December 20, 2016

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 9 – Chapter 1: Night in Morata

 

Saat bulan muncul dimalam hari, emosi Weed bercampur aduk.

Dimasa lalu, Klan True Blood Vampire menghuni kastil hitam besar yang megah dan suram di latar belakang, sekarang dia harus memasak di desa Morata.

Diwilayah utara, melakukan perjalanan di malam hari sama saja dengan bunuh diri.

Karena dia tidak tahu wilayah tersebut dengan baik, lebih baik untuk tidak bergerak berkeliling dan beresiko berhadapan dengan monster yang kuat. Itu juga jauh lebih melelahkan untuk menahan rasa dingin selama malam hari.

Meskipun dia telah makan kentang manis yang diberikan oleh tetua desa, bar kepuasan perlahan-lahan menghilang. Dengan demikian, Weed memutuskan untuk memasak makanan di Morata.

“Lebih baik membuat nasi, makanan panas yang bisa mengalahkan rasa dingin.”

Daging dari berbagai hewan yang dia buru di Pegunungan Yuroki, sayur-sayuran dan bumbu-bumbu semuanya dicampurkan untuk membuat sup!

“Percampuran membuatnya jauh lebih lezat.”

Api diudara terbuka berkobar dengan anggun, dengan sebuah panci menggantung diatasnya digunakan untuk merebus kaldu.

Bergantung pada api, makanan bisa dipersiapkan bisa dengan banyak cara, Weed mulai mempersiapkan daging.

Weed mulai memotong daging tersebut sebelum memasukkannya kedalam panci.

Segera setelah dia memasukkan topping kedalam kaldu, warnanya berubah kemerahan.

Aroma pedas menyebar.

*Gulp*

Dia melihat si kandidat High Priest menelan ludahnya. Meskipun dia adalah seorang Priest dari Order of Freya, sulit baginya untuk menahan nafsu makannya dalam situasi seperti ini.

“Kali ini aku akan bisa memberimu makanan yang sebenarnya sebagai gantinya.” Pikir Weed saat dia melirik Seoyoon. Dia berjongkok disamping api, memperhatikan kaldu yang mendidih.

Dimasa lalu, mereka tak pernah punya waktu untuk memasak makanan dengan benar, karena mereka selalu dikejar waktu untuk kembali ke Pegunungan Yuroki.

Menjadi seorang Orc mengurangi skill kerajinan miliknya dalam jumlah yang besar.

Sebagai Orc Karichwi, keahliannya juga berkurang sedikit, yang mana juga mempengaruhi skill memasak miliknya. Namun cukup untuk memanggang daging.

Seoyoon dengan gembira memakan daging panggang tersebut.

“Sebelumnya, kapanpun kita bertemu, kita begitu sibuk berburu hingga aku tak punya kesempatan untuk memasak. Kita hanya makan roti yang aku buat sebelumnya. Oleh karena itu, bahkan jika itu adalah makanan seperti ini, mungkin masih menyenangkan dia.”

“Meskipun maksud dengan makanan ini aku bisa meminta maaf pada Seoyoon.”

Para Paladin dan Priest mulai berkumpul disekitar tempat dimana Weed mulai memasak.

Para Paladin mulai mengerahkan kekuatan suci, dalam rangka untuk menjaga wajah yang lurus! Para Priest terhormat meneteskan air liur pada pemandangan dari sup campuran tersebut. Pemikiran tentang mempertahankan martabat telah hilang didepan godaan sebesar ini.

Kemudian para penduduk dari Morata mulai keluar dari rumah mereka, meskipun Weed telah berpikir mereka telah tidur.

“Aroma lezat ini….”

“Aku tak tahu berapa lama telah berlalu sejak aku mencium sesuatu selezat ini.”

Para penduduk mulai menatap panci tersebut dengan mata keserakahan. Anak-anak memegang perut mereka.

Weed menggelengkan kepalanya.

“Aku tak bisa memberikan makanan ini pada siapapun.”

Untuk mendapatkan bumbu dan bahan-bahan makan membutuhkan uang. Oleh karena itu aku tak punya niat menyerahkannya.

Pada saat ini, anak-anak mulai menangis.

“Mama, aku lapar!”

“Tahanlah sebentar lagi. Ayahmu akan segera pulang.”

“Apa itu rumput lagi?”

“Ya, dia bilang dia akan pergi ke selatan dimana kamu bisa dengan mudah mengambil kulit pohon dan akar rumput, jadi tunggulah sebentar lagi.”

“HHHHUUUWWAAAAAA!!!!”

Anak itu menangis keras.

Meskipun Morata bukan lagi reruntuhan, tempat ini masih benar-benar miskin. Karena cuaca yang dingin mereka tidak bisa menanam tanaman pertanian, dan karena desa itu tidaklah ramah seperti kota-kota di wilayah sekitarnya, perdagangannya tidak meningkat juga.

Kota ini nyaris musnah!

Tidak benar-benar mati, tetapi hanya mengandalkan bantuan dari Order of Freya, desa ini berhasil bertahan.

Dalam kenyataannya, bagi tetua desa untuk menyajikan kentang manis adalah tindakan kebaikan yang sangat besar.

Weed mengerutkan kening.

“Dari semua tempat yang ada, kenapa kita harus datang ke suatu tempat yang semiskin ini.”

Ingatan tentang memberi makan para Paladin di masa lalu mulai muncul.

“Aku berjuang dengan keras untuk memenuhi perut mereka. Jika ini adalah situasi yang normal, aku tidak akan menyadarinya.”

Namun, anak kecil itu kelaparan.

Dimasa lalu, juga ada saat-saat ketika Weed kelaparan. Itu bukan kerena dia tidak mau makan, tetapi karena kehabisan beras. Oleh karena itu, tanpa ada pilihan lain, dia hanya bisa mencengkeram perutnya.

Setelah pengalaman semacam itu, meskipun dia bisa menahan banyak hal yang lain, dia tidak bisa menahan rasa lapar.

Dengan air mata penyesalan dia memanggil anak kecil itu agar mendekat.

“Hei bocah, kurasa masakannya sudah selesai. Kau bisa makan sekarang.”

“Bisakah kami benar-benar memakannya?”

“Tentu saja. Paman ini mengerahkan banyak upaya untuk membuatnya, jadi aku bisa memberikannya padamu…”

“Terima kasih!”

Karena Weed telah memasukkan banyak nasi dan herbal kedalam sup campur itu, cukup untuk dibagikan.

“Wow! Wow!”

Karena anak kecil itu sudah kelaparan selama beberapa hari, mereka makan makanan tersebut dengan sangat cepat.

Para penduduk juga perlahan-lahan berjalan kearah api. Mereka terlalu angkuh untuk mengatakannya, tetapi wajah mereka mengeluarkan ekspresi tersentuh, menunjukkan bahwa mereka akan sangat senang jika mereka diberi makanan.

Weed sangat bermasalah dengan hal ini.

“Jika aku ingin memberi makan mereka semua, persediaan bahan dan bumbu yang banyak akan diperlukan, dan aku tidak mau secara pribadi menyediakan hal itu.”

Bagaimanapun kau melihatnya, itu adalah sebuah kerugian yang besar. Membuat makanan untuk semua orang akan berarti menghabiskan uang yang banyak.

Jika saja aku tidak mempelajari skill memasak… maka aku tidak akan berada dalam situasi yang merepotkan ini.

Sampai sekarang, dia tidak menyesali mempelajari skill memasak.

Namun, para penduduk desa Morata sangat kelaparan.

“Setidaknya aku akan dikenal, dan melegakan suara hatiku. Aku yakin bahwa aku akan hidup tanpa mengalami situasi semacam ini. Namun, para Paladin dan Priest dari Order of Freya menyaksikan.”

Alveron mendekat dan berkata

“Dalam situasi yang sulit ini kau membuat makanan, dan memberikannya. Kau orang yang sangat baik.”

“…..”

Weed ingin mencari cara untuk menghentikan ocehan dari mulut Alveron.

Para Priest dan Paladin memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap dia.

Orang yang berjasa dari desa, dan petualang hebat yang mendapatkan harta suci milik Freya!

Mata Weed mulai bergetar.

“Pada akhirnya akan ada beberapa rintangan, jadi itu mungkin sebaiknya dimulai disini.”

Menghindari untuk mengeluarkan uang sekarang ini adalah mustahil, jadi tak perlu untuk berdiri diam.

Weed tersenyum cerah saat dia mengaduk sup itu.

Dasar dari kesan.

“Jika ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk meningkatkan kemakmuran dan kedamaian dari Benua Versailles, tentu saja aku akan melakukannya.”

“Sekarang itulah tanggapan sejati dari Weed.”

Rasa hormat Alveron, para Paladin, dan para Priest terhadap Weed meningkat lebih jauh lagi.

Weed mengeluarkan semua bahan makanan yang dia miliki. Dia mengeluarkan daging, rumput dan sayuran yang yang dia dapatkan dari berburu di Pegunungan Yuroki.

“Tunggu sebentar lagi, maka aku akan memasakkan makanan yang akan memenuhi perut kalian.”

Dengan semua bahan, Weed mulai memasak.

Teri direbus sedang, kuah kental dicampur untuk membuat kaldu, dan dia memasukkan banyak daging kedalam rebusan tersebut.

Kapanpun sup itu dibagikan, dia bisa merasakan hatinya hancur.

*tes tes*

Dari kedua mata Weed air mata mengalir.

“Itu adalah air mata Saint Weed!”

“Weed bahkan meneteskan air mata untuk kita.”

“Dia adalah orang hebat, melakukan hal ini untuk kedamaian benua.”

Para penduduk Morata yang terkejut berseru.

Air mata yang menetes itu adalah air mata akan kehilangan uang yang berharga, tetapi para penduduk desa telah salah paham.

“Uangku yang berharga.”

Weed secara tak sabar dan mengeluarkan secarik kertas kecil. Dan dengan cepat menulis diatasnya.

Untuk penduduk Morata yang kelaparan aku harus memasakan makanan untuk mereka menggunakan bahan-bahan yang berharga.

Jumlah konsumsi:

Bumbu: 7 gold 47 silver 98 copper

Daging di Benua Versailles saat ini, rata-rata harganya: 38 gold 80 silver 7 copper

Berbagai sayuran 9 gold 10 silver

Usaha untuk memasak makanan 20

Dia menulis nilai dari bahan-bahan makanan yang dia gunakan untuk memberi makan penduduk Morata.

Weed memukul tanah penuh dengan kepedihan.

“Untuk memulihkan jumlah uang yang telah aku habiskan, aku harus bekerja lebih keras lagi.”

Dengan melihat laporan pengeluaran tersebut, dia memutuskan untuk bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak uang. Mulai sekarang aku akan berburu bahkan jika aku kelelahan. Ketika aku mengerjakan quest dan jika aku ingin menyerah, aku bisa melihat laporan ini dan mendapatkan kekuatan darinya.

Tujuannya bukan hanya ini.

Aku tak bisa duduk diam saja sambil mengerjakan suatu perkerjaan. Sambil aku berjalan aku bisa diam-diam menjatuhkan kertas ini dan itu akan menarik perhatian orang-orang.

Terutama jika kertas itu dijatuhkan selama pesta.

“Huh, kenapa ini jatuh?”

Dan kau dengan cepat mengambilnya seolah-olah itu bukanlah apa-apa.

Tentu saja, rekan terdekat akan dipaksa untuk bertanya-tanya apakah itu. Weed tidak akan pernah menunjukkannya secara langsung, karena jika kau menyembunyikan informasi, akan menjadi semakin besar nilai dari informasi tersebut.

Dan ketika rasa keingintahuan mencapai puncaknya saat itulah kau tanpa daya menunjukkan informasinya. Meski demikan, kau ragu-ragu untuk menunjukkannya sekitar 3 kali kemudian kau perlahan-lahan mengeluarkan dan menunjukkan laporan pengeluaran itu.

Dengan melakukan hal ini kau akan bisa membual pada rekanmu.

Para penduduk yang menerima sup, yang berisikan ikan yang diminyaki, sangat senang.

“Kau benar-benar penyelamat dari desa ini.”

“Terima kasih. Bagaimana caranya kami membalas kebaikanmu?”

Satu per satu penduduk berterima kasih pada Weed, sementara dia tersenyum kembali pada mereka seolah-olah itu bukanlah apa-apa.

“Itu bukan apa-apa. Jalan yang aku lalui selalu seperti ini. Sekarang aku berpikir bahwa ini adalah takdirku. Aku akan melakukan apapun yang aku bisa untuk membantu orang-orang yang kesulitan.

Dengan begitu aku bisa menjalani hidup tanpa penyesalan.”

“Itulah respon yang diharapkan dari seorang Weed.”

Karena dia suka mendengar pujian, siapapun yang memuji dirinya, dia memberi mereka lebih banyak makanan.

Jika rekan-rekan yang mengenal dia melihat penampilan Weed saat ini, mereka tidak akan percaya bahwa itu adalah dirinya.

Dimasa lalu, saat piramid dibuat.

Setelah aku menyelesaikan piramid, di Benteng Serabourg, banyak orang yang menangis dalam kegembiraan. Mayoritas adalah para pemula yang tak memiliki uang dan berlevel rendah. Malnutrisi, diakhir dari ekploitasi pekerjaan mereka senang menerima uang dari quest tersebut.

Akhirnya mereka setidaknya bisa membeli sepotong roti!

Sampai sekarang, seperti itulah cara Weed hidup, sekarang dia memiliki penampilan alami yang tak terbatas. Itu adalah sebuah keharusan baginya untuk tidak melakukan kegiatan amal sekalipun.

Alveron, para Paladin dan para Priest Freya tidak terlalu menghargai gold.

“Freya akan memberkati Weed.”

Seperti itulah sikap dari para Paladin dan para Priest. Melihat Weed yang tidak benar dan tidak berperasaan akan memberi dia rasa hormat yang sangat besar.

Para Priest mendesak.

“Orde religius Freya membutuhkan banyak orang. Kami mengetahui kesetiaan Weed dan semua tindakan besar yang telah kau lakukan untuk orde religius kami. Meskipun kau mungkin tidak berjalan di jalan kepercayaan, kau lebih dari memenuhi syarat. Sekarang kenapa kau tidak menjadi Bishop kami dan bekerja untuk orde religius kami?”

*Ding*

Sebuah posisi religius telah ditawarkan.

Bishop orde religius Freya.

Mengingat yurisdiksi dari gereja, kamu bisa mengawasi keuangan dan juga memperluas kebijakan.

Ini adalah sebuah posisi yang serupa dimana kamu mengawasi keuangan sebuah kastil, tetapi ada sebuah perbedaan dimana kamu memiliki yurisdiksi atas pekerjaan dari orde religius tersebut.

Kamu bisa mengangkat Paladin dan Priest baru, dan juga menggunakan uang donasi untuk membeli tanah dan mendirikan gereja baru.

Semakin tinggi jenjang yang kamu dapatkan, semakin banyak tanggung jawab yang kamu dapatkan.

Namun, jika kamu melakukan penyerangan pada sebuah kastil atau kota maka reputasimu akan jatuh…

Jika kamu menggunakan kekuasaanmu untuk tindakan yang buruk, maka kamu akan dihakimi.

Provinsi mana yang akan menjadi tanggung jawabmu juga akan ditentukan oleh reputasi dan

kontribusimu.

Apa kamu mau menerima jabatan Bishop?

Bishop dari Order of Freya adalah sebuah tempat spesial yang bahkan dunia ini tidak tahu bahwa hal itu ada.

Menerima posisi penting dari orde dan mendapat wewenang atas para Paladin dan para Priest!

Tak seorangpun pernah ditawari posisi seperti ini sampai Weed muncul.

Kembali ke gereja, kontribusi yang telah dibangun dengan kokoh melalui perang Immortal Legion, reputasi yang tinggi dan tempat bishop.

Kesempatan untuk berjalan di jalur dari sebuah religi telah sukses.

Namun, Weed menggelengkan kepalanya.

“Aku merasa terhormat untuk diberi kesempatan untuk melayani gereja Freya. Namun aku mungkin bukan orang yang tepat, aku telah menyadari bahwa ada banyak orang lain yang akan bersedia melayani gereja. Aku bersedia menggunakan hidupku untuk membantu orang-orang yang berada dalam posisi yang lebih buruk daripada disini.”

Posisi Bishop untuk Order of Freya telah ditolak.

Para Priest menyerah.

“Dewi Freya akan mengakui pemikiranmu yang mengagumkan.”

Meskipun itu adalah sebuah kesempatan sekali seumur hidup, alasan dia menolaknya sangat sederhana.

Jika dia menjadi Bishop, seperti sekarang, akan ada kasus yang sangat besar dimana Weed harus hidup untuk orang lain. Meskipun reputasi dan pengaruh mungkin meningkat, Weed berpikir uang jauh lebih penting dan berpikir bahwa itu tidak sepadan dengan kehilangan uang.

“Kalau begitu nikmatilah.”

Saat Weed menuangkan sup dan nasi, dia tersenyum tipis.

Dengan mata sedih dia meneteskan air mata tetapi secara paksa mengeluarkan senyum pada wajahnya!

Rasa sakit dan frustasi, dan kepasrahan. Senyum busuk amarah kebencian yang muncul terlebih dulu.

Meski demikian, bagi orang-orang itu tampak seperti dia adalah seorang yang menyukai banyak orang.

Kemudian seorang penduduk yang mengenakan pakaian merah, mendekat memegang mangkok dan berkata.

“Apa kau pernah membuat pakaian Kekaisaran Niflheim?”

“Maaf?”

“Pakaian kekaisaran adalah pakaian yang kau kenakan ketika kau memasuki sebuah kekaisaran. Pakaian itu sesuai untuk bekerja dan untuk bertarung. Pembuatan pakaian itu sangat rumit, dan kau juga membutuhkan bahan khusus. Aku tahu metode untuk menciptakan pakaian tersebut.”

Orang itu menyerahkan sebuah buku pada Weed.

“Aku memberikan ini hanya untuk orang yang berjasa.”

Kamu telah mendapatkan tumpuan tentang membuat pakaian Kekaisaran Niflheim.

Sebuah item untuk menjahit!

Meningkatnya kedekatan menciptakan sebuah pakaian yang polos dan rahasia bisa diterima.

Provinsi Morata dimasa lalu, adalah ahli dari kulit dan kain, sebagian besar warga ahli akan hal ini.

“Ada …  sesuatu seperti ini….”

Weed dengan cepat meletakkan buku tersebut pada tangannya.

“Kalau begitu kami akan memberimu ini.”

Penduduk lain dari desa itu memberi kulit rusa atau kain tingkat ke 2.

Sebagai pertukaran karena menerima makanan yang enak, mereka memberikan item-item untuk menjahit.

“Jika kau mau pergi ke Valley of Death, maka kau harus mengikuti Sungai Pahel. Sepanjang tahun disekitar sungai itu membeku menjadi es yang tebal, dan monster-monster tidak akan kesana juga.”

“Dimasa lalu, jika kau pergi ke utara selama sekitar 3 hari, kau akan sampai pada Desa Sabi. Mereka memiliki metode-metode yang tak biasa yang diwariskan dari ayah ke anak, dan mereka suka mengukir sesuatu. Meskipun kau harus melalui jalur yang berbahaya, jika kau adalah seorang pengrajin, itu akan bagus untuk pergi kesana.”

“Benteng terdekat ke Valley of Death adalah Kastil Vent. Dulu itu adalah Kekaisaran Niflheim yang berkembang, tetapi sekarang kami tidak tahu apa yang telah terjadi pada benteng itu.”

Para penduduk desa bisa memberikan tambahan informasi. Weed mulai berpikir.

“Sudah pasti ini bukanlah sebuah kebetulan. Tentu saja, bagi seseorang yang sebaik dan penuh kasih seperti aku, berkah semacam ini pasti akan datang.”

Weed mulai memasak.

Tetapi tidaklah mudah untuk menciptakan seratus mangkok. Meskipun ada bahan yang cukup, jumlah tangan yang diperlukan untuk membuat makanan tidaklah cukup!

Sangat penting untuk membuat makanan dengan cepat. Jika barisan makanan di potong, orang-orang yang belum sempat makan akan bertarung memperebutkan makanan. Meskipun rasa lapar adalah bumbu sampingan yang terbaik, jika hal itu terlalu berlebihan maka bisa menyebabkan pemberontakan.

Tetapi dia tidak bisa meminta Seoyoon atau Alveron untuk membantu.

Jika seseorang yang tak memiliki skill memasak ikut membantu, maka rasanya hanya akan semakin buruk.

Jika itu adalah situasi keseharian, maka dia akan meminta Alveron untuk setidaknya menyajikan, tetapi dengan para Paladin dan Priest menonton dia, dia tidak bisa menggunakan Alveron sebagai pelayannya.

Namun Weed memiliki pengalaman yang cukup.

Ketika dia berada dibawah penaklukan orang lain, dia membuat makanan untuk banyak orang.

Pengalaman ini!

Di Morata, dia harus membuat makanan yang banyak untuk para Paladin dan Priest. Oleh karena itu dia sudah akrab dengan bagaimana caranya untuk membuat makanan dalam jumlah banyak.

“Aku tak boleh membuat stew. Aku perlu menciptakan menu yang bisa kubuat dengan cepat!”

Didalam panci yang besar dimasukkan semua bahan dan mengaduknya bersama-sama.

Memasukkan air untuk merebus kemudian memperlambat penyesuaian jumlah air. Kemudian membuat banyak nasi dan membagikan mangkok nasi.

Weed memperhatikan Seoyoon dan Alveron, jadi mereka akan menerima makanan yang cukup. Itu wajar untuk memperhatikan partnermu ketika kau hendak berpetualang ke suatu tempat yang berbahaya.

Tetapi para warga desa yang telah diberi makan dengan baik meneteskan air mata.

“Kapan terakhir kali kita bisa makan seperti ini……”

“Sejak penyerangan dari para monster, kupikir ini adalah yang pertama kalinya.”

“Bisakah kita kembali ke bagaimana kita dulu?”

Mereka terkunci dalam kesedihan.

Si tetua desa mulai berbicara.

“Hal itu mungkin saja. Jika kita mengumpulkan kekuatan kita dan bekerja bersama-sama, maka kita akan bisa hidup seperti dimasa lalu.”

“Kuharap hari seperti itu akan datang.”

“Itu sudah pasti akan datang. Tepatnya desa kita, dari ketika dibebaskan dari para monster tidak pernah sekalipun berbagi suka cita. Hari menggembirakan seperti itu kita tidak bisa berdiam diri saja. Mari kita adakan sebuah festival. Sebuah festival yang akan merayakan pembangunan kembali desa kita.”

“Wow!”

*Ding*

Night Festival Desa Morata.

Night Festival yang unik desa Morata.

Sepanjang malam ada nyanyian, tarian, mereka berbagi suka cita dan harapan mereka.

Produktivitas penduduk Morata meningkat 300% selama 1 bulan.

Kebudayaan dan teknologi kota meningkat pesat sepanjang waktu itu.

Barang-barang akan dijual toko tanpa batas.

Ada peningkatan yang signifikan dalam jumlah anak-anak muda setelah periode waktu tertentu setelah Night Festival.

Para penduduk berubah menjadi orang-orang yang lebih bekerja keras dan rajin.

Kamu bisa berpartisipasi dan menikmati festival tersebut.

Night Festival!

Festival biasa terjadi pada kota-kota besar, tetapi untuk sebuah festival yang bertempatkan di desa kecil sangatlah langka.

Para penduduk yang puas berkumpul bersama-sama di api unggun dan siap untuk memulai festival.

Para wanita mulai bernyanyi, sementara para pria menabuh drum mereka.

*Dong! Dong! Dong!*

Para penduduk menari diiringi tabuhan drum. Setiap kali angin berhembus, membuat tarian tersebut tampak lebih indah.

Para wanita melepas pakaian mereka dan menari hanya dengan menggenakan pakaian dalam mereka.

Meskipun sangat dingin, rasa panas dari festival membuatmu lupa tentang rasa dingin tersebut.

Berkat hal itu, Weed bisa mendapatkan pertunjukkan yang bagus.

“Festival ini tidaklah buruk.”

Pria dan wanita menari sambil diiringi musik. Dengan suasana yang menyenangkan malam telah berlalu.

“Hoo, akhirnya selesai.”

Weed dengan cepat menyelesaikan hidangan-hidangan tersebut dan duduk.

Weed kelelahan karena sangat sibuk mempersiapkan makanan untuk ribuan orang. Weed sendiri tidak bisa makan banyak, oleh karena itu dia juga lapar. Namun, setelah melihat wajah Seoyoon, rasa laparnya mereda. Di siang hari ketika melihat secara cermat pada wajah Seoyoon, tak ada tempat untuk dia. Selalu terlihat dingin tetapi pesona dan sifat misterius miliknya cukup untuk menggemparkan hati.

Tetapi sekarang, cahaya dari bulan dan api memberikan sebuah suasana yang tepat. Pada poin ini, kecantikan Seoyoon bahkan lebih mengejutkan Weed.

Dia membuat banyak patung Seoyoon dan yakin bahwa dia bisa membuat patung dengan mata tertutup, tetapi saat dia melihat Seoyoon sekarang, hal itu sangat mengejutkan dia sampai pada titik keyakinannya hampir hancur.

“Cantik.”

Dia hanya bisa memujinya karena kecantikannya.

Seoyoon duduk dengan kakinya terbungkus. Namun, tak seperti biasanya, dia melihat festival tersebut dengan mata yang lembut.

“Jika aku melewatkan kesempatan ini, aku mungkin tidak akan mendapatkan kesempatan yang lain.”

Sementara Weed sedang sepenuhnya memperhatikan Seoyoon, dia mengeluarkan Zahab’s Sculpting Knife dan bijih mentah yang dia terima dari guild Sculptor di Rhodium.

“Identify!”‘

Dengan bisikan kecil, mengkonfirmasi informasi pada item tersebut.

The Ore

Ketahanan: 1000/1000

White Crystal Set.

Terbuat dari bahan khusus yang menyerap pancaran cahaya. Bahan yang sangat keras, oleh karena itu bahan ini tidak akan retak atau pecah.

Dikenal sebagai alat untuk memahat dan memoles, jika kamu tidak memiliki keahlian yang luar biasa, akan mustahil untuk menangani bahan ini. Jika kamu masih ingin mengukirnya, maka pisau yang bagus sangat diperlukan.

Pembatasan:

• Pemahat.

• Item quest.

Efek:

• Berbagai macam warna.

• Kamu bisa membuat patung terbaik abad ini.

• Ada efek spesial lainnya.

Itu adalah sebuah item quest untuk mendapatkan Moonlight Sculpting!

Ketahanannya sangat tinggi. Jika kau mencoba untuk memangkasnya dengan pisau normal, maka bilah tajam dari pisau itu akan tumpul.

“Seharusnya tak masalah, karena aku memiliki Zahab’s Sculpting Knife.”

Jika kau adalah seorang pemahat, segalanya bisa dikonversi menjadi suatu item unik.

Tak peduli seberapa kerasnya benda itu, bahkan jika itu adalah sebuah bijih yang keras, harusnya tak mungkin aku tak bisa memahatnya.

Weed akhirnya memiliki sebuah target untuk dibuat dari bijih ini.

Seoyoon!

Dia akan menciptakan sebuah citra Seoyoon dari potongan bijih ini.

“Aku tak boleh serakah disini. Aku harus selaras dengan perasaan ini.”

Weed tahu jika dia ketahuan, itu akan menjadi sebuah bencana. Sampai sekarang, jika semua patung yang dia buat menggunakan model dirinya ditemukan, maka Seoyoon akan membalas dendam pada Weed.

Meskipun dia takut akan akibatnya, karena itu adalah sebuah patung kecil, dia bisa menyembunyikannya dengan tangannya, dan kemudian itu akan sulit untuk menyadarinya.

“Sebelum membuat bentuk wajah yang spesifik, aku tidak tahu dimana harus memahat.”

Bahkan jika dia ketahuan, dengan suasana yang ditunjukkan Seoyoon, itu sudah sepadan. Sebelum perasaan ini menghilang, dia harus bergegas.

Weed menekan pisau pahat pada batu bulan tersebut. Karena itu adalah sebuah bijih yang keras, menggunakan kekuatan biasa tidaklah cukup.

“Aku tak bisa mengharapkan melakukan semuanya sekaligus. Aku harus melakukannya sedikit demi sedikit. Malam masih panjang.”

Sebuah tugas yang membutuhkan kekuatan yang besar dan perasaan pengerjaan yang halus!

Keahlian juga sangat penting. Sedikit demi sedikit Weed mulai mengukirnya dari ujung batu bulan tersebut.

Pertama tidak boleh gegabah dan membuat bentuk dari seseorang.

Armor yang Seoyoon pakai sekarang, armor itu tidak sesuai dengan suasananya.

Weed menggambarkan Seoyoon mengenakan gaun berwarna putih.

Dia tidak berada disini dimana tanahnya tertutup oleh salju. Dia berada di sebuah taman bunga dengan lebah dan kupu-kupu beterbangan disekeliling.

Dikelilingi oleh banyak orang, si gadis tertawa riang!

Meskipun itu adalah suasana yang tidak sesuai dengan Seoyoon, tetapi aspirasi yang Weed rasakan dari dia saat ini adalah suasana itu.

Weed perlahan-lahan mulai menggerakkan pisau pahat itu lebih cepat.

Konsentrasi penuh!

Weed tidak memperhitungkan apa yang harus dia pahat didalam kepalanya.

Tangannya bergerak secara naluri dan dari bijih tersebut dia mengukir perasaan yang ingin dia tunjukkan pada Seoyoon.

Par ah aht!

Setiap kali dia memotong batu bulan tersebut, kilasan cahaya keluar. Seperti menghilangkan lapisan kotoran pada emas, batu itu bersinar cerah.

Kapanpun Weed menekankan pisau pahat pada batu itu, lebih banyak cahaya mulai bersinar.

Dibawah cahaya bulan, para penduduk menari. Mencoba untuk tidak menarik perhatian apapun dari festival tersebut, dia menciptakan patung.

Sebuah cahaya cemerlang berasal dari batu tersebut.

Hal itu hampir seperti sebuah pemandangan magis.

Tampak seperti Weed sedang mengukir bola cahaya.

“Wow, apa itu?”

“Dia membuat sebuah patung.”

Para penduduk dan para Paladin berkumpul disekitar Weed. Tetapi mereka tetap menjaga jarak dan tidak terus mendekat. Ketika membuat sebuah patung, lebih baik untuk tidak terlalu menonjol.

Beruntungnya, Seoyoon berada didekat api unggun dan lebih tertarik pada menonton festival daripada menonton Weed mengukir patung.

Kecantikan tanpa akhir.

Moonlight Sculptor!

Namun, Weed tak punya pekerjaan yang lain.

“Yah, ini bukanlah batu yang bisa diukir dengan mudah.”

Karena patung tersebut memancarkan cahaya yang menyengat matamu, dalam situasi seperti itu dia harus mengukir batu tersebut, hal itu sangat sulit.

Sampai batas tertentu dia menjadi semakin familiar dengan pemahatan.

Karena dia membuat patung dalam jumlah yang cukup banyak setiap hari, jika kau menambahkan semua patung yang dia buat, jumlahnya akan sangat banyak..

Tetapi meski demikian, karena dia tidak bisa memastikan detailnya, itu sulit untuk mengukir.

Meskipun patung itu mungkin memiliki bentuk yang bagus, didalamnya hanyalah kekosongan.

Karena kamu salah menggerakkan pisau pahat, kamu telah melukai jarimu.

Vitality berkurang 30 poin.

Dexterity sementara waktu berkurang 3 poin.

Karena kamu salah menggerakkan pisau pahat, kamu telah melukai tanganmu.

Vitality berkurang 100 poin.

Damage yang dihasilkan oleh tangan atau lengan sementara waktu berkurang 8%.

Ada contoh-contoh ketika dia membuat kesalahan yang biasanya tidak dia buat, membuat dia melukai tangannya. Jika dia cukup ahli maka dia tidak akan melukai tangannya seperti ini. Tetapi karena batu tersebut begitu keras dan dia harus mengerahkan banyak kekuatan, bahkan meskipun dia tidak terluka sekarang, dia pasti akan segera terluka.

Saat itulah Weed akhirnya menyadari tingkat kesulitan dari quest ini.

“Mencoba untuk membuat patung dari kepingan batu bulan tidaklah semudah kelihatannya. Sedikit kesalahan mungkin tidak apa-apa, tetapi kesalahan yang besar adalah hal yang buruk.”

Setelah informasi telah dikumpulkan dari Rhodium dan diberikan pada Guild Sculptor, kupikir questnya akan selesai. Tetapi membuat patung yang utuh, itu akan menjadi puncak dari quest tersebut.

Karena batu bulan memiliki ketahanan yang sangat tinggi, batu itu memiliki tingkat kekerasan yang tinggi. Tetapi ketika kau mencoba mengukirnya dengan pisau pahat, kesalahan bisa dengan mudah dibuat. Karena kau tidak bisa melihatnya dengan baik, dan kau harus mengeluarkan kekuatan yang berlebihan ketika mengukir, batu itu mungkin rusak tanpa disadari.

Jika bagian-bagian penting seperti tubuh atau lehernya rusak, maka patung tersebut akan sia-sia.

Jika satu-satunya batu tersebut rusak, maka aku mungkin tak bisa mempelajari Moonlight Sculpting.

“Tentu saja, tak ada hal yang mudah untuk dikerjakan dalam pekerjaan laki-laki ini.”

Untuk profesi-profesi lain, kau bisa memperoleh skill dengan memperoleh item-item yang diperlukan atau mempelajari skill dengan mengujinya.

Tetapi profesi-profesi lain tidaklah semenakjubkan seperti Sculptor.

Desakan yang mungkin dia tidak bisa mendapatkan tantangan yang lain.

Meskipun hal itu sangat menantang bagi master memahat, untuk mengakrabkan diri dengan Moonlight Sculpting sangat hebat.

Hati Weed terguncang.

“Jika aku terburu-buru seperti ini, aku mungkin berakhir merusak patung ini.”

Aku tak bisa membiarkan kesempatan ini melayang begitu saja. Jika aku meluangkan waktu untuk belajar, langkah demi langkah, maka kesempatan membuat kesalahan akan berkurang.

Namun Weed menggelengkan kepalanya.

“Tidak, tak mungkin membuat patung secara mekanis. Akan datang saat-saat ketika aku memiliki kepercayaan diri untuk membuat patung.”

Ketika aku mencoba untuk mengerjakan tantangan ini lagi nanti, maka akan ada terlalu banyak pemikiran didalam kepalaku. Karena obsesi untuk tidak membuat kesalahan menjadi semakin besar, ketenangan akan menghilang.

Meskipun itu mungkin kekurangan sesuatu, karena aku sudah memegangnya, akan lebih baik untuk menyelesaikannya sekarang, itulah penilaianku.

“Jika aku mengerjakannya secara hati-hati…. Aku bisa melakukannya!”

Karena kamu salah menggerakkan pisau pahat, kamu telah menyayat jarimu.

Vitality berkurang 250 poin.

Kapanpun kamu menghasilkan damage dengan tangan atau lenganmu, sayatan tersebut akan menjadi semakin besar.

Segera setelah aku termotivasi lagi, aku membuat kesalahan lagi.

Meskipun pisau pahat tersebut sedang mengukir patung, kekuatan yang aku keluarkan mengacaukannya.

Namun, Weed mengubah arah dan merusak patung tersebut.

Setelah itu, saat dia mengukir patung tersebut, dia membuat serangkaian kesalahan.

Sedikit demi sedikit Vitality miliknya menghilang.

Dengan menapaki jalan ini, dia bisa mati sebelum menyelesaikan patung tersebut.

Weed mencoba untuk tenang.

“Kasus terburuknya adalah aku akan mati. Levelku akan menurun, dan exp level skill akan menurun juga. Skill-skill yang susah payah aku tingkatkan akan menurun.”

Pandangannya menjadi semakin dan semakin pesimis.

Air liur kering berkumpul pada mulutnya.

Weed memegang patung tersebut di tangannya, kemudian merasakan patung tersebut dan mengukir.

Tetapi dia senang tentang fakta bahwa dia membuat patung dari Seoyoon. Meskipun ukurannya berbeda, karena dia telah menciptakan banyak patung-patung Seoyoon yang lain jauh lebih mudah.

Weed pada dasarnya memeluk batu itu dan mengukirnya dengan pisau miliknya.

Dan akhirnya dia bisa menciptakan bentuk yang dia inginkan.

*Ding*

Kamu telah menciptakan sebuah patung dari batu bulan.

• Fame meningkat 450

• Level skill Sculptural Understanding meningkat 1

• Level skill Sculpture Mastery meningkat

• Statistik Art meningkat 60

Penuh dengan rasa syukur.

Penyelesaian dari patung tersebut!

Batu bulan tersebut berubah menjadi sebuah patung dari Seoyoon yang tertawa.

Saat waktu terus berganti, batu itu masih bersinar terang.

Patung tersebut mulai bersinar cerah.

Saat patung itu baru saja diukir, kau bisa melihat bentuk yang halus. Namun, karena batu itu memancarkan cahaya yang terang, patung itu tampak lebih mulia.

*Ding*

Quest Search of The Lost Light selesai.

Berurusan dengan misteri-misteri dari patung cahaya. Kamu harus mengetahui bagaimana caranya untuk menyesuaikan cahaya tersebut melalui sensasi. Hanya diserahkan pada segelintir Sculptor, teknologinya sangat berbahaya, dan pada saat yang bersamaan sangat luar biasa.

Hadiah:

Mendapatkan skill.

 

Moonlight Sculpting telah dipelajari.

Moonlight Sculpting level 1 (0%) : skill Sculptor

Patung-patung akan bisa memancarkan cahaya.

Namun, bentuk dan warna caHye Yeonya akan bergantung pada materialnya. Saat waktu berlalu, patung yang sudah selesai, pergantung pada tanda-tanda dari tahun-tahun yang dilewati akan menambahkan nilainya.

Kamu bisa menangani cahaya dalam kehidupan sehari-hari.

Cahaya bisa dikeluarkan sebagai sebuah serangan, atau bisa dipasang pada tubuh sebagai pertahanan. Hal itu menggunakan jumlah Mana tertentu untuk menangkis serangan sihir daripada serangan fisik.

Sebuah penyatuan dengan alam, lebih lemah daripada perisai seorang Wizard, tetapi penggunaan

Mana’nya jauh lebih sedikit.

Bisa menerangi tempat-tempat gelap.

Kamu telah menjadi lebih bersahabat dengan cahaya sebesar 3%.

Kamu sekarang bisa membuat patung-patung cahaya.

Luminarie. Cahaya fantastis dari patung 3 dimensi menggunakan sejumlah besar batu permata.

 

Skill Sculpting Blade telah berubah.

Sculpting Blade telah dikembangkan menjadi Moonlight Sculpting Blade.

Konsumsi Mana akan dikalikan 3.

Memungkinkan untuk menggunakan cahaya sebagai serangan.

Dimana ada cahaya bulan, kekuatan serangan akan digandakan. Akan dikeluarkan pada suatu skill pertahanan yang sudah ada berkurang setengah.

Saat ini, skill Moonlight Sculpting Blade adalah level 2 (43%) tahap Intermediate.

Perolehan dari Moonlight Sculpting!

Sekarang aku bisa dilahirkan kembali sebagai seorang Moonlight Sculptor sejati.

Dengan penyelesaian dari quest tersebut, seseorang bisa memahami lebih banyak fakta.

“Sekarang aku tahu kenapa itu disebut Moonlight Sculptor.”

Patung-patung yang telah selesai akan memancarkan cahaya.

Patung yang Weed buat juga memancarkan cahaya.

Tak salah lagi bahwa cahaya tersebut pasti ditempatkan kedalam patung.

Jika cahayanya sama seperti yang dari matahari, maka kau tidak akan bisa melihatnya.

Jika kau memasukkan cahaya yang tepat kedalam patung, hal itu akan meningkatkan martabatnya.

Jika terlalu terang maka hawa mistik patung tersebut akan turun.

Patung yang sudah selesai di wilayah utara bagian dari moonlight!

Weed memegang patung dari Seoyoon yang tersenyum di dadanya.

****

Dr. Cha Eunhee menatap monitor di rumah sakit rehabilitasi Saemaeul.

Dia sedang menonton gambar yang keluar dari kapsul yang didalamnya ada Seoyoon.

Festival di desa kecil di wilayah utara.

Orang-orang tertawa riang, bernyanyi dan menari.

Suasana yang romantis.

Cha Eunhe merasa tidak nyaman.

“Ini adalah kesempatan untuk melakukan perjalanan bersama Orc Kari.”

Petualang dengan reputasi yang besar, Weed.

Jika kau bisa melakukan petualangan bersama Weed, siapapun tidak akan ragu-ragu untuk menerimanya.

Orc yang berpengalaman dalam pekerjaan!

Seorang Orc perempuan bertarung dalam pertempuran atau bertindak dalam pikiran, tentu saja, menggunakan hati.

Rasa senang karena bisa dengan bebas berlarian ke banyak tempat di pegunungan tak bisa diungkapkan lewat kata.

Namun, bagi Cha Eunhee, petualangan wilayah utara jauh lebih menarik.

Event-event terjadi segera setelah kau sampai di desa utara.

Cha Eunhee sangat cemburu pada pasangan itu.

 

Translator / Creator: alknight