoba dan terbukti lebih baik daripada kelas-kelas lain.

Untuk Warrior dan Ranger, mereka diberi bonus attack 50% ketika mereka bersenjata dengan senjata pilihan mereka sesuai dengan subclass mereka. Kelas Priest dapat belajar dan melemparkan Holy Spell yang tidak ada Class lain yang bisa selain Paladin.

Ini adalah mengapa damage keseluruhan Weed dengan pedang lebih rendah dari rekannya Class Warrior, dan serangan panahnya tidak bisa menyaingi seorang Ranger.

Oleh karena itu, Hidden Class, yang rahasianya belum diketahui melalui percobaan, sangat bergantung pada cara mereka dilatih. Jika mereka bisa mengembangkannya dengan benar berfokus pada manfaat dan karakteristik class, hasilnya akan baik. Jika tidak, mungkin akan berubah menjadi biasa-biasa saja, dan tidak lebih baik dari class umum atau lebih buruk.

Weed buru-buru mengalihkan perhatiannya kembali ke gulungan. Masih ada beberapa paragraf lagi yang ia belum baca:

* Ting *

Item: The Successor to the Legendary Emperor [II]:

Aku suka patung yang indah. Patung-patung yang diukir dengan semangat yang luar biasa dari Kvasir tidak pernah mengecewakanku. Selama aku mencintai dan mempercayai mereka, mereka setia kepadaku.

Siapa yang akan percaya ini? Sculptor ‘kelas rendahan ini menjadi awal dari perjalananku, dari seorang petani sederhana menjadi penguasa yang menyatukan seluruh Continent.

Dengarkan dengan baik, penerusku yang berjalan di jalur pematung.

Sebuah jalan yang sangat sulit menanti Anda. Jalan yang seratus dari seratus orang akan menyerah.

Namun, penggantiku, Aku mendorongmu untuk tetap teguh dalam menghadapi tantangan terberat. Kesulitan membawa nilai tersendiri, dan ketangguhan menghasilkan hasil tersendiri.

The Grand Master of Sculpture!

Kau harus mempelajari rahasia Sculpture Mastery yang aku telah gagal pelajari. Ini adalah keinginan dari setiap orang yang telah belajar seni patung.

Oleh karena itu, dengan ini saya mempercayakan kepadamu hadiah kecil.

Emperor Geihar, penakluk bumi, laut dan langit, telah melakukannya dengan menggunakan Sculpture Mastery.

Setelah Weed telah selesai membaca kembali gulungan itu, ia kemudian memeriksa barang-barang lain, terdapat tiga tablet dan buku.

Efek dari tablet tidak tertulis dimanapun tapi dia tahu skill apa yang cocok untuk digunakan dalam situasi ini.

“Identify”

You failed to identify the item!

You failed to identify the item!

You failed to identify the item!

Item: A Medicine Tablet of the Emperor:

Tablet ini dibuat dari berbagai herbal sangat jarang oleh seorang kaisar kuno, untuk membersihkan pikiran ketika ditelan.

Efek:
Secara permanen meningkatkan Mana (200 Mana)

Setelah serangkaian usaha yang gagal, Weed akhirnya bisa mengidentifikasi salah satu item harta karun.

Mereka langka, lebih berharga dari sekedar langka, item ini meningkatkan jumlah mana secara permanen sebanyak 200 poin!

Tablet ini tercium aroma nikmat yang tak terlukiskan. Weed memperkirakan harga untuk satu tablet menjadi tidak kurang dari sepuluh gold.

Karena tablet secara permanen meningkatkan jumlah maksimum mana, bukan hanya memulihkan mana seperti mana potion pada umumnya, mereka layak terjual dengan harga yang sangat mahal.

“Terima kasih banyak. Aku mengagumi kemurahan hati Anda, Yang Mulia. “

Weed meletakkan tablet dan mengambil buku berikutnya.

“Apakah itu mengandung Skill yang hebat? Itu harus! Tidak mungkin nasibku menjadi lebih buruk lagi dari ini. Tidak, aku tidak sesial itu! “

Kali ini lagi, Weed berhasil mencari tahu isi buku ketika dia hampir menyerah mencoba setelah kemunculan puluhan jendela pesan kegagalan.

“Identify”

Item: The Book of Secret Sword Techniques from the Imperial Family of Arpens:

Kaisar Geihar Von Arpen mencatat Teknik Flawless Pedang demi kemakmuran dan harga diri Imperial Family.

Buku ini terdiri dari lima gerakan dan satu langkah kaki.

Semua anggota Imperial Family, secara alamiah adalah Knight. Jadi skill ini pada umumnya terbatas bagi Class Knight, tapi Emperor Geihar Von Arpen mempertimbangkan penerusnya dalam Sculture Mastery, sehingga ia mengubah skill menjadi lebih lemah dan bisa digunakan oleh seorang Sculptor

Terkejut, Weed hampir menjatuhkan buku.

“Ini, warna buku ini adalah…-“

The Book of Secret Sword Technique itu berkedip emas ketika diidentifikasi.

Ini berarti bahwa buku itu buku Skill langka! Selain itu, itu adalah buku teknik pedang tingkat A.

“Kau begitu murah hati, Yang Mulia. Terima kasih telah memberikan saya sebuah buku teknik pedang tingkat A! “Kata Weed.

Meskipun, itu masih sedikit mengecewakan bahwa itu bukan buku skill unik atau S-Class.

Namun, masih menjadi misteri bagi Weed, seorang Sculptor, bisakah belajar teknik pedang tingkat tinggi, itupun jika dia menemukannya.

S-grade Sword Technique pada umumnya memiliki persyaratan untuk class tertentu, sebagian besar Sword Warrior atau Knight.

Dikarenakan Weed tidak memiliki banyak combat skill yang layak, buku ini adalah seperti air hujan di musim kemarau.

Hari-hari digunakannya basic sword skill dan archery! Mereka akan pergi sekarang, dan segera hanya tinggal kenangan.

Weed meletakkan tangannya di buku dan berteriak, “Belajar!”

* Ting *

New Skill: Imperial Formless Sword Technique

Buku Teknik Pedang, sekarang selesai digunakan, bersinar putih dan terbakar menjadi abu.

“Skill Check: Formless Sword Technique”

Skill: Imperial Formless Sword Technique:

Keterampilan ini disesuaikan untuk Sculptor oleh Emperor Geihar Von Arpen. Seiring dengan naiknya level Sculpture Mastery, Attack Power Skill akan meningkat sebesar 1%.

Teknik ini terdiri dari lima gerakan, satu teknik pernapasan dan satu teknik langkah kaki.

“Fufufu” Weed terkekeh.

Weed tersenyum.

‘Ini bagus!’

The Arpenian Empire pernah memimpin seluruh Continent. Kemudian runtuh hanya untuk dikenang dalam nama saja, tapi teknik pedang yang dulunya khusus dimiliki Imperial Family tidak diragukan lagi bernilai tinggi.

Tapi Weed sekali lagi terlempar dalam keputusasaan ketika ia membaca deskripsi dari setiap gerakan di jendela info skill.

“Apa!” Dia membiarkan berteriak.

Gerakan pertama, yang mengkonsumsi mana paling sedikit dari kelimanya, memerlukan 300 poin mana.

Karena mana maksimum nya terlalu rendah untuk saat ini, teknik pedang rahasia jauh di luar jangkauannya, bahkan setelah ia menelan Tablet of The Emperor.

Translator / Creator: alknight