December 15, 2016

The Legendary Moonlight Sculptor – Volume 8 – Chapter 5: Moonlight Sculpting

 

Karena dia telah menyelesaikan urusannya di Rhodium, Weed pergi ke Order of Freya. Freya adalah simbol dari kemakmuran dan kesuburan, jadi Rhodium memiliki kuil yang sangat besar.

Alasan Weed kembali ke Order of Freya adalah karena kontribusinya dalam mengembalikan relik-relik suci tersebut, dia bebas untuk menggunakan gerbang teleport di gereja-gereja mereka di Benua Versailles.

“Kami merendah untuk menyambut anda. Orang yang paling berjasa untuk gereja kami.”

Weed disambut oleh para Priest senior.

“Aku ingin menggunakan gerbang teleport.”

“Seperti yang anda inginkan. Kami akan mulai mempersiapkan. Namun, apa anda tahu bahwa sang High Priest ingin menemui anda?”

“High Priest?”

Weed bingung. Questnya sudah selesai setelah dia mengembalikan Helain’s Grail. Dia tak bisa menemukan alasan untuk sang High Priest ingin menemui dia.

“Apa kau tahu apa yang terjadi?”

“Sang High Priest berkata bahwa anda harus mencari Valley of Death untuk menemukan petunjuk untuk memulihkan kehormatan sang raja yang terkubur disana.”

“Apa maksudmu dengan kehormatan sang raja….?”

“Para pendukung raja telah dituduh dan dihina karena apa yang terjadi pada raja mereka, jadi sang High Priest ingin seorang petualang hebat seperti Weed-nim untuk mendapat kebenaran dan memulihkan kehormatan sang raja.”

“Aku bukanlah seorang petualang yang hebat seperti itu.”

“Sepertinya sang High Priest berpikir sebaliknya. Dan juga karena Weed-nim sudah pernah ke wilayah utara, itu lebih baik untuk menugaskan seseorang yang sudah memiliki pengalaman di wilayah yang dikunjungi.”

Weed bisa menebak quest macam apa ini setelah mendengar penjelasannya.

“Itu pasti setidaknya sebuah quest kelas A.”

Sang High Priest sedang menunggu untuk memberi dia quest besar yang lain seperti quest untuk mengalahkan Immortal Legion.

Quest setingkat ini. Itu sangatlah buruk saat aku bertarung melawan Immortal Legion. Bahkan jika aku memiliki level yang lebih tinggi dan aku perlahan-lahan meningkat karena skill Sculpture Mastery.

Weed segera menggelengkan kepalanya.

“Aku tidak tertarik. Tolong kirim aku ke Lands of Despair.”

Dia harus kembali ke partynya.

Para Priest senior mengumpulkan Mana mereka untuk mengoperasikan gerbang teleport.

****

Di Rhodium, Guild Cold Roses menerima banyak orang kedalam pasukan ekspedisi. Totalnya 160 orang!

Selain sekitar 30 seniman, Kira-kira 120 orang adalah profesi tipe tempur.

“Ini tidak akan menjamin keberhasilan karena ini akan menjadi sebuah petualangan yang sulit dan semuanya harus bersiap.”

Oberon mendecak lidahnya.

Tak peduli apa, memiliki para pemula bukanlah masalah. Ini akan lebih stabil jika hanya ada para player berlevel tinggi.

Kebanyakan orang-orang ini sudah jelas pergi untuk meningkatkan level mereka dan berusaha untuk mendapatkan item-item langka dari tempat berburu yang berbahaya.

Wajah Drum dipenuhi kegembiraan karena dia juga mengharapkan untuk meraup keuntungan yang besar dari hal itu.

“Ini akan meningkatkan kemungkinan keberhasilan kan?”

“Ya, tetapi peningkatan tentara bayaran dalam pasukan ekspedisi juga akan meningkatkan penipuan.”

“Karena ekspedisi ini akan sulit, memiliki para tentara bayaran akan menjadi bantuan yang besar dalam kasus keadaan darurat.”

“Satu-satunya yang akan berguna adalah orang-orang yang lebih berpengalaman dan level lebih tinggi daripada sisa orang-orang yang lainnya.”

Semua orang yang bergabung dengan Guild Cold Roses membawa sejumlah besar uang. Kebanyakan orang berpartisipasi hanya untuk petualang. Namun, hal itu sangat meningkatkan kekuatan dari pasukan ekspedisi.

“Tetapi darimana para pengganti ini berasal?”

Karena Oberon bertanya, Kerberos menjelaskan.

“Apa kau tahu bahwa baru-baru ini ada beberapa orang yang menjadi cukup terkenal dengan menantang orang-orang kuat?”

“Para penantang? Maksudmu orang-orang yang berkeliaran untuk menantang duel orang lain?”

“Itu benar.”

Semua Geomchi sampai Geomchi505.

Beberapa orang pergi untuk menantang orang lain untuk berduel. Yang lainnya pergi berlatih di pegunungan. Tak ada kebutuhan untuk bertarung hanya melawan orang.

Jauh didalam pegunungan ada monster-monster berbahaya, hewan-hewan ganas, dan ujian dari alam.

Masing-masing gaya pertarungan pedang mereka berbeda.

Kekuatan penghancur biasanya bergantung pada statistik Strength, Agility, dan perbedaan diantara waktu bereaksi.

Meski demikian, mereka mempelajari berbagai hal tentang pedang. Tubuh mereka menjadi lebih selaras dengan pedang.

Mereka mempelajari bagaimana caranya bertarung dalam berbagai situasi dan bagaimana caranya menyesuaikan pergerakan mereka dengan pedang mereka.

Pedang artinya untuk bertahan hidup!

Dengan sebulan memukuli orang-orangan sawah, mereka menempa Sword Mastery mereka.

Banyak Geomchi telah meningkatkan level mereka melalui perburuan. Beberapa puluh orang diantara mereka telah bergabung dengan pasukan ekspedisi.

“Itu sangat bagus untuk didengar.”

Oberon tersenyum lebar.

Itu adalah kabar bagus bahwa sejumlah dari orang-orang ini berada dalam pasukan ekspedisi dan dia ingin bertemu mereka.

“Kerberos.”

“Ya pemimpin.”

“Apa semua persiapan sudah selesai?”

“Semua persediaan telah dipersiapkan.”

“Bagaimana dengan lingkaran teleportnya?”

“Mereka sedang menggambarnya. Kita sudah siap berangkat sesuai dengan jadwal.”

“Kalau begitu dalam satu jam mulai kirim orang-orang.

Dimulai dengan barisan depan yang utama dari pasukan kita.”

“Tentu saja karena mereka akan memberi contoh untuk pasukan ekspedisi yang lainnya.”

Ekspedisi Wilayah Utara!

Para Wizard menggambar lingkaran yang besar didataran. Kemudian barisan depan dari pasukan tersebut berdiri didalam lingkaran tersebut.

Ada 150 Warrior yang dipimpin oleh Kerberos! Juga ada beberapa Blacksmith dan Architect.

“Aku akan menemuimu di wilayah utara.”

“Hati-hati.”

“Jangan khawatir, kami akan mendirikan camp dan mengintai area sekitar.”

“Kita akan bertemu lagi dalam 8 jam.”

“Ya. Aku akan menunggu.”

Lingkaran teleport tersebut bisa digunakan 3 kali dalam sehari untuk mengirim sekitar 450 orang. Oleh karena itu pasukan tersebut dibagi menjadi 11 kelompok secara berurutan. Tugas barisan depan adalah melakukan operasi medan dan mengintai wilayah tersebut. Oberon harus memberi sinyal mulainya ekspedisi tersebut.

“Ayo mulai. Kirim mereka ke wilayah utara.”

“Teleport!”

Para Wizard memicu lingkaran tersebut. Mereka hanya bisa mengirim orang-orang ke lokasi yang ditunjuk bukannya ke tempat yang mereka inginkan untuk diteleport.

Kerberos dan para Warrior!

Mereka adalah para elit terbaik dalam guild tersebut.

Mereka memiliki sebuah kecintaan yang aneh pada pertarungan. Mereka akan pergi ke dungeon-dungeon yang ditakuti orang lain. Mereka memejamkan mata mereka dan ketika mereka membuka mata, pemandangan sekeliling telah sepenuhnya berbeda.

Disana sangat dingin dan tanahnya tertutupi salju.

Uap air tebal berwarna kebiruan keluar dari mulut mereka.

“Achoo!”

“Kenapa dingin sekali?”

Para pasukan ekspedisi segera mengeluarkan selimut mereka. Mereka telah memiliki persiapan.

Semua orang menertawai mereka ketika mereka mengemas selimut untuk dibawa.

“Ini lebih baik…”

“Aku hanya akan tertutup selimut dan tertidur.”

Jika mereka tak memiliki selimut saat mereka datang ke Benua Utara, maka segalanya akan menjadi mengerikan.

*Ruruyiiiing!*

Angin dingin berhembus melewati mereka seperti bilah pedang.

*Tratatatatatatak.*

Pasukan ekspedisi tersebut dengan dengan panik menggertakkan gigi-gigi mereka karena dingin.

Karena rasa dingin tersebut, sulit bagi mereka untuk berjalan apalagi memantau area tersebut.

“Ini… kita butuh sesuatu untuk menyingkirkan rasa dingin ini.”

Kerberos memerintahkan untuk menyalakan api unggun. Namun itu bukanlah tugas yang mudah karena sangat sulit menemukan kayu bakar di tanah yang membeku.

Ras Hill.

Ditempat yang sepenuhnya tertutupi salju, itu tak seperti bahwa siapapun akan bisa menemukan sesuatu.

Mereka pergi ke puncak bukit dan menatap kesekeliling hanya untuk melihat bahwa mereka berada ditengah-tengah suatu tempat. Ada hal lain yang harus dikhawatirkan selain rasa dingin.

Di jarak yang cukup jauh dari sana ada salju yang bergelora. Perlahan-lahan menerbangkan es dan salju dari tanah dan menghisap segalanya yang ada di jalurnya. Sebuah tarian es dan cahaya. Itu adalah kekuatan alam yang sangat indah. Karakteristik unik dari wilayah utara, badai es dan salju sedang mendekat.

****

Monster boss dari Hutan Karaka!

Pale, Zephyr, Hwaryeong dan party mereka mencari di seluruh hutan untuk menemukan King Snake.

Namun, mereka tak bisa menemukannya.

Geomchi5 melihat sebuah pohon dengan beberapa pola warna.

“Pohon itu tampak unik dan karena Weed membuat patung, jadi bagaimana menurutmu, haruskah kita mengambilnya?”

Dia memikirkan tentang hal itu sebentar, kemudian dia menyerah pada ide itu dan berhenti khawatir.

Dia mulai bergerak sesuai dengan nalurinya sebelum memikirkan hal yang lain.

Keuntungan!

Dia mengeluarkan pedangnya dan menebas kayu tersebut. Namun dia hanya memotong permukaannya.

“Apa ini?”

Geomchi5 menyadari bahwa kayu itu lebih keras untuk dipotong daripada biasanya.

*Pakakakash.*

Sebuah suara yang membahayakan berasal dari belakang saat kepala dari ular yang besar muncul.

*Shururuk!*

Dia tertangkap oleh pandangan dari kepala King Snake saat ular itu menjulurkan lidahnya yang bercabang!

“Bajingan bodoh. Kau berani menyerang tubuhku yang agung.”

King Snake adalah nama seekor monster. Sejak saat itu, party tersebut terlibat pertempuran dengan King Snake. Ular itu memiliki tubuh sepanjang lebih dari 10 meter dan bisa bergerak dengan sangat cepat. Tak mungkin untuk melarikan diri dari ular itu karena dia akan mengejar. Ular itu menyembunyikan racun yang sangat mengerikan dalam tubuhnya serta memiliki kulit yang sangat keras. Senjata utama si King Snake adalah taring dan racunnya, serta memiliki kekuatan yang cukup untuk meremukkan punggung banteng. Gigi-gigi yang sangat runcing bisa menembus heavy armor.

Dimasa lalu mereka tak pernah berpikir tentang memburu King Snake. Namun, sekarang mereka memiliki lebih banyak rekan dan mereka semua telah mengembangkan insting pertempuran.

“Fire Field!”

Romuna mengeluarkan api ke area sekeliling. Ular membenci api! Itu bukanlah serangan langsung pada King Snake tetapi api itu untuk mengurangi jangkauan pergerakannya. Tetapi karena hal ini anggota party menerima damage.

“Tolong lindungilah kami dari kobaran api. Blessing of Water. Kyaaaaa panas.”

Irene menjerit.

Peran utamanya adalah memulihkan HP. Skill Blessing dan defensif miliknya sedikit lemah. Karena skill Blessing of Water miliknya rendah dalam skill mastery, itu tak berguna dihadapan api milik Romuna.

Karena skill itu gagal, Irene berfokus pada penyembuhan HP party menggunakan Holy Magic. Zephyr mengambil peran umpan dan memancing King Snake sementara Hwaryeong menari.

“Dance of Confusion!”

Tarian tersebut bisa merendahkan semangat musuh dan menghancurkan keseimbangan mereka.

Dalam arti tertentu itu adalah sebuah tarian yang sesuai untuk pertempuran karena tarian tersebut mengganggu keseimbangan musuh dan tidak kembali ke keadaan normal.

Itu adalah sejenis kutukan yang kuat. Ular itu mulai berperilaku tidak beraturan saat Hwaryeong menari.

Wajahnya tampak mengindikasi seolah-olah dia sedang mengurung kedalam labirin yang rumit saat dia menari. Tarian ini bukanlah bagian dari skill milik Dancer.

Itu karena tarian Hwaryeong yang memungkinkan skill semacam itu. Tarian tersebut meningkatkan efek dari skill lebih jauh lagi.

“Oh, Hwaryeong menari.”

“Tarian yang sangat indah.”

“Indah tidak cukup untuk mengekspresikannya…”

“Dia memiliki pinggang yang langsing dan leher yang anggun…”

Geomchi2, Geomchi3, Geomchi4, dan Geomchi5 mendapati itu sulit untuk tidak melihat Hwaryeong menari. Bertarung atau tidak, semua perhatian mereka dipusatkan pada tarian Hwaryeong.

“Keoheom!”

Mereka kembali merendah menonton tariannya. Para pria tidak berubah tak peduli berapa banyak waktu yang telah berlalu. Itulah sedikit dari kebenaran dalam tahyul yang wanita miliki untuk pria.

*chururaah!*

King Snake menggerakkan kepalanya yang panjang dan besar dari samping ke samping sepanjang permukaan tanah. Kemudian ular itu menyebarkan racun biru miliknya. Orang lain biasanya secara naluri akan jatuh dalam kekacauan bukannya bertarung dan melindungi diri mereka sendiri.

“Poison Cure!”

Irene berada ditengah-tengah dan dia menghilangkan racun tersebut.

“Saatnya untuk bagian kita.”

“Ya Master.”

Geomchi, Geomchi2, Geomchi3, Geomchi4, dan Geomchi5 melaju melalui celah yang terbuka dan menebas tubuh musuh.

“Ice Blade!”

“River Sword.”

“Revenge Slash!”

Geomchi, Geomchi2, Geomchi3, Geomchi4, dan Geomchi5 mengeluarkan skill mereka. Karena tubuh King Snake sangat tebal, skill-skill tersebut tidak menghasilkan banyak damage. Para praktisi yang lain cenderung sampai batas mereka menggunakan skill tetapi ada beberapa pengecualian. Sebagian besar waktu, perilaku seekor monster dan responnya berubah sebelum sebuah skill bisa digunakan. Itu lebih mudah untuk mengambil keuntungan dari musuh dengan sebuah pedang daripada menggunakan skill.

Gunakan skill! Konsentrasikan kekuatanmu! Damagenya perlahan-lahan akan meningkat.

Rasakan penggunaan dari skill. Gunakan skill secara terus-menerus dan hancurkan titik lemah musuh. Dengan masing-masing pukulan, serangan kita semakin kuat!

Dengan skill tertentu mereka bisa meningkatkan output damage mereka dan mencapai tingkat baru dalam kemampuan mereka. Keahlian skill mereka jauh lebih tinggi daripada level mereka. Statistik bukanlah satu-satunya hal yang meningkatkan kekuatan serangan dan lebih banyak damage bisa dihasilkan jika seseorang mengetahui bagaimana caranya bertarung dengan benar. Suara teriakan dari Geomchi, Geomchi2, Geomchi3, Geomchi4, dan Geomchi5 mengeluarkan skill-skill mereka bisa didengar.

“Slice and Dice!”

Sebuah serangan ganas memanfaatkan pergerakan yang cepat! Geomchi4 yang berotot menggerakkan pedangnya begitu cepat hingga tampak seperti ada puluhan pedang.

“Double Strike!”

Surka memukul tubuh King Snake dengan kekuatan yang besar. Ruas jari-jarinya yang tajam menyarangkan pukulan pada kulit King Snake yang keras. Damage yang mereka hasilkan memang kecil, tetapi bersama para Geomchi, mereka berhasil menghabisi si King Snake setelah perjuangan yang hebat. Karena perburuan King Snake begitu berat, mereka kembali ke Kastil Dark Elf.

Weed kembali ke Lands of Despair dan mulai berlari ke Kastil Dark Elf setelah party tersebut selesai menaklukan Hutan Karaka dan mereka beristirahat. Beberapa saat kemudian Maylon datang dan mereka mulai berbicara. Kemudian ditengah-tengah pembicaraan Maylon berkata.

“Pale-nim.”

“Ya?”

“Apa kau tahu hari apa sekarang?”

“Aku tidak tahu. Apakah ini  adalah hari ke-64 sejak kita bertemu pertama kali?”

“Hari ini mereka memberiku hari libur.”

Maylon berbicara dengan nada malu-malu!

Satu-satunya yang bisa mendengarnya hanyalah mereka berdua. Pale mengangguk tanpa ragu-ragu.

“Aku menantikannya untuk menonton konser tersebut.”

“Aku akan mengajakmu malam ini.”

Pale dan Maylon dengan cepat mengatur sebuah kencan. Romuna dan Irene terlihat seolah-olah perut mereka sedang sakit.

“Ini terasa seperti Pale telah menjadi seseorang yang berbeda.”

“Sebagai seorang teman dan sesama pria, aku setuju.”

Geomchi, Geomchi2, Geomchi3, Geomchi4, dan Geomchi5 menonton pasangan itu. Mereka mengerti bahwa wanita menyukai pria kuat dan bisa diandalkan. Mereka memiliki tubuh yang bagus dan mereka juga bisa bertarung. Namun mereka tidak bisa mendapatkan wanita.

Kenapa begitu?

Apakah wanita tidak menyukai otot?

Meskipun olahraga dan seni bela diri tampak sebuah hal yang bagus…

Para Geomchi berpikir bahwa menjadi berotot sangat menggairahkan dan menarik. Tetapi dalam kenyataannya mereka tak mampu mendapatkan wanita. Untuk mempertahankan tubuh mereka pada kondisi fisik terbaik di kehidupan nyata, mereka memakan daging ayam dan protein sebagai menu utama. Tanpa bumbu ataupun sambal, tetapi mereka hanya memakan ayam rebus dengan nasi! Kadang-kadang ayam tersebut masih memiliki aroma amis yang aneh. Kadang-kadang sulit untuk dikunyah. Itu sudah wajar bagi mereka untuk makan makanan mereka seperti ini.

Harus memperhatikan apa yang kita makan.

Kita harus makan untuk menjadi kuat.

Mereka memaksa diri mereka sendiri untuk tidak makan makanan lain dan hanya makan dada ayam.

Masalahnya adalah putih telur.

Mereka akan makan puluhan telur rebus sampai mereka menjadi gila. Hal itu begitu mengerikan hingga mereka akan gila dengan mencium aromanya. Mereka harus mencerna banyak makanan karena mereka membutuhkan protein dalam jumlah yang besar.

Mereka juga bermasalah dengan tingkat air dalam tubuh mereka. Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mengisi kembali suplemen tubuh dan stamina mereka kapanpun mereka banyak berolahraga.

Banyak orang lain juga melalui tantangan semacam itu untuk mengelola diri secara menyeluruh dari hidup melalui pedang. Berkat hal itu, mereka tak memiliki kesempatan untuk bertemu dengan wanita.

Surka tiba-tiba berkata.

“Karena kita membicarakan tentang hal ini, kenapa kita tidak bertemu di kehidupan nyata?”

“Apa?”

“Kita bisa saling bertemu dan membicarakan hal ini di realitas! Kenapa kita tidak pergi menonton konser bersama-sama?”

“Aku tak yakin apakah itu adalah ide yang bagus.”

“Kenapa tidak. Saling bertemu di kehidupan nyata akan sangat bagus.”

Bertemu di kehidupan nyata.

Maylon, Irene, Surka, Romuna, dan Hwaryeong!

Para Geomchi akan bertemu dengan 5 wanita. Itu adalah sebuah kesempatan langka untuk berbicara dengan wanita, bahkan jika Surka terlalu muda dan Maylon sudah punya pacar. Minum kopi dan makan hamburger. Hanya berjalan-jalan dikota bersama wanita akan sangat menyenangkan. Geomchi4 dan Geomchi5 saling menatap.

“Geomchi4.”

“Ya, Geomchi5.”

“Apa kau pernah menonton konser sebelumnya?”

“Terakhir kali aku menonton konser mungkin 6 tahun yang lalu.”

“…..”

“Aku ingin pergi kali ini.”

Maylon dan Pale menentangnya karena mereka tidak menginginkan orang lain masuk kedalam waktu-waktu mereka yang berharga. Kesampingkan hal itu, Zephyr dan Hwaryeong relatif bersahabat dengan para Geomchi. Juga bertemu dan berbicara di kehidupan nyata adalah sebuah cara yang bagus untuk menghabiskan waktu. Tak perlu dikatakan lagi, Irene dan Romuna setuju.

“Kedengarannya bagus.”

“Sudah cukup lama aku tak menonton konser.”

“Hwaryeong-unnie apakah tidak apa-apa jika kita bertemu?”

Surka mengatakannya dan menganggukkan kepalanya pada Hwaryeong.

“Ya, aku ingin bertemu.”

Faktanya adalah Hwaryeong sedikit enggan untuk bertemu dengan orang-orang.

Dia tidak mau orang-orang didalam game tahu bahwa dia adalah seorang selebritis.

Tetapi kurasa tak masalah dengan orang-orang ini.

Karena dia mendapatkan persetujuan Hwaryeong, Surka menanyai Zephyr.

“Apa Zephyr-oppa ikut?”

“Tentu saja.”

Zephyr juga sedikit ragu-ragu.

Perusahaan keluarganya menghasikan jutaan won dalam semalam. Dia hanya perlu berbicara dengan orang asing selama 3 sampai 6 menit untuk mendapatkan informasi kontak mereka. Playboy legendaris ini hanya akan pergi berkencan selama 30 menit. Karena hal inilah, Zephyr sangat canggung untuk menerima hubungan interpersonal. Namun, waktu yang mereka telah habiskan bersama-sama didalam game bukanlah tak berarti apa-apa.

Saat itulah Weed sampai di Kastil

Dark Elf.

“Jadi semua orang ada disini.”

Selain Mapan, yang sedang sibuk, semua rekan-rekannya telah berkumpul. Tak membuang-buang waktu, Surka berjalan kearah Weed dengan mata yang cerah dan bertanya.

“Weed! Weed-oppa!”

“Huh?”

“Kita mau bertemu di kehidupan nyata. Zephyr-oppa, Hwaryeong-unnie, Irene-unnie, Romuna-unnie, Pale-oppa, dan Maylon-unnie juga. Oppa aku mau bertemu denganmu dan menonton konser. Bagaimana menurutmu?”

“…..”

Weed setengah hati tentang hal itu.

Konser… harga tiket yang mahal…

Weed benci mengeluarkan uang untuk kegiatan kebudayaan. Bagi dia, budaya adalah sesuatu yang tak diketahui.

Weed tidak berpikir bahwa kebudayaan adalah pertunjukan yang hebat, theater, atau pameran. Bagi dia, sudah cukup untuk menggunakan kaca pembesar dan melihat serta bermain dengan semut. Dia juga menanam sayur-sayuran diwaktu luangnya. Ada perbedaan diantara sayuran organik dan sayuran pasar, jadi dia berusaha menghemat uangnya.

Juga ada pembersihan rumah dan mencuci piring. Jumlah perkerjaan yang tak ada habisnya.

Kontras dengan kebudayaan yang hanya tentang konsumsi.

Uang uang uang!

Tak peduli apa yang akan kau lakukan atau yang kau makan, itu akan mengeluarkan uang. Weed menjalankan keuangan keluarga yang ketat.

Selama satu bulan, dia memiliki uang saku 2000 won. Itu adalah jumlah selain dari makanan untuk hiburan.

Weed ingin menolak. Tetapi kemudian itu akan sulit bagi dia jika mereka semua bertemu kecuali dirinya. Kemudian Geomchi5 maju dan berbicara untuk Weed.

“Weed adalah orang yang sibuk, kita tak bisa memaksa seseorang yang sesibuk dia untuk datang.”

Geomchi4 juga mengangguk.

“Ya. Aku yakin bahwa Weed memiliki banyak pekerjaan yang harus dikerjakan dan aku akan terkejut jika dia punya waktu luang.”

Mereka memberikan pertahanan yang kuat demi kepentingan Weed. Tetapi Hwaryeong membuka mulutnya untuk menyuarakan sedikit kekecewaannya.

“Jika Weed tidak datang, maka aku tidak mau pergi.”

Irene dan Romuna juga berpihak pada Hwaryeong.

“Aku tidak berpikir itu akan menyenangkan jika Weed tidak ada.”

“Untuk sebuah konser, kupikir itu akan lebih bermakna jika kita semua pergi bersama-sama daripada kita hanya pergi sendirian.”

Zephyr berkata sambil menyandarkan tongkat pancingnya pada pundaknya.

“Jika Weed tidak datang, maka aku tak perlu datang juga. Aku lebih suka menghabiskan waktuku melakukan sesuatu yang lain.”

Pada poin itu, mereka mengubah pikiran mereka untuk bertemu di kehidupan nyata. Jika Weed yang merupakan pusat dari kelompok mereka tidak datang, maka mereka juga tidak akan datang.

Jika Weed tidak datang, maka itu tidak akan menyenangkan. Sebesar itulah peran yang dimiliki Weed.

Geomchi2 dengan cepat mencoba mengubah topik pembicaraan.

“Weed, aku tidak berpikir bahwa itu akan sangat menyusahkan untuk bertemu.”

“Bukankah kau datang setiap hari untuk berlatih di dojo?”

“Ah! Itu benar, seperti itulah.”

Geomchi5 juga masuk kedalam percakapan.

“Ini adalah kesempatan bagus untuk menenggelamkan diri kita ke suatu nada-nada klasik. Musik yang penuh gairah.”

Geomchi4 juga menyeringai.

“Seperti seorang pria sejati! Rekan-rekan bersahabat! Sudah sangat jelas.”

Geomchi2, Geomchi4, Geomchi5, Pale, Hwaryeong, dan Irene semuanya menyemangati dia untuk datang. Dia menyadari bahwa mereka benar-benar ingin bertemu. Itu akan sangat memalukan jika dia menolak sekarang.

“Oke. Apa tidak apa-apa kita bertemu 3 hari dari sekarang?”

“Mungkin… harusnya begitu.”

Pale melirik Geomchi2 yang menganggukkan kepalanya.

“Jadi sampai saat itu, ayo pergi berburu di sebuah dungeon.”

“Dungeon?”

“Maksudku 3 hari di dunia nyata. Jadi jika kita mulai berburu sekarang, itu akan sekitar 8 hari di Benua Versailles. Dengan waktu sebanyak itu, kita bisa mengeksplorasi sepenuhnya dan membersihkan sebuah dungeon. Apakah kau tidak keberatan?”

Surka memikirkan tentang pernyataan Weed.

“Apa kita bisa menyelesaikan sebuah dungeon dalam 8 hari? Aku ikut dengan Weed-oppa.”

Maylon menggelengkan kepalanya seolah-olah dia sedang mendengar omong kosong.

Dungeon manapun akan membutuhkan setidaknya 2 minggu. Membutuhkan setidaknya 10 hari untuk mempetakan dungeon tersebut. 8 hari sangatlah konyol.

Tetapi Maylon tidak mengerti.

Saat Weed mengatakan hal itu, kaki Hwaryeong dan Zephyr mulai gemetar. Tentu saja hal ini karena mereka teringat kenangan-kenangan dari berburu bersama Weed di Gua Basra.

Guah….

Perburuan tanpa akhir….

Makan, berburu, diperban….

Lalu berburu lagi. Untuk mati saja akan sangat sulit!

Berburu selama 29 jam tanpa istirahat. Itu adalah pengalaman pertama mereka melakukan hal semacam itu. Mereka mencapai batas fisik dan mental mereka bertarung dengan para monster sampai sejauh itu. Kemudian mereka kembali ke kota untuk menjual japtem. Mereka berpikir bahwa itu adalah akhirnya. Hanya untuk kembali ke tingkat itu selama beberapa hari lagi…

Sekarang perburuan kejam itu akan dibangkitkan lagi.

Kalian adalah orang pertama yang menemukan Rotten Lich’s Dungeon!

Hadiah:

• Fame meningkat 400 poin

• Exp dan drop rate digandakan selama seminggu

• Monster pertama yang terbunuh akan menjatuhkan item terbaik yang dimilikinya

Translator / Creator: alknight